Terjawab

Bagaimana strategi melakukan investasi saham?

Oleh : Ika Jumantara
September 28, 2020

Jawaban

Rivan Kurniawan
Pakar Investasi & Value Investor dengan 10 Tahun+ Pengalaman
0 Komentar

Bagi investor pemula, kamu bisa investasi saham dengan cara Dollar Cost Averaging, yaitu membeli secara berkala misalkan setiap bulan dengan jumlah nominal yang sama, atau dengan jumlah lot yang sama. 

Cara ini memiliki risiko yang lebih rendah, sehingga ketika harga saham turun pun, kamu tidak khawatir karena kamu bisa memperoleh kesempatan untuk membeli harga saham di harga lebih murah. 

Misalkan :

Di Bulan September kamu membeli saham A di harga 1000 sebanyak 10 lot

Di bulan Oktober kamu membeli saham A di harga 950 sebanyak 10 lot

Di bulan November kamu membeli saham A di harga 900 sebanyak 10 lot.

Maka harga rata-rata kamu yang tadinya di Rp 1000, menjadi lebih rendah yaitu di Rp 950.

Namun seiring berjalannya waktu dan kamu sudah mulai memahami cara investasi saham bekerja, kamu bisa mulai belajar menghitung yang Namanya nilai intrinsic atau nilai wajar sebuah saham. 

Nah Ketika harga saham diperdagangkan pada jauh di bawah nilai intrinsiknya, kamu bisa membeli dalam jumlah lot yang lebih banyak, ketimbang ketika harga saham diperdagangkan pada nilai intrinsic atau di atas nilai intrinsik nya.

Misalkan :

Saham A memiliki nilai intrinsik di 1000, dan saat ini harga sahamnya diperdagangkan di 500. Maka kamu bisa membeli saham A di harga 500 dalam jumlah yang lebih besar, dibandingkan dengan misalkan Ketika harga sahamnya diperdagangkan di 1000 misalkan.