Terjawab

Apa perbedaan bank konvensional dan bank syariah, lebih baik mana?

November 28, 2020

Jawaban

Ade Wikasyah
Praktisi Keuangan Syariah
0 Komentar

Perbankan Syariah

Secara umum bank syariah dan bank konvensional memiliki kesamaan yaitu memberikan pelayanan jasa keuangan kepada masyarakat baik penghimpunan dana maupun penyaluran pembiayan. Namun terdapat beberapa perbedaan bank konvensional dan bank syariah dari berbagai aspek yaitu sebagai berikut:

Operasional

Secara sederhana perbedaan bank konvensional dan bank syariah yaitu dalam melakukan semua kegiatan operasionalnya Bank Konvensional mengikuti aturan hukum yang berlaku di suatu negara sedangkan untuk Bank Syariah dalam melaksanakan kegiatan operasionalnya tunduk pada dua hukum yaitu aturan hukum yang berlaku pada suatu negara serta hukum keuangan sesuai dengan prinsip syariah.

Transaksi

Dari segi transaksi antara Bank dengan Nasabah, untuk Bank Konvensional perjanjian (akad) yang digunakan merupakan perjanjian yang menggunakan hukum positif yang berlaku secara umum. Sedangkan pada Bank Syariah akad atau perjanjian dengan beberapa jenis transaksi yaitu Jual beli (Murabahah), Kemitraan (mudharabah & Musyarakah), Peminjaman Dana (Qardh) dan lain lain. Untuk transaksi

Mendapatkan Keuntungan

Bank Syariah memperoleh keuntungan dari kegiatan yang dilakukan yaitu pendapatan atas transaksi jual beli, bagi hasil dari transaksi kemitraan dengan nasabah dan juga dari pendapatan jasa perbankan lainnya yaitu mendapatkan upah (ujroh). Sedangkan bank konvensional  mendapatkan keuntungan dari pendapatan jasa perbankan serta dari pendapatan bunga dari fasilitas kredit yang diberikan.

Sedangkan kepada nasabah dana atau pihak penabung, di bank Syariah nasabah mendapatkan bagi hasil sesuai dengan porsi bagi hasil (nisbah) yang disepakati sedangkan di bank konvensional nasabah akan mendapatkan pendapatan bunga berdasarkan rate yang berlaku di bank tersebut.

Pengawasan

Dalam hal pengawasan operasional bank syariah maupun bank konvensional diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai  regulator kegiatan jasa keuangan di Indonesia. Namun pada Bank syariah ada tambahan pengawas yaitu Dewan Pengawas Syariah yang akan mengawasi kegiatan Bank agar sesuai dengan prinsip Syariah

Memilih bank Syariah memiliki keutamaan tersendiri bagi masyarakat khususnya yang beragama Islam sebagaimana aturan Islam terkait pelarangan Riba. Sehingga hal ini menjadi salah satu faktor bagi masyarakat dalam memilih bank Syariah. Karena bank Syariah memiliki diferensiasi dibandingkan dengan Bank Konvensional yaitu prinsip operasional yang dijalankan secara syariah.

Namun Bank Syariah sejatinya tidak hanya diperuntukan untuk orang Islam melainkan untuk seluruh masyarakat karena sistem perbankan Syariah yang sifatnya universal. Jadi dalam pemilihan bank sebaiknya nasabah telah memahami perbedaan bank konvensional dan bank syariah agar bank yang dipilih telah sesuai dan tepat sesuai kebutuhan serta keyakinan.

Dapatkan solusi dari para ahli keuangan

Ade Wikasyah
Praktisi Keuangan Syariah
Aulia Akbar, CFP®
Perencana Keuangan, Praktisi Hubungan Masyarakat
Benny Fajarai CIP® CFP®
Cofounder Lifepal.co.id - Certified Insurance Professionals & Certified Financial Planner
Eko Endarto, CFP, RFA
Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun.
Erlina Juwita, MM, CFP®, QWP®
Founder @CerdasKeuangan dan Senior Consultant @Oneshildt.
Fioney Sofyan Ponda, S.Ked., RFA®
Wealth Asset Manager, Pembicara, Narasumber, Penulis
Galuh Alifani
Konsultan bisnis, penulis, pengamat keuangan, dan pegiat seni. Penerima penghargaan best paper award untuk publikasi keuangan, dari institusi akademik internasional, IISES.
Irvan Rahardjo, SE., MM
Penulis, arbiter, editor buku, kolumnis, saksi ahli berbagai instansi, narasumber seminar dan media cetak, online dan elektronik.
Lolita Setyawati, CA, MSIT, CFP®️
Certified Financial Planner
Maryadi Santana, CFP® QWP®
Priority Banking Relationship Manager, Manulife Asset Management Indonesia as Relationship Manager, Panin Asset Management as Team Leader Retail Marketing and Start doing as Financial Planner, ZACD Group as Relationship Manager.
Nadia Isnuari Harsya, CFP®
Independent Financial Planner
Rieke Caroline, SH, MKn.
Pendiri & CEO KontrakHukum.com. Pakar Hukum & Bisnis. Pembawa Berita dan Public Figure.
Rivan Kurniawan
Pakar Investasi & Value Investor dengan 10 Tahun+ Pengalaman
Roswitha Jassin, SE, MBA, CFP
Financial Educator, Lifestyle Blogger, Founder, Entrepreneur, Pembicara dan Pemateri.
Vigi Caraka
Profesional di pasar modal yang berkarir di sekuritas dan regulator.
Bagaimana cara untuk menjadi wirausaha dengan gaji 3 juta rupiah? Halo, saya ingin bertanya. Saat ini, saya bekerja dengan gaji bulanan sebesar 3 juta rupiah dan memiliki keinginan untuk menjadi wirausaha. Kira-kira, bagaimana cara untuk menjadi wirausaha dengan gaji 3 juta rupiah per bulannya?
1.169
0
Apakah tujuan laporan keuangan?
2.551
1
Terjawab
Bagaimana cara menentukan jumlah dan menetapkan gaji karyawan? Halo, saya ingin menanyakan 2 hal. Bagaimana cara menentukan jumlah karyawan pada UMKM usaha kecil? Tolong sertakan aturan atau referensi yang jelas, karena yang saya ketahui jumlah karyawan pada usaha kecil berada di kisaran 5 sampai 19 orang. Lalu, bagaimana cara menetapkan gaji karyawan pada UMKM usaha kecil? Apakah UMKM usaha kecil perlu untuk memberikan jaminan kepada karyawannya?
1.513
0
Apakah bisa mengajukan KUR untuk lembaga non formal? Saya memiliki PAUD yang belum legal, namun sudah berjalan 5 tahun. Saat ini, saya ingin mengajukan KUR untuk pengembangan dan biaya proses legalitas, apakah bisa? Mohon penjelasannya, terima kasih.
1.426
0
Bagaimana solusi jika total cicilan produktif ternyata 40% dari penghasilan? Halo Lifepal. Saya mau bertanya soal cicilan. Saat ini saya seorang karyawan single dan sedang ada beberapa cicilan produktif (untuk investasi), namun setelah saya hitung, total cicilan tsb ternyata 40% dari penghasilan saya. Apakah lebih baik saya mengurangi cicilan tsb atau tidak melanjutkan cicilannya? Salah satu cicilan akan selesai pada September tahun ini dan yang satunya lagi akan selesai pada November 2022. Untuk dana darurat saya juga sudah ada meskipun belom sampai 6x pengeluaran bulanan (masih dalam tahap pengumpulan dana setiap bulannya) Bagaimana solusi yang terbaik?
1.763
1
Terjawab