Terjawab

Bagaimana pembagian hukum waris di Indonesia?

Mei 26, 2020

Jawaban

Lifepal
0 Komentar

Warisan atau bisa disebut juga sebagai peninggalan terbagi dalam dua jenis, yaitu harta gak bergerak dan harta bergerak.

Menurut hukum perdata di Indonesia, harta tak bergerak itu meliputi tanah dengan segala yang melekat di atasnya, pabrik atau perusahaan beserta produk-produk yang dihasilkan, dan hak pakai semisal hak usaha.

Sementara harta bergerak menurut hukum perdata di Indonesia meliputi hewan ternak, perabotan, kendaraan, hak pakai atas benda-benda bergerak, hak atas bunga-bunga yang diperjanjikan, penagihan atau piutang, hingga saham.

Dasar hukum waris Indonesia

Dasar hukum waris di Indonesia yang mengatur cara hitung pembagian harta warisan. Hukum waris di Indonesia telah diatur dan penerapannya merujuk kepada ketentuan yang tertulis di Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata).

Perihal pengertiannya secara mendasar, Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 1991 Pasal 171 menyatakan bahwa:

Hukum waris adalah hukum yang mengatur tentang pemindahan hak pemilikan atas harta peninggalan pewaris kemudian menentukan siapa-siapa yang berhak menjadi ahli waris dan menentukan berapa bagian masing-masing.

Hukum waris di Indonesia

Ada beberapa hukum waris yang menjadi pedoman dalam pembagian harta warisan di Indonesia. Mulai dari hukum waris agama, hukum waris Kitab Undang-undang Hukum Perdata atau KUH Perdata, hingga hukum waris adat.

Untuk mengetahui lengkapnya, bisa membaca artikel berikut ini!