Terjawab

Apakah bisa mengajukan pinjaman di lembaga keuangan bukan bank?

Oleh : adhiwira
November 25, 2020

Saya Adhi (32), seorang wirausaha sedang mencari tambahan dana untuk usaha, namun tidak melalui bank melainkan pada lembaga keuangan lain.

Saat ini, saya sedang membutuhkan kucuran dana untuk modal usaha. Namun, saya masih memiliki tanggungan di bank.

Apa yang dimaksud dengan lembaga keuangan bukan bank? Apakah bisa mengajukan pinjaman ke lembaga keuangan non bank tersebut?

Jawaban

Priority Banking Relationship Manager, Manulife Asset Management Indonesia as Relationship Manager, Panin Asset Management as Team Leader Retail Marketing and Start doing as Financial Planner, ZACD Group as Relationship Manager.
0 Komentar

Lembaga Keuangan Bank

Lembaga keuangan adalah suatu badan yang bergerak dalam bidang keuangan baik itu untuk menyimpan atau menyalurkan uang. Atau Bahasa lainnya adalah badan yang memiliki izin untuk memegang uang masyarakat atau memberikan pinjaman ke masyarakat atau bahkan melakukan kedua hal tersebut sekaligus seperti yang dilakukan Bank.

Lembaga Keuangan Non – Bank

Sedangkan untuk Lembaga selain bank ada juga yang bisa melakukan kegiatan simpan atau pinjam, salah satunya adalah Lembaga keuangan multi finance yang bisa menyalurkan dana pinjaman ke masyarakat. Lembaga tersebut termasuk kategori Lembaga Keuangan Non Bank.

Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Terkait Lembaga Keuangan Non – Bank

Jika pak Adhi sudah memiliki pinjaman di bank dan memilikii niat untuk meminjam juga di Lembaga keuangan non bank, bisa mungkin dilakukan. Dengan catatan jumlah cicilan dari kedua pinjaman tersebut tidak melebihi 30% dari penghasilan bapak. Karena semua pinjaman baik itu bank maupun non-bank yang terdaftar di OJK akan tercatat di daftar hitam Bank Indonesia (DHBI).

Jadi meskipun bapak meminjam di Lembaga keuangan non-bank, mereka akan tetap mengecek history pinjaman bapak disemua Lembaga resmi yang terdaftar di OJK. Yang kemudian akan memperhitungkan jumlah cicilan lama dan ditambah dengan yang sedang diajukan, apakah melebihi jumlah ideal hutang (30% dari penghasilan) atau masih mencukupi. Jika masih mencukupi maka ada kemungkinan pinjaman bapak bisa disetujui jika memenuhi syarat-syarat lainnya.

Jadi yang paling perlu diperhatikan adalah apakah nantinya pembayaran cicilan pinjaman ini akan mengganggu cashflow bapak atau tidak, yaitu tidak melebihi 30% dari penghasilan, dan meminjam melalui Lembaga keuangan (bank ataupun non-bank) yang terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Dapatkan solusi dari para ahli keuangan

Praktisi Keuangan Syariah
Perencana Keuangan, Praktisi Hubungan Masyarakat
Cofounder Lifepal.co.id - Certified Insurance Professionals & Certified Financial Planner
Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun.
Founder @CerdasKeuangan dan Senior Consultant @Oneshildt.
Wealth Asset Manager, Pembicara, Narasumber, Penulis
Konsultan bisnis, penulis, pengamat keuangan, dan pegiat seni. Penerima penghargaan best paper award untuk publikasi keuangan, dari institusi akademik internasional, IISES.
Penulis, arbiter, editor buku, kolumnis, saksi ahli berbagai instansi, narasumber seminar dan media cetak, online dan elektronik.
Certified Financial Planner
Priority Banking Relationship Manager, Manulife Asset Management Indonesia as Relationship Manager, Panin Asset Management as Team Leader Retail Marketing and Start doing as Financial Planner, ZACD Group as Relationship Manager.
Independent Financial Planner
Pendiri & CEO KontrakHukum.com. Pakar Hukum & Bisnis. Pembawa Berita dan Public Figure.
Pakar Investasi & Value Investor dengan 10 Tahun+ Pengalaman
Financial Educator, Lifestyle Blogger, Founder, Entrepreneur, Pembicara dan Pemateri.
Profesional di pasar modal yang berkarir di sekuritas dan regulator.