Terjawab

Apakah kartu kredit yang tidak diaktifkan akan ada terkena biaya ?

Oleh : ARES
Desember 1, 2020

Saya mempunyai kartu kredit bank D*S tetapi tidak saya aktifkan. Saya tertarik membuat karena ditawari free selamanya iuran tahunan dan bnyak bonusnya dari telemarketing, tetapi setelah lihat review di sosial media soal yang tiba tiba ditagih iuran tahunan yang jumlahnya besar, saya tidak jadi mengaktifkan kartu tersebut setelah saya terima. Apa ada pengaruhnya jika kartu tersebut tidak aktif? Bagaimana jika kartu tersebut hilang? Apakah kartu tersebut bisa dikenai biaya? Tolong dijawab. Terima kasih.

Jawaban

Fioney Sofyan Ponda, S.Ked., RFA®
Wealth Asset Manager, Pembicara, Narasumber, Penulis
0 Komentar

Biasanya, kalau kartu kredit tidak diaktifkan, maka bank akan menutup secara otomatis kartu kredit tersebut setelah jangka waktu tertentu. 

Dengan demikian, Anda akan kehilangan benefit atau manfaat seperti yang Anda akan terima dengan membuka kartu kredit tersebut pertama kali. Seperti fasilitas diskon, dan iuran per tahunnya. 

Pertanyaan saya, mengapa mengajukan kartu kredit tersebut sejak awal kalau Anda tidak berniat untuk menggunakannya?

Namun, bila kartu kredit tersebut sudah di tangan, siap-siap Anda akan menghadapi beberapa kondisi berikut.

Kartu Kredit yang Tidak Diaktifkan

Bila kamu tidak mengaktifkan kartu kredit yang sudah diterima, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan: 

Biaya Tahunan 

Kartu kredit yang tidak diaktifkan, bukan berarti tidak akan terkena tagihan. Padahal, banyak pemilik kartu kredit yang tetap dikirimi tagihan bulanan berupa annual fee meski kartu belum diaktifkan. Biaya ini yang harus diwaspadai karena tagihan yang tidak dibayar akan membengkak dan membuat reputasi perbankan pada BI Checking jadi buruk.

Riwayat Kredit Buruk

Dengan biaya tahunan yang tidak bayar otomatis akan membuat pemilik kartu kredit akan memiliki riwayat atau reputasi kredit yang buruk. Sementara itu, kredit atau cicilan yang dibayar dengan baik tanpa tunggakan tentu akan memberi nilai atau riwayat kredit yang baik. 

Riwayat kredit akan masuk ke catatan BI yang dikenal dengan nama BI Checking yang menentukan diterima atau tidaknya pengajuan kredit apapun di bank pada masa yang akan datang.

Tidak Bisa Memanfaatkan Kartu Kredit 

Kartu kredit memiliki banyak manfaat yang harus dipakai agar transaksi bisa dilakukan dengan mudah. Transaksi bulanan seperti pembayaran tagihan listrik, air, telepon rumah, dan lainnya bisa dilakukan dengan memakai kartu kredit. 

Jika kartu kredit tidak digunakan, maka Anda tidak akan mendapatkan berbagai bonus seperti tambahan poin, cashback, cicilan 0%, dan manfaat lainnya.

Kartu Kredit Tidak Diaktifkan, Kemudian Hilang

Kartu kredit sangat mungkin hilang karena bentuknya yang kecil. Bila hal ini terjadi, maka kartu kredit itu rawan terhadap tindak kejahatan. 

Pasalnya, kartu tersebut bisa saja dipakai untuk bertransaksi oleh orang yang menemukannya dan kita yang harus membayarnya. Dengan catatan, kondisi berlaku untuk kartu kredit yang sudah diaktifkan ya!

Lain halnya bila kartu kredit yang diterima belum diaktifkan. Meskipun hilang, maka kartu kredit tidak bisa dipakai oleh orang yang menemukan. 

Kartu kredit yang tidak bisa dipakai tentu saja tidak akan ada transaksi illegal sehingga si pemilik tidak perlu rugi karena harus membayar tagihan.

Demikian penjelasannya, semoga bermanfaat.

Dapatkan solusi dari para ahli keuangan

Ade Wikasyah
Praktisi Keuangan Syariah
Aulia Akbar, CFP®
Perencana Keuangan, Praktisi Hubungan Masyarakat
Benny Fajarai CIP® CFP®
Cofounder Lifepal.co.id - Certified Insurance Professionals & Certified Financial Planner
Eko Endarto, CFP, RFA
Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun.
Erlina Juwita, MM, CFP®, QWP®
Founder @CerdasKeuangan dan Senior Consultant @Oneshildt.
Fioney Sofyan Ponda, S.Ked., RFA®
Wealth Asset Manager, Pembicara, Narasumber, Penulis
Galuh Alifani
Konsultan bisnis, penulis, pengamat keuangan, dan pegiat seni. Penerima penghargaan best paper award untuk publikasi keuangan, dari institusi akademik internasional, IISES.
Irvan Rahardjo, SE., MM
Penulis, arbiter, editor buku, kolumnis, saksi ahli berbagai instansi, narasumber seminar dan media cetak, online dan elektronik.
Lolita Setyawati, CA, MSIT, CFP®️
Certified Financial Planner
Maryadi Santana, CFP® QWP®
Priority Banking Relationship Manager, Manulife Asset Management Indonesia as Relationship Manager, Panin Asset Management as Team Leader Retail Marketing and Start doing as Financial Planner, ZACD Group as Relationship Manager.
Nadia Isnuari Harsya, CFP®
Independent Financial Planner
Rieke Caroline, SH, MKn.
Pendiri & CEO KontrakHukum.com. Pakar Hukum & Bisnis. Pembawa Berita dan Public Figure.
Rivan Kurniawan
Pakar Investasi & Value Investor dengan 10 Tahun+ Pengalaman
Roswitha Jassin, SE, MBA, CFP
Financial Educator, Lifestyle Blogger, Founder, Entrepreneur, Pembicara dan Pemateri.
Vigi Caraka
Profesional di pasar modal yang berkarir di sekuritas dan regulator.