Terjawab

Apa pilihan investasi tepat untuk mendapatkan pendapatan pasif bulanan, dan berapa nominal budget buat investasi tersebut?

Oleh : Laras Aditya
September 28, 2020

Jawaban

Vigi Caraka
Profesional di pasar modal yang berkarir di sekuritas dan regulator.
0 Komentar

Untuk mendapatkan pendapatan pasif setiap periode maka dibutuhkan instrumen investasi yang memberikan pendapatan secara rutin. Tidak semua instrumen investasi memberikan pendapatan rutin tiap periode, ada yang imbal hasilnya hanya di akhir periode. Dibutuhkan pilihan instrumen yang tepat jika kamu ingin mendapatkan pendapatan pasif rutin dari investasi.

Ada beberapa jenis instrumen investasi yang bisa memberikan pendapatan secara rutin, antara lain adalah:

Deposito

Jika kamu tipe investor dengan risk appetite yang konservatif maka deposito bisa jadi pilihan yang tepat karena dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Ada beberapa pilihan jangka waktu mulai dari 1, 3, 6, 12, sampai 24 bulan. Sudah cukup banyak Bank yang menawarkan fasilitas deposito secara online dengan tingkat pengembalian yang cukup kompetitif. Biaya awalnya sangat beragam pada setiap Bank, namun sudah banyak yang menawarkan biaya awal yang sangat terjangkau mulai dari Rp1.000.000.

Surat Utang/Sukuk Negara Ritel

Negara Indonesia melalui DJPPR Kementerian Keuangan rutin menerbitkan obligasi dan sukuk ritel setiap periode tertentu. Perhatikan jangka waktu jatuh tempo, nilai kupon/bagi hasilnya, dan periode pembayarannya sebelum membeli. Pembelian bisa dilakukan melalui agen distributor. Biaya awal cukup terjangkau, mulai dari Rp1.000.000 saja. Dengan berinvestasi di Surat Utang/Sukuk Negara berarti kamu membantu pembangunan Indonesia.

Peer to Peer Lending

Pilihan investasi untuk kamu yang memiliki risk appetite agresif. Memberikan pinjaman secara langsung ke badan usaha atau individu yang membutuhkan uang. Sebagai imbalan kamu akan mendapatkan bunga, nilainya cukup besar bahkan hingga 18%. Biaya mulai beragam pada setiap platform, umumnya lebih terjangkau. Rp1.000.000 sudah cukup untuk memulai investasi di instrumen ini. Ini adalah instrumen investasi dengan risiko cukup tinggi.

Pemilihan instrumen sebaiknya disesuaikan dengan profil risikomu dan jangan lupa melakukan diversifikasi agar risiko investasi dapat diminimalkan.