Term Life: Pengertian dan Perbedaannya dengan Whole Life

term life

Term life adalah produk asuransi jiwa yang memberikan perlindungan dalam jangka waktu tertentu dan juga dikenal sebagai asuransi jiwa berjangka. Pertanggungan dari asuransi jiwa ini hanya akan diberikan pada ahli waris apabila tertanggung meninggal dunia dalam kurun waktu periode asuransi.

Jika dalam periode itu gak ada klaim misalnya karena usia panjang, maka premi yang sudah dibayarkan hangus dan gak ada pengembalian atau nilai tunai. Hal ini yang membedakan asuransi jiwa berjangka dengan asuransi whole life.

Secara umum, jangka waktu yang ditawarkan oleh term life insurance adalah selama 1, 5, 10, 15, 20, 30 tahun. Tertanggung bisa memilih ini secara fleksibel sesuai dengan kebutuhan, misalnya jika membeli produk ini dengan tujuan asuransi jiwa KPR dengan lama pelunasan 5 tahun, maka masa pertanggungan asuransinya juga mengikuti waktu tersebut.

Beda Term Life VS Whole Life

Lantas, apa sih bedanya term life insurance dengan whole life insurance? Keduanya masih termasuk jenis asuransi jiwa, namun ada beberapa aspek yang menjadi pembedanya. Agar memudahkanmu untuk mengenali produknya, berikut perbedaan asuransi term life dengan asuransi jiwa seumur hidup:

1. Jangka Waktu Perlindungan

Perbedaan utama asuransi whole life dengan asuransi term life adalah jangka waktu perlindungan yang ditawarkan. Masa pertanggungan untuk asuransi jiwa berjangka terbatas, biasanya hanya satu tahun dan maksimal 30 tahun.

Sementara itu, jenis asuransi jiwa whole life, memberikan masa pertanggungan hingga usia 99 tahun. Inilah mengapa whole life insurance kerap disebut sebagai asuransi jiwa seumur hidup. Dengan perbandingan ini, asuransi jiwa berjangka bisa dibilang cukup unggul jika dibandingkan dengan asuransi seumur hidup.

Sebab, semakin lama kita membayar premi asuransi jiwa, tentu semakin besar jumlah yang harus kita bayarkan. Sementara dengan durasi lebih pendek, tentu kita membayarkan premi dengan total lebih kecil. Sehingga membeli produk asuransi term life bisa jadi alternatif asuransi jiwa murni terbaik.

2. Nilai Tunai Asuransi Term Life

Perbedaan selanjutnya terletak pada nilai tunai, yaitu sejumlah uang yang akan disetor kepada nasabah atau ahli waris di akhir masa polis. Manfaat nilai tunai ini dimiliki oleh asuransi whole life, namun gak dengan asuransi term life.

Term life hanya memberikan uang pertanggungan (UP) apabila terjadi klaim meninggal dunia pada tertanggung. Jika lewat periode tersebut ternyata gak ada klaim, maka premi yang sudah dibayarkan hangus.

Pada asuransi whole life, nasabah atau ahli waris bakal mendapatkan nilai tunai yang jumlahnya sudah pasti dari awal di akhir masa polis. Hal ini juga yang membedakan asuransi jiwa whole life dengan asuransi unit link, jenis asuransi jiwa lainnya.

Berbeda dengan unit link, nasabah gak bisa memilih portofolio pengembangan dana premi dan instrumen investasi. Namun, jumlah nilai tunai cenderung lebih “aman” karena gak mengikuti fluktuasi nilai investasi.

3. Biaya Premi Term Life Insurance

Biaya premi asuransi term life sudah pasti jauh lebih murah daripada whole life. Soalnya, gak ada alokasi dana untuk nilai tunai dan waktu pertanggungan lebih pendek. Contoh, kita mengambil asuransi jiwa berjangka dengan premi sekitar Rp5,6 juta per tahun selama 20 tahun.

Uang pertanggungan yang ditawarkan adalah Rp750 juta. Nah, pada asuransi jiwa seumur hidup kemungkinan bisa dibanderol dengan premi dua kali lipat atau UP yang lebih rendah.

Meski demikian, biaya premi asuransi jiwa term life bisa meningkat setelah masa pertanggungan atau akhir masa polis. Sementara pada asuransi whole life terdapat penerapan premi flat seumur hidup.

4. Cuti Premi Term Life Insurance

Pada asuransi jiwa term life gak dikenal istilah cuti premi. Jika kita gak bayar premi maka polis akan mati. Sementara pada asuransi jiwa whole life, kita bisa mengajukan cuti premi. Karena terdapat nilai tunai yang bisa meng-cover preminya.

Bahkan, beberapa produk asuransi jiwa whole life ada yang menerapkan sistem pembayaran premi terbatas, misalnya 10 tahun, 20 tahun, atau 30 tahun. Akan tetapi, nasabah bakal di-cover seumur hidup.

Sebaiknya Pilih Term Life atau Whole Life?

Baik asuransi term life dan whole life punya kelebihan kekurangan masing-masing. Mana jenis asuransi yang baik untukmu tentu disesuaikan lagi dengan kebutuhan dan juga anggaranmu. Untuk membantu pertimbanganmu, simak tips berikut ini:

Asuransi jiwa term life cocok bagi kamu yang:

  1. Jika kamu hanya butuh sejumlah uang pertanggungan untuk periode tertentu saja, misalnya kamu punya anak kecil (yang belum bekerja) atau punya cicilan dalam jumlah besar seperti KPR.
  2. Pengin asuransi jiwa dengan premi murah tetapi UP-nya cukup besar.
  3. Kalau kamu jago atau bisa berinvestasi sendiri, maka lebih investasi sendiri saja dan beli asuransi jiwa berjangka sebagai proteksi.
  4. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jika kamu sedang meniti karir sebaiknya memilih produk asuransi jiwa berjangka.

Asuransi jiwa whole life cocok bagi kamu yang:

  1. Jika kamu mau mewariskan sesuatu pada anak atau orang terdekat, maka asuransi jiwa whole dapat menjadi opsi terbaik.
  2. Jika kamu butuh dana pensiun yang bakal digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di masa tua.
  3. Pengin bangun bisnis atau membeli aset di masa tua.

Rekomendasi Asuransi Jiwa Term Life Terbaik

Setelah memahami apa saja perbedaan antara whole life dan term life insurance, kenali juga produk asuransi jiwa term life terbaik yang tersedia di Indonesia. Sejumlah perusahaan menawarkan produk tersebut dengan manfaat-manfaat menarik. Berikut adalah rekomendasi dari Lifepal:

1. Allianz PASTI

Produk asuransi jiwa berjangka dari Allianz Life ini menawarkan banyak sekali manfaat. Dalam satu produk, kamu sudah bisa mendapatkan tidak hanya jaminan asuransi jiwa namun juga pertanggungan penyakit kritis dan manfaat akhir kontrak.

Santunan duka yang diberikan cukup tinggi hingga Rp1,5 miliar. Kemudian jika terdiagnosis salah satu dari 77 penyakit kritis yang dijamin akan mendapatkan pertanggungan biaya hingga Rp500 juta.

2. FWD Bebas Rencana

FWD Bebas Rencana merupakan polis asuransi jiwa berjangka yang memberikan manfaat santunan meninggal dunia akibat kecelakaan serta akibat sakit maupun kecelakaan di tahun kedua masa pertanggungan asuransi.

Tersedia fitur perpanjangan polis asuransi jiwa berjangka secara otomatis hingga tertanggung mencapai usia 80 tahun dengan uang pertanggungan maksimal Rp1 miliar.

3. AXA Term Protector

AXA Term Protector memberikan manfaat santunan meninggal dunia hingga Rp2 miliar kepada nasabah akibat sebab alami dan juga kecelakaan. Manfaat asuransi jiwa lainnya seperti pengembalian premi sebesar 110 persen dari premi yang sudah dibayarkan dikurangi ekstra premi apabila ada.

4. Chubb Term Life Protection Plus

Produk asuransi jiwa berjangka dari Chubb Life Insurance ini memberikan pertanggungan hingga usia 60 Tahun dengan manfaat utama hingga Rp300 juta. Manfaat lainnya adalah tersedia pilihan pengembalian premi seperti tanpa pengembalian premi , atau pengembalian premi sebesar 25 persen setiap dua tahun jika tidak terjadi klaim, atau pengembalian premi sebesar 50 persen setiap tiga tahun jika tidak terjadi klaim.

5. Sequis Term Life Plus Insurance

Polis asuransi jiwa berjangka dari Sequis Life menawarkan manfaat santunan risiko meninggal dunia dan cacat total tetap dengan masa pertanggungan asuransi selama 10 tahun.

Salah satu keunggulan dari produk ini adalah jumlah uang pertanggungan yang diberikan cukup tinggi, yakni mulai Rp100 juta. Kemudian, kamu juga bisa mendapatkan manfaat pengembalian premi sebesar 115 persen di akhir masa pertanggungan asuransi.

Tips dari Lifepal! Sebelum membeli produk asuransi jiwa berjangka atau term life, pastikan kamu sudah menyesuaikan anggaran dan kebutuhanmu sesuai dengan manfaat yang ditawarkan oleh polis.

Biar lebih gampang buat memilih jenis asuransi jiwa yang cocok buat kamu, yuk ikutan kuis jenis asuransi jiwa terbaik berikut yang Lifepal sediakan.

Pertanyaan Seputar Term Life Insurance

Asuransi jiwa term life atau disebut asuransi jiwa berjangka adalah produk asuransi yang memberikan perlindungan dalam jangka waktu tertentu. Bisa setahun, 5, 10, 20, dan maksimal 30 tahun. Yuk cek info selengkapnya di artikel Lifepal ini.
Asuransi whole life adalah produk asuransi yang memberikan perlindungan seumur hidup, sehingga disebut juga sebagai asuransi jiwa seumur hidup. Terdapat dua manfaat, yaitu uang pertanggungan dan nilai tunai di akhir masa polis. Cari tahu di Lifepal.
Beberapa contoh asuransi jiwa term life terbaik, antara lain asuransi term life Manulife. Yaitu ProActive Plus yang memberikan pertanggungan hingga 20 tahun dengan premi mulai dari Rp300 ribuan per bulan. Sementara Prudential atau Allianz tidak menyediakan asuransi jiwa berjangka.
Kita bisa membeli asuransi jiwa jenis ini melalui perusahaan asuransi maupun broker. Salah satu broker asuransi online terpercaya yang menyediakan produk asuransi berjangka adalah Lifepal. Lifepal telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Customer Service

call me
whatsapp