Terjawab

Apakah kontrol ke 3 juga memerlukan surat rujukan?

Oleh : 
6 hari ago

Halo saya ingin bertanya. Setelah opname RS dengan penyakit paru, saya telah melakukan 2 kali kontrol. Pada saat kontrol ke 2, ternyata harus pake surat rujukan, namun aman karena ada rujukan BPJS. Yang ingin saya tanyakan adalah apakah kontrol ke 3 juga memerlukan surat rujukan?

Jawaban

Lolita Setyawati, CA, MSIT, CFP®️
Certified Financial Planner
0 Komentar

Cakupan Layanan BPJS Kesehatan

Sebagai pemegang kartu BPJS Kesehatan Anda dapat memperoleh pelayanan gratis untuk rawat inap dan rawat jalan. Adapun layanan BPJS Kesehatan mencakup antara lain:

  1. Administrasi pelayanan.
  2. Pelayanan promotif dan preventif.
  3. Pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis termasuk rawat jalan.
  4. Tindakan medis non-spesialis, baik operatif maupun non-operatif.
  5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai.
  6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis.
  7. Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama.
  8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi.

Dengan melengkapi semua persyaratan yang dibutuhkan, Anda dapat menikmati semua layanan diatas tanpa keluar uang lagi, kecuali ada beberapa obat-obatan jenis tertentu yang memang tidak ditanggung oleh BPJS sehingga Anda harus membeli sendiri.

Hal yang Perlu Dibawa untuk Memperoleh Layanan Pemeriksaan dan Tindakan Medis di RS Rujukan

Bagi Anda yang sudah pernah memperoleh layanan kesehatan berupa rawat inap di rumah sakit rujukan, tentunya sebelumnya sudah memiliki surat rujukan dari fasilitas kesehatan Anda untuk berobat ke rumah sakit yang ditunjuk. Anda dapat memperoleh layanan pemeriksaan dan tindakan medis di rumah sakit rujukan dengan membawa: kartu BPJS, kartu identitas diri serta surat rujukan tersebut. Fasilitas kesehatan rujukan yang bisa Anda datangi untuk pemeriksaan lebih lanjut adalah: klinik utama, rumah sakit umum, dan rumah sakit khusus, baik milik pemerintah maupun swasta.

Misalnya: Anda dirujuk untuk berobat di rumah sakit rujukan, maka Anda harus membawa kartu BPJS, kartu identitas diri dan surat rujukan fasilitas kesehatan tersebut dan menyerahkan ke petugas rumah sakit. Petugas rumah sakit kemudian akan membuat Surat Elijibilitas Peserta (SEP) yang kemudian dilegalisir oleh petugas dari BPJS. Setelah memiliki SEP, Anda mulai mendapatkan pemeriksaan, perawatan, prosedur tindakan, maupun obat yang diperlukan. Setelah perawatan selesai, Anda akan mendapatkan surat bukti pelayanan dari petugas rumah sakit.

Surat Rujukan Wajib Ditunjukkan saat Berobat Rawat Jalan

Sampai kapan Anda bisa tetap menikmati layanan rawat jalan di rumah sakit tersebut?

Anda dapat terus memperoleh layanan rawat jalan dengan BPJS di rumah sakit tersebut sampai dokter yang menangani Anda menyatakan bahwa kondisi Anda sudah stabil. Anda akan diberikan surat keterangan yang menyatakan bahwa Anda masih menjalani perawatan di rumah sakit tersebut. Namun perlu Anda ingat bahwa surat rujukan tersebut tidak boleh hilang. Anda wajib menunjukkan surat rujukan setiap kali Anda berobat, karena bila tidak Anda dianggap akan membayar layanan menggunakan uang pribadi. Jadi Anda harus terus menunjukkan surat rujukan setiap kali Anda akan berobat rawat jalan.

Apabila Anda membutuhkan pemeriksaan ke poli/dokter spesialis lain di rumah sakit tersebut, maka dokter Anda akan memberikan surat rujukan ke poli/dokter spesialis yang ditunjuk. Hal yang sama juga untuk kebutuhan pengobatan di fasilitas kesehatan eksternal, maka dokter Anda akan memberikan surat rujukan ke fasilitas yang ditunjuk.

Meminta Surat Rujukan Baru apabila Tidak Diberikan Surat Rujuk Balik

Bila dokter Anda sudah menyatakan bahwa kondisi Anda stabil, maka Anda akan dirujuk kembali ke fasilitas kesehatan Anda dengan memberikan surat keterangan rujuk balik. Namun bila dokter Anda tidak memberikan surat keterangan perpanjangan perawatan maupun surat rujuk balik, maka pada kunjungan selanjutnya Anda harus kembali ke fasilitas kesehatan pertama untuk meminta surat rujukan baru. Jadi apabila Anda merasa masih membutuhkan rawat jalan dan dokterpun mengatakan demikian, Anda harus meminta surat keterangan perawatan.

Surat Rujukan Hanya Berlaku 3 Bulan dan Dapat Diperpanjang

Surat rujukan fasilitas kesehatan untuk berobat rawat jalan maupun rawat inap memiliki kadaluarsa atau batas waktu masa berlaku. Surat rujukan biasanya berlaku 3 bulan sejak surat tersebut diterbitkan. Selama batas waktu 3 bulan tersebut Anda hanya dapat berobat di rumah sakit yang ditunjuk.

Apabila ternyata kondisi Anda belum membaik setelah melewati masa 3 bulan, Anda bisa memperpanjang masa berlaku surat rujukan dengan melakukan prosedur dari awal lagi yaitu mengunjungi dokter di fasilitas kesehatan Anda. Fasilitas kesehatan tersebut antara lain: klinik pratama, puskesmas, praktik pribadi dokter, maupun rumah sakit kelas D. Anda dapat melakukan pemeriksaan dasar kembali di fasilitas kesehatan tersebut untuk dapat memperoleh surat rujukan baru.

Demikian, semoga penjelasan ini dapat membantu. Semoga Anda lekas sehat.

 

Dapatkan solusi dari para ahli keuangan

Ade Wikasyah
Praktisi Keuangan Syariah
Aulia Akbar, CFP®
Perencana Keuangan, Praktisi Hubungan Masyarakat
Benny Fajarai CIP® CFP®
Cofounder Lifepal.co.id - Certified Insurance Professionals & Certified Financial Planner
Eko Endarto, CFP, RFA
Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun.
Erlina Juwita, MM, CFP®, QWP®
Founder @CerdasKeuangan dan Senior Consultant @Oneshildt.
Fioney Sofyan Ponda, S.Ked., RFA®
Wealth Asset Manager, Pembicara, Narasumber, Penulis
Galuh Alifani
Konsultan bisnis, penulis, pengamat keuangan, dan pegiat seni. Penerima penghargaan best paper award untuk publikasi keuangan, dari institusi akademik internasional, IISES.
Irvan Rahardjo, SE., MM
Penulis, arbiter, editor buku, kolumnis, saksi ahli berbagai instansi, narasumber seminar dan media cetak, online dan elektronik.
Lolita Setyawati, CA, MSIT, CFP®️
Certified Financial Planner
Maryadi Santana, CFP® QWP®
Priority Banking Relationship Manager, Manulife Asset Management Indonesia as Relationship Manager, Panin Asset Management as Team Leader Retail Marketing and Start doing as Financial Planner, ZACD Group as Relationship Manager.
Nadia Isnuari Harsya, CFP®
Independent Financial Planner
Rieke Caroline, SH, MKn.
Pendiri & CEO KontrakHukum.com. Pakar Hukum & Bisnis. Pembawa Berita dan Public Figure.
Rivan Kurniawan
Pakar Investasi & Value Investor dengan 10 Tahun+ Pengalaman
Roswitha Jassin, SE, MBA, CFP
Financial Educator, Lifestyle Blogger, Founder, Entrepreneur, Pembicara dan Pemateri.
Vigi Caraka
Profesional di pasar modal yang berkarir di sekuritas dan regulator.
Apakah ada usaha rumahan yang bisa dimulai tanpa modal? Apa saja? Kembali Terjawab Apakah ada usaha rumahan yang bisa dimulai tanpa modal? Apa saja? Oleh : Citra Nareswara Juni 18, 2020 Jawaban Lifepal 0 Komentar Ada. Di zaman semakin canggih, Anda bisa menjalani bisnis tanpa modal tapi menggunakan jaringan internet. Bermodalkan ponsel pintar yang sehari-hari untuk melihat Instagram, Anda bisa menjalani bisnis dropshipper maupun jasa titip. Yaitu sistem bisnis baru yang muncul karena perkembangan teknologi. Proses transaksi semuanya bisa dilakukan hanya lewat ponsel pintar, tinggal menentukan saja komoditas apa yang mau dijual. Nah, untuk mengetahui komoditas atau peluang usaha apa saja yang bisa dijalani tanpa modal, simak ulasannya lebih lengkap di sini! 0
696
1
Terjawab
Bagaimana mengurus SHGB ke SHM? Berapa waktu dan biayanya? Halo saya ingin bertanya. Bagaimana mengurus SHGB ke SHM yang sudah terlambat 7 tahun? Berapa waktu yang dibutuhkan dan biayanya?
330
1
Terjawab
Berapa jumlah yang harus dibayar apabila BPJS telat bayar 4 tahun? Halo, ingin bertanya. Berapa jumlah yang harus dibayar apabila BPJS telat bayar 4 tahun? Mohon informasinya, terima kasih.
660
1
Terjawab
Bagaimana cara melakukan pengecekan no kartu BPJS? Halo, Lifepal. Saya mau bertanya. Bagaimana cara melakukan pengecekan no kartu BPJS? Mohon bantuannya, terima kasih.
567
1
Terjawab
Apakah saya bisa memperpanjang surat kendaraan tanpa KTP pemilik? Saya ingin bertanya. Saya baru beli motor bekas dan ingin memperpanjang surat kendaraan. Apakah bisa saya perpanjang tanpa KTP asli pemiliknya?
676
1
Terjawab