Terjawab

Apakah aman menyimpan dana cadangan dalam bentuk reksadana pasar uang?

Oleh : Sigit Putra
September 28, 2020

Jawaban

Vigi Caraka
Profesional di pasar modal yang berkarir di sekuritas dan regulator.
0 Komentar

Dalam jawaban ini saya asumsikan yang dimaksud dana cadangan pada pertanyaan adalah dana darurat.

Keamanan dana adalah salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan dalam menyimpan sejumlah uang, khususnya dana darurat. Dana darurat bermanfaat untuk menutupi kebutuhan yang sifatnya mendadak, tidak dapat diprediksi. Jumlah dana darurat yang ideal adalah sekitar 6 kali dari pengeluaran bulanan personal atau total tanggungan (jika sudah memiliki tanggungan seperti anak).

Dikarenakan dibutuhkan untuk kebutuhan yang sifatnya mendadak, sebaiknya dana darurat ditempatkan di tempat penyimpanan yang paling mudah dicairkan yaitu rekening bank. Sehingga apabila dibutuhkan dapat langsung ditarik tunai. Namun ada kelemahannya, yaitu dana menjadi idle money yang akan tergerus inflasi dari waktu ke waktu.

Reksa dana pasar uang menjadi salah satu alternatif tempat menyimpan dana darurat. Selain karena ada imbal hasilnya reksa dana pasar uang juga aman secara administrasi karena dana investasi tidak disimpan oleh manajer investasi (MI), melainkan oleh bank kustodian. Bank kustodian memiliki tanggung jawab untuk mengadministrasikan dan menyimpan aset investor. Apabila MI bertindak tidak wajar dalam mengelola aset tersebut kamu dapat tetap tenang karena bank kustodian memiliki instruksi untuk mengembalikan seluruh aset yang diadministrasikan ke investor. Pastikan kamu berinvestasi hanya melalui agen penjual reksa dana yang memiliki izin dari OJK.

Namun kelemahan dari reksa dana pasar uang adalah proses pencairannya membutuhkan waktu 1-2 hari kerja, tidak instan. Dalam hal kamu butuh dana segera, tentu ini akan menjadi masalah.

Oleh karena itu dalam penyimpanan dana darurat sebaiknya tetap ada alokasi pada rekening bank biasa yang dapat menutupi kebutuhan yang harus segera dipenuhi. Sisanya dapat ditempatkan di instrumen lain yang relatif berisiko rendah seperti reksa dana pasar uang.