lifepal-user-logo
lifepal-user-logo
  • Dapatkan Penawaran
      Hubungi Kami
      Atau
      Chat di Whatsapp
      Senin - Jumat
      08.00 - 19.00 WIB
      Sabtu
      08.00 - 17.00 WIB
      Hari libur nasional
      Tutup
  • Masuk/Daftar
  • Asuransi Mobil
    • Asuransi Mobil Terbaik
    • Asuransi Mobil All Risk
    • Asuransi Mobil TLO
    • Asuransi Mobil Syariah
    • Asuransi Mobil Bekas
    • Asuransi Mobil Pihak Ketiga
    • Asuransi Mobil Listrik
  • Asuransi Kesehatan
    • Asuransi Kesehatan Terbaik
    • Asuransi Kesehatan Orangtua
    • Asuransi Kesehatan Keluarga
    • Asuransi Kesehatan Anak
    • Asuransi Rawat Jalan
    • Asuransi Melahirkan
    • Asuransi Gigi
    • Hospital Cash Plan
    • Asuransi Karyawan
  • Rekan
    • Asuransi Mobil Garda Oto
    • Asuransi Mobil Zurich Syariah
    • Asuransi Mobil ACA
    • Asuransi Mobil Roojai-Sompo
    • Asuransi Mobil Mega Insurance
    • Asuransi Mobil Simas Insurtech
    • Asuransi Mobil Oona
    • Asuransi Mobil MAG
    • Asuransi Kesehatan Sinar Mas
    • Asuransi Kesehatan AXA
    • Asuransi Kesehatan Lippo General Insurance
    • Asuransi Kesehatan April Internasional
    • Asuransi Kesehatan CAR Life
    • Asuransi Kesehatan MAG
  • Artikel & Tips
    • Mengerti Asuransi
      • Polis Asuransi
      • Premi Asuransi
      • Jenis Asuransi
      • Risiko Asuransi
      • Klaim Asuransi
    • Artikel Lainnya
      • Semua Artikel
      • Tips Asuransi
      • Tips Asuransi Mobil
      • Tips Asuransi Kesehatan
      • Review Perusahaan Asuransi
      • Tips Kendaraan & Asuransi
      • Tips Kesehatan & Asuransi
      • Kalkulator
  • Layanan
    • Tentang Lifepal
    • Bantuan
    • Ketentuan
    • Cara Pembelian
  • Media
  • Tips Kendaraan dan Asuransi
  • Ketahui Cara Menghitung Torsi Gearbox yang Lengkap!
Tips Kendaraan dan Asuransi

Ketahui Cara Menghitung Torsi Gearbox yang Lengkap!

4 Menit
cara menghitung torsi gearbox

Cara menghitung torsi gearbox seringkali merupakan hal yang harus diketahui oleh para pemilik kendaraan khususnya mobil.

Torsi gearbox ini akan bekerja dengan ditentukan oleh daya dan kecepatan. Selain itu, torsi ini merupakan besaran yang dapat dinyatakan oleh seberapa besar gaya dorong yang dapat diproduksi oleh sebuah mesin.

Oleh sebab itulah, torsi gearbox di dalam mobil memiliki fokus untuk urusan akselerasi dan percepatan.

Pada prinsipnya, dalam sistem transmisi tentu akan bekerja dengan menggunakan perbandingan rasio gearbox sehingga terdapat perbedaan kecepatan yang dapat dicapai apabila hal tersebut berubah.

Oleh sebab itulah, cara menghitung torsi gearbox akan membantu kendaraan mendapatkan kecepatan dan momen putar mesin yang sesuai dengan jalanan saat berkendara.

Lalu bagaimana cara menghitung torsi gearbox? Simak penjelasannya pada artikel di bawah ini!

Cara menghitung torsi gearbox

Torsi gearbox ini memiliki rasio atau perbandingan antara roda gigi yang saling bersinggungan. Perbandingan ini dinilai dari jumlah mata giginya seperti 2, 4, ataupun 5 gigi.

Jadi perhitungannya bisa dilakukan pada bagian transmisi menggunakan kombinasi gigi (4 atau 5) pada setiap tingkat percepatannya. Jadi, rasio torsi gearbox ini dinilai berdasarkan dari perbandingan gigi itu sendiri.

Penting untuk diketahui jika torsi gearbox ini bagian dari sistem pemindah tenaga (speed reducer) yang berfungsi untuk menyalurkan tenaga ke bagian mesin lainnya sehingga dapat bergerak dan menghasilkan putaran.

Jadi, alat ini menjadi sangat dibutuhkan untuk dapat menyesuaikan daya dari mesin yang berputar agar dapat menjadi tenaga yang lebih besar.

Sebagai contoh, berikut adalah cara menghitung torsi gearbox saat diperlukan khususnya sebagai seorang teknisi diantaranya adalah:

1. Menghitung lewat rasio kecepatan

Gearbox menjadi suatu komponen yang berisi banyak gear untuk memindahkan tenaga gerak dari Input Speed atau mesin penggerak menuju ke output shaft atau mesin yang akan digerakkan.

Pada gearbox ini biasanya akan ada Name Plate yang berisikan:

  • N1: jumlah putaran awal (input shaft)
  • N2: jumlah putaran yang dihasilkan oleh Outfit shaft
  • Ratio (i): perbandingan putaran dari input shaft dan output shat
  • Torsi: kekuatan putarnya.

Sebagai contoh, apabila kamu hendak mengetahui cara menghitung torsi gearbox seperti Belt Conveyor dengan putaran 15 rpm dengan listrik 1500 rpm, dan Gearbox yang ada memiliki Ratio: 50, maka torsinya dapat dihitung dengan rumus :

N2 = N1 : Ratio (i)

Keterangan:

  • N2 = N1 : Ratio (i)
  • N2 = 1500 : 50
  • N2 = 30 rpm

Jadi, putaran mesin (torsi) yang ditandai dengan N2 ini pada sebuah kendaraan dengan motor listrik 1500 rpm dan gearbox ratio: 50 yaitu adalah sebesar 30 rpm. Jadi, bila kamu ingin menurunkan putaran mesin hingga 15 rpm maka tentu putaran N2 (torsi) juga harus diturunkan.

2. Menghitung lewat rasio pulley pada motor listrik

Ada 2 cara agar rpm mesin dapat diturunkan yaitu dengan menurunkan putaran motor listrik (N1) dengan perbandingan puller maupun menurunkan N2 gearbox dengan rasio Sprocket pada mesin.

Sebagai gambaran, apabila putaran mesin yang diinginkan (N2) adalah 15rpm dan rasio gearbox 50 maka,

  • N1 = N2 x Ratio
  • N1 = 15 x 50
  • N1 = 750 rpm

Jadi, apabila torsi gearbox untuk memutar motor listrik adalah 1500 rpm maka kamu perlu menurunkannya dengan menggunakan rasio puller agar bisa menjadi 750 rpm.

Supaya bisa mendapatkan rasio pulley yang tepat maka jika awalnya putaran motor listrik ini adalah 1500 rpm dan harus diturunkan dengan perbandingan pulley agar mencapai 750 rpm, berikut adalah cara menghitungnya:

Putaran motor listrik pertama dianggap sebagai 1500 rpm (N1) dan putaran yang diinginkan adalah 750 rpm (N2) maka rasio pulley-nya adalah

  • Ratio Pulley = N2 : N1
  • Ratio Pulley = 750 : 1500
  • Ratio Pulley = 1 : 2

Oleh sebab itulah, agar putaran (torsi) yang masuk ke dalam gearbox dapat mencapai 750 rpm, kamu perlu menurunkan putaran motor listrik dengan perbandingan Puller 1:2 (1 untuk motor mesin dan 2 untuk gearbox).

Jadi, perbandingan pulley 1:2 ini dapat menggunakan berbagai pilihan pulley baik 4 maupun 8 inchi yang akan dipasang pada Input Shaft Gearbox (4 : 8 = 1 : 2) ataupun ukuran pulley lainnya selama perbandingannya masih tetap dalam skala 1:2.

Contoh cara menghitung torsi gearbox yang satu ini akan memberikan hasil putaran input pada Gearbox setelah dipasang perbandingan Pulley sekitar 750 rpm dengan rasio gearbox-nya 50.

Oleh sebab itulah putaran yang dihasilkan oleh mesin Belt Conveyor (N2) = 750 rpm. Hasil ini didapatkan dengan rumus N2=  N1 : Ratio (i) atau 750 rpm : 50 = 15 Rpm.

3. Menghitung rasio sprocket

Cara menghitung torsi gearbox kemudian juga dapat dilanjutkan dengan menghitung rasio sprocket, agar putaran mesin Belt Conveyor menjadi 15 rpm sesuai yang dengan perhitungan sebelumnya.

Oleh sebab itulah kamu perlu menurunkan output Gearbox dengan perbandingan Sprocket 1 : 2 (1 untuk Output Shaft Gearbox dan 2 untuk Mesin). Angka ini didapatkan dari,

  • Ratio Sprocket = N2 : N1
  • Ratio Sprocket = 15 : 30
  • Ratio Sprocket = 1 : 2

Jadi, apabila kamu hendak mendapatkan rasio Sprocket 1 : 2, ada berbagi pilihan ukuran Sprocket yang dapat digunakan seperti jenis 12 Teeth yang dipasang pada Output Shaft Gearbox.

Selain itu, kamu juga dapat memilih Sprocket 24 Teeth dipasang pada Shaft Mesin Belt Conveyor (12T : 24T = 1 : 2). Tentu saja kamu tetap dapat memilih ukuran lainnya selama perbandingannya masih tetap dalam skala 1:2.

Tips dari Lifepal! Cara menghitung torsi gearbox nyatanya cukup sederhana yaitu dengan mempertimbangkan banyak hal seperti rasio kecepatan, rasio pulley dan juga sprocket untuk mengatur besaran putaran mesin yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan.

Simak pula ulasan mengenai apa itu torsi dan juga torsi mobil di artikel Lifepal lainnya!

Lindungi mobil kesayanganmu selama 24 jam dengan asuransi mobil terbaik. Pilihlah asuransi mobil yang sesuai dengan kebutuhanmu. Simak video di bawah ini untuk mendapatkan tips memilih asuransi mobil terbaik:

Pertanyaan seputar cara menghitung torsi gearbox

Rasio gearbox merupakan rasio yang menunjukkan berapa kali roda belakang melakukan rotasi dalam satu putaran pedal atau crank.
Ukuran gear tentu akan mempengaruhi kecepatan. Dimana, semakin besar angka rasio yang dihasilkan oleh gear tentu akan semakin baik akselerasi yang ditawarkan namun kecepatan puncaknya akan menurun.

Hal yang sama berlaku untuk sebaliknya, apabila angka rasio gear semakin kecil tentu akan semakin tinggi kecepatan puncaknya.

Ditulis oleh

Muhammad Syahid
Muhammad Syahid

Terakhir diperbarui:

4 Juni 2025

Bagikan

Tags:

review aksesoris mobil

Artikel Terkait Lainnya

Cara Ganti Emblem Mobil Custom dan Tips Melepasnya yang Aman

Tips Kendaraan dan Asuransi
4 Menit

Cara Pasang Talang Air Mobil yang Tepat dan Alat yang Dibutuhkan

Tips Kendaraan dan Asuransi
4 Menit

Daftar Biaya Service Head Unit Mobil Berdasarkan Kerusakannya!

Tips Kendaraan dan Asuransi
5 Menit

Asuransi Mobil

  • Asuransi Mobil Terbaik
  • Asuransi Mobil All Risk
  • Asuransi Mobil TLO
  • Asuransi Mobil Syariah
  • Asuransi Mobil Bekas
  • Asuransi Mobil Pihak Ketiga
  • Asuransi Mobil Listrik

Asuransi Kesehatan

  • Asuransi Kesehatan Terbaik
  • Asuransi Kesehatan Orangtua
  • Asuransi Kesehatan Keluarga
  • Asuransi Kesehatan Anak
  • Asuransi Rawat Jalan
  • Asuransi Melahirkan
  • Asuransi Gigi
  • Hospital Cash Plan
  • Asuransi Karyawan

Asuransi Berdasarkan Merk Kendaraanmu

  • Asuransi Mobil Toyota
  • Asuransi Mobil Honda
  • Asuransi Mobil Suzuki
  • Asuransi Mobil Nissan
  • Asuransi Mobil Mazda
  • Asuransi Mobil Wuling
  • Asuransi Mobil Daihatsu
  • Asuransi Mobil Mitsubishi
  • Asuransi Mobil Mercedes Benz
  • Asuransi Mobil Datsun
  • Asuransi Mobil Kia
  • Asuransi Mobil Chevrolet
  • Asuransi Mobil BMW
Lifepal

PT Abisatya Pialang Asuransi

Marketplace Asuransi Terbaik di Indonesia

Beneran Pilihannya, Beneran Hematnya.

Alamat

CIBIS 9 17th Floor jl TB Simatupang No.2 Cilandak Timur, Pasar Minggu Jakarta Selatan 12560

Google Maps

Layanan Customer Support

WA (Chat only)

0823 300 300 27

Email

Support@lifepal.co.id

Penawaran dan
Pembelian

021 3076 2306

Perpanjangan Polis

021 3076 2308

Waktu Operasional

Senin - Jumat
08:00 - 18:00 WIB
Sabtu
08:00 - 17:00 WIB
Minggu dan Hari Libur Nasional
Tutup

Customer Service

021 3076 2309

Waktu Operasional

Senin - Jumat
08:00 - 18:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Hari Libur Nasional
Tutup

Social Media

FacebookInstagramYoutubeTiktokLinkedin

Layanan Pengaduan Konsumen

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

0853 1111 101

Metode Pembayaran & Program Cicilan 0%

Berizin dan diawasi OJK

OJK
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi

Copyright © 2024 Lifepal -- Dikelola oleh PT Abisatya Pialang Asuransi, pialang asuransi berizin dan diawasi oleh OJK sesuai KEP-018/KMK.17/1992 dan anggota APPARINDO 060-2001/APPARINDO/2024. Lifepal berusaha untuk menyajikan informasi yang akurat dan terbaru namun dapat berbeda dari informasi yang diberikan oleh penyedia layanan / institusi keuangan. Keseluruhan informasi diberikan tanpa jaminan, kami menyarankan untuk melakukan verifikasi sebelum melakukan keputusan finansial Anda.

Temukan pilihan perlindungan finansial dari asuransi mobil supaya kamu tidak perlu lagi khawatir dengan mahalnya biaya perawatan dan perbaikan kerusakan mobil di bengkel.
Daftar Isi
  1. Cara menghitung torsi gearbox
  2. Pertanyaan seputar cara menghitung torsi gearbox
Ketahui Cara Menghitung Torsi Gearbox yang Lengkap!
Manfaatkan asuransi mobil all risk supaya kamu tak perlu pusing lagi dengan tagihan bengkel, bahkan dapat ganti rugi atas kehilangan akibat pencurian.
Kamu juga bisa dapat ganti rugi andai mobilmu hilang dicuri berkat asuransi mobil TLO.
Ketahui Cara Menghitung Torsi Gearbox yang Lengkap!
Manfaatkan asuransi mobil syariah agar kamu terjamin dari tagihan dari bengkel dengan tetap mengedepankan pengelolaan keuangan sesuai ketentuan syariat.