Terjawab

Bagaimana cara tentukan gaji karyawan usaha kecil untuk pelaku UMKM?

Oleh : kaylaa
Desember 1, 2020

Hai, saya Kayla, seorang pelaku UMKM.

Kalau hitung gaji bulanan sudah banyak dilakukan di perusahaan-perusahaan besar. Lalu, bagaimana metode penghitungan gaji karyawan untuk UKM yang memiliki karyawan part time yang digaji per jam atau karyawan yang digaji harian?

Bagaimana cara menentukan gaji karyawan usaha kecil?

Jawaban

Eko Endarto, CFP, RFA
Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun.
0 Komentar

Banyak cara metode penghitungan gaji karyawan untuk Usaha Kecil Menengah (UKM). Dan pastinya sebagai pemilik bisnis kita harus perhatikan juga jangan sampai pembayaran gaji bisa mengganggu cashflow rutin usaha yang bisa mengakibatkan kehancuran usaha. 

Satu yang pasti adalah, gaji harus mengikuti aturan Upah Minimum yang berlaku. Dan variasi lainnya bisa ditambahkan misalnya bonus penjualan, penilaian kinerja yang semuanya tidak harus bersifat biaya tetap. 

Metode hitung gaji yang dapat diaplikasikan pada UKM adalah metode prorate atau pro rata. Metode ini juga digunakan untuk menghitung gaji karyawan yang baru masuk pada pertengahan bulan atau belum bekerja dalam waktu 1 bulan penuh. 

Untuk menggunakan metode pro rata harus memperhatikan dulu jumlah hari kerja serta jam kerja yang sangat menentukan dalam penghitungan gaji karyawan. 

Lantaran berdasarkan waktu kerja, maka berikut ini merupakan metode menghitung gaji pro rata:

1. Hitung Upah per Jam

Berdasarkan Kemenetrans No. KEP. 102/MEN/VI/2004, cara menghitung upah per jam yaitu upah atau gaji dalam sebulan (gaji pokok + tunjangan tetap) dibagi 173. 

Seperti ini rumusnya:

Upah per jam : 1/173 x upah sebulan

Darimana angka 173 didapat? Arti dari angka 173 adalah rata-rata jam kerja karyawan setiap bulan. 

Penjelasannya seperti ini, dalam 1 tahun ada 52 minggu dan dalam 1 minggu karyawan bekerja selama 40 jam. Dalam sebulan terdapat 4,3 minggu (52 minggu/12 bulan). 

Jadi, total jam kerja karyawan selama 1 bulan adalah 173 jam (40 jam x 4,33 minggu = 173,3 dibulatkan menjadi 173 jam). Rumus ini juga berlaku untuk menghitung upah lembur karyawan.

Misalnya, Rudi baru mulai kerja di perusahaan pada 15 November 2020. Gaji karyawan yang telah disepakati bersama Rp3.500.000. 

Jika dihitung jumlah kerja dalam dari tanggal 15 – 30 November 2020 adalah 14 hari kerja dan bekerja 8 jam per hari, maka hitungan gaji Rudi adalah:

Upah per jam : (1/173) x Rp3.500.000 = Rp20.231

Upah November 2020 : 14 hari x 8 jam x Rp20.231 = Rp2.265.872.

2. Hitung Upah Berdasarkan Jumlah Hari Kerja

Sementara itu, untuk rumus sederhana hitung upah berdasarkan jumlah hari kerja adalah seperti di bawah ini.

Upah berdasarkan jumlah hari kerja :

(Jumlah hari kerja yang sudah dijalani / jumlah hari kerja 1 bulan) x gaji sebulan

Misalnya, Rudi baru mulai kerja di perusahaan tanggal 15 November 2020. Gaji karyawan yang telah disepakati bersama Rp3.500.000. Jika dihitung jumlah kerja dalam dari tanggal 15 – 30 November 2020 adalah 14 hari kerja. Maka hitungan gaji Rudi adalah:

(14/25) x Rp3.500.000 = Rp1.960.000.

Dapatkan solusi dari para ahli keuangan

Ade Wikasyah
Praktisi Keuangan Syariah
Aulia Akbar, CFP®
Perencana Keuangan, Praktisi Hubungan Masyarakat
Benny Fajarai CIP® CFP®
Cofounder Lifepal.co.id - Certified Insurance Professionals & Certified Financial Planner
Eko Endarto, CFP, RFA
Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun.
Erlina Juwita, MM, CFP®, QWP®
Founder @CerdasKeuangan dan Senior Consultant @Oneshildt.
Fioney Sofyan Ponda, S.Ked., RFA®
Wealth Asset Manager, Pembicara, Narasumber, Penulis
Galuh Alifani
Konsultan bisnis, penulis, pengamat keuangan, dan pegiat seni. Penerima penghargaan best paper award untuk publikasi keuangan, dari institusi akademik internasional, IISES.
Irvan Rahardjo, SE., MM
Penulis, arbiter, editor buku, kolumnis, saksi ahli berbagai instansi, narasumber seminar dan media cetak, online dan elektronik.
Lolita Setyawati, CA, MSIT, CFP®️
Certified Financial Planner
Maryadi Santana, CFP® QWP®
Priority Banking Relationship Manager, Manulife Asset Management Indonesia as Relationship Manager, Panin Asset Management as Team Leader Retail Marketing and Start doing as Financial Planner, ZACD Group as Relationship Manager.
Nadia Isnuari Harsya, CFP®
Independent Financial Planner
Rieke Caroline, SH, MKn.
Pendiri & CEO KontrakHukum.com. Pakar Hukum & Bisnis. Pembawa Berita dan Public Figure.
Rivan Kurniawan
Pakar Investasi & Value Investor dengan 10 Tahun+ Pengalaman
Roswitha Jassin, SE, MBA, CFP
Financial Educator, Lifestyle Blogger, Founder, Entrepreneur, Pembicara dan Pemateri.
Vigi Caraka
Profesional di pasar modal yang berkarir di sekuritas dan regulator.