Terjawab

Saya sedang mencicil kartu kredit. Kapan limit kartu kredit kembali normal?

Oleh : Reza Muhammad
Desember 1, 2020

Saya Reza, seorang pekerja berusia 32 tahun yang sedang mencicil kartu kredit.

Sebagai pemegang kartu kredit tentu hal seperti ini sudah biasa, sudah wajar karena limit digunakan. Tinggal nunggu waktunya saja.

Nah, kapan sih limit kartu kredit bisa kembali normal?

Jawaban

Eko Endarto, CFP, RFA
Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun.
0 Komentar

Jumlah limit sebuah kartu kredit ditentukan oleh pihak bank penerbit kartu dengan berdasarkan kepada profil finansial nasabah. Umumnya semakin besar penghasilan nasabah, maka limit kartu kredit yang didapatkan bisa menjadi lebih besar.

Penentuan limit dimaksudkan agar nasabah tidak berlebihan dalam menggunakan kartu kredit sebagaimana transaksi dengan kartu kredit berarti berutang kepada bank. Agar nasabah terhindar dari ketidaksanggupan pelunasan utang alias kredit macet, bank membuat kalkulasi dalam bentuk limit itu tadi.

Semakin banyak utang utang yang belum dilunasi akan menghabiskan limit kartu. Misalnya, limit kartu kredit adalah Rp3 juta. Maka nasabah bisa menggunakan kartu kredit untuk bertransaksi sejumlah nominal di bawah Rp3 juta.

Jika bulan ini nasabah sudah bertransaksi sebanyak Rp2 juta, maka limit yang tersisa adalah Rp1 juta. Dengan kata lain, nasabah masih bisa bertransaksi menggunakan kartu kreditnya sebanyak limit yang tersisa tersebut.

Selama nasabah belum melunasi utangnya tersebut, maka jumlah limit belum bisa kembali ke angka Rp3 juta semula. Nasabah perlu melunasi sejumlah nominal utang agar limitnya kembali bertambah.

Jika nasabah bisa melunasi seluruhnya secara sekaligus, maka limit akan kembali normal ke angka Rp3 juta.

Opsi untuk Memudahkan Pelunasan Cicilan

Bagi nasabah yang tidak bisa melunasi secara langsung, bisa melakukukan pembayaran cicilan minimal tiap bulan yang besarannya sekitar 5 persen – 10 persen tergantung tiap bank. Namun dengan begitu, nasabah masih menyisakan utang yang harus dilunasi dibulan berikutnya.

Perlu diketahui bahwa utang kartu kredit yang tidak dilunasi akan dikenai bunga bulanan. Jadi jika kamu tidak mau terkena bunga bulanan, utang kartu kredit harus dilunasi secara sekaligus.
Jika kamu merasa kesulitan untuk melunasi utang kartu kredit, kamu bisa mengajukan pembagian total utang menjadi beberapa kali sesuai tenor yang diinginkan.

Misalnya, utang kartu kreditmu adalah Rp10 juta. Untuk memudahkan pelunasan, kamu bisa meminta petugas bank untuk membagi utang tersebut ke dalam 12 kali cicilan bulanan.

Namun tentu walau dipecah ke dalam 12 kali pembayaran pun, utangmu tetap dikenai bunga terlebih dahulu baru kemudian dipecah. Hanya saja utangmu tidak akan terkena bunga tiap bulan jika kamu tetap memilih metode pembayaran konvensional.

Untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap mengenai informasi ketentuan limit dan bunga kartu kredit, kamu bisa menghubungi customer service bank penerbit kartu kreditmu langsung.

Dapatkan solusi dari para ahli keuangan

Ade Wikasyah
Praktisi Keuangan Syariah
Aulia Akbar, CFP®
Perencana Keuangan, Praktisi Hubungan Masyarakat
Benny Fajarai CIP® CFP®
Cofounder Lifepal.co.id - Certified Insurance Professionals & Certified Financial Planner
Eko Endarto, CFP, RFA
Independen Financial Planner, Founder Finansia Consulting dan Sahabat Pensiun.
Erlina Juwita, MM, CFP®, QWP®
Founder @CerdasKeuangan dan Senior Consultant @Oneshildt.
Fioney Sofyan Ponda, S.Ked., RFA®
Wealth Asset Manager, Pembicara, Narasumber, Penulis
Galuh Alifani
Konsultan bisnis, penulis, pengamat keuangan, dan pegiat seni. Penerima penghargaan best paper award untuk publikasi keuangan, dari institusi akademik internasional, IISES.
Irvan Rahardjo, SE., MM
Penulis, arbiter, editor buku, kolumnis, saksi ahli berbagai instansi, narasumber seminar dan media cetak, online dan elektronik.
Lolita Setyawati, CA, MSIT, CFP®️
Certified Financial Planner
Maryadi Santana, CFP® QWP®
Priority Banking Relationship Manager, Manulife Asset Management Indonesia as Relationship Manager, Panin Asset Management as Team Leader Retail Marketing and Start doing as Financial Planner, ZACD Group as Relationship Manager.
Nadia Isnuari Harsya, CFP®
Independent Financial Planner
Rieke Caroline, SH, MKn.
Pendiri & CEO KontrakHukum.com. Pakar Hukum & Bisnis. Pembawa Berita dan Public Figure.
Rivan Kurniawan
Pakar Investasi & Value Investor dengan 10 Tahun+ Pengalaman
Roswitha Jassin, SE, MBA, CFP
Financial Educator, Lifestyle Blogger, Founder, Entrepreneur, Pembicara dan Pemateri.
Vigi Caraka
Profesional di pasar modal yang berkarir di sekuritas dan regulator.