Terjawab

Bagaimana cara membeli rumah second dengan KPR syariah?

Oleh : denis
Desember 25, 2020

Saya merupakan nasabah salah satu bank syariah yang sedang mencari rumah second. Namun, saya tidak memiliki cukup biaya untuk membeli rumah secara cash.

Karena itu, saya hendak mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) di bank syariah tempat saya menabung.

Pertanyaannya sekarang, bagaimana cara membeli rumah second dengan KPR syariah? Mohon infonya. Terima kasih banyak.

Jawaban

Ade Wikasyah
Praktisi Keuangan Syariah
0 Komentar

Untuk melakukan pembelian rumah second dengan pembiayaan di bank Syariah yaitu dapat digambarkan dengan cara sebagai berikut:

Mencari Rumah

Mencari sendiri rumah yang ingin dibeli baik melalui media cetak media sosial ataupun sumber informasi lainnya. Apabila sudah menemukan pilihan yang tepat, berkomunikasi dengan pihak penjual untuk mendapatkan kesepakatan harga. Selanjutnya informasikan kepada penjual bahwa anda ingin membeli menggunakan fasilitas pembiayaan bank.

Pilih Bank Syariah yang diinginkan

Setelah mendapatkan rumah yang diinginkan serta ada kesepakatan harga dengan penjual. Informasikan kepada bank yang dipilih bahwa anda ingin melakukan pembelian rumah tersebut dengan skema pembiayaan bank. Selanjutnya bank akan meminta anda melakukan pengisian formular yang berisi data diri dan juga akan dimintakan dokumen rumah yang akan dibeli umumnya yaitu copy SHM/SHGB, Copy IMB, Copy PBB terakhir.

Pada Mekanisme Bank, biasanya akan melakukan beberapa tahapan diantaranya melakukan pengecekan dokumen, melakukan penilaian aset, dan melakukan Analisa repayment capacity dari calon nasabah dengan mempertimbangkan pendapatan calon nasabah dan sumber penghasilan lainnya. 

Sebagai catatan apabila ingin mengajukan diharapkan dapat menyediakan dana untuk Uang Muka (down payment) dimana setiap bank memiliki kebijakan masing-masing tentunya sesuai dengan ketentuan dari pemerintah dimulai dari 1 % dari nilai rumah yang akan dimiliki.

Persetujuan Bank

Setelah ada persetujuan dari bank maka bank akan memberikan Surat penawaran (offering letter) yang berisi tentang nilai yang disetujui, jangka waktu pembiayaan, kewajiban angsuran setiap bulannya serta biaya-biaya yang harus dibayarkan dan persyaratan lainnya. Pastikan telah membaca dan memahami seluruh persyaratan sebelum setuju dan melanjutkan proses selanjutnya yaitu akad dan pencairan pembiayaan.

Dapatkan solusi dari para ahli keuangan

Ade Wikasyah
Praktisi Keuangan Syariah
Aulia Akbar, CFP®
Perencana Keuangan, Praktisi Hubungan Masyarakat
Benny Fajarai CIP® CFP®
Cofounder Lifepal.co.id - Certified Insurance Professionals & Certified Financial Planner
Eko Endarto, CFP, RFA
Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun.
Erlina Juwita, MM, CFP®, QWP®
Perencana Keuangan, fasilitator Financial Planning Class & CFP Preparation Class, Pembicara, Narasumber
Fioney Sofyan Ponda, S.Ked., RFA®
Wealth Asset Manager, Pembicara, Narasumber, Penulis
Galuh Alifani
Konsultan bisnis, penulis, pengamat keuangan, dan pegiat seni. Penerima penghargaan best paper award untuk publikasi keuangan, dari institusi akademik internasional, IISES.
Irvan Rahardjo, SE., MM
Penulis, arbiter, editor buku, kolumnis, saksi ahli berbagai instansi, narasumber seminar dan media cetak, online dan elektronik.
Lolita Setyawati, CA, MSIT, CFP®️
Certified Financial Planner
Maryadi Santana, CFP® QWP®
Priority Banking Relationship Manager, Manulife Asset Management Indonesia as Relationship Manager, Panin Asset Management as Team Leader Retail Marketing and Start doing as Financial Planner, ZACD Group as Relationship Manager.
Nadia Isnuari Harsya, CFP®
Independent Financial Planner
Rieke Caroline, SH, MKn.
Pendiri & CEO KontrakHukum.com. Pakar Hukum & Bisnis. Pembawa Berita dan Public Figure.
Rivan Kurniawan
Pakar Investasi & Value Investor dengan 10 Tahun+ Pengalaman
Roswitha Jassin, SE, MBA, CFP
Financial Educator, Lifestyle Blogger, Founder, Entrepreneur, Pembicara dan Pemateri.
Vigi Caraka
Profesional di pasar modal yang berkarir di sekuritas dan regulator.
Berapa budget yang diperlukan untuk mendirikan CV? Saya ingin mengetahui informasi terkait berapakah budget yang diperlukan untuk mendirikan CV. Selain itu, apa saja syarat - syarat pendiriannya? Terima kasih.  
73
1
Terjawab
Mengapa nasabah bank syariah lebih sedikit daripada bank konvensional? Kembali Mengapa nasabah bank syariah lebih sedikit daripada bank konvensional? Oleh : Suci Tegar 4 hari ago Meski fatwa MUI menyebutkan bahwa bunga bank adalah riba, masih banyak orang Muslim yang memilih menyimpan uang di bank konvensional. Mengapa nasabah bank syariah masih sangat sedikit dibandingkan bank konvensional, padahal mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim? Balas Jawaban Tulis jawaban Anda Dapatkan solusi dari para ahli keuangan Benny Fajarai CIP® CFP® Cofounder Lifepal.co.id - Certified Insurance Professionals & Certified Financial Planner Eko Endarto, CFP, RFA Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun. Erlina Juwita, MM, CFP®, QWP® Perencana Keuangan, fasilitator Financial Planning Class
195
1
Terjawab
Bagaimana caranya agar tidak terjerat konsultan keuangan? Agar lebih melek literasi keuangan, saya ingin mencoba berkonsultasi pada konsultan keuangan. Bagaimana caranya agar tidak terjerat konsultan keuangan?
136
1
Terjawab
Mengapa OJK memberi izin perusahaan kredit dengan suku bunga tinggi? Di tengah pandemi ini saya dan suami berencana mengambil kredit pemilikan rumah (KPR) kepada salah satu developer. Tapi, suku bunga bank yang tinggi membuat kami berpikir ulang. Mengapa OJK memberikan izin kepada perusahaan kredit dengan suku bunga bank tinggi, bukankah itu semakin menambah beban kepada pihak peminjam?
134
1
Terjawab
Bagaimana cara menghemat uang dengan mengubah gaya hidup? Kembali Bagaimana cara menghemat uang dengan mengubah gaya hidup? Oleh : Tiwi Radmila Desember 1, 2020 Saya seorang karyawan swasta yang biasa mendapat gaji Rp12 juta per bulan. Setelah di-PHK karena pandemi, saya pindah kerja dan harus menyesuaikan diri dengan pendapatan yang kini hanya setengahnya. Dengan gaji dua digit, saya selalu bergaya hidup hedonisme yang sangat berpengaruh pada biaya hidup di setiap harinya. Namun, kini gaji saya tidak sampai dua digit, dan saya harus bisa menghemat. Bagaimana cara menghemat uang yang dilakukan dengan mengubah gaya hidup? Balas Jawaban Tulis jawaban Anda Dapatkan solusi dari para ahli keuangan Ade Wikasyah Praktisi Keuangan Syariah
423
1
Terjawab