Asuransi Jiwa Seumur Hidup, Apa Bedanya dengan Berjangka?

Asuransi jiwa whole life

Asuransi jiwa seumur hidup (whole life) adalah produk yang memberikan uang santunan jika tertanggung meninggal dunia atau masih hidup hingga usia 99 atau 100 tahun.

Jadi misal, tertanggung mendaftarkan diri dalam asuransi jiwa seumur hidup di usia 30 tahun, artinya polis akan aktif hingga tertanggung berusia 99 atau 100 tahun atau hingga mengalami risiko meninggal dunia. Contoh kasus:

  • Tertanggung mengalami risiko meninggal dunia di usia 60 tahun maka santunan tunai akan cair dan polis berakhir.
  • Tertanggung masih hidup hingga usia 99 atau 100 tahun, maka total premi dikembalikan dan polis berakhir.

Jenis asuransi jiwa seumur hidup cocok untuk kamu yang menginginkan besaran premi dasar yang tetap selama masa pembayaran premi. 

Lantas, apa sih yang membedakan produk asuransi jiwa seumur hidup dan berjangka (term life)? Yuk simak penjelasannya dalam ulasan di artikel ini!

Perbedaan asuransi jiwa berjangka dan seumur hidup

Asuransi berjangka (term life) dan asuransi seumur hidup (whole life) merupakan dua jenis asuransi jiwa yang sama-sama memberikan manfaat santunan tunai ketika terjadi risiko meninggal dunia. 

Hal yang membedakan keduanya adalah, asuransi jiwa berjangka atau dikenal dengan istilah term life kamu bisa memilih jangka waktu polis, misal masa polis berjalan 1, 3, 5, 10, 15, 20, 25, hingga 30 tahun.

Setelah masa polis berakhir, kamu bisa memilih untuk melanjutkan polis atau memutuskan polis berakhir. Ciri khas dari jenis asuransi jiwa term life adalah premi yang relatif rendah.

Jenis polis asuransi jiwa berjangka (term life) cocok untuk kamu yang memiliki kredit pemilikan rumah (KPR), kredit pemilikan mobil (KPM), atau jenis kredit lainnya karena masa pertanggungan polisnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Sementara asuransi jiwa seumur hidup (whole life) masa polisnya mengikuti usia tertanggung atau maksimal 99-100 tahun.

Jadi misal, pihak tertanggung memegang polis asuransi jiwa seumur hidup mengalami risiko meninggal dunia di usia 70 tahun maka uang santunan akan cair dan masa polis berakhir. Apabila tertanggung masih hidup hingga masa polis berkahir, yaitu 99-100 tahun maka total premi yang telah dibayarkan akan cair. 

Jenis polis asuransi jiwa whole life cocok untuk kamu yang sudah memiliki dana darurat atau tabungan terpisah. Jadi manfaat asuransi jiwa whole life ini bisa digunakan untuk warisan keluarga yang ditinggalkan. 

Untuk ringkasnya, perbedaan antara asuransi jiwa berjangka dan asuransi jiwa seumur hidup bisa kamu lihat dalam tabel di bawah ini:

PerbedaanAsuransi jiwa berjangka (term life)Asuransi jiwa seumur hidup (whole life)
Masa polis1-30 tahunSeumur hidup
Uang pertanggunganAdaAda
Nilai tunai investasiTidak adaAda
PremiLebih terjangkau, tapi besarannya bisa berubah apabila mengajukan pembaruan polis.Nilainya di atas premi asuransi jiwa term life dan besarannya tetap tanpa ada perubahan
KeunggulanHarga premi terjangkauPengembalian premi
Cocok untukNasabah yang penghasilannya masih rendahNasabah yang ingin proteksi jiwa sekaligus tabungan

Pengertian asuransi jiwa seumur hidup

Asuransi jiwa seumur hidup (whole life) adalah produk asuransi yang memberikan uang santunan kepada ahli waris apabila tertanggung meninggal dunia di usia maksimal 99 atau 100 tahun.

Sesuai dengan namanya, karakteristik dari asuransi ini pihak tertanggung terlindungi hingga seumur hidup. Meskipun disebut dengan asuransi seumur hidup, namun sebenarnya asuransi ini hanya memberi jaminan hingga usia 99 atau 100 tahun.

Istilah seumur hidup masih bisa disematkan di jenis asuransi ini karena angka harapan hidup di Indonesia sendiri adalah sekitar 75 – 77,5 tahun.

Whole life insurance memiliki unsur perlindungan jiwa dan juga finansial. Pasalnya, jenis produk ini memberikan uang santunan jika tertanggung meninggal dunia, sekaligus akumulasi dana (atau investasi) dalam nilai tunai polis.

Uang yang terakumulasi tersebut bisa diambil jika nasabah masih hidup sampai masa asuransi berakhir.

Whole life insurance bersifat fleksibel, bisa dikombinasikan dengan asuransi kesehatan atau kecelakaan, serta memiliki manfaat nilai tunai investasi.

Manfaat asuransi jiwa seumur hidup

Ada berbagai macam manfaat yang bisa kamu dapatkan ketika menggunakan whole life insurance. Berikut ini manfaat asuransi jiwa seumur hidup:

  • Manfaat ganti rugi 100% uang pertanggungan asuransi jika pemegang polis meninggal dunia selama masa kontrak.
  • Besaran premi asuransi dasar yang tetap selama masa pembayaran premi.
  • Premi tidak akan hangus meski tidak ada klaim dan uang pertanggungan akan diberikan seluruhnya saat masa kontrak berakhir.

Keuntungan dan kerugian asuransi jiwa seumur hidup

Masa proteksi whole life insurance sangat panjang. Polisnya akan terus aktif hingga tertanggung berusia 99 atau bahkan 100 tahun. Usia ini termasuk jauh dari angka harapan hidup penduduk dunia sehingga disebut tidak terbatas.

Namun, tetap saja jenis asuransi ini punya kekurangan. Berikut ini keuntungan dan kerugian dari fitur asuransi jiwa seumur hidup.

Keuntungan whole life insurance

  • Masa aktif polis berlaku seumur hidup (99 tahun) hingga hari tua.
  • Uang premi asuransi yang disetor akan dikembalikan jika masa asuransi berakhir.
  • Adanya nilai tunai yang seperti keuntungan investasi dari premi.
  • Premi bisa dibayarkan secara fleksibel karena beberapa produk menawarkan pilihan masa pembayaran, mulai dari 10 atau 20 tahun saja dengan perlindungan seumur hidup.

Kekurangan whole life insurance

  • Besaran premi lebih tinggi bila dibandingkan asuransi berjangka (term life insurance).
  • Tidak cocok bagi mereka dengan anggaran yang terbatas.
  • Harus memahami terlebih dahulu produk asuransi whole life agar mengetahui benar apakah produk tersebut sesuai dengan kebutuhan atau tidak.

Jenis asuransi jiwa seumur hidup

Secara umum jenis asuransi jiwa seumur hidup dibedakan berdasarkan pembayaran preminya dan bagaimana risiko polis dialokasikan. Berikut adalah beberapa jenis asuransi jiwa whole life:

1. Polis jiwa langsung (straight life policy)

Ini merupakan jenis polis whole life yang mengharuskan tertanggung membayar premi hingga meninggal dunia atau mencapai usia 99 tahun.

Sehingga, nilai tunai yang terkumpul bisa setara dengan uang pertanggungan asuransi dasar ketika tertanggung mencapai 99 tahun.

Namun, bila tertanggung masih hidup hingga 99 tahun maka proteksi asuransi berakhir dan manfaat nilai tunai yang sudah terkumpul tetap bisa dicairkan.

2. Polis jiwa seumur hidup dengan pembayaran terbatas (limited payment whole life insurance)

Berbeda dengan sebelumnya, jenis polis asuransi jiwa seumur hidup dengan pembayaran terbatas tidak mengharuskan pemegang polis untuk membayar premi seumur hidupnya.

Premi asuransi ini hanya perlu dibayar sesuai dengan waktu tertentu saja, misalnya 60 tahun. Namun, meski premi tidak dibayarkan seumur hidup, pemegang polis tetap bisa mendapatkan proteksi seumur hidup.

3. Polis jiwa seumur hidup yang dimodifikasi (modified whole life insurance)

Polis ini bisa dikatakan sebagai kebalikan dari jenis limited payment. Pada jenis polis ini, pemegang polis membayar premi lebih murah di tahun-tahun awal (2-3 tahun), lalu premi akan naik di tahun-tahun selanjutnya.

Jenis asuransi jiwa ini cocok untuk kamu yang yakin mampu akan bisa membayar premi lebih mahal di tahun-tahun selanjutnya. Misalnya karena adanya kenaikan pendapatan.

4. Polis asuransi jiwa seumur hidup single-premium

Polis dengan single-premium adalah polis yang pembayaran preminya sekaligus di awal saat kamu mendaftar asuransi. Jadi dengan satu kali membayar polis saja kamu sudah bisa mendapatkan jaminan asuransi jiwa seumur hidup.

Namun dengan sistem ini tentunya premi yang harus dibayarkan jumlahnya menjadi cukup tinggi.

5. Polis asuransi jenis seumur hidup terindeks (indexed whole life insurance)

Selanjutnya adalah jenis asuransi jiwa seumur hidup terkait dengan alokasi dana, bukan sistem pembayaran preminya.

Indexed whole life insurance adalah asuransi jiwa dengan manfaat investasi atau unit link, di mana dana investasi dikelola penuh oleh perusahaan asuransi.

6. Asuransi jiwa seumur hidup variable (variable whole life insurance)

Jenis ini juga terkait dengan asuransi jiwa unit link. Apabila asuransi jiwa unit link mengizinkan nasabah untuk memilih alokasi investasinya sendiri maka polis asuransi ini disebut dengan variable whole life insurance.

7. Polis asuransi jiwa seumur hidup nonpartisipasi (non-participating whole life insurance)

Jenis polis asuransi ini biasanya memiliki premi yang lebih murah. Pada polis nonpartisipasi, perusahaan asuransi tidak perlu membayarkan dividen (keuntungan perusahaan untuk pemegang saham) ke nasabah meskipun memiliki keuntungan di tahun tersebut.

8. Polis asuransi jiwa seumur hidup partisipasi (participating whole life insurance)

Pada polis asuransi jiwa ini, nasabah berhak mendapatkan dividen sesuai dengan kinerja perusahaan. Besarannya ditentukan berdasarkan premi atau nilai tunai polis nasabah.

Siapa yang cocok memiliki asuransi jiwa seumur hidup?

Whole life insurance cocok untuk orang yang memiliki tujuan finansial jangka panjang. Pasalnya, untuk mendaftar produk ini dibutuhkan komitmen jangka panjang untuk membayar premi.

Namun, kamu juga bakal mendapatkan keamanan finansial hingga usia senja. Jika kamu ingin meninggalkan warisan kepada pasangan dan keluarga tercinta, produk ini bisa jadi pilihan yang tepat.

Besaran premi asuransi jiwa seumur hidup

Cara menghitung premi whole life insurance sama dengan pada term life, yaitu dihitung berdasarkan beberapa faktor seperti usia, jenis kelamin, kondisi kesehatan, pekerjaan, hingga riwayat penyakit dalam keluarga.

Hal ini termasuk ada tidaknya penyakit kritis dan catatan penggunaan obat-obatan serta status merokok. Perlu diingat bahwa semakin muda kamu mendaftar asuransi maka semakin murah premi yang perlu dibayarkan.

Kemudian, uang pertanggungan juga akan disesuaikan dengan preminya, demikian sebaliknya. Sebagai gambaran, berikut ini simulasi menghitung uang pertanggungan dengan kalkulator uang pertanggungan berdasarkan pengeluaran dari Lifepal.

Rekomendasi produk asuransi jiwa seumur hidup di Indonesia

Ada beberapa perusahaan asuransi yang menghadirkan produk berupa whole life insurance. Berikut ini contoh perusahaan asuransi jiwa seumur hidup.

1. Manulife

Manulife menghadirkan banyak sekali ragam produk asuransi, termasuk asuransi jiwa. Salah satu produk asuransi jiwanya bernama Manulife Essential Assurance yang merupakan produk asuransi jiwa seumur hidup dari Manulife.

Manfaat pertanggungan Manulife Essential Assurance adalah sebagai berikut:

  • Uang Pertanggungan hingga Rp2,5 miliar
  • Jaminan hingga usia 99 tahun
  • Jaminan nilai tunai yang tidak dipengaruhi oleh fluktuasi pasar
  • Jaminan besaran premi dasar tetap dengan pilihan pembayaran 5, 10, atau 20 tahun
  • Tambahan manfaat apabila meninggal akibat kecelakaan hingga Rp600 juta

2. Cigna

Perusahaan asuransi Cigna juga menyediakan produk whole life insurance yang memberikan jaminan pertanggungan seumur hidup dengan besaran premi yang tetap dengan nama polis Cigna Second Life.

Manfaat pertanggungan Cigna Second Life:

  • Premi mulai Rp219.831/bulan untuk wanita dan Rp300.268/bulan untuk pria
  • Uang Pertanggungan mulai dari Rp50 juta hingga Rp150 juta
  • Usia masuk 55-80 tahun

3. AIA

AIA juga menjadi salah satu perusahaan asuransi ternama yang cukup dipercaya masyarakat. AIA juga menyediakan produk whole life insurance bernama AIA Infinite Priority Assurance.

Manfaat pertanggungannya adalah sebagai berikut:

  • Uang Pertanggungan mulai dari Rp2 miliar
  • Masa pertanggungan hingga 99 tahun
  • Pilihan masa pembayaran 5 tahun atau pembayaran hingga tertanggung usia 99 tahun
  • Usia masuk 1 bulan-70 tahun
  • Usia pemegang polis 18 tahun

4. AXA Mandiri

AXA Mandiri terkenal memiliki banyak jenis dan produk asuransi. Produk whole life insurance milik AXA Mandiri bernama Asuransi Mandiri Perlindungan Sejahtera dan Asuransi Mandiri Perlindungan Sejahtera Syariah.

Berikut manfaat pertanggungan polis Asuransi Mandiri Perlindungan Sejahtera:

  • Minimum premi Rp3,6 juta per tahun
  • Perlindungan hingga usia 100 tahun
  • Loyalty bonus seumur hidup mulai dari tahun ke-7 hingga 100 tahun
  • Usia pemegang polis 18-70 tahun
  • Usia tertanggung 15 hari-70 tahun

5. Sun Life

Sun Life menawarkan beberapa produk asuransi unit link yang memberikan jaminan hingga usia 100 tahun seperti Asuransi Brilliance Spektra Invest, Asuransi Brilliance Principal, dan Asuransi Brilliance Maxima.

Sun Life melalui polis Sun Proteksi Jiwa juga bisa memberikan jaminan hingga usia 100 tahun. Pasalnya meskipun berupa asuransi berjangka, tapi polis usia masuk polis ini maksimal 80 tahun dan jaminannya bisa mencapai 20 tahun.

Berikut manfaat Brilliance Spektra Invest:

  • Asuransi jiwa dengan manfaat investasi dan tambahan bonus
  • Masa asuransi hingga usia 100 tahun
  • Minimum premi Rp24 juta per tahun
  • Usia pemegang polis 18-80 tahun
  • Usia perserta asuransi 30 hari-70 tahun
  • Bonus premi hingga 10% mulai tahun ke-3
  • Bonus loyalitas 50% di akhir tahun ke-15

Syarat pengajuan asuransi jiwa seumur hidup

Syarat dan ketentuan pendaftaran asuransi jiwa ditentukan oleh setiap perusahaan asuransi. Apabila ada dokumen yang dijadikan syarat maka kamu harus melengkapinya agar pengajuan asuransi dapat diterima.

Pastikan semua datanya sesuai juga agar tidak menimbulkan masalah ketika mengajukan klaim di kemudian hari.

Berikut adalah beberapa syarat pengajuan asuransi jiwa seumur hidup:

  • Usia masuk harus memenuhi syarat maksimal yang ditetapkan perusahaan asuransi
  • Kartu Keluarga
  • Fotokopi atau scan KTP
  • Akta kelahiran
  • Mengisi formulir pengajuan asuransi
  • Dokumen pendukung lainnya yang diminta oleh pihak perusahaan asuransi

Tips membeli whole life insurance

Bila kamu sudah memutuskan untuk membeli whole life insurance, perhatikan beberapa tips berikut ini sebelum melakukan transaksi:

1. Tentukan tujuan membeli asuransi

Tujuan asuransi jiwa adalah untuk melindungi keuangan keluarga dari risiko kehilangan penghasilan jika tulang punggung meninggal dunia. 

Tulang punggung atau tertanggung ini menghasilkan pendapatan untuk menghidupi keluarga. Apabila ia meninggal, keluarga akan kesulitan secara finansial.

Oleh sebab itu, asuransi jiwa memberikan uang santunan kepada keluarga untuk mengganti penghasilan tersebut.

2. Pastikan sanggup berkomitmen membayar premi

Membeli produk asuransi apa pun adalah sebuah komitmen, termasuk whole life insurance. Oleh sebab itu, agar komitmenmu tetap terjaga ketika membeli produk asuransi jiwa whole life, pastikan kamu sanggup untuk membayar premi dalam jangka waktu yang panjang.

Karena jika preminya tidak dibayar maka jaminan asuransi dari akan berhenti. Memang ada beberapa produk yang menjanjikan masa pembayaran premi hanya 10 tahun saja, khususnya produk asuransi unit link

Namun perlu diketahui, bukan berarti proteksi yang kamu dapatkan gratis. Untuk membayar biaya asuransi pada tahun-tahun setelahnya, perusahaan akan memotong saldo rekening investasimu.

Kalau memang investasi untung mungkin kamu bisa tenang, namun jika tidak atau malah rugi mau tidak mau kamu perlu mengisi kembali saldo supaya asuransi tetap aktif.

3. Pilih perusahaan asuransi dengan kondisi keuangan yang baik

Ingat kasus gagal bayar Jiwasraya dan Bumiputera? Untuk menghindari hal seperti itu, ada banyak hal yang bisa kamu lakukan sebagai calon nasabah ketika memilih asuransi jiwa. 

Kamu perlu memeriksa rekam jejak perusahaan di media online dan juga memastikan kondisi keuangan perusahaan baik.

Caranya, kamu tinggal mencari laporan keuangan perusahaan asuransi di mesin pencarian, kemudian perhatikan kolom rasio solvabilitas atau Risk-based Capital (RBC).

Rasio solvabilitas adalah indikator untuk mengukur kesanggupan perusahaan dalam membayar utang jangka panjang dengan seluruh aset yang mereka miliki. 

Berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, rasio solvabilitas minimal yang menunjukkan kesehatan keuangan adalah 120 persen.

Pastikan perusahaan asuransi yang kamu incar memiliki RBC lebih dari 120 persen. Kalau lebih besar maka lebih baik lagi. 

Itulah pengertian, kelebihan kekurangan, jenis-jenis, hingga tips dalam membeli asuransi jiwa whole life. Supaya kamu bisa memilih asuransi jiwa sesuai kebutuhan, coba kuis jenis asuransi jiwa terbaik berikut ini.

Tips dari Lifepal! Asuransi jiwa itu ada banyak jenisnya dan bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan kamu.

Sebelum membelinya, pastikan kamu mempelajari semuanya. Mulai dari besaran preminya, masa pertanggungannya, besar pertanggungannya, dan ketentuan polis lainnya.

Pastikan juga kamu membayar premi sesuai ketentuan agar asuransi kamu tetap aktif. Supaya lebih mudah, simak tips memilih asuransi jiwa di video berikut.

Tanya jawab seputar asuransi jiwa seumur hidup

Asuransi jiwa seumur hidup juga dikenal sebagai whole life insurance, yaitu polis asuransi yang memberikan proteksi jangka waktu yang panjang, yaitu hingga usia tertanggung 99 atau 100 tahun. Dengan manfaat berupa uang pertanggungan yang akan diberikan kepada ahli waris apabila tertanggung meninggal dunia.
Asuransi jiwa pada dasarnya merupakan tanda cinta untuk keluarga yang kita tinggalkan. Asuransi jenis ini cocok dimiliki oleh individu yang memiliki tanggungan sehingga anggota keluarga lainnya masih bisa tetap terjamin kondisi finansialnya dengan adanya uang pertanggungan asuransi ini.Dapatkan penawaran khusus asuransi jiwa jenis apapun mulai dari term life, whole life, dwiguna, unit link, hingga asuransi jiwa premi kembali.
Dapatkan Promo