Terjawab

Apakah aman membeli rumah di perumahan syariah?

Oleh : Isthika Tisna
Desember 25, 2020

Saya seorang pekerja yang baru saja berumah tangga. Saat ini kami masih numpang tinggal di rumah mertua, dan saya tertarik membeli rumah di perumahan syariah.

Tapi maraknya pemberitaan mengenai pengembang bodong berkedok perumahan syariah membuat saya was-was.

Apakah aman membeli rumah di perumahan syariah? Apa perbedaannya dengan jenis perumahan umumnya? Terima kasih atas jawabannya.

Jawaban

Ade Wikasyah
Praktisi Keuangan Syariah
0 Komentar

Memang pemberitaan terkait pengembang bodong akhir-akhir ini membuat kita merasa was-was dalam membeli rumah yang berkedok perumahan Syariah, namun dibalik berita itu sudah cukup banyak juga perumahan Syariah yang sudah berjalan.

Lakukan Hal – hal ini Sebelum Melakukan Pembelian

Ada baiknya sebelum melakukan pembelian kita melakukan pengecekan legalitas rumah, latar belakang dan track record developer baik personal maupun perusahaanya. Jangan hanya dengan melihat brosur saja, namun datangi juga lokasi perumahannya dan juga lokasi kantornya.

Setelah melakukan kunjungan ke lokasi perumahan, pastikan status lahannya tidak terdapat masalah bisa dengan bertanya kepada warga sekitar, kelurahan setempat ataupun bisa juga dengan meminta copy sertifikat dan selanjutnya berkonsultasi dengan notaris yang kita kenal atau yang kita percaya untuk melakukan pengecekan dokumen seperti Sertipikat dan IMB.

Skema Pembelian Rumah di Perumahan Syariah

Skema pembelian rumah di perumahan Syariah biasanya tidak melibatkan bank untuk memperoleh fasilitas cicilan, namun yang terjadi yaitu cicilan dilakukan oleh pembeli langsung kepada developer sesuai dengan skema cicilan yang ditawarkan sehingga tidak ada pengecekan BI Checking yang dilakukan kepada calon pembeli karena tidak menggunakan skema perbankan, 

Perhatikan Syarat dan Ketentuan

Sebelum memutuskan untuk membeli rumah diperumahan Syariah satu lagi yang perlu diperhatikan yaitu terkait dengan syarat dan ketentuan yang ada dalam perjanjian antara developer dengan pembeli. Biasanya perumahan Syariah tidak mengenal system Riba, denda ataupun juga sita rumah saat kewajiban angsuran tidak dapat terselesaikan.Apabila rumah indent pastikan berapa lama rumah akan terbangun dan kapan kita serah terima kunci dilakukan

Memang sedikit lebih repot di awal tapi ini penitng untuk kita lakukan untuk mengamankan transaksi pembelian rumah yang kita lakukan.

Dapatkan solusi dari para ahli keuangan

Ade Wikasyah
Praktisi Keuangan Syariah
Aulia Akbar, CFP®
Perencana Keuangan, Praktisi Hubungan Masyarakat
Benny Fajarai CIP® CFP®
Cofounder Lifepal.co.id - Certified Insurance Professionals & Certified Financial Planner
Eko Endarto, CFP, RFA
Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun.
Erlina Juwita, MM, CFP®, QWP®
Perencana Keuangan, fasilitator Financial Planning Class & CFP Preparation Class, Pembicara, Narasumber
Fioney Sofyan Ponda, S.Ked., RFA®
Wealth Asset Manager, Pembicara, Narasumber, Penulis
Galuh Alifani
Konsultan bisnis, penulis, pengamat keuangan, dan pegiat seni. Penerima penghargaan best paper award untuk publikasi keuangan, dari institusi akademik internasional, IISES.
Irvan Rahardjo, SE., MM
Penulis, arbiter, editor buku, kolumnis, saksi ahli berbagai instansi, narasumber seminar dan media cetak, online dan elektronik.
Lolita Setyawati, CA, MSIT, CFP®️
Certified Financial Planner
Maryadi Santana, CFP® QWP®
Priority Banking Relationship Manager, Manulife Asset Management Indonesia as Relationship Manager, Panin Asset Management as Team Leader Retail Marketing and Start doing as Financial Planner, ZACD Group as Relationship Manager.
Nadia Isnuari Harsya, CFP®
Independent Financial Planner
Rieke Caroline, SH, MKn.
Pendiri & CEO KontrakHukum.com. Pakar Hukum & Bisnis. Pembawa Berita dan Public Figure.
Rivan Kurniawan
Pakar Investasi & Value Investor dengan 10 Tahun+ Pengalaman
Roswitha Jassin, SE, MBA, CFP
Financial Educator, Lifestyle Blogger, Founder, Entrepreneur, Pembicara dan Pemateri.
Vigi Caraka
Profesional di pasar modal yang berkarir di sekuritas dan regulator.
Berapa budget yang diperlukan untuk mendirikan CV? Saya ingin mengetahui informasi terkait berapakah budget yang diperlukan untuk mendirikan CV. Selain itu, apa saja syarat - syarat pendiriannya? Terima kasih.  
73
1
Terjawab
Mengapa nasabah bank syariah lebih sedikit daripada bank konvensional? Kembali Mengapa nasabah bank syariah lebih sedikit daripada bank konvensional? Oleh : Suci Tegar 4 hari ago Meski fatwa MUI menyebutkan bahwa bunga bank adalah riba, masih banyak orang Muslim yang memilih menyimpan uang di bank konvensional. Mengapa nasabah bank syariah masih sangat sedikit dibandingkan bank konvensional, padahal mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim? Balas Jawaban Tulis jawaban Anda Dapatkan solusi dari para ahli keuangan Benny Fajarai CIP® CFP® Cofounder Lifepal.co.id - Certified Insurance Professionals & Certified Financial Planner Eko Endarto, CFP, RFA Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun. Erlina Juwita, MM, CFP®, QWP® Perencana Keuangan, fasilitator Financial Planning Class
195
1
Terjawab
Bagaimana caranya agar tidak terjerat konsultan keuangan? Agar lebih melek literasi keuangan, saya ingin mencoba berkonsultasi pada konsultan keuangan. Bagaimana caranya agar tidak terjerat konsultan keuangan?
136
1
Terjawab
Mengapa OJK memberi izin perusahaan kredit dengan suku bunga tinggi? Di tengah pandemi ini saya dan suami berencana mengambil kredit pemilikan rumah (KPR) kepada salah satu developer. Tapi, suku bunga bank yang tinggi membuat kami berpikir ulang. Mengapa OJK memberikan izin kepada perusahaan kredit dengan suku bunga bank tinggi, bukankah itu semakin menambah beban kepada pihak peminjam?
134
1
Terjawab
Bagaimana cara menghemat uang dengan mengubah gaya hidup? Kembali Bagaimana cara menghemat uang dengan mengubah gaya hidup? Oleh : Tiwi Radmila Desember 1, 2020 Saya seorang karyawan swasta yang biasa mendapat gaji Rp12 juta per bulan. Setelah di-PHK karena pandemi, saya pindah kerja dan harus menyesuaikan diri dengan pendapatan yang kini hanya setengahnya. Dengan gaji dua digit, saya selalu bergaya hidup hedonisme yang sangat berpengaruh pada biaya hidup di setiap harinya. Namun, kini gaji saya tidak sampai dua digit, dan saya harus bisa menghemat. Bagaimana cara menghemat uang yang dilakukan dengan mengubah gaya hidup? Balas Jawaban Tulis jawaban Anda Dapatkan solusi dari para ahli keuangan Ade Wikasyah Praktisi Keuangan Syariah
423
1
Terjawab