Terjawab

Bagaimana cara mendapatkan tambahan modal usaha?

Oleh : 
November 19, 2020

Jawaban

Eko Endarto, CFP, RFA
Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun.
0 Komentar

Ada beberapa cara, kamu bisa gunakan dana tabungan bagi yang memilikinya. Jika tidak, kamu bisa mencari dana dari lingkaran kerabat terdalam, misalnya meminjam dana dari keluarga kandung, teman, dan lingkungan terdekat sampai di luar lingkungan kita, misalnya lembaga keuangan baik bank maupun nonbank.

Khusus mengenai pinjaman bank, biasanya pihak bank sebagai pemberi pinjaman atau kreditur mensyaratkan dana yang dipinjam hanya diperuntukkan pengembangan usaha. Dengan kegunaan itu, kreditur diyakinkan bahwa dana yang dikelola bisa dikembalikan karena peminjam atau debitur menggunakannya untuk mencari keuntungan usaha.

Selain itu ada juga yang mensyaratkan adanya barang agunan sebagai jaminan atau penguat transaksi yang dilakukan, misalnya kredit multiguna. Dengan adanya agunan, maka proses pengajuan pinjaman tunai menjadi lebih mudah. Namun risikonya, barang agunan bisa disita jika terjadi kredit macet.

Mari kita cari tahu detailnya berikut.

Menggunakan Uang Tabungan

Apakah kamu berniat merintis usaha atau tidak, menyisihkan sebagian penghasilan untuk ditabung adalah langkah yang bijaksana dan bahkan wajib dilakukan.

Nah mungkin kamu sudah memiliki dana tabungan, tapi belum cukup dijadikan sebagai modal usaha. Maka solusinya kamu harus mulai menyisihkan sebagian dari gajimu tiap bulan untuk disimpan di tabungan bank.

Kita bisa simulasikan dengan langkah-langkah seperti ini.

Gajimu sebulan adalah Rp7 juta dan modal usaha yang kamu butuhkan adalah Rp15 juta. Kini mari kita coba terapkan prinsip finansial 40-30-20-10.

  • 40% untuk kebutuhan sehari-hari.
  • 30% untuk tabungan modal usaha.
  • 20% untuk cicilan produktif.
  • 10% untuk dana sosial atau kebaikan.

Dengan skema di atas, maka kita bisa alokasikan 30% dari gaji Rp7 juta, yaitu sebesar Rp2,1 juta setiap bulannya. Maka dalam sekitar waktu 7 bulan, jumlah modal yang dibutuhkan dapat terkumpul.

Manfaatkan KUR untuk Dapat Modal Usaha UMKM

Kredit Usaha Rakyat atau KUR adalah program dari pemerintah dalam mendukung upaya pengembangan UMKM. KUR diharapkan bisa menjadi solusi pembiayaan modal usaha dan/atau investasi kepada debitur individu/perseorangan, badan usaha dan/atau kelompok usaha yang produktif dan layak, tetapi belum memiliki atau belum mencukupi agunan tambahan.

Selain sebagai solusi mendapatkan modal usaha, KUR ini juga bertujuan membuka lapangan pekerjaan baru. Gak cuma itu, manfaat program KUR adalah untuk meningkatkan dan memperluas akses wirausaha seluruh sektor usaha produktif kepada pembiayaan perbankan, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan daya saing UMKM.

Manfaatkan Pinjaman dari Koperasi

Koperasi simpan pinjam bisa menjadi alternatif kamu yang ingin mendapatkan modal usaha. Meski begitu, koperasi hanya bisa melayani anggotanya saja, jadi kamu harus mendaftar untuk keanggotaan dahulu.

Koperasi simpan pinjam memiliki cara kerja yang lebih demokratis dan kekeluargaan. Artinya, suku bunga yang dikenakan dinilai lebih rendah dan dapat dibayarkan secara mengangsur dengan tanpa memberatkan debitur.

Apa pun langkah yang kamu pilih untuk mendapatkan modal usaha, pastikan bahwa kamu bisa mengelolanya dengan baik dan buatlah riset pasar dan target pasar untuk mendapatkan perencanaan bisnis yang matang.

Dapatkan solusi dari para ahli keuangan

Ade Wikasyah
Praktisi Keuangan Syariah
Aulia Akbar, CFP®
Perencana Keuangan, Praktisi Hubungan Masyarakat
Benny Fajarai CIP® CFP®
Cofounder Lifepal.co.id - Certified Insurance Professionals & Certified Financial Planner
Eko Endarto, CFP, RFA
Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun.
Erlina Juwita, MM, CFP®, QWP®
Founder @CerdasKeuangan dan Senior Consultant @Oneshildt.
Fioney Sofyan Ponda, S.Ked., RFA®
Wealth Asset Manager, Pembicara, Narasumber, Penulis
Galuh Alifani
Konsultan bisnis, penulis, pengamat keuangan, dan pegiat seni. Penerima penghargaan best paper award untuk publikasi keuangan, dari institusi akademik internasional, IISES.
Irvan Rahardjo, SE., MM
Penulis, arbiter, editor buku, kolumnis, saksi ahli berbagai instansi, narasumber seminar dan media cetak, online dan elektronik.
Lolita Setyawati, CA, MSIT, CFP®️
Certified Financial Planner
Maryadi Santana, CFP® QWP®
Priority Banking Relationship Manager, Manulife Asset Management Indonesia as Relationship Manager, Panin Asset Management as Team Leader Retail Marketing and Start doing as Financial Planner, ZACD Group as Relationship Manager.
Nadia Isnuari Harsya, CFP®
Independent Financial Planner
Rieke Caroline, SH, MKn.
Pendiri & CEO KontrakHukum.com. Pakar Hukum & Bisnis. Pembawa Berita dan Public Figure.
Rivan Kurniawan
Pakar Investasi & Value Investor dengan 10 Tahun+ Pengalaman
Roswitha Jassin, SE, MBA, CFP
Financial Educator, Lifestyle Blogger, Founder, Entrepreneur, Pembicara dan Pemateri.
Vigi Caraka
Profesional di pasar modal yang berkarir di sekuritas dan regulator.
Saya ingin ambil KPR. Apa syarat pengajuan KPR bagi yang belum nikah? Halo, saya Ratih (28), seorang karyawan swasta. Apa syarat pengajuan KPR bagi yang belum menikah? Saya tertarik memiliki rumah dengan cara kredit pemilikan rumah (KPR). Tapi, kondisi saya masih single alias belum menikah.
462
0
Bagaimana hukum menggunakan kartu kredit secara syariah? Banyak kaum muslim yang menggunakan kartu kredit di dalam melakukan transaksi jual beli karena dirasa lebih efesien, aman, dan praktis dibandingkan membawa uang tunai ke mana-mana. Bagaimana hukum menggunakan kartu kredit tersebut? Mohon informasinya. Terima kasih.
1.489
0
Apakah kartu kredit yang tidak diaktifkan akan ada terkena biaya ? Saya mempunyai kartu kredit bank D*S tetapi tidak saya aktifkan. Saya tertarik membuat karena ditawari free selamanya iuran tahunan dan bnyak bonusnya dari telemarketing, tetapi setelah lihat review di sosial media soal yang tiba tiba ditagih iuran tahunan yang jumlahnya besar, saya tidak jadi mengaktifkan kartu tersebut setelah saya terima. Apa ada pengaruhnya jika kartu tersebut tidak aktif? Bagaimana jika kartu tersebut hilang? Apakah kartu tersebut bisa dikenai biaya? Tolong dijawab. Terima kasih.
880
1
Terjawab
Mengapa para pengusaha mengambil utang untuk menjalankan bisnisnya? Saya Raisa, seorang karyawan yang tertarik berbisnis.Baik pengusaha pemula ataupun pro mampu menjadi pengusaha sukses dengan terlebih dahulu berutang. Pinjaman dari bank alias utang produktif bisa menjadi solusi untuk mengoptimalkan kegiatan bisnis,. Karena saya baru akan berkecimpung di bidang ini, saya ingin tahu mengapa para pengusaha memilih mengambil utang untuk menjalankan bisnisnya?
753
1
Terjawab
Saya sedang mencicil kartu kredit. Kapan limit kartu kredit kembali normal? Saya Reza, seorang pekerja berusia 32 tahun yang sedang mencicil kartu kredit. Sebagai pemegang kartu kredit tentu hal seperti ini sudah biasa, sudah wajar karena limit digunakan. Tinggal nunggu waktunya saja. Nah, kapan sih limit kartu kredit bisa kembali normal?
926
1
Terjawab
1 2 5