Ibu Rumah Tangga Juga Bisa Jadi Investor! Ini Rekomendasi Produknya

Seorang petugas bank menjelaskan soal sukuk ritel kepada nasabah. (Tempo/Tony Hartawan)

Di balik kesehatan keuangan keluarga, ada ketelitian dan kecermatan seorang ibu rumah tangga dalam mengatur pengeluaran. Tugas ini sama sekali gak bisa dianggap sepele. Seorang ibu harus mampu mengalokasikan pemasukan menjadi beragam kebutuhan keluarga yang luar biasa banyak banget.

Jika, pemasukan sedang minim, ibu harus putar otak biar keluarga tetap bisa menyantap hidangan bergizi. Belum lagi jika ada keperluan sekolah anak yang dananya gak sedikit.

Pengin gak pengin harus bertindak sekreatif mungkin biar gak ada kebutuhan yang terabaikan.

Meski gak memiliki gaji seperti wanita karier, ibu rumah tangga juga bisa jadi investor lho. Peran sebagai pengatur keuangan memungkinkan mereka menyisihkan uang buat berinvestasi.

Tapi, uang belanja atau uang bulanan mana bisa diganggu gugat seenaknya?

Tenang moms, zaman sekarang investasi gak harus selalu besar. Ibu bisa mengumpulkan modal investasi dari sisa uang belanja. Misalnya nih, jika dalam sehari ibu bisa menyisihkan seenggaknya Rp 10-20 ribu, dalam dua bulan ibu udah punya modal lebih dari Rp 1 juta.  

Lalu tipe investasi apa yang cocok?

Sebaiknya sih ibu memilih instrumen investasi dengan imbal hasil yang stabil meski gak terlalu besar.

Berikut ini pilihan instrumen investasi yang bisa dicoba.

1. Reksa Dana

Ilustrasi reksa dana. (Shutterstock)
Ilustrasi reksa dana. (Shutterstock)

Secara sederhana reksa dana adalah kumpulan dana dari investor yang dikelola oleh manajer investasi (MI). Dengan gitu, gak perlu bolak-balik melihat grafik pergerakan jual beli saham sendiri. Para MI-lah yang bertugas memantau pasar modal dan mencari tahu saham terbaik yang bisa dibeli investor.

Ibu udah bisa membeli reksa dana dengan modal Rp 100 ribu. Namun tetap perhatikan biaya-biaya tambahan seperti biaya penjualan, pembelian, dan pengalihan.

Pembelian reksa dana dapat dilakukan melalui bank, perusahaan sekuritas, atau secara online.

2. Emas (logam mulia)

Ilustrasi emas batangan. (Shutterstock)
Ilustrasi emas batangan. (Shutterstock)

Investasi emas juga bisa jadi pilihan para ibu rumah tangga, namun dalam  bentuk logam mulia ya, bukan perhiasan.

Emas bersifat likuid atau mudah dicairkan sehingga bisa digunakan buat kebutuhan mendesak. Investasi emas juga mudah dilakukan karena prosesnya cuma membeli lalu menyimpan.

Meski gitu, emas baru bakal terasa menguntungkan jika dipakai buat investasi jangka panjang. Maksudnya, kalau beli tahun sekarang, maka sebaiknya dijual lagi tahun depan aja.

Asuransi & Investasi
Asuransi & Investasi

3. Surat Utang Negara (SUN)

Seorang petugas bank menjelaskan soal sukuk ritel kepada nasabah. (Tempo/Tony Hartawan)
Seorang petugas bank menjelaskan soal sukuk ritel kepada nasabah. (Tempo/Tony Hartawan)

SUN adalah surat berharga yang diterbitkan oleh pemerintah. Tujuannya buat mencari dana pembiayaan APBN. Dengan kata lain, investor seolah memberi pinjaman kepada pemerintah dan kelak bakal mendapatkan bayaran berserta imbalan berupa bunga atau kupon.

Produk-produk SUN yang bisa dicoba antara lain ORI (Obligasi Ritel Indonesia), Sukri (Sukuk Ritel), serta SBR (Saving Bond Ritel). Buat SBR bisa dipesan mulai dari Rp 1 juta.

Gimana moms? Tertarik investasi?

Kalau iya, satu hal yang gak boleh dilupa. Pastikan perusahaan investasi telah terdaftar dan berada dalam naungan OJK. Para ibu rumah tangga jangan sampai tergoda investasi abal-abal yang menjanjikan untung tinggi tapi ujungnya duit malah dibawa lari.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →