Asuransi Jiwa Whole Life: Pengertian, Kelebihan, dan Jenis

Asuransi jiwa berjangka

Asuransi jiwa whole life adalah produk asuransi jiwa yang akan memberikan uang santunan jika tertanggung meninggal dunia. Jenis produk ini banyak dipilih oleh orang yang sedang merencanakan keuangan jangka panjang.

Lantas, apa sih yang membedakan produk ini dengan asuransi jiwa term life? Yuk simak penjelasannya dalam ulasan di artikel ini!

Apa Maksud Asuransi Jiwa Seumur Hidup?

Asuransi jiwa seumur hidup adalah produk asuransi yang memberikan uang santunan kepada ahli waris jika tertanggung meninggal dunia. Pertanggungan tersebut diberikan dalam jangka waktu yang panjang, sampai usia 99-100 tahun atau bisa dibilang seumur hidup tertanggung.

Dwifungsi

Asuransi jiwa whole life memiliki unsur perlindungan jiwa dan juga finansial. Pasalnya, jenis produk ini memberikan uang santunan jika tertanggung meninggal dunia, sekaligus akumulasi dana (atau investasi) dalam nilai tunai polis. Uang yang terakumulasi tersebut bisa diambil jika nasabah masih hidup sampai masa asuransi berakhir.

Karakteristik

Karakteristik dari asuransi ini adalah masa berlaku seumur hidup, fleksibel untuk dikombinasikan dengan asuransi kesehatan atau kecelakaan, serta memiliki manfaat nilai tunai.

Perbedaan Asuransi Jiwa Term Life dan Whole Life

Asuransi jiwa berjangka (term life) dan asuransi jiwa seumur hidup (whole life) merupakan jenis-jenis asuransi jiwa yang berbeda, baik dari segi masa pertanggungan maupun besaran preminya.

Perbedaan antara asuransi jiwa berjangka dan asuransi jiwa seumur hidup bisa kamu lihat dalam tabel di bawah ini:

Perbedaan Asuransi jiwa berjangka  Asuransi jiwa berjangka
Masa pertanggungan 1 – 30 tahun Seumur hidup
Uang pertanggungan Ada Ada
Nilai tunai Gak ada Ada
Premi Lebih terjangkau, tapi nilainya berubah kalau mengajukan pembaruan polis. Nilainya di atas premi asuransi jiwa term life dan tetap besarannya.

Term life insurance adalah asuransi yang memberikan proteksi hanya pada jangka waktu tertentu saja.  Apabila asuransi whole life memberikan pertanggungan seumur hidup, asuransi jiwa berjangka hanya menawarkan pertanggungan selama 1, 3, 5, 10, 15 20, 25 hingga 30 tahun. Sehingga, gak perlu ada komitmen jangka panjang. 

Selain itu, premi dalam asuransi jiwa berjangka gak bakal kembali, alias hangus sehingga premi yang ditawarkan juga lebih terjangkau. Berbeda dengan asuransi seumur hidup yang menawarkan pengembalian premi namun dengan premi yang cukup mahal.

Kelebihan dan Kekurangan Asuransi Jiwa Whole Life

Masa proteksi asuransi jiwa whole life gak ada batasnya. Artinya, polisnya terus aktif hingga 99 tahun. Namun, tetap saja jenis asuransi ini punya kekurangan. Berikut ini kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan:

  • Masa aktif polis berlaku seumur hidup (99 tahun) hingga hari tua.
  • Uang premi yang disetor akan dikembalikan jika masa asuransi habis.
  • Ada nilai tunai yang tampak seperti keuntungan investasi dari premi.
  • Premi bisa dibayarkan secara fleksibel, karena beberapa produk menawarkan masa pembayaran premi hanya 10 atau 20 tahun saja dengan perlindungan seumur hidup.

Kekurangan:

  • Besaran premi lebih tinggi dibanding asuransi jiwa term life.
  • Gak cocok bagi mereka dengan anggaran terbatas.
  • Mesti pahami produknya benar-benar supaya tahu sesuai atau gak.

Jenis-jenis Produk Asuransi Jiwa Whole Life

Ada dua jenis asuransi jiwa seumur hidup yang bisa kita temukan di pasaran. Berikut di antaranya.

Polis jiwa langsung (Straight life policy)

Polis jiwa langsung biasa disebut asuransi jiwa seumur hidup tradisional atau permanen. Karakteristiknya adalah pembayaran premi tetap yang wajib dibayar sampai tertanggung meninggal dunia, atau sampai usia 99/100 tahun.

Akumulasi dana atau nilai tunai premi dalam polis jenis ini terkumpul selama polis berjalan dan aktif sampai jumlahnya sama dengan uang pertanggungan dasar saat tertanggung mencapai usia 100 tahun (jatuh tempo).

Apabila tertanggung masih hidup sampai pada waktu tersebut, perlindungan asuransi berakhir dan manfaat nilai tunai premi tersebut tetap bisa dicairkan.

Polis jiwa seumur hidup pembayaran terbatas

Pada polis jiwa terhadap pembayaran terbatas, nasabah gak perlu membayar premi seumur hidupnya. Premi hanya perlu dibayar sampai waktu tertentu, misalnya usia 60 tahun. Namun, perlindungan tetap berlangsung seumur hidup.

Siapa yang Cocok Memiliki Asuransi Jiwa Seumur Hidup?

Asuransi jiwa seumur hidup cocok untuk orang yang memiliki tujuan finansial jangka panjang. Pasalnya, untuk mendaftar produk ini dibutuhkan komitmen jangka panjang untuk membayar premi. Namun, kamu juga bakal mendapatkan keamanan finansial hingga usia senja. 

Jika kamu ingin meninggalkan warisan kepada pasangan dan keluarga tercinta, produk ini bisa jadi pilihan yang tepat. 

Cara Penetapan Premi Asuransi

Penetapan premi asuransi jiwa whole life sama dengan pada term life, yaitu dihitung berdasarkan beberapa faktor seperti usia, jenis kelamin, kondisi kesehatan, pekerjaan, hingga riwayat penyakit dalam keluarga. Hal ini termasuk ada tidaknya penyakit kritis dan catatan penggunaan obat-obatan serta status merokok.

Perlu diingat bahwa semakin muda kamu mendaftar asuransi, maka semakin murah premi yang perlu dibayarkan.

Tips Membeli Asuransi Jiwa Whole Life

Kalau kamu sudah memutuskan untuk membeli asuransi jiwa whole life, perhatikan beberapa tips berikut ini sebelum melakukan transaksi:

Atur tujuan membeli asuransi

Tujuan asuransi jiwa adalah untuk melindungi keuangan keluarga dari risiko kehilangan penghasilan jika tulang punggung meninggal dunia. 

Tulang punggung atau tertanggung ini menghasilkan pendapatan untuk menghidupi keluarga. Apabila ia meninggal, keluarga akan kesulitan secara finansial. Oleh sebab itu, asuransi jiwa memberikan uang santunan kepada keluarga untuk mengganti penghasilan tersebut. 

Jadi, kebutuhan asuransi jiwa muncul ketika ada orang yang perlu diproteksi karena memberikan penghasilan untuk keluarga, dan ada keluarga yang secara finansial bergantung pada orang tersebut.

Pastikan sanggup berkomitmen membayar premi

Produk whole life adalah komitmen seumur hidup. Oleh sebab itu, pastikan kesanggupan kamu untuk membayar premi dalam waktu yang panjang. Karena jika premi gak dibayar, proteksi asuransi bakal berhenti.

Memang ada beberapa produk yang menjanjikan masa pembayaran premi hanya 10 tahun saja, khususnya produk unit link. Namun perlu diketahui, bukan berarti proteksi yang kamu dapatkan gratis.

Untuk membayar biaya asuransi pada tahun-tahun setelahnya, perusahaan akan memotong saldo rekening investasimu. Kalau memang investasi untung mungkin kamu bisa tenang, namun jika gak menghasilkan atau malah rugi, mau gak mau kamu perlu mengisi kembali saldo supaya asuransi tetap aktif.

Pilih perusahaan asuransi dengan kondisi keuangan yang baik

Ingat kasus gagal bayar Jiwasraya dan Bumiputera? Untuk menghindari hal seperti itu, ada banyak hal yang bisa kita lakukan sebagai calon nasabah ketika memilih asuransi jiwa. 

Kamu perlu memeriksa rekam jejak perusahaan di media online, juga memastikan kondisi keuangan perusahaan baik. Caranya, kamu tinggal cari laporan keuangan perusahaan asuransi di mesin pencarian, kemudian perhatikan kolom Rasio Solvabilitas (Risk-based Capital / RBC).

Rasio Solvabilitas adalah indikator untuk mengukur kesanggupan perusahaan dalam membayar utang jangka panjang dengan seluruh aset yang mereka miliki. 

Berdasarkan ketentuan pemerintah, rasio solvabilitas minimal yang menunjukkan kesehatan keuangan adalah 120 persen. Pastikan perusahaan asuransi yang kamu incar memiliki RBC lebih dari 120 persen. Kalau lebih besar, lebih baik lagi. 

Itulah pengertian, kelebihan kekurangan, jenis-jenis, hingga tips dalam membeli asuransi jiwa whole life. Untuk mendapatkan informasi lebih terkait produk asuransi lain, kamu bisa membaca ulasan asuransi Lifepal lainnya, ya!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →