Perusahaan Asuransi Indonesia yang Terdaftar di BEI

Perusahaan asuransi Indonesia (1)

Kepemilikan asing atas perusahaan asuransi Indonesia kini boleh lebih dari 80 persen. Ketentuan ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 3 Tahun 2020.

PP No. 3 Tahun 2020 tersebut merupakan peraturan tentang perubahan atas PP No. 14 Tahun 2018 tentang Kepemilikan Asing pada Perusahaan Perasuransian. 

Nah, Pasal 6 dalam PP terbaru tersebut menjelaskan tentang kepemilikan asing atas saham perusahaan asuransi.

Lebih jelasnya, berikut bunyi Ayat 1 pada Pasal 6 di PP No. 3 Tahun 2020:

“Dalam hal Kepemilikan Asing pada Perusahaan Perasuransian yang bukan merupakan perseroan terbuka telah melampaui 80% (delapan puluh persen) pada saat Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku: 

  1. Perusahaan Perasuransian tersebut dikecualikan dari batasan Kepemilikan Asing sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1); dan 
  2. Perusahaan Perasuransian tersebut dilarang menambah persentase Kepemilikan Asing.”

Dengan keluarnya PP yang mulai berlaku pada 20 Januari 2020 ini, kepemilikan asing atas saham perusahaan asuransi Indonesia yang terlanjur lebih dari 80 persen dianggap sah, kecuali buat yang statusnya perusahaan terbuka.

Bicara soal perusahaan asuransi Indonesia, ternyata cukup banyak lho yang telah terdaftar sebagai perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia? 

Gak ada salahnya nih kalau mengulas perusahaan-perusahaan asuransi Indonesia yang berstatus Tbk. tersebut. Berikut ini ulasannya:

Daftar perusahaan asuransi Indonesia yang berstatus Tbk., siapa aja pemegang sahamnya?

Dalam daftar yang dimiliki Bursa Efek Indonesia (BEI), cukup banyak nama-nama perusahaan asuransi Indonesia yang sahamnya dilepas ke publik. 

Kalau kamu punya ketertarikan terhadap saham-saham perusahaan asuransi, gak ada salahnya nih mempertimbangkan informasi ini:

Perusahaan Asuransi Aset Laba Pemegang Saham
Asuransi Bina Dana Arta, Tbk. (ABDA) Rp 2,71 triliun Rp 70,15 miliar
  • Bank of Singapore Ltd A/C MApfre (62,33%)
  • Masyarakat (37,67%)
Asuransi Harta Aman Pratama, Tbk. (AHAP) Rp 534,53 miliar – Rp 42,36 miliar
  • PT Asuransi Central Asia (62,15%)
  • Sendra Gunawan (12,83%)
  • PT Asian International Investindo (7,50%)
  • Masyarakat (17,52%)
Asuransi Multi Artha Guna, Tbk. (AMAG) Rp 4,72 triliun Rp 63,22 miliar
  • Fairfax Asia Limited (80%)
  • PT Bank Panin, Tbk. (7,76%)
  • Masyarakat (12,24%)
Asuransi Bintang, Tbk. (ASBI) Rp 816,86 miliar Rp 5,6 miliar
  • PT Srihana Utama (35,46%)
  • PT Ngrumat Bondo Utomo (25,06%)
  • PT Warisan Kasih Bunda (21,26%)
  • Masyarakat (18,22%)
Asuransi Dayin Mitra, Tbk. (ASDM) Rp 1,28 triliun Rp 20,25 miliar
  • PT Equity Development Investment (73,30%)
  • Masyarakat (26,70%)
Asuransi Jasa Tania, Tbk. (ASJT) Rp 462,47 miliar Rp 7,61 miliar
  • Dana Pensiun Perkebunan (77,39%)
  • Masyarakat (22,61%)
Asuransi Kresna Mitra, Tbk. (ASMI) Rp 980,55 miliar Rp 23,44 miliar
  • Uni Link Investa 5 AJK (12,81%)
  • Uni Link Investa 3 AJK Sinar Mas (7,37%)
  • Uni Link Investa 4 AJK (7,15%)
  • PT Mega Inti Supra (0,04%)
  • Masyarakat (72,63%)
Asuransi Ramayana, Tbk. (ASRM) Rp 1,5 triliun Rp 51,88 miliar
  • Syahril (27,69%)
  • A Winoto Doeriat (19,17%)
  • PT Ragam Venturindo (13,88%)
  • Wirastuti Puntaraksma (11,39%)
  • Korean Reinsurance Company (10,00%)
  • Masyarakat (17,87%)
Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra, Tbk. (JMAS) Rp 226,49 miliar Rp 1,78 miliar
  • Koperasi Simpan Pinjam “Jasa” (53,10%)
  • Masyarakat (46,90%)
Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG, Tbk. (LIFE) Rp 15,94 triliun Rp 263,53 miliar
  • Mitsui Sumitomo Insurance Co. Ltd. (80%)
  • PT Sinar Mas Multiartha, Tbk. (12,50%)
  • Masyarakat (7,50%)
Lippo General Insurance, Tbk. (LPGI) Rp 2,32 triliun Rp 43,16 miliar
  • PT Inti Anugerah Pratama (65,79%)
  • PT Star Pacific, Tbk. (19,80%)
  • Masyarakat (14,41%)
Maskapai Reasuransi Indonesia, Tbk. (MREI) Rp 3,65 triliun Rp 128,25 miliar
  • PT Graha Sentosa Persada (20,00%)
  • AJB Bumiputera 1912 (14,84%)
  • Masyarakat (65,16%)
Malacca Trust Wuwungan Insurance, Tbk. (MTWI) Rp 364,33 miliar Rp 1,49 miliar
  • PT Batavia Prima Investama (45,90%)
  • PT Batavia Prosperindo International, Tbk. (19,22%)
  • PT Batavia Prosperindo Finance, Tbk. (15,86%)
  • PT Ilthabi Rekatama (5,22%)
  • Masyarakat (6,65%)
Victoria Insurance, Tbk. (VINS) Rp 251,55 miliar Rp 15,89 miliar
  • PT Victoria Investama, Tbk. (73,15%)
  • Masyarakat (26,85%)

Itulah informasi perusahaan-perusahaan asuransi Indonesia yang sejauh ini menjadi perusahaan terbuka dan terdaftar di BEI. Manakah kira-kira yang sahamnya menarik menurutmu? (Editor: Chaerunnisa)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →