Terjawab

Bagaimana cara orang yang kaya dari bermain saham?

Desember 1, 2020

Jawaban

Aulia Akbar, CFP®
Perencana Keuangan, Praktisi Hubungan Masyarakat
0 Komentar

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi saham, pahami dulu bahwasannya saham adalah instrumen investasi tinggi risiko dan memberi imbal hasil yang tinggi. 

Selain itu, pastikan pula bahwa kamu sudah mengetahui tujuan berinvestasi saham. 

Saham adalah tanda penyertaan modal dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Karena ikut tanamkan modal, pemegang saham memiliki klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas aset perusahaan, dan berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Investor Saham akan Mendapat Dua Keuntungan

Pertama adalah capital gain atau adanya selisih harga beli dan harga jual saham pada saat harga saham mengalami kenaikan. Capital gain terbentuk dengan adanya perdagangan saham di pasar sekunder.

Selain itu ada pula dividen, pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan dan berasal dari keuntungan yang dihasilkan perusahaan. Dividen diberikan setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS.

Tidak ada istilah “bermain” dalam saham karena “bermain” bukanlah investasi.

Punya Modal Besar Berinvestasi Saham? Pilih Strategi Lump Sum

Berinvestasi saham bisa dimulai dengan modal kecil sekitar Rp100 ribu. Namun, untuk meraih profit, baik dalam wujud capital gain maupun dividen, modal yang ditanam haruslah besar.

Sebagai gambaran, kamu membeli saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk (SIDO) dengan harga Rp600 per lembar. Minimal pembelian saham adalah 1 lot yang sama dengan 100 lembar.

Kalau kamu membeli dengan modal Rp120 ribu, itu berarti kamu mendapat 2 lot saham SIDO. Sementara kalau membelinya dengan modal Rp1,2 juta, itu berarti kamu memegang 20 lot saham.

Selang beberapa lama harga saham SIDO melonjak dan menyentuh harga Rp700 per lembar. Pemegang saham 2 lot mendapati nilai kepemilikannya menjadi Rp140 ribu yang berarti profit Rp20 ribu.

Sementara pemegang saham 20 lot mendapati nilai kepemilikannya menjadi Rp1,4 juta. Itu berarti profitnya dari capital gain sebesar Rp200 ribu.

Dari gambaran di atas, memiliki saham dalam jumlah besar lebih menguntungkan ketimbang dalam jumlah kecil.

Nah, buat kamu yang punya modal besar dan mau untung besar, lakukanlah strategi lump sum. Apa itu lump sum

Dalam investasi saham, lump sum adalah strategi pembelian saham dengan modal sekaligus pada suatu waktu. Misalnya, kamu ingin memiliki saham SIDO sebesar Rp10 juta. Kalau kamu punya modal Rp10 juta, langsung aja dibeli saham SIDO sebesar Rp10 juta.

Strategi lump sum merupakan kebalikan dari strategi Dollar Cost Averaging yang mana pembelian lembaran saham dilakukan dengan cara dicicil. 

Misalnya, kamu ingin memiliki saham SIDO sebesar Rp10 juta. Dengan Dollar Cost Averaging, kamu membeli saham SIDO dengan dicicil Rp1 juta tiap bulannya.

Kelemahan Dollar Cost Averaging adalah keuntungan yang diperoleh tidak sebesar dibandingkan dengan strategi lump sum.

Untuk lebih lengkapnya mengenai lump sum, kamu bisa baca ulasannya di artikel 5 Tips Investasi Lump Sum bagi Para Pemula.

Sementara untuk informasi lengkap Dolar Cost Averaging, kamu dapat baca infonya di artikel Apa strategi terbaik untuk investasi saham?.

Tulis jawaban Anda

Dapatkan solusi dari para ahli keuangan

Ade Wikasyah
Praktisi Keuangan Syariah
Aulia Akbar, CFP®
Perencana Keuangan, Praktisi Hubungan Masyarakat
Benny Fajarai CIP® CFP®
Cofounder Lifepal.co.id - Certified Insurance Professionals & Certified Financial Planner
Eko Endarto, CFP, RFA
Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun.
Erlina Juwita, MM, CFP®, QWP®
Founder @CerdasKeuangan dan Senior Consultant @Oneshildt.
Fioney Sofyan Ponda, S.Ked., RFA®
Wealth Asset Manager, Pembicara, Narasumber, Penulis
Galuh Alifani
Konsultan bisnis, penulis, pengamat keuangan, dan pegiat seni. Penerima penghargaan best paper award untuk publikasi keuangan, dari institusi akademik internasional, IISES.
Irvan Rahardjo, SE., MM
Penulis, arbiter, editor buku, kolumnis, saksi ahli berbagai instansi, narasumber seminar dan media cetak, online dan elektronik.
Lolita Setyawati, CA, MSIT, CFP®️
Certified Financial Planner
Maryadi Santana, CFP® QWP®
Priority Banking Relationship Manager, Manulife Asset Management Indonesia as Relationship Manager, Panin Asset Management as Team Leader Retail Marketing and Start doing as Financial Planner, ZACD Group as Relationship Manager.
Nadia Isnuari Harsya, CFP®
Independent Financial Planner
Rieke Caroline, SH, MKn.
Pendiri & CEO KontrakHukum.com. Pakar Hukum & Bisnis. Pembawa Berita dan Public Figure.
Rivan Kurniawan
Pakar Investasi & Value Investor dengan 10 Tahun+ Pengalaman
Roswitha Jassin, SE, MBA, CFP
Financial Educator, Lifestyle Blogger, Founder, Entrepreneur, Pembicara dan Pemateri.
Vigi Caraka
Profesional di pasar modal yang berkarir di sekuritas dan regulator.
Apa jenis investasi syariah yang paling menguntungkan? Saya ingin mulai investasi, tapi mau yang syariah, mengingat investasi ini didasarkan pada prinsip-prinsip Islam atau tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam.   Sehingga, hal-hal yang bertentangan dengan prinsip Islam seperti riba, alkohol, judi, rokok dan pornografi dipastikan tidak akan menjadi sumber keuntungan dalam investasi yang berbasis syariah. Tapi, saya masih bingung, apa jenis investasi syariah yang paling menguntungkan?
1.652
0
Mending saya jual atau sewakan apartemen saya? Saat ini saya tinggal di sebuah apartemen di Jakarta Barat. Unit ini sudah lunas, saat ini harga pasaran tidak naik dari harga beli saya tahun 2015 silam di sekitar Rp700 juta. Harga sewa di daerah ini juga stagnan di Rp30 juta/tahun.   Karena ada rezeki lebih, saya mulai mencicil rumah di daerah lain. Saat ini saya cicil dengan bunga 6.8% per tahun sebesar Rp700 juta. Saya bimbang, apa mending saya jual saja apartemen saya dan saya lunasi hutang saya ke bank untuk rumah saya? Atau mending saya sewakan saja apartemen saya?
1.578
0
Apa itu saham LQ45 dan apakah indeks ini bisa menghasilkan cuan? Halo, saya Rina, seorang karyawan yang pengin tahu apa itu saham LQ45. Saya baru mau bermain saham, sering mendengar indeks saham LQ45.   Apakah indeks saham ini bisa menghasilkan cuan? Agar tidak salah melangkah, bagaimana caranya bisa cuan dengan memiliki indeks saham satu ini?
1.673
1
Terjawab
Saya baru ingin memulai investasi saham, apa itu portofolio saham? Saya Dhani, karyawan swasta berusia 29 tahun, baru ingin memulai investasi saham.   Dalam berinvestasi di pasar keuangan, portofolio disebut-sebut sebagai salah satu aspek yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Portofolio juga akan menentukan imbal hasil (return) yang diinginkan agar optimal. Karena alasan \tersebut, saya pengin mengetahui detail apa itu portofolio saham? Mengapa perlu dilakukan manajemen portofolio?
1.608
1
Terjawab
Saya ingin tahu apa itu return saham dan bagaimana rumusnya? Nama saya Robi, mahasiswa semester akhir yang tertarik bermain saham.   Dalam investasi saham, memahami return saham disebut merupakan hal yang sangat penting. Agar kita memiliki visualisasi masa yang akan datang mengenai aktivitas investasi yang dilakukan. Karena itu, sebelum memulainya, saya pengin tahu apa itu return saham dan bagaimana rumus penghitungannya?
1.763
1
Terjawab