Terjawab

Saya ingin bisa investasi tapi tidak tahu harus mulai dari mana?

Oktober 16, 2020

Jawaban

Vigi Caraka
Profesional di pasar modal yang berkarir di sekuritas dan regulator.
0 Komentar

Investasi dapat diibaratkan sebagai perjalanan untuk menuju suatu tempat. Tentu akan sulit untuk memulai jika kamu tidak tahu tempat mana yang ingin kamu tuju. Semua tempat akan terlihat menarik jika kamu belum memiliki tujuan yang ingin kamu capai.

Sebenarnya sudah banyak platform online yang membuat investasi menjadi lebih mudah. Namun ada baiknya kamu mengikuti 5 tips ini agar investasi lebih terarah.

Tentukan Tujuan Investasi

Investasi artinya menanamkan modal saat ini dengan harapan imbal hasil yang lebih besar di masa depan. Kamu perlu tahu kenapa butuh imbal hasil di masa depan. Apakah untuk dana pensiun? Modal menikah? DP pembelian rumah? Atau yang lainnya. Kamu juga perlu tahu berapa jumlah yang ingin dicapai dan dalam kurun waktu berapa lama.

Pahami Profil Risiko

Setiap investasi pasti memiliki risiko, nilainya dapat berubah-ubah selama jangka waktu investasi. Kamu perlu tahu berapa besar batas risiko yang dapat kamu terima. Usia, jangka waktu investasi, kondisi keuangan adalah beberapa contoh faktor yang mempengaruhi profil risiko seorang investor.

Buat Rencana Investasi

Setelah tahu tujuan dan profil risikomu, sekarang kamu bisa membuat rencana. Berapa banyak uang yang bisa kamu top-up tiap bulan? Melalui instrumen apa? Bagaimana cara evaluasi? Dan lainnya.

Buka Rekening Investasi

Setelah kamu tahu instrumen investasi apa yang akan kamu miliki, kamu bisa datang ke masing-masing agen penjualnya. Kalau kamu ingin investasi saham tanya ke sekuritas, jika reksa dana tanya ke agen penjualnya, jika investasi emas tanya ke pegadaian atau penjual lainnya. Sudah banyak platform investasi yang bisa kamu akses secara online. Pastikan hanya berinvestasi melalui agen-agen yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Jalankan Rencana

Ikuti rencana yang sudah dibuat, jangan tergoda dengan rumor pasar atau informasi yang belum jelas. Hal tersulit dari berinvestasi adalah disiplin. Jangan lupa untuk melakukan evaluasi dan rebalancing per periode jika dibutuhkan.