Terjawab

Saya korban PHK imbas Covid-19, apa hak saya yang bisa diperjuangkan?

Oktober 14, 2020
Saya baru saja di PHK oleh perusahaan saya karena corona atau COVID 19. Apa saja hak-hak sebagai pegawai yang bisa saya perjuangkan dan dapatkan atas imbal hasil kerja saya sebelumya?
Terimakasih

Jawaban

Rieke Caroline, SH, MKn.
Pendiri & CEO KontrakHukum.com. Pakar Hukum & Bisnis. Pembawa Berita dan Public Figure.
2 Komentar

Pasal 151 ayat (1) UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan menyatakan bahwa pengusaha, pekerja/buruh, serikat pekerja/serikat buruh, dan pemerintah, dengan segala upaya harus mengusahakan agar jangan terjadi pemutusan hubungan kerja. Namun apabila segala upaya telah dilakukan dan PHK tidak dapat dihindari, maka maksud PHK wajib dirundingkan oleh pengusaha dan pekerja. 

Dasar Hukum PHK oleh Perusahaan

Pada dasarnya, PHK dapat disebabkan oleh kondisi yang terjadi diluar kemampuan pengusaha atau perusahaan. Kategori PHK dalam keadaan pandemi COVID-19 termasuk PHK kedalam keadaan memaksa (force majeur) yang diperbolehkan oleh UU Ketenagakerjaan sebagaimana dimaksud di dalam Pasal 164 ayat (1) UU Ketenagakerjaan yang menyatakan,

“Pengusaha dapat melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap pekerja/buruh karena perusahaan tutup yang disebabkan perusahaan mengalami kerugian secara terus menerus selama 2 (dua) tahun, atau keadaan memaksa (force majeur), dengan ketentuan pekerja/buruh berhak atas uang pesangon sebesar 1 (satu) kali ketentuan Pasal 156 ayat (2) uang penghargaan masa kerja sebesar 1 (satu) kali ketentuanPasal 156 ayat (3) dan uang penggantian hak sesuai ketentuan Pasal 156 ayat (4).”

Hak Karyawan yang di-PHK karena Corona atau COVID-19

Berdasarkan ketentuan diatas, pekerja yang terkena PHK karena dampak dari Covid-19 memiliki Hak untuk mendapatkan:

  1. uang pesangon
  2. uang penghargaan masa kerja
  3. uang penggantian hak

Perhitungan besarnya uang pesangon dan uang penghargaan masa kerja disesuaikan dengan masa kerja karyawan dengan mengacu pada Pasal 156 ayat (2) dan ayat (3) UU Ketenagakerjaan. Sementara itu, uang penggantian hak, meliputi:

  • cuti tahunan yang belum diambil dan belum gugur;
  • biaya atau ongkos pulang untuk Anda dan keluarga ke tempat di mana Anda diterima bekerja;
  • penggantian perumahan serta pengobatan dan perawatan ditetapkan 15% dari uang pesangon;
  • hal-hal lain yang ditetapkan dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama.

Di Kontrak Hukum, kamu dapat konsultasi kan masalah ketenagakerjaan dengan Lawyer yang ahli di bidangnya dan meminta Lawyer untuk melakukan review terhadap Perjanjian Kerjamu, untuk melihat apakah hak-hak mu sebagai pekerja sudah aman dan terlindungi atau belum. Kami juga dapat membantu memberikan solusi seputar masalah ketenagakerjaan yang kamu alami.

Terimakasih jawabannya!
Saya karyawan tetap, dan terkena PHK juga karena covid. Namun pesangon yg saya dapatkan hanya 1 bulan gaji. Apakah itu wajar?