
Kabel audio mobil punya peranan penting untuk mengalirkan arus listrik dan sinyal suara. Warna kabel audio mobil berbeda-beda sesuai fungsinya.
Audio mobil biasanya juga dilengkapi dengan soket audio mobil untuk menghubungkan jalur kabel audio mobil.
Kabel ini menghubungkan pengguna dengan peralatan audio di mobil, seperti digital player atau speaker. Kabel yang digunakan adalah kabel AUX, disebut juga auxiliary jack atau auxiliary input.
Keberadaan kabel audio mobil memiliki fungsi berupa:
Ketika kabel ACC hilang, audio masih tetap hidup dengan mengambil tegangan listrik lewat kunci kontak.
Warna kabel tape mobil memiliki kode masing-masing. Kode warna kabel audio mobil berguna untuk menghindari kesalahan pemasangan.
Warna kabel speaker mobil tersebut terdiri atas kode-kode seperti A1, A2, A3, A4, A5, A6, A7, dan A8. Berikut detail kode warnanya.
Warna dan kode-kode di atas adalah kode dan warna yang paling umum ditemukan pada kabel speaker mobil. Tapi, selain itu, ada juga beberapa kode dan warna kabel tape mobil tambahan yang juga bisa ditemukan, seperti:
Meski warna kabel audio mobil sudah ada kodenya, namun kabel-kabel ini berada di satu tempat dan dirangkai sejajar. Karena itu, pastikan kamu bisa membedakan masing-masing warna kabel audio mobil.
Ada kalanya, kamu tidak sempat ke bengkel untuk pasang jalur kabel audio mobil. Tenang saja, kamu bisa kok melakukannya sendiri. Bagaimana cara pasang jalur kabel audio mobil sendiri?
Sebelum pasang jalur kabel audio mobil, siapkan alat-alat seperti:
Ada tiga jalur kelistrikan utama untuk menghindari kerusakan dan kebakaran pada soket audio mobil, yakni:
Pertama-tama, lepas head unit yang lama dari dasbor. Sebelum melepasnya, lepaslah frame dahulu.
Periksa skema kelistrikan pada head unit lama. Tujuannya agar kamu bisa menggunakan soket audio mobil yang tepat. Ada dua soket, yakni soket besar untuk jalur listrik dan speaker dan soket kecil berupa jack untuk antena.
Periksa skema kelistrikan pada head unit baru. Jika soket audio mobil masih sama dengan head unit lama, kamu bisa menggunakannya pada head unit baru.
Jika berbeda, kamu harus potong kabel sesuai jalurnya agar bisa dipasang di head unit baru. Lapisi dengan isolasi listrik untuk cegah korsleting.
Nyalakan head unit, pastikan semuanya berfungsi dengan baik. Lalu pasang kembali frame head unit.
Ada tiga cara untuk mengkoneksikan ponsel pintar ke head unit, yakni dengan Bluetooth, kabel AUX dan kabel USB.
Dengan Bluetooth, kamu tinggal aktifkan Bluetooth di ponsel pintar, lalu sambungkan atau pair dengan head unit. Untuk itu, kamu harus tahu dulu cara menyambungkan bluetooth ke mobil.
Dengan kabel AUX, gunakan jack stereo 3.5 mm. Tujuannya agar sinyal audio dapat diteruskan ke perangkat head unit.
Terakhir dengan kabel USB. Sambungkan ponsel pintar dengan kabel tersebut. Pastikan terdapat soket audio mobil tipe USB agar bisa tersambung.
Jika melakukan kesalahan saat memasang jalur kabel audio, kamu bisa membawa mobil kesayanganmu ke service head unit mobil terdekat.
Setelah kenal warna kabel audio mobil beserta cara pasang jalur kabel audio mobil, kenali pula jenis soket audio mobil.
Pada dasarnya, soket audio mobil adalah jack kecil atau port yang dapat menyalurkan sinyal suara ke perangkat. Contoh mudahnya adalah headphone jack.
Jenis-jenis soket audio mobil yang beredar di pasaran beserta harganya adalah sebagai berikut.
Kode dan warna kabel audio mobil memiliki fungsi yang berbeda-beda untuk memastikan instalasi yang tepat dan kinerja optimal dari sistem audio. Misalnya, kabel merah biasanya digunakan untuk daya, sedangkan kabel hitam untuk ground. Namun, kesalahan dalam pemasangan kabel bisa menyebabkan kerusakan pada sistem audio atau bahkan kebakaran.
Oleh karena itu, memiliki asuransi mobil sangat penting untuk melindungi kendaraanmu dari risiko kerusakan yang tidak terduga. Asuransi mobil dapat menanggung biaya perbaikan akibat kerusakan listrik atau kebakaran, sehingga kamu tidak perlu khawatir tentang biaya besar yang mungkin timbul.
Artikel Terkait Lainnya