
Cara memperbaiki hidrolik pintu belakang mobil itu susah-susah gampang. Kebanyakan hidrolik yang bermasalah dan rusak sebaiknya segera diganti.
Apalagi mengingat fungsi utamanya yang penting untuk menjaga keamanan barang bawaan pemilik mobil.
Hidrolik pintu bagasi mobil dilengkapi dengan 2 shock yang letaknya berada di kanan dan kiri. Adanya shock hidrolik ini memudahkan kita membuka pintu tanpa memerlukan tenaga ekstra untuk mengangkatnya ke atas.
Kita cukup memberikan tarikan sedikit untuk membuka kunci otomatis akan langsung terbuka ke atas.
Namun, jika shock hidrolik mulai bermasalah baik karena kerusakan atau usia maka pintu akan sulit dibuka atau malah terlalu berat untuk diangkat.
Berikut ini tanda shock hidrolik mobil bermasalah dan langkah untuk memperbaiki serta merawatnya.
Ada beberapa momen di mana memang hidrolik sudah rusak dan harus segera diganti. Berikut ini langkah yang bisa kamu lakukan.
Kamu bisa mengecek bagian pintu bagasi dengan membukanya sedikit. Jika pintu dengan mudah kembali turun, artinya memang shock hidrolik pada pintu bagasi kamu sudah melemah.
Biasanya, shock hidrolik pintu bagasi mobil yang bermasalah akan mengeluarkan oli atau olinya bocor.
Jika kamu sudah mengamati dan memang ada tanda kebocoran, sebaiknya mulai lakukan langkah selanjutnya, yakni memperbaiki hidrolik pintu belakang mobil dengan mengganti shock yang baru.
Jika kamu sudah menemukan sejumlah tanda shock bagasi yang melemah. Maka, kamu sebaiknya mengganti bagian tersebut dengan yang baru.
Salah satu model mobil yang menggunakan pintu belakang jenis ini adalah mobil Ertiga. Cara memperbaiki hidrolik pintu belakang mobil Ertiga pada dasarnya sama dengan mobil lain yang sejenis.
Harga batangan hidrolik mobil tidaklah mahal, untuk mobil Ertiga contohnya. Kamu hanya cukup merogoh kocek Rp150 hingga Rp180 ribu untuk satu pasang batang hidrolik baru.
Mengganti hidrolik pintu belakang mobil juga tidak selalu dilakukan di bengkel, kamu bisa melakukannya sendiri dengan mengikuti langkah berikut ini:
Ada beberapa penyebab dasar hidrolik pintu belakang mobil mulai bermasalah. Berikut ini beberapa faktor penyebabnya:
Faktor pertama ini mungkin pernah kamu lakukan, setelah membaca ini sebaiknya segera dihindari agar hidrolik pintu belakang mobil kamu awet.
Perlakuan kasar seperti hentakan yang keras saat menutup pintu bisa menyebabkan shockbreaker mudah rusak. Hal ini bahkan menyebabkan engsel pintu menjadi lebih cepat kendur dan membuat pintu agak keras saat ditutup.
Kebersihan memang sebaiknya selalu terjaga dalam kondisi apapun. Termasuk untuk urusan mobil. Pastikan kamu selalu menjaga kebersihan area vital bagasi mobil yaitu AS Shock.
Pasalnya, kotoran yang menempel bisa menumpuk dan membuat sumbatan sehingga pintu menjadi sulit untuk dibuka tutup.
Pastikan juga kamu melakukan pembersihan dengan kain yang halus dan mencegah lecet pada permukaan supaya tidak memicu kebocoran oli hidrolik.
Faktor ini bisa disebut faktor yang tidak bisa dihindari. Komponen hidrolik juga ada umurnya, jika kamu melakukan perawatan dan penggunaan yang tepat maka umurnya bisa lebih panjang. Begitu pun sebaliknya.
Pemilik mobil atau pengemudi sebaiknya memahami cara merawat hidrolik pintu belakang mobil dengan tepat. Apalagi cara perawatannya tidaklah sulit dan cukup mudah dilakukan.
Pastikan kamu melakukan 3 cara merawat hidrolik pintu belakang mobil berikut.
Biasakan melakukan buka dan tutup pintu bagasi secara perlahan. Tujuannya supaya pegas pada hidrolik tidak mudah bocor dan rusak.
Pasalnya, jika terjadi kerusakan pada bagian pegas maka pintu bagasi akan melemah bahkan mudah turun dan tidak bisa ditutup.
Pastikan kamu tidak membantingnya saat menutup pintu bagasi, ya. Hal ini demi menjaga umur hidrolik yang lebih panjang dan menjaga keuangan kamu agar tidak mengeluarkan kocek lebih untuk hal yang bisa kamu rawat sendiri.
Kebersihan memang selalu diwajibkan, apalagi untuk komponen yang rentan dengan debu dan kotoran ini. Maka sebaiknya kamu melakukan pembersihan rutin untuk mencegah kerusakan pada bagian shock hidrolik bagasi.
Pastikan kamu membersihkannya dengan lap kering dan lembut agar tidak menggores bagian permukaannya.
Masih terkait dengan kebersihan dan cara membersihkannya. Kamu dilarang keras untuk menggunakan bahan kasar apalagi amplas untuk membersihkan bagian ini.
Pasalnya, jika permukaan batas as tidak rata, kerja dan mekanisme hidrolik akan terganggu. Apalagi, mengingat fungsi keamanan bagasi sehingga sebaiknya lakukan perawatan dengan tepat.
Tips dari Lifepal! Lakukan perawatan rutin dan tepat agar memperpanjang usia hidrolik pintu belakang mobil.
Namun, jika hidrolik sudah dalam keadaan rusak, sebaiknya segera diganti dengan hidrolik baru yang bisa kamu lakukan secara mandiri tanpa ke bengkel dengan langkah yang sudah dijelaskan di atas.
Kamu juga bisa menyimak ulasan mengenai cara perbaikan hidrolik bagasi mobil di artikel Lifepal!
Memperbaiki hidrolik pintu belakang mobil yang rusak bisa menjadi proses yang rumit dan memakan biaya. Oleh karena itu, memiliki asuransi mobil sangat penting untuk menanggung biaya perbaikan tersebut. Dengan asuransi, kamu bisa memperbaiki hidrolik di bengkel-bengkel terbaik tanpa khawatir soal biaya. Asuransi mobil memberikan perlindungan finansial dari berbagai risiko kerusakan. Pastikan mobilmu selalu terlindungi agar tetap dalam kondisi prima. Jangan biarkan kerusakan hidrolik mengganggu kenyamanan berkendaramu!
Artikel Terkait Lainnya