Mempelajari Fungsi Asuransi Secara Utama dan Khusus

fungsi asuransi

fungsi asuransi

Meski sebenarnya sudah cukup jelas, namun kadang kala fungsi asuransi yang sebenarnya belum cukup dipahami.

Mengetahui dan mempelajari fungsi asuransi baik secara utama dan khusus sepertinya perlu kita lakukan. Dengan begitu, peran asuransi pun tidak lagi disepelekan.

Yuk, ketahui apa saja fungsi utama asuransi dan apa yang bisa Anda peroleh sebagai nasabah asuransi. Berikut penjelasannya.

Fungsi Utama Asuransi Secara Umum

Fungsi Asuransi Secara Umum

Secara umum, Anda pasti sudah tahu fungsi dan tujuan asuransi. Ya, asuransi sering diidentikkan dengan pengalihan risiko. Jadi, Anda bisa menghindari risiko finansial tertentu akibat suatu kejadian yang tidak diinginkan.

Agar lebih memahami fungsi dan tujuan dari asuransi dengan konsep lebih profesional, fungsi dari asuransi terbagi menjadi dua kategori.

Kegunaan asuransi dalam kehidupan bermasyarakat dan pribadi, terbagi menjadi fungsi primer dan fungsi sekunder.

Berikut masing-masing penjelasan mengenai fungsi primer dan sekunder dari asuransi.

1. Fungsi primer asuransi

Setidaknya ada tiga fungsi utama asuransi atau fungsi primernya:

  • Pengalihan risiko

Poin ini pasti sudah sering Anda dengar, bukan? Fungsi utama setiap jenis asuransi ditujukan untuk mengalihkan risiko kerugian tertentu dari tertanggung kepada penanggung.

  • Penghimpun dana

Nah, untuk bisa mengalihkan risiko yang dialami oleh tertanggung maka penanggung harus menghimpun dana. Penanggung akan mengelola dana tersebut yang kemudian didistribusikan kepada pihak tertanggung yang mengalami musibah.

  • Premi seimbang

Yang pasti, fungsi ini akan tercapai apabila premi seimbang. Premi yang disetorkan oleh tertanggung sudah dihitung sedemikian rupa agar sesuai dengan risiko yang terjadi di masa depan.

2. Fungsi sekunder asuransi

Fungsi utama asuransi yang telah disebutkan lebih ke sisi tertanggung dan penanggung. Fungsi sekunder asuransi ternyata bermanfaat untuk masyarakat secara luas, lho.

Berikut penjelasannya:

  • Ekspor secara tidak langsung

Asuransi memungkinkan penjualan komiditas atau barang tidak nyata ke luar negeri. Sebab, perusahaan asuransi tertentu bisa menawarkan produknya ke luar negeri.

  • Merangsang pertumbuhan ekonomi

Asuransi secara tidak langsung merangsang pertumbuhan ekonomi. Pasalnya, ada aktivitas jual-beli, menabung, dan pengendalian kerugian di dalamnya. Dengan demikian, berefek pula pada aktivitas ekonomi suatu negara.

Fungsi Asuransi Secara Khusus

Fungsi Asuransi Secara Khusus

Di atas merupakan penjelasan kegunaan asuransi secara umum. Nah, fungsi secara khusus produk asuransi pun ternyata ada.

Fungsi ini khususnya berefek pada pihak tertanggung. Fungsinya dibedakan berdasarkan jenis asuransi apa yang Anda ambil. Mari cari tahu fungsinya secara khusus untuk Anda.

1. Fungsi asuransi jiwa

Asuransi jiwa biasanya dibeli untuk menghindari risiko finansial akibat tulang punggung keluarga meninggal dunia atau tidak lagi bisa bekerja.

Manfaat asuransi satu ini cocok untuk Anda yang telah berkeluarga. Dengan demikian, keluarga yang ditinggalkan tidak akan mengalami kesulitan ekonomi setelah ditinggalkan oleh kepala keluarga.

2. Kegunaan asuransi kesehatan

Asuransi kesehatan bisa dikatakan sebagai jenis asuransi paling populer. Maksud dari asuransi kesehatan adalah menjadi perlindungan bagi nasabah apabila jatuh sakit.

Jadi, nasabah asuransi tersebut akan bisa menikmati pengobatan tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam. Sebab, dia sudah “menabungkan” sebagian uangnya untuk menghadapi kejadian tersebut.

3. Tujuan asuransi pendidikan

Selanjutnya ada asuransi pendidikan. Jenis asuransi ini ditujukan untuk proteksi pendidikan putra-putri Anda di masa mendatang.

Dengan demikian, putra-putri Anda akan memiliki masa depan pendidikan yang terjamin. Sebab, pihak perusahaan asuransi akan menggelontorkan sejumlah dana yang sudah disepakati untuk pendidikan mereka.

4. Gunanya asuransi kerugian

Ada pula asuransi kerugian yang difungsikan untuk meminimalisasi kerugian tertentu akibat aset Anda rusak atau hilang.

Misalkan aset Anda rusak atau hilang, Anda akan dapat penggantian yang sepadan. Anda pun tidak merugi terlalu banyak.

Contoh, apabila rumah Anda mengalami kebakaran. Asuransi kerugian akan menanggung sebagian atau persentase tertentu dari kerugian finansial yang Anda alami. Bayangkan kalau Anda tidak memiliki asuransi?

Ada beberapa jenis asuransi lainnya yang belum disebutkan. Akan tetapi, pada dasarnya fungsi setiap kategori asuransi tersebut hampir mirip-mirip. Ya, tujuannya adalah untuk mengalihkan risiko finansial akibat kejadian tertentu.

Dengan mengetahui fungsi asuransi secara detail seperti ini, Anda tentu jadi lebih memahami betapa pentingnya asuransi.

Apabila saat ini Anda masih belum memiliki asuransi, yuk pertimbangkan untuk punya satu polis saja dulu!

Tags:
Helda Sihombing

Berpengalaman di industri FinTech dan jurnalis media finansial selama 5 tahun. Bercita-cita meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia lewat digital.