Terjawab

Apa yang harus diprioritaskan setelah dana darurat?

Oleh : 
Desember 28, 2020

Selamat siang. Saya mau bertanya apakah yang seharus diprioritaskan setelah menyelesaikan dana darurat? Apakah bisa langsung investasi? So far saya sudah ada asuransi kantor soalnya. Terima kasih ya.

Jawaban

Erlina Juwita, MM, CFP®, QWP®
Founder @CerdasKeuangan dan Senior Consultant @Oneshildt.
0 Komentar

Untuk mencapai kemandirian finansial dalam perencanaan keuangan, investasi memang merupakan satu hal yang tidak boleh diabaikan. Namun, di masa resesi seperti ini, ada beberapa prioritas yang sebaiknya diperhatikan sebelum melakukan investasi.

Lakukan Pemeriksaan Keuangan Sederhana

Bertepatan dengan situasi akhir tahun, saya sebagai seorang perencana keuangan sangat menyarankan teman-teman untuk melakukan pemeriksaan keuangan sederhana dengan prioritas. Tujuannya supaya di tahun depan teman-teman dapat mengetahui dengan pasti langkah keuangan apa saja yang seharusnya dilakukan. 

Poin – poin yang Perlu Diperiksa

Benahi Cashflow

Pertama, membenahi cashflow untuk menambah pundi dana darurat sampai batas yang ideal (untuk single antara 6 sampai 9 kali pengeluaran per bulan). Untuk mengetahui apakah cashflow mu sudah baik, dapat dilakukan pemeriksaan cashflow. Caranya, catat ulang arus kas masuk (pendapatan) dan arus kas keluar  (pengeluaran) kamu selama setahun.

Sesudah dicatat semua, hitung selisih antara pendapatan dan pengeluaran. Jika pengeluaran masih lebih besar daripada pendapatan, itu artinya cashflow kamu masih defisit. Ini harus dibenahi dahulu sampai surplus sebelum melangkah ke poin selanjutnya. 

Cek Ulang Proteksi Kesehatan dan Proteksi Jiwa

Kedua, mengecek ulang proteksi kesehatan dan proteksi jiwa. Apakah sudah memadai? Di website lifepal, kamu dapat memperoleh banyak sekali informasi tentang berbagai macam proteksi.

Coba periksa kembali apakah proteksi yang kamu butuhkan sudah kamu miliki, jika sudah apakah jumlahnya sudah memadai dengan kebutuhanmu?

Untuk mengetahui berapa besar kebutuhan proteksi yang seharusnya kamu miliki, kamu dapat menghitungnya dengan menggunakan kalkulator lifepal di link ini

Lunasi Utang Konsumtif dengan Bunga Tinggi

Ketiga, melunasi utang konsumtif dengan bunga tinggi. Utang konsumtif yang biasanya diakumulasi dari pemakaian kartu kredit untuk tujuan konsumtif, mau gak mau, suka gak suka harus dibenahi terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Baru setelah urusan utang konsumtif lunas, kamu dapat memutuskan untuk melangkah ke poin berikutnya yaitu berinvestasi.

Investasi

Keempat, berinvestasi. Setelah semua berhasil kamu kendalikan, maka ini adalah saat yang tepat untuk kamu memulai investasi jangka panjang untuk kebutuhan pensiun.

Setelah itu, kamu dapat melakukan investasi untuk tujuan-tujuan keuangan lainnya, seperti : menambah modal bisnis, memperbesar atau menambah property, atau bahkan merencanakan liburan yang tertunda berbulan-bulan karena pandemic yang terjadi.

Apapun tujuan keuangannya, usahakan cara berinvestasinya tetap yang simple dan lakukan secara otomatis. Pilih jenis investasi yang sesuai dengan tujuan keuanganmu. 

 

Semoga Bermanfaat

Salam

Erlina juwita

Senior Consultant OneShildt Financial Planning

Dapatkan solusi dari para ahli keuangan

Ade Wikasyah
Praktisi Keuangan Syariah
Aulia Akbar, CFP®
Perencana Keuangan, Praktisi Hubungan Masyarakat
Benny Fajarai CIP® CFP®
Cofounder Lifepal.co.id - Certified Insurance Professionals & Certified Financial Planner
Eko Endarto, CFP, RFA
Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun.
Erlina Juwita, MM, CFP®, QWP®
Founder @CerdasKeuangan dan Senior Consultant @Oneshildt.
Fioney Sofyan Ponda, S.Ked., RFA®
Wealth Asset Manager, Pembicara, Narasumber, Penulis
Galuh Alifani
Konsultan bisnis, penulis, pengamat keuangan, dan pegiat seni. Penerima penghargaan best paper award untuk publikasi keuangan, dari institusi akademik internasional, IISES.
Irvan Rahardjo, SE., MM
Penulis, arbiter, editor buku, kolumnis, saksi ahli berbagai instansi, narasumber seminar dan media cetak, online dan elektronik.
Lolita Setyawati, CA, MSIT, CFP®️
Certified Financial Planner
Maryadi Santana, CFP® QWP®
Priority Banking Relationship Manager, Manulife Asset Management Indonesia as Relationship Manager, Panin Asset Management as Team Leader Retail Marketing and Start doing as Financial Planner, ZACD Group as Relationship Manager.
Nadia Isnuari Harsya, CFP®
Independent Financial Planner
Rieke Caroline, SH, MKn.
Pendiri & CEO KontrakHukum.com. Pakar Hukum & Bisnis. Pembawa Berita dan Public Figure.
Rivan Kurniawan
Pakar Investasi & Value Investor dengan 10 Tahun+ Pengalaman
Roswitha Jassin, SE, MBA, CFP
Financial Educator, Lifestyle Blogger, Founder, Entrepreneur, Pembicara dan Pemateri.
Vigi Caraka
Profesional di pasar modal yang berkarir di sekuritas dan regulator.