Cara Mengurus BPKB Hilang [Plus Biaya TERBARU]

cara mengurus bpkb hilang

Cara mengurus BPKB hilang emang bikin pusing. Gimana gak, BPKB alias Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor itu merupakan bukti sah untuk kamu yang punya kendaraan.

Buat bikin baru, kamu harus siap-siap mengurus ke sana-sini. Artinya, kamu perlu mengorbankan waktu. Selain itu, kamu juga harus menyiapkan dana yang gak sedikit. 

Meski begitu, cara mengurus BPKB hilang itu bisa dibilang gak rumit kok. Penasaran ingin mengetahuinya? Yuk, ketahui!

Namun, sebelum membahas bagaimana cara mengurus BPKB hilang, kita ketahui dulu perbedaan, serta fungsi STNK dan BPKB mobil.

Perbedaan STNK dan BPKB Mobil

 

cara mengurus bpkb hilang
cara mengurus bpkb hilang

Kadang masih banyak yang kebingungan bedakan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) dengan BPKB. Memang keduanya sama-sama sebagai bukti sah kepemilikan kendaraan bermotor, tapi tetap ada perbedaannya.

BPKB adalah Buku yang dikeluarkan oleh Satuan Lalu Lintas Polri sebagai bukti kepemilikan kendaraan bermotor Penerbitan BPKB hanya dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polri yang ada di masing-masing polres di seluruh wilayah Indonesia.

Sedangkan STNK adalah alat bukti yang melekat pada suatu kendaraan yang berisi nomor registrasi dan identifikasi suatu kendaraan bermotor. Penerbitan STNK hanya dilakukan oleh SAMSAT.

Fungsi STNK dan BPKB

Meskipun mirip, tapi BPKB dan STNK punya fungsi yang sagat berbeda. BPKB fungsinya adalah:

  1. Sebagai tanda pengenal kendaraan bermotor baik dalam kondisi baik atau rusak.
  2. Sebagai Certificate of Ownership atau bukti kepemilikan yang sah dan harus dijaga baik-baik.
  3. Bisa dijadikan sebagai agunan dalam hal utang piutang di masyarakat.

Sedangkan fungsi STNK adalah:

  1. Sebagai titik tolak kepemilikan yang sah atas sebuah kendaraan bermotor.
  2. Sebagai identitas kepemilikan (nomor polisi, nama pemilik, alamat pemilik) dan identitas kendaraan bermotor (merk/tipe, jenis/model, tahun pembuatan, tahun perakitan, isi silinder, warna, nomor rangka/NIK, nomor mesin, nomor BPKB, warna TNKB, bahan bakar, kode lokasi, dan lain-lain).
  3. Sebagai kelengkapan berkendara, untuk bukti bahwa kendaraan yang kita bawa bukan kendaraan curian.

Cara mengurus BPKB hilang 

Dilansir dari situs resmi BPRD (Badan Pajak Retribusi Daerah), berikut beberapa langkah buat mengurus BPKB yang hilang.

Bikin laporan kehilangan

Langkah pertama yang harus kamu lakukan buat mengurus BPKB hilang adalah dengan bikin laporan kehilangan di kantor polisi terdekat.

Pihak kepolisian bakal bikin Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang memberitahukan kalau BPKB kamu hilang.

Biasanya mereka bakal meminta identitas diri kamu seperti KTP atau SIM. Setelah itu, kamu bakal diminta buat menjelaskan kronologis kehilangan BPKB.

Surat pernyataan tersebut harus diberi materai Rp6000 dan kamu tandatangani.

Surat keterangan dari bank

Selain surat keterangan kehilangan dari kepolisian, kamu juga harus bikin surat keterangan dari bank.

Surat keterangan dari bank bertujuan buat memastikan kalau BPKB gak dalam status sebagai jaminan bank. Surat keterangan itu juga harus dilengkapi dengan materai Rp6000.

Bukti penyiaran di media

Selain surat keterangan dari kepolisian dan bank, kamu juga harus melampirkan bukti penyiaran di media.

Kamu bisa memanfaatkan iklan baris yang biayanya relatif murah. Tujuannya adalah buat meminimalisir BPKBmu dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang gak bertanggung jawab.

Jangan lupa buat menyimpan iklan tersebut sebagai bukti dan kuitansi pemasangan iklan.

Datang ke SAMSAT

Setelah surat keterangan surat lengkap, kamu bisa langsung datang ke Samsat di tempat kendaraanmu terdaftar.

Selain surat keterangan, ada beberapa dokumen yang harus kamu persiapkan, seperti:

  • Identitas diri serta satu lembar fotokopinya. Jika berhalangan hadir, bisa melampirkan surat kuasa bermaterai buat perorangan.

Kalau buat badan hukum, kamu harus membawa salinan akte pendirian beserta satu lembar fotokopi, keterangan domisili, surat kuasa bermaterai yang ditandatangani pimpinan perusahaan serta cap badan hukum yang bersangkutan.

Syarat lainnya, kamu juga harus siapkan:

  • Surat Pernyataan BPKB Hilang yang diberi materai dan ditandatangani pemilik.
  • Bukti pemasangan iklan kehilangan BPKB di media massa.
  • BAP dari Bareskrim
  • STNK asli dan fotokopi serta catatan pajak.
  • Fokopi BPKB yang hilang atau ingat nomor BPKB-nya.

Sedangkan buat instansi pemerintah, diharuskan buat membawa surat keterangan  kepemilikan BPKB instansi yang ditandatangi oleh pimpinan dan dibubuhi cap instansi.

  • Membawa STNK asli serta satu lembar fotokopinya.

Saat melakukan pendaftaran, kamu juga diharuskan mengisi formulir permohonan dan membawa kendaraan karena petugas bakal melakukan cek fisik kendaraan dengan mengambil nomor rangka dan mesin kendaraan.

Jika semua persyaratan lengkap dan petugas udah menerimanya, maka proses pembuatan BPKB bakal membutuhkan waktu sekitar satu bulan.

Lalu, berapa biaya mengurus BPKB?

Seperti yang dikutip dari situs resmi Kemendagri, berikut ini adalah biaya yang harus kamu persiapkan buat biaya penerbitan BPKB.

  1. Kendaraan bermotor roda dua atau tiga
  • Baru sebesar Rp225 ribu.
  • Ganti kepemilikan sebesar Rp225 ribu.
  1. Kendaraan bermotor roda empat atau lebih
  • Baru sebesar Rp375 ribu.
  • Ganti kepemilikan sebesar Rp375 ribu.

Itu dia cara mudah mengurus BPKB hilang serta biaya yang harus kamu persiapkan. Gak ribet, kan? Jadi, kamu gak perlu pakai calo biar pengeluaran gak membengkak.

Tips menyimpan BPKB Kendaraan di tempat yang aman

Biar BPKB gak hilang, sebaiknya kamu simpan di tempat yang aman dengan cara yang benar. Simak tips berikut cara penyimpanannya:

Di dalam brankas

Cara ini banyak dilakukan karena sederhana dan sangat aman. Gak cuma buat menyimpan dokumen, brankas juga sering digunakan buat menyimpan emas, uang dan benda berharga lainnya. Keunggulan menggunakan brankas adalah tingkat keamanan tinggi, tahan api, sulit untuk dibuka paksa dan sistem kunci yang sangat baik.

Di dalam map

Kalau kamu gak punya brankas, bisa saja kamu simpan di map. Asalkan kamu juga hati-hati menyimpan mapnya. Pastikan map gak diletakkan di tempat terbuka yang mudah diambil orang atau tempat lembab karena bisa merusak bahan kertas. Pilihlah map yang berbahan plastik dan cukup tebal.

Di dalam lemari

Sediakan ruang khusus di dalam lemari untuk menyimpan dokumen penting dan pastikan diatur dengan rapih agar mudah ditemukan kalau sewaktu-waktu dibutuhkan. Jangan lupa memberikan kamper agar dokumen tak diserang hewan-hewan kecil dan pastikan menyimpannya di bagian atas lemari agar aman dari risiko seperti banjir.

Disimpan secara digital

Ini banyak disepelekan orang, tapi menyalin dokumen termasuk BPKB dalam bentuk digital melalui scan ini sangat penting. Sebelum kamu simpan di tempat yang aman, sebaiknya scan dulu dokumen-dokumen penting dan simpan di berbagai platform digital, seperti PC, laptop, email, drive atau flashdisk dengan pembagian folder yang jelas.

Sekarang BPKB sudah aman, mobil dan motormu sudah aman juga atau belum? Nah, untuk memberikan perlindungan untuk mobil dan motormu dari pengeluaran atas kerusakan atau bahkan kehilangan akibat dicuri, coba manfaatkan asuransi kendaraan. (Editor: Chaerunnisa)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →