Terjawab

Apakah asuransi kesehatan menanggung penyakit kritis?

Oleh : Ratna Yetri
Juni 18, 2020

Jawaban

Avatar
Cofounder and CMO Lifepal -- Certified Insurance Professionals - ANZIIF
0 Komentar

Umumnya penyakit kritis gak termasuk ke dalam pertanggungan dasar asuransi kesehatan. Anda harus membeli asuransi tambahan atau asuransi penyakit kritis untuk mendapatkan pertanggungannya. 

Penyakit kritis adalah penyakit yang menyebabkan pasien berada di kondisi kritis dengan harapan hidup lebih rendah dari pasien penyakit lainnya. Sehingga untuk sembuh juga memakan waktu. 

Sebab itu, perawatan medis penyakit kritis memakan biaya besar karena prosesnya yang lama. Misalnya, gagal ginjal, stroke, kanker, penyakit hati kronis, transplantasi organ vital, dan lain-lain.

Dalam asuransi kesehatan, perlindungan terhadap penyakit kritis umumnya gak ditanggung manfaat dasar. 

Untuk mendapatkannya, Anda harus membeli tambahan (rider) untuk meng-cover penyakit kritis atau polis yang khusus menanggung penyakit kritis. 

Perlu dicatat bahwa asuransi ini gak menanggung biaya perawatan medis secara langsung, tetapi memberikan sejumlah santunan tunai jika nasabah menderita penyakit kritis.

Berikut ini adalah rekomendasi beberapa asuransi kesehatan yang meng-cover penyakit kritis.

  • MiUltimate Critical Care dari Manulife: menanggung biaya pengobatan 50 penyakit kritis, termasuk gagal ginjal selama 20 tahun dengan uang pertanggungan maksimal Rp200 juta. Maksimal usia untuk mendaftar produk ini adalah 65 tahun.
  • PRUCover Benefit Plus dari Prudential: asuransi tambahan dari produk PRULink Generasi Baru yang menanggung penyakit kritis stadium akhir dengan manfaat maksimal Rp200 juta.

Sebenarnya BPJS Kesehatan sebagai asuransi sosial yang diberikan pemerintah Indonesia telah menanggung biaya pengobatan penyakit kritis. 

Namun, bila kamu ingin mendapatkan pelayanan lebih dan memiliki budget, membeli asuransi penyakit kritis dari asuransi swasta gak ada salahnya. 

Selain itu, kita tahu bahwa keuangan BPJS Kesehatan masih defisit sehingga jika memang kita mampu, ada baiknya membeli asuransi swasta daripada mengajukan klaim ke BPJS.

Perhatikan pre-existing condition

Beberapa asuransi menetapkan pre-existing condition ke dalam pengecualian klaim. Artinya, kita gak bisa mengajukan klaim kalau penyakit sudah ada sebelum mendaftar atau beberapa hari setelah polis aktif. Pastikan asuransi yang kamu beli bisa meng-cover kondisi ini.

Demikian jawaban atas pertanyaan Anda. Kalau ingin tahu lebih banyak tentang penyakit kritis, silakan kunjungi halaman Asuransi Penyakit Kritis ya!