Terjawab

Bagaimana cara menabung cepat untuk membeli HP?

Oleh : Chaerunnisa
Oktober 26, 2020

Jawaban

Maryadi Santana, CFP® QWP®
Priority Banking Relationship Manager, Manulife Asset Management Indonesia as Relationship Manager, Panin Asset Management as Team Leader Retail Marketing and Start doing as Financial Planner, ZACD Group as Relationship Manager.
0 Komentar

Sebelum mulai menabung, tentukan apakah kita sudah benar-benar perlu membeli HP atau ini hanya keinginan saja. Atau dengan kata lain, bedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Kebutuhan tidak akan lepas dari kehidupan sehari-sehari. Sedangkan keinginan adalah segala kebutuhan lebih terhadap barang ataupun jasa yang ingin dipenuhi setiap manusia pada sesuatu hal yang dianggap kurang. Keinginan tidak bersifat mengikat dan tidak memiliki keharusan untuk segera terpenuhi.

Untuk kasus ini, kamu harus memastikan betul apakah membeli HP benar-benar kebutuhan atau sekadar keinginan saja.

Nah, kalau memang membeli HP merupakan kebutuhan, maka ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan dalam paparan berikut.

Tentukan Spesifikasi HP

Jika memang perlu, maka tentukan spesifikasi HP yang kita perlukan untuk saat ini dan benar-benar bisa membantu aktivitas sehari-hari kita.

Zaman sekarang banyak HP yang menawarkan fitur-fitur canggih yang terkadang kita sendiri tidak memerlukan secara intens. Pilih dan pelajari dengan baik setiap HP yang menjadi pilihan kita.

Tentukan Bujet

Sebelumnya juga kamu harus menentukan bujet yang bisa penuhi. Karena dengan bujet tersebut tentunya membantu kita mempersempit pilihan-pilihan yang ada. Setelah itu, kamu bisa menentukan estimasi harga HP yang diinginkan.

Tapi, perlu diingat, harga HP di setiap toko elektronik memiliki perbedaan. Maka, lakukan pengecekan harga di beberapa toko, lalu bandingkan dengan estimasi harga dari internet. Hal ini sangat perlu dilakukan agar mendapatkan tawaran harga terbaik.

Tentukan Instrumen yang Cocok

Lalu kapan kita benar-benar butuh HP tersebut menjadi hal yang dipertimbagkan juga. Hal ini untuk menentukan instrumen apa yang cocok untuk membeli HP tersebut. Jika masih lama, tentunya bujet yang bisa kita sisihkan akan lebih kecil.

Untuk instrumennya sendiri kita harus melihat tingkat urgensi keperluan membeli HP tadi. Saham bisa digunakan menjadi instrumen untuk mendapatkan keuntungan yang cepat walaupun tidak selalu tepat.

Maksudnya kenaikan harga sebuah saham bisa sangat cepat, tapi tidak semua emiten saham bisa seperti itu.

Kalau kita tidak tepat memilih emitennya maka bisa saja malahan menjadi rugi atau harus menunggu lama untuk saham tersebut mencapai harga tinggi.

Jadi tentukan spesifikasi, tentukan bujetnya agar bisa memiliki kemampuan menyisihkan dananya berapa, lalu kapan perlunya untuk bisa tentukan instrumen yang cocok.

Buat lebih jelasnya mewujudkan kebutuhan membeli HP, kamu bisa mengetahuinya di sini:

Cara Menabung untuk Beli HP Harga Rp 4 Jutaan [Dalam 3 Bulan]
Cicilan HP Tanpa Kartu Kredit dan Simulasi Angsuran

Dapatkan solusi dari para ahli keuangan

Ade Wikasyah
Praktisi Keuangan Syariah
Aulia Akbar, CFP®
Perencana Keuangan, Praktisi Hubungan Masyarakat
Benny Fajarai CIP® CFP®
Cofounder Lifepal.co.id - Certified Insurance Professionals & Certified Financial Planner
Eko Endarto, CFP, RFA
Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun.
Erlina Juwita, MM, CFP®, QWP®
Founder @CerdasKeuangan dan Senior Consultant @Oneshildt.
Fioney Sofyan Ponda, S.Ked., RFA®
Wealth Asset Manager, Pembicara, Narasumber, Penulis
Galuh Alifani
Konsultan bisnis, penulis, pengamat keuangan, dan pegiat seni. Penerima penghargaan best paper award untuk publikasi keuangan, dari institusi akademik internasional, IISES.
Irvan Rahardjo, SE., MM
Penulis, arbiter, editor buku, kolumnis, saksi ahli berbagai instansi, narasumber seminar dan media cetak, online dan elektronik.
Lolita Setyawati, CA, MSIT, CFP®️
Certified Financial Planner
Maryadi Santana, CFP® QWP®
Priority Banking Relationship Manager, Manulife Asset Management Indonesia as Relationship Manager, Panin Asset Management as Team Leader Retail Marketing and Start doing as Financial Planner, ZACD Group as Relationship Manager.
Nadia Isnuari Harsya, CFP®
Independent Financial Planner
Rieke Caroline, SH, MKn.
Pendiri & CEO KontrakHukum.com. Pakar Hukum & Bisnis. Pembawa Berita dan Public Figure.
Rivan Kurniawan
Pakar Investasi & Value Investor dengan 10 Tahun+ Pengalaman
Roswitha Jassin, SE, MBA, CFP
Financial Educator, Lifestyle Blogger, Founder, Entrepreneur, Pembicara dan Pemateri.
Vigi Caraka
Profesional di pasar modal yang berkarir di sekuritas dan regulator.
Bagaimana cara untuk menjadi wirausaha dengan gaji 3 juta rupiah? Halo, saya ingin bertanya. Saat ini, saya bekerja dengan gaji bulanan sebesar 3 juta rupiah dan memiliki keinginan untuk menjadi wirausaha. Kira-kira, bagaimana cara untuk menjadi wirausaha dengan gaji 3 juta rupiah per bulannya?
1.143
0
Apakah tujuan laporan keuangan?
2.524
1
Terjawab
Bagaimana cara menentukan jumlah dan menetapkan gaji karyawan? Halo, saya ingin menanyakan 2 hal. Bagaimana cara menentukan jumlah karyawan pada UMKM usaha kecil? Tolong sertakan aturan atau referensi yang jelas, karena yang saya ketahui jumlah karyawan pada usaha kecil berada di kisaran 5 sampai 19 orang. Lalu, bagaimana cara menetapkan gaji karyawan pada UMKM usaha kecil? Apakah UMKM usaha kecil perlu untuk memberikan jaminan kepada karyawannya?
1.485
0
Apakah bisa mengajukan KUR untuk lembaga non formal? Saya memiliki PAUD yang belum legal, namun sudah berjalan 5 tahun. Saat ini, saya ingin mengajukan KUR untuk pengembangan dan biaya proses legalitas, apakah bisa? Mohon penjelasannya, terima kasih.
1.400
0
Bagaimana solusi jika total cicilan produktif ternyata 40% dari penghasilan? Halo Lifepal. Saya mau bertanya soal cicilan. Saat ini saya seorang karyawan single dan sedang ada beberapa cicilan produktif (untuk investasi), namun setelah saya hitung, total cicilan tsb ternyata 40% dari penghasilan saya. Apakah lebih baik saya mengurangi cicilan tsb atau tidak melanjutkan cicilannya? Salah satu cicilan akan selesai pada September tahun ini dan yang satunya lagi akan selesai pada November 2022. Untuk dana darurat saya juga sudah ada meskipun belom sampai 6x pengeluaran bulanan (masih dalam tahap pengumpulan dana setiap bulannya) Bagaimana solusi yang terbaik?
1.740
1
Terjawab