Terjawab

Saya ingin mengetahui bagaimana cara mengatur uang hasil jualan?

Januari 5, 2021

Saya baru saja memulai usaha toko kelontong. Sebagai pelaku bisnis, bagaimana cara mengatur uang hasil jualan?

Saya tidak ingin mengalami kegagalan berbisnis karena pengelolaan keuangan yang salah dan tidak rapi. Karena itu, mohon masukannya. Terima kasih.

Jawaban

Priority Banking Relationship Manager, Manulife Asset Management Indonesia as Relationship Manager, Panin Asset Management as Team Leader Retail Marketing and Start doing as Financial Planner, ZACD Group as Relationship Manager.
0 Komentar

Pisahkan Uang Bisnis dengan Uang Pribadi

Management keuangan yang baik adalah kunci sukses dalam Anda berbisnis, baik itu bisnis yang kecil atau pun dalam skala yang besar. Begitu juga dengan toko kelontong yang Anda miliki bisa sukses dan bertahan lama jika manajemen keuangan Anda bagus. Hal yang paling mendasar adalah pisahkan uang toko dengan uang pribadi Anda. Kesalahan kecil yang menjadi besar biasa terjadi dalam bisnis, bahkan perusahaan yang sudah besar pun bisa mengalami ini, adalah dengan mencapur keuangan bisnis dengan pribadi. Anda harus memiliki dua rekening atau dua pembukuan yang berbeda dengan batasan yang sangat jelas dan kedisiplinan tinggi. Terutama dalam hal hutang dan pengeluaran, jangan sampai tercampur karena ini sumber malapetaka keuangan Anda.

Catat dalam Pembukuan yang Rapih

Yang kedua adalah catat dalam sebuah pembukuan yang rapih, tidak perlu yang terlalu advance atau ribet, cukup catatan simple atau akuntansi dasar, ada pengeluaran dan ada pemasukan. Dari pengeluaran dibagi-bagi untuk kategori pengeluaran apakah untuk belanja atau kewajiban pembayaran hutang. Lalu untuk pemasukan/pendapatan dibagi menjadi pendapatan dari usaha dan modal usaha. Catatan ini bisa Anda simpan dalam sebuah buku catatan atau jika Anda memiliki kemampuan dalam menggunakan Microsoft excel akan lebih baik dan lebih mudah.

Melakukan Pencatatan Logistic

Yang ketiga adalah pencatatan logistic yang rapih dan mudah. Memang Anda akan banyak melakukan pencatatan, tetapi hal ini akan sangat membantu Anda mempehitungkan efektifitas penjualan barang yang ada di toko Anda. Jika ada barang yang sepertinya tidak banyak terjual Anda akan cepat mengetahuinya.

Melakukan Review Per 3 Bulan

Yang terakhir adalah melakukan review per 3 bulan terhadap catatan-catatan keuangan dan logistic yang Anda miliki tadi. Cek apakah pengeluaran Anda lebih besar dari pemasukan, atau ada biaya-biaya yang tidak efektif atau ada barang-barang yang sudah lama ada di toko tapi kurang laku. Kemudian temukan jalan keluarnya, apakah harus melakukan pemotongan harga, mengurangi pengeluaran, atau melakukan promosi agar bisa menarik orang untuk belanja di toko Anda. Atau jika memungkinkan melakukan penjualan secara online.

Dapatkan solusi dari para ahli keuangan

Praktisi Keuangan Syariah
Perencana Keuangan, Praktisi Hubungan Masyarakat
Cofounder Lifepal.co.id - Certified Insurance Professionals & Certified Financial Planner
Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun.
Founder @CerdasKeuangan dan Senior Consultant @Oneshildt.
Wealth Asset Manager, Pembicara, Narasumber, Penulis
Konsultan bisnis, penulis, pengamat keuangan, dan pegiat seni. Penerima penghargaan best paper award untuk publikasi keuangan, dari institusi akademik internasional, IISES.
Penulis, arbiter, editor buku, kolumnis, saksi ahli berbagai instansi, narasumber seminar dan media cetak, online dan elektronik.
Certified Financial Planner
Priority Banking Relationship Manager, Manulife Asset Management Indonesia as Relationship Manager, Panin Asset Management as Team Leader Retail Marketing and Start doing as Financial Planner, ZACD Group as Relationship Manager.
Independent Financial Planner
Pendiri & CEO KontrakHukum.com. Pakar Hukum & Bisnis. Pembawa Berita dan Public Figure.
Pakar Investasi & Value Investor dengan 10 Tahun+ Pengalaman
Financial Educator, Lifestyle Blogger, Founder, Entrepreneur, Pembicara dan Pemateri.
Profesional di pasar modal yang berkarir di sekuritas dan regulator.