Terjawab

Apakah pinjaman sah dilakukan secara hukum Islam?

Mei 26, 2020

Jawaban

Lifepal
0 Komentar

Pinjaman sah dilakukan secara hukum Islam jika yang diambil adalah pinjaman syariah. Sebab, setiap pinjaman yang disediakan bank konvensional pasti ada bunganya, sementara bank-bank syariah menganggap bunga adalah riba dan haram.

Sesuai namanya, pinjaman syariah merupakan kredit yang bersandar pada syariat Islam yang artinya gak menerapkan suku bunga, melainkan sistem jual-beli atau bagi hasil.

Menurut Majelis Tarjih PP Muhammadiyah, perkara jual beli yang termasuk dalam hal muamalah, sehingga halal untuk dilakukan. Sehingga dapat disimpulkan pinjaman syariah gak tergolong riba ya!

Berbeda dengan pinjaman konvensional, pendapatan kreditur syariah berasal dari margin transaksi jual beli atau memilih profit sharing dari usaha yang dimiliki peminjam atau debitur.

Misalnya, kita meminjam uang Rp10 juta untuk membeli laptop, maka pinjaman syariah akan membelikan laptop itu terlebih dahulu. Kemudian, laptop itu dijual kepada kita dengan mengambil margin yang besarannya telah disepakati bersama.

Nah, jika kreditur memilih profit sharing, maka contohnya adalah kita meminjam uang Rp20 juta untuk modal usaha.

Nanti kreditur akan mendapatkan beberapa persen dari hasil keuntungan usaha yang kita jalani. Tentu saja besarnya profit sharing harus terlebih dahulu disetujui bersama.