Terjawab

Berapa jumlah ideal hutang dengan gaji Rp 7 juta per bulan?

Oleh : joyce
Januari 18, 2021

Berapakah idealnya jumlah hutang yang bisa diambil seseorang dengan gaji Rp 7 juta per bulan? Terima kasih atas masukannya.

Jawaban

Lolita Setyawati, CA, MSIT, CFP®️
Certified Financial Planner
0 Komentar

Sebelum saya menjawab berapa jumlah ideal hutang yang bisa diambil dengan gaji Rp 7 juta perbulan, saya ingin Anda berpikir sejenak mengenai tujuan mengambil hutang. Apakah bila tidak berhutang akan membuat hidup saya susah? Apakah keputusan untuk mengambil hutang sudah dipikirkan secara rasional? Apakah hutang tersebut merupakan hutang yang produktif atau konsumtif? Dan apakah cicilan hutangnya akan mempengaruhi kehidupan dan tujuan finansial Anda secara keseluruhan?

Pahami Perbedaan Hutang Produktif dan Hutang Konsumtif

Hutang adalah kewajiban keuangan yang harus kita bayarkan di masa depan untuk manfaat ekonomi yang kita nikmati sekarang. Pertama-tama yang harus dipahami adalah perbedaan antara hutang produktif dan konsumtif. Hutang produktif adalah hutang yang digunakan untuk membiayai kegiatan atau aset yang memberikan manfaat finansial, misalnya seperti: rumah dan aset properti lainnya, aset untuk usaha dan dana pendidikan. Nilai properti akan meningkat seiring waktu melebihi suku bunga pinjaman, dan untuk aset usaha dapat meningkatkan hasil usaha tersebut. Sedangkan hutang konsumtif adalah hutang yang digunakan untuk membiayai kegiatan atau aset yang tidak memberikan manfaat finansial, seperti: liburan, pesta pernikahan, kendaraan pribadi, peralatan elektronik dan sebagainya.

Karena adanya manfaat finansial, maka hutang produktif tentunya lebih baik. Namun demikian, kita tetap harus mempertimbangkan nilai cicilan dan pembayarannya. Sementara karena tidak adanya manfaat finansial, hutang konsumtif akan berpotensi membebani keuangan kita. Dengan demikian, perlu dipertimbangkan untuk tidak mengambil hutang konsumtif sama sekali kecuali dalam kondisi yang amat sangat mendesak.

Pastikan Kondisi Keuangan Anda Cukup Sehat untuk Mengambil Hutang Baru

Berikutnya, Anda perlu meyakinkan terlebih dahulu apakah kondisi keuangan Anda cukup sehat untuk dapat mengambil hutang baru. Kondisi keuangan yang sehat yang bagaimana? Kondisi keuangan bisa dianggap sehat adalah apabila:

Arus kas pemasukan lebih besar dari pengeluaran

Pengeluaran disini adalah termasuk cicilan hutang bila ada. Jangan sampai dengan adanya hutang yang baru mengakibatkan tidak adanya surplus pemasukan.

Memiliki perhitungan anggaran yang jelas dan catatan pengeluaran

Anggaran untuk semua pos pengeluaran sudah ditetapkan sebelumnya dan dapat secara konsisten menerapkan setiap bulannya. Penerapan anggaran setiap bulan didokumentasikan di catatan pengeluaran. Manfaatnya adalah untuk menganalisa apakah pengelolaan keuangan kita sudah cukup baik.

Mempunyai dana darurat yang cukup

Memiliki dana darurat dalam bentuk tabungan/deposito/reksadana pasar uang atau bentuk lain yang sifatnya likuid/mudah dicairkan. Pedoman umum untuk jumlah minimal dana darurat adalah: 3x pengeluaran bulanan untuk yang single/belum menikah, 6x pengeluaran bulanan untuk yang sudah menikah tanpa anak, 9x pengeluaran bulanan untuk yang sudah menikah 1 anak dan 12x pengeluaran bulanan untuk yang sudah menikah dengan 2 anak atau lebih.

Selalu dapat menabung setiap mendapat penghasilan

Setiap bulan selalu dapat menyisihkan sebagian penghasilan untuk mencapai tujuan keuangan.

Selalu lancar dalam membayar tagihan bulanan dan cicilan hutang

Selalu membayar tagihan dan cicilan secara rutin dan tepat waktu, tidak menunggak dan tidak membayar tagihan minimum.

Memiliki proteksi asuransi, investasi dan tabungan pensiun

Memiliki perlindungan setidaknya asuransi jiwa dan kesehatan, memiliki investasi sesuai dengan tujuan keuangan dan memiliki tabungan untuk persiapan masa pensiun.

Apabila kondisi keuangan Anda cukup sehat dan pinjaman yang akan diambil memang sesuai dengan tujuan keuangan dan/atau sangat penting bagi hidup Anda, maka Anda dapat mengambil pinjaman tersebut.

Total Cicilan Hutang Maksimal Setiap Bulan Sebesar 35% dari Penghasilan

Dengan penghasilan sebesar Rp 7 juta perbulan, maka total cicilan hutang yang dibayarkan tiap bulannya adalah maksimal sebesar 35% dari Rp 7 juta yaitu sebesar Rp2.450.000,00. Nilai total cicilan ini mencakup semua jenis hutang termasuk bunganya, seperti: kredit kepemilikan rumah dan kendaraan bermotor, hutang kartu kredit, kredit tanpa agunan, pinjaman online, arisan barang dan pinjaman pribadi ke teman/keluarga.

Pembayaran cicilan hendaknya selalu tepat waktu untuk menghindari denda keterlambatan. Khusus untuk hutang kartu kredit, segera lunasi pada akhir bulan/awal bulan berikutnya. Prioritaskan untuk segera melunasi hutang dengan suka bunga tinggi dan/atau hutang konsumtif, seperti hutang kartu kredit, kredit tanpa agunan dan pinjaman online.

Hutang adalah jalan terakhir untuk membiayai kegiatan atau aset yang kita butuhkan, tetaplah bijak dalam mengelola hutang sehingga tidak membebani kehidupan Anda. Semoga jawaban ini dapat membantu dan semoga lancar dalam setiap urusan Anda.

Dapatkan solusi dari para ahli keuangan

Ade Wikasyah
Praktisi Keuangan Syariah
Aulia Akbar, CFP®
Perencana Keuangan, Praktisi Hubungan Masyarakat
Benny Fajarai CIP® CFP®
Cofounder Lifepal.co.id - Certified Insurance Professionals & Certified Financial Planner
Eko Endarto, CFP, RFA
Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun.
Erlina Juwita, MM, CFP®, QWP®
Founder @CerdasKeuangan dan Senior Consultant @Oneshildt.
Fioney Sofyan Ponda, S.Ked., RFA®
Wealth Asset Manager, Pembicara, Narasumber, Penulis
Galuh Alifani
Konsultan bisnis, penulis, pengamat keuangan, dan pegiat seni. Penerima penghargaan best paper award untuk publikasi keuangan, dari institusi akademik internasional, IISES.
Irvan Rahardjo, SE., MM
Penulis, arbiter, editor buku, kolumnis, saksi ahli berbagai instansi, narasumber seminar dan media cetak, online dan elektronik.
Lolita Setyawati, CA, MSIT, CFP®️
Certified Financial Planner
Maryadi Santana, CFP® QWP®
Priority Banking Relationship Manager, Manulife Asset Management Indonesia as Relationship Manager, Panin Asset Management as Team Leader Retail Marketing and Start doing as Financial Planner, ZACD Group as Relationship Manager.
Nadia Isnuari Harsya, CFP®
Independent Financial Planner
Rieke Caroline, SH, MKn.
Pendiri & CEO KontrakHukum.com. Pakar Hukum & Bisnis. Pembawa Berita dan Public Figure.
Rivan Kurniawan
Pakar Investasi & Value Investor dengan 10 Tahun+ Pengalaman
Roswitha Jassin, SE, MBA, CFP
Financial Educator, Lifestyle Blogger, Founder, Entrepreneur, Pembicara dan Pemateri.
Vigi Caraka
Profesional di pasar modal yang berkarir di sekuritas dan regulator.
Bagaimana cara menentukan jumlah dan menetapkan gaji karyawan? Halo, saya ingin menanyakan 2 hal. Bagaimana cara menentukan jumlah karyawan pada UMKM usaha kecil? Tolong sertakan aturan atau referensi yang jelas, karena yang saya ketahui jumlah karyawan pada usaha kecil berada di kisaran 5 sampai 19 orang. Lalu, bagaimana cara menetapkan gaji karyawan pada UMKM usaha kecil? Apakah UMKM usaha kecil perlu untuk memberikan jaminan kepada karyawannya?
175
0
Apakah bisa mengajukan KUR untuk lembaga non formal? Saya memiliki PAUD yang belum legal, namun sudah berjalan 5 tahun. Saat ini, saya ingin mengajukan KUR untuk pengembangan dan biaya proses legalitas, apakah bisa? Mohon penjelasannya, terima kasih.
155
0
Bagaimana solusi jika total cicilan produktif ternyata 40% dari penghasilan? Halo Lifepal. Saya mau bertanya soal cicilan. Saat ini saya seorang karyawan single dan sedang ada beberapa cicilan produktif (untuk investasi), namun setelah saya hitung, total cicilan tsb ternyata 40% dari penghasilan saya. Apakah lebih baik saya mengurangi cicilan tsb atau tidak melanjutkan cicilannya? Salah satu cicilan akan selesai pada September tahun ini dan yang satunya lagi akan selesai pada November 2022. Untuk dana darurat saya juga sudah ada meskipun belom sampai 6x pengeluaran bulanan (masih dalam tahap pengumpulan dana setiap bulannya) Bagaimana solusi yang terbaik?
587
1
Terjawab
Apakah bisa mendapatkan pinjaman dana dengan jaminan KARIP? Halo, saya ingin bertanya. Apakah bisa mendapatkan pinjaman dana dengan jaminan KARIP? Terima kasih infonya.
342
0
Bagaimana cara mendapatkan pinjaman dana dengan cepat? Saat ini, keluarga saya belum ada yang bekerja karena pemberhentian akibat wabah COVID-19. Dari 7 bersaudara, hanya saya yang masih bekerja. Saya sangat butuh pinjaman dana untuk membuat usaha dari pengalaman kerja saya, sudah beberapa kali mengajukan pinjaman tetapi selalu ditolak karena adanya wabah ini. Yang saya ingin tanyakan, bagaimana cara mendapatkan pinjaman dana dengan cepat?
330
0