Terjawab

Ayahku bayar asuransi bertahun-tahun tapi kok saldo investasinya kecil ya?

Oleh : Tiwi Radmila
Mei 26, 2020

Jawaban

Benny Fajarai CIP® CFP®
Cofounder Lifepal.co.id - Certified Insurance Professionals & Certified Financial Planner
0 Komentar

Kemungkinan besar dikarenakan porsi investasi yang kecil dibanding dengan asuransi. 

Pertama kita luruskan dulu ya, banyak yang mikir kalau asuransi itu murni investasi dan setelah bayar premi bertahun-tahun saldo investasinya cuman sedikit. Atau lebih parahnya, setelah bayar bertahun tahun, pas mau klaim pertanggungannya sedikit atau bahkan ga ditanggung sama asuransi.

Pertama, asuransi itu sebenarnya seperti patungan buat risiko keuangan. Misalnya asuransi kesehatan, ada 100 orang yang bayar premi. Dalam setahun, biasanya ada 10 orang yang sakit dan biaya berobatnya mahal. Karena kita tidak tahu siapa yang bakal sakit, 100 orang ngumpulin duit buat berobat 10 orang tadi. Dengan gotong royong begini, kita menyisihkan premi kecil, dan mendapat perlindungan kalau kita yang sakit dan butuh biaya besar.

Nah, mengapa di Indonesia banyak yang salah paham dengan asuransi dan dikira investasi? Ini karena produk asuransi yang namanya Unit Link, produk paketan antara asuransi dan investasi. Biasanya porsi asuransi ini terdiri dari asuransi jiwa dan kesehatan

Jadi kalau kita bayar premi misalnya 1 juta per-bulan, itu dibagi menjadi 3 dengan komposisinya bisa didiskusikan dengan pihak asuransi. 

Bahayanya, kalau produk ini tidak dijelaskan dengan baik, bisa berakibat kesalahpahaman persepsi dan ekspektasi. Kalau ekspektasi tidak sesuai dengan realita, akhirnya kita kecewa dan kapok punya asuransi atau berinvestasi. Contohnya:

  1. Udah bayar premi lama, kok investasi gw sedikit? Mungkin porsi investasi kekecilan.
  2. Udah bayar premi lama, kok pas sakit ditanggungnya cuman sedikit? Mungkin porsi asuransi kekecilan.

Konklusinya, pahami dan beli sesuai kebutuhan masing-masing individu, bahkan kamu bisa mendapatkan produk asuransi dan investasi yang lebih baik jika dibeli secara terpisah

Untuk porsi investasi asuransi unit link, ada uang masuk dan uang keluar. Uang masuk berasal dari:

  1. Premi yang akan menentukan besarnya manfaat yang diperoleh.
  2. Top-up yang bersifat optional. Jika terdapat top up maka akan berfungsi untuk menambah saldo polis.

Sementara uang keluar berasal dari biaya yang dibebankan oleh perusahaan asuransi.

Dengan membeli polis, artinya nasabah telah mengalihkan risiko ke perusahaan asuransi sehingga perusahaan asuransi akan memotong biaya dari premi yang telah dibayar.

Di tahun awal polis, pada umumnya saldo polis yang terbentuk akan lebih kecil dibanding premi yang sudah dibayar. Terlebih, bila uang masuk hanya berasal dari premi saja tanpa ada top-up.

Biaya yang umumnya dibebankan pada polis unit link:

  1. Biaya akusisi di 5 tahun pertama
  2. Biaya administrasi selama polis aktif
  3. Biaya Asuransi (Cost of Insurance) selama masa proteksi
  4. Biaya Asuransi Tambahan (Cost of Rider) selama masa proteksi.

Nah, dari jumlah semua itu yang membuat saldo investasi bisa saja tidak sesuai estimasi awal.

Dapatkan solusi dari para ahli keuangan

Ade Wikasyah
Praktisi Keuangan Syariah
Aulia Akbar, CFP®
Perencana Keuangan, Praktisi Hubungan Masyarakat
Benny Fajarai CIP® CFP®
Cofounder Lifepal.co.id - Certified Insurance Professionals & Certified Financial Planner
Eko Endarto, CFP, RFA
Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun.
Erlina Juwita, MM, CFP®, QWP®
Founder @CerdasKeuangan dan Senior Consultant @Oneshildt.
Fioney Sofyan Ponda, S.Ked., RFA®
Wealth Asset Manager, Pembicara, Narasumber, Penulis
Galuh Alifani
Konsultan bisnis, penulis, pengamat keuangan, dan pegiat seni. Penerima penghargaan best paper award untuk publikasi keuangan, dari institusi akademik internasional, IISES.
Irvan Rahardjo, SE., MM
Penulis, arbiter, editor buku, kolumnis, saksi ahli berbagai instansi, narasumber seminar dan media cetak, online dan elektronik.
Lolita Setyawati, CA, MSIT, CFP®️
Certified Financial Planner
Maryadi Santana, CFP® QWP®
Priority Banking Relationship Manager, Manulife Asset Management Indonesia as Relationship Manager, Panin Asset Management as Team Leader Retail Marketing and Start doing as Financial Planner, ZACD Group as Relationship Manager.
Nadia Isnuari Harsya, CFP®
Independent Financial Planner
Rieke Caroline, SH, MKn.
Pendiri & CEO KontrakHukum.com. Pakar Hukum & Bisnis. Pembawa Berita dan Public Figure.
Rivan Kurniawan
Pakar Investasi & Value Investor dengan 10 Tahun+ Pengalaman
Roswitha Jassin, SE, MBA, CFP
Financial Educator, Lifestyle Blogger, Founder, Entrepreneur, Pembicara dan Pemateri.
Vigi Caraka
Profesional di pasar modal yang berkarir di sekuritas dan regulator.
Bagaimana cara menentukan jumlah dan menetapkan gaji karyawan? Halo, saya ingin menanyakan 2 hal. Bagaimana cara menentukan jumlah karyawan pada UMKM usaha kecil? Tolong sertakan aturan atau referensi yang jelas, karena yang saya ketahui jumlah karyawan pada usaha kecil berada di kisaran 5 sampai 19 orang. Lalu, bagaimana cara menetapkan gaji karyawan pada UMKM usaha kecil? Apakah UMKM usaha kecil perlu untuk memberikan jaminan kepada karyawannya?
75
0
Apakah bisa mengajukan KUR untuk lembaga non formal? Saya memiliki PAUD yang belum legal, namun sudah berjalan 5 tahun. Saat ini, saya ingin mengajukan KUR untuk pengembangan dan biaya proses legalitas, apakah bisa? Mohon penjelasannya, terima kasih.
56
0
Bagaimana solusi jika total cicilan produktif ternyata 40% dari penghasilan? Halo Lifepal. Saya mau bertanya soal cicilan. Saat ini saya seorang karyawan single dan sedang ada beberapa cicilan produktif (untuk investasi), namun setelah saya hitung, total cicilan tsb ternyata 40% dari penghasilan saya. Apakah lebih baik saya mengurangi cicilan tsb atau tidak melanjutkan cicilannya? Salah satu cicilan akan selesai pada September tahun ini dan yang satunya lagi akan selesai pada November 2022. Untuk dana darurat saya juga sudah ada meskipun belom sampai 6x pengeluaran bulanan (masih dalam tahap pengumpulan dana setiap bulannya) Bagaimana solusi yang terbaik?
491
1
Terjawab
Apakah bisa mendapatkan pinjaman dana dengan jaminan KARIP? Halo, saya ingin bertanya. Apakah bisa mendapatkan pinjaman dana dengan jaminan KARIP? Terima kasih infonya.
238
0
Bagaimana cara mendapatkan pinjaman dana dengan cepat? Saat ini, keluarga saya belum ada yang bekerja karena pemberhentian akibat wabah COVID-19. Dari 7 bersaudara, hanya saya yang masih bekerja. Saya sangat butuh pinjaman dana untuk membuat usaha dari pengalaman kerja saya, sudah beberapa kali mengajukan pinjaman tetapi selalu ditolak karena adanya wabah ini. Yang saya ingin tanyakan, bagaimana cara mendapatkan pinjaman dana dengan cepat?
221
0