Terjawab

Apa sih keuntungan dan kerugian investasi tanah?

Oleh : Mirah Tirta
Mei 26, 2020

Jawaban

Lifepal
0 Komentar

Properti seperti tanah merupakan salah satu jenis investasi yang sudah terbukti keuntungannya di masa depan. Pasalnya, harga tanah itu setiap tahun pasti akan naik, meski kenaikan harganya terbilang lamban.

Namun, salah satu kekurangan dari tanah adalah sifatnya yang kurang likuid. Menjual aset tanah gak segampang menjual emas, mencari pembelinya pun gak mudah.

Berikut ini plus minus investasi tanah:

Plus

  1. Capital gain. Harga tanah terus menerus mengalami kenaikan dengan persentase bisa mencapai 20 persen-25 persen tiap tahunnya, atau dua kali lipat setelah 5 tahun ke depan.
  2. Properti yang memiliki return dan capital gain tinggi seperti tanah, sebaiknya jangan dijual dalam waktu singkat. Tunggu dulu hingga harganya naik signifikan. Biasanya, kenaikan nilai properti akan sangat terasa setelah lima tahun.
  3. Dari sisi biaya, perawatan tanah kosong memang tak memerlukan biaya besar dan menyulitkan. Berbeda dengan properti berupa bangunan, seperti rumah, apartemen, ruko, kantor, atau kios, yang harus terus dipelihara setiap tahun.
  4. Punya added value alias nilai tambah. Keuntungan ini bisa diperoleh ketika lahan tersebut dikembangkan. Bisa dikemas dalam bentuk cluster perumahan, atau jika lahan tergolong strategis bisa untuk ruko.
  5. Permintaan vs Persediaan. Persediaan tanah tidak akan bertumbuh dan bertambah, sedangkan permintaan akan semakin bertambah seiring pertumbuhan penduduk yang membutuhkan lahan tinggal. Dengan kata lain, semakin banyak permintaan maka akan semakin tinggi juga penawarannya.
  6. Dialokasikan untuk bisnis lain. Keuntungan lain yang bisa didapat dengan berinvestasi tanah adalah sarana berbisnis. Sambil menunggu masa lima tahun hingga harga tanah naik dua kali lipat, Anda bisa memanfaatkan lahan untuk ruang berbisnis tambahan. Misalnya, kebun sayur, lahan parkir, atau taman untuk acara pesta pernikahan.

Minus

  1. Minim income. Lahan kosong umumnya tidak dapat menghasilkan income, berbeda dengan investasi rumah atau ruko yang dapat disewakan. Kecuali, Anda bisa melihat peluang seperti yang tertulis di poin ke-5 dari segi plusnya.
  2. Sifat likuid kecil. Berbeda dengan emas, investasi berupa tanah dirasa sulit saat hendak dicairkan menjadi bentuk uang dalam waktu singkat.
  3. Modal besar. Dibanding properti lain seperti rumah atau apartemen, tanah relatif lebih terjangkau untuk dibeli. Hanya saja lokasi tanah yang berada di area strategis biasanya dibanderol dengan harga tinggi.
  4. Menguras pengeluaran. Poin ini berlaku jika lahan yang dimiliki tidak dipergunakan secara produktif. Alhasil, tanah hanya akan memberikan beban seperti pajak, penjagaan dan perawatan. Karena jika tidak diberi batas yang jelas (pagar atau tembok) serta pengamanan, seringkali tanah disalahgunakan oleh pihak lain.

Dapatkan solusi dari para ahli keuangan

Ade Wikasyah
Praktisi Keuangan Syariah
Aulia Akbar, CFP®
Perencana Keuangan, Praktisi Hubungan Masyarakat
Benny Fajarai CIP® CFP®
Cofounder Lifepal.co.id - Certified Insurance Professionals & Certified Financial Planner
Eko Endarto, CFP, RFA
Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun.
Erlina Juwita, MM, CFP®, QWP®
Founder @CerdasKeuangan dan Senior Consultant @Oneshildt.
Fioney Sofyan Ponda, S.Ked., RFA®
Wealth Asset Manager, Pembicara, Narasumber, Penulis
Galuh Alifani
Konsultan bisnis, penulis, pengamat keuangan, dan pegiat seni. Penerima penghargaan best paper award untuk publikasi keuangan, dari institusi akademik internasional, IISES.
Irvan Rahardjo, SE., MM
Penulis, arbiter, editor buku, kolumnis, saksi ahli berbagai instansi, narasumber seminar dan media cetak, online dan elektronik.
Lolita Setyawati, CA, MSIT, CFP®️
Certified Financial Planner
Maryadi Santana, CFP® QWP®
Priority Banking Relationship Manager, Manulife Asset Management Indonesia as Relationship Manager, Panin Asset Management as Team Leader Retail Marketing and Start doing as Financial Planner, ZACD Group as Relationship Manager.
Nadia Isnuari Harsya, CFP®
Independent Financial Planner
Rieke Caroline, SH, MKn.
Pendiri & CEO KontrakHukum.com. Pakar Hukum & Bisnis. Pembawa Berita dan Public Figure.
Rivan Kurniawan
Pakar Investasi & Value Investor dengan 10 Tahun+ Pengalaman
Roswitha Jassin, SE, MBA, CFP
Financial Educator, Lifestyle Blogger, Founder, Entrepreneur, Pembicara dan Pemateri.
Vigi Caraka
Profesional di pasar modal yang berkarir di sekuritas dan regulator.
Apa jenis investasi syariah yang paling menguntungkan? Saya ingin mulai investasi, tapi mau yang syariah, mengingat investasi ini didasarkan pada prinsip-prinsip Islam atau tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam.   Sehingga, hal-hal yang bertentangan dengan prinsip Islam seperti riba, alkohol, judi, rokok dan pornografi dipastikan tidak akan menjadi sumber keuntungan dalam investasi yang berbasis syariah. Tapi, saya masih bingung, apa jenis investasi syariah yang paling menguntungkan?
1.114
0
Mending saya jual atau sewakan apartemen saya? Saat ini saya tinggal di sebuah apartemen di Jakarta Barat. Unit ini sudah lunas, saat ini harga pasaran tidak naik dari harga beli saya tahun 2015 silam di sekitar Rp700 juta. Harga sewa di daerah ini juga stagnan di Rp30 juta/tahun.   Karena ada rezeki lebih, saya mulai mencicil rumah di daerah lain. Saat ini saya cicil dengan bunga 6.8% per tahun sebesar Rp700 juta. Saya bimbang, apa mending saya jual saja apartemen saya dan saya lunasi hutang saya ke bank untuk rumah saya? Atau mending saya sewakan saja apartemen saya?
1.151
0
Apa itu saham LQ45 dan apakah indeks ini bisa menghasilkan cuan? Halo, saya Rina, seorang karyawan yang pengin tahu apa itu saham LQ45. Saya baru mau bermain saham, sering mendengar indeks saham LQ45.   Apakah indeks saham ini bisa menghasilkan cuan? Agar tidak salah melangkah, bagaimana caranya bisa cuan dengan memiliki indeks saham satu ini?
1.221
1
Terjawab
Saya baru ingin memulai investasi saham, apa itu portofolio saham? Saya Dhani, karyawan swasta berusia 29 tahun, baru ingin memulai investasi saham.   Dalam berinvestasi di pasar keuangan, portofolio disebut-sebut sebagai salah satu aspek yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Portofolio juga akan menentukan imbal hasil (return) yang diinginkan agar optimal. Karena alasan \tersebut, saya pengin mengetahui detail apa itu portofolio saham? Mengapa perlu dilakukan manajemen portofolio?
1.170
1
Terjawab
Saya ingin tahu apa itu return saham dan bagaimana rumusnya? Nama saya Robi, mahasiswa semester akhir yang tertarik bermain saham.   Dalam investasi saham, memahami return saham disebut merupakan hal yang sangat penting. Agar kita memiliki visualisasi masa yang akan datang mengenai aktivitas investasi yang dilakukan. Karena itu, sebelum memulainya, saya pengin tahu apa itu return saham dan bagaimana rumus penghitungannya?
1.315
1
Terjawab