Terjawab

Bagaimana cara menghasilkan uang untuk anak sekolah?

Oleh : Kamala Calya
4 hari ago

Bagaimana cara menghasilkan uang untuk anak sekolah?

Oleh : Kamala Calya
Desember 1, 2020

Saat ini saya masih duduk di bangku kelas 8. Namun, saya sudah tidak memiliki ayah, dan ingin menghasilkan uang untuk membantu ibu yang berstatus single mother dan seorang pekerja.

Bagaimana cara menghasilkan uang untuk saya yang masih duduk di bangku sekolah? Mohon masukannya. Terima kasih.

Jawaban

Tulis jawaban Anda

Dapatkan solusi dari para ahli keuangan

Ade Wikasyah
Praktisi Keuangan Syariah

Aulia Akbar, CFP®
Perencana Keuangan, Praktisi Hubungan Masyarakat

Benny Fajarai CIP® CFP®
Cofounder Lifepal.co.id – Certified Insurance Professionals & Certified Financial Planner

Eko Endarto, CFP, RFA
Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun.

Erlina Juwita, MM, CFP®, QWP®
Perencana Keuangan, fasilitator Financial Planning Class & CFP Preparation Class, Pembicara, Narasumber

Fioney Sofyan Ponda, S.Ked., RFA®
Wealth Asset Manager, Pembicara, Narasumber, Penulis

Galuh Alifani
Konsultan bisnis, penulis, pengamat keuangan, dan pegiat seni. Penerima penghargaan best paper award untuk publikasi keuangan, dari institusi akademik internasional, IISES.

Irvan Rahardjo, SE., MM
Penulis, arbiter, editor buku, kolumnis, saksi ahli berbagai instansi, narasumber seminar dan media cetak, online dan elektronik.

Maryadi Santana, CFP® QWP®
Priority Banking Relationship Manager, Manulife Asset Management
Indonesia as Relationship Manager, Panin Asset Management as Team Leader Retail Marketing and Start doing as Financial Planner, ZACD Group as Relationship Manager.

Rieke Caroline, SH, MKn.
Pendiri & CEO KontrakHukum.com. Pakar Hukum & Bisnis. Pembawa Berita dan Public Figure.

Rivan Kurniawan
Pakar Investasi & Value Investor dengan 10 Tahun+ Pengalaman

Roswitha Jassin, SE, MBA, CFP
Financial Educator, Lifestyle Blogger, Founder, Entrepreneur, Pembicara dan Pemateri.

Vigi Caraka
Profesional di pasar modal yang berkarir di sekuritas dan regulator.

Jawaban

Lolita Setyawati, CA, MSIT, CFP®️
Certified Financial Planner
0 Komentar

Saya sangat salut seorang anak masih di bangku sekolah kelas 8, sudah punya niat untuk membantu orangtua. Saya yakin dengan kemauan yang kuat, kamu bisa berhasil dan sukses nantinya.

Hal pertama yang harus dipikirkan terlebih dahulu adalah mengatur waktu. Bagaimana jadwal sekolahmu saat ini? Apakah ada waktu luang untuk bekerja? Apakah kamu bisa mengatur waktu kapan harus belajar/mengerjakan tugas dan kapan untuk bekerja? Bagaimana juga dengan prestasi sekolahmu saat ini? Saya yakin Ibumu ingin anaknya tetap fokus pada pelajarannya dan kalau bisa berprestasi baik sehingga nantinya bisa melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi untuk mencapai cita-citamu dan masa depan yang lebih baik untukmu dan keluarga. Jadikan itu sebagai prioritasmu ya.

Nah, kalau kamu sudah yakin bahwa kamu bisa meluangkan waktu untuk bekerja tanpa mengganggu kegiatan belajarmu, kamu bisa bicarakan dahulu dengan ibumu. Sampaikan tujuanmu bekerja dan pembagian jadwalmu sehingga ibumu bisa memahami dan mendukung. Karena bagaimanapun doa dan dukungan orangtua akan sangat berpengaruh pada kesuksesan kita.

Hal yang Perlu Diperhatikan ketika Ingin Bekerja

Hal-hal yang perlu diperhatikan apabila ingin bekerja, antara lain:

1. Pilihlah usaha yang tidak membutuhkan banyak modal

Kamu bisa memanfaatkan apa yang kamu punya. Seperti misalnya telepon genggam dan kuota untuk berjualan online.

2. Sebisa mungkin pilih yang kamu suka atau kuasai

Bila kamu bekerja/punya usaha yang berkaitan dengan sesuatu yang kamu suka, kamu akan lebih bersemangat dan tidak mudah menyerah.

3. Manfaatkan lingkungan pergaulan

Kamu bisa mulai mencari pelanggan dari lingkunganmu sendiri, seperti teman-teman sekolah, teman les dan saudara.

4. Pisahkan uang hasil usaha dengan uang saku

Jangan gabung uang hasil usaha dengan uang saku. Tujuannya agar uang hasil usahamu tidak terpakai untuk kebutuhanmu sehari-hari.

5. Buat pencatatan pendapatan dan pengeluaran usahamu

Setiap ada pendapatan usaha atau pengeluaran, catatlah di buku atau aplikasi di telepon genggam atau komputermu. Tujuannya agar kamu bisa mengetahui berapa keuntungan yang diperoleh, dan bisa menelusuri pengeluaran untuk apa saja.

6. Tetapkan waktu kapan kamu bekerja dan kapan belajar

Pada saat kamu harus belajar atau mengerjakan tugas, jangan melakukan aktivitas yang berhubungan dengan usahamu. Hal ini dapat mengganggu dan justru akan semakin banyak menyita waktu.

Pekerjaan yang Bisa Dilakukan

Lalu, pekerjaan apa yang bisa kamu kerjakan? Berikut contoh usaha yang bisa dilakukan:

1. Penjual barang secara online/penjual pulsa

Pilih produk yang dibutuhkan banyak orang, seperti pulsa, peralatan tulis, pakaian. Gunakan media sosialmu dan marketplace ternama, dan carilah pemasok barang yang berkualitas dan dapat menyediakan barang tepat waktu.

2. Dropshipper

Menjadi dropshipper tidak butuh modal. Kamu cukup menawarkan melalui media sosial dan marketplace serta mengatur pengirimannya.

3. Reviewer produk

Bila kamu punya followers cukup banyak di media sosialmu, kamu dapat mereviu suatu produk dan mendapatkan bayaran untuk setiap reviu yang kamu lakukan.

4. Penonton berbayar

Saat ini banyak layanan untuk menyediakan penonton bagi channel Youtube misalnya. Kamu akan mendapat pembayaran untuk setiap kali tonton dengan waktu minimum yang ditentukan.

5. Penulis/Blogger

Bila kamu punya kemampuan menulis, kamu bisa menulis artikel pendek dan menjualnya ke situs-situs terkemuka.

6. Jasa ketik

Apabila kamu bisa mengetik dengan cepat, kamu bisa memanfaatkan komputermu untuk menawarkan jasa mengetik tugas sekolah misalnya.

7. Desainer

Bila kamu mempunyai keahlian desain grafis, kamu bisa menerima pesanan untuk membuat: logo, banner, disain baju, logo untuk kaos, hoodie, jaket, totebag dan merchandise sekolah.

8. Guru les

Kalau kamu pintar dalam suatu mata pelajaran, kamu bisa menjadi guru les bagi anak SD.

9. Youtuber

Cukup bermodalkan telepon genggam, kamu bisa membuat video dan mengunggahnya di Youtube.

10.Programmer

Apabila kamu menguasai coding/programming, kamu bisa menerima pesanan membuat website.

11. Admin media sosial

Bila kamu menguasai media sosial, kamu bisa memanfaatkan keahlianmu untuk membantu influencer mengatur media sosial-nya.

12. Penjual makanan, melalui kantin sekolah

Kamu bisa bekerja sama dengan temanmu untuk menyediakan makanan di kantin sekolah, tapi kamu tidak perlu memasak sendiri. Kamu bisa mencari orang lain yang lebih ahli.

Demikian pilihan pekerjaan yang bisa dilakukan, semoga bisa membantu ya.

Dapatkan solusi dari para ahli keuangan

Ade Wikasyah
Praktisi Keuangan Syariah
Aulia Akbar, CFP®
Perencana Keuangan, Praktisi Hubungan Masyarakat
Benny Fajarai CIP® CFP®
Cofounder Lifepal.co.id - Certified Insurance Professionals & Certified Financial Planner
Eko Endarto, CFP, RFA
Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun.
Erlina Juwita, MM, CFP®, QWP®
Perencana Keuangan, fasilitator Financial Planning Class & CFP Preparation Class, Pembicara, Narasumber
Fioney Sofyan Ponda, S.Ked., RFA®
Wealth Asset Manager, Pembicara, Narasumber, Penulis
Galuh Alifani
Konsultan bisnis, penulis, pengamat keuangan, dan pegiat seni. Penerima penghargaan best paper award untuk publikasi keuangan, dari institusi akademik internasional, IISES.
Irvan Rahardjo, SE., MM
Penulis, arbiter, editor buku, kolumnis, saksi ahli berbagai instansi, narasumber seminar dan media cetak, online dan elektronik.
Lolita Setyawati, CA, MSIT, CFP®️
Certified Financial Planner
Maryadi Santana, CFP® QWP®
Priority Banking Relationship Manager, Manulife Asset Management Indonesia as Relationship Manager, Panin Asset Management as Team Leader Retail Marketing and Start doing as Financial Planner, ZACD Group as Relationship Manager.
Nadia Isnuari Harsya, CFP®
Independent Financial Planner
Rieke Caroline, SH, MKn.
Pendiri & CEO KontrakHukum.com. Pakar Hukum & Bisnis. Pembawa Berita dan Public Figure.
Rivan Kurniawan
Pakar Investasi & Value Investor dengan 10 Tahun+ Pengalaman
Roswitha Jassin, SE, MBA, CFP
Financial Educator, Lifestyle Blogger, Founder, Entrepreneur, Pembicara dan Pemateri.
Vigi Caraka
Profesional di pasar modal yang berkarir di sekuritas dan regulator.
Berapa budget yang diperlukan untuk mendirikan CV? Saya ingin mengetahui informasi terkait berapakah budget yang diperlukan untuk mendirikan CV. Selain itu, apa saja syarat - syarat pendiriannya? Terima kasih.  
73
1
Terjawab
Mengapa nasabah bank syariah lebih sedikit daripada bank konvensional? Kembali Mengapa nasabah bank syariah lebih sedikit daripada bank konvensional? Oleh : Suci Tegar 4 hari ago Meski fatwa MUI menyebutkan bahwa bunga bank adalah riba, masih banyak orang Muslim yang memilih menyimpan uang di bank konvensional. Mengapa nasabah bank syariah masih sangat sedikit dibandingkan bank konvensional, padahal mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim? Balas Jawaban Tulis jawaban Anda Dapatkan solusi dari para ahli keuangan Benny Fajarai CIP® CFP® Cofounder Lifepal.co.id - Certified Insurance Professionals & Certified Financial Planner Eko Endarto, CFP, RFA Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun. Erlina Juwita, MM, CFP®, QWP® Perencana Keuangan, fasilitator Financial Planning Class
195
1
Terjawab
Bagaimana caranya agar tidak terjerat konsultan keuangan? Agar lebih melek literasi keuangan, saya ingin mencoba berkonsultasi pada konsultan keuangan. Bagaimana caranya agar tidak terjerat konsultan keuangan?
136
1
Terjawab
Mengapa OJK memberi izin perusahaan kredit dengan suku bunga tinggi? Di tengah pandemi ini saya dan suami berencana mengambil kredit pemilikan rumah (KPR) kepada salah satu developer. Tapi, suku bunga bank yang tinggi membuat kami berpikir ulang. Mengapa OJK memberikan izin kepada perusahaan kredit dengan suku bunga bank tinggi, bukankah itu semakin menambah beban kepada pihak peminjam?
134
1
Terjawab
Bagaimana cara menghemat uang dengan mengubah gaya hidup? Kembali Bagaimana cara menghemat uang dengan mengubah gaya hidup? Oleh : Tiwi Radmila Desember 1, 2020 Saya seorang karyawan swasta yang biasa mendapat gaji Rp12 juta per bulan. Setelah di-PHK karena pandemi, saya pindah kerja dan harus menyesuaikan diri dengan pendapatan yang kini hanya setengahnya. Dengan gaji dua digit, saya selalu bergaya hidup hedonisme yang sangat berpengaruh pada biaya hidup di setiap harinya. Namun, kini gaji saya tidak sampai dua digit, dan saya harus bisa menghemat. Bagaimana cara menghemat uang yang dilakukan dengan mengubah gaya hidup? Balas Jawaban Tulis jawaban Anda Dapatkan solusi dari para ahli keuangan Ade Wikasyah Praktisi Keuangan Syariah
423
1
Terjawab