lifepal-user-logo
lifepal-user-logo
  • Dapatkan Penawaran
      Hubungi Kami
      Atau
      Chat di Whatsapp
      Senin - Jumat
      08.00 - 19.00 WIB
      Sabtu
      08.00 - 17.00 WIB
      Hari libur nasional
      Tutup
  • Masuk/Daftar
  • Asuransi Mobil
    • Asuransi Mobil Terbaik
    • Asuransi Mobil All Risk
    • Asuransi Mobil TLO
    • Asuransi Mobil Syariah
    • Asuransi Mobil Bekas
    • Asuransi Mobil Pihak Ketiga
    • Asuransi Mobil Listrik
  • Asuransi Kesehatan
    • Asuransi Kesehatan Terbaik
    • Asuransi Kesehatan Orangtua
    • Asuransi Kesehatan Keluarga
    • Asuransi Kesehatan Anak
    • Asuransi Rawat Jalan
    • Asuransi Melahirkan
    • Asuransi Gigi
    • Hospital Cash Plan
    • Asuransi Karyawan
  • Rekan
    • Asuransi Mobil Garda Oto
    • Asuransi Mobil Zurich Syariah
    • Asuransi Mobil ACA
    • Asuransi Mobil Roojai-Sompo
    • Asuransi Mobil Mega Insurance
    • Asuransi Mobil Simas Insurtech
    • Asuransi Mobil Oona
    • Asuransi Mobil MAG
    • Asuransi Kesehatan Sinar Mas
    • Asuransi Kesehatan AXA
    • Asuransi Kesehatan Lippo General Insurance
    • Asuransi Kesehatan April Internasional
    • Asuransi Kesehatan CAR Life
    • Asuransi Kesehatan MAG
  • Artikel & Tips
    • Mengerti Asuransi
      • Polis Asuransi
      • Premi Asuransi
      • Jenis Asuransi
      • Risiko Asuransi
      • Klaim Asuransi
    • Artikel Lainnya
      • Semua Artikel
      • Tips Asuransi
      • Tips Asuransi Mobil
      • Tips Asuransi Kesehatan
      • Review Perusahaan Asuransi
      • Tips Kendaraan & Asuransi
      • Tips Kesehatan & Asuransi
      • Kalkulator
  • Layanan
    • Tentang Lifepal
    • Bantuan
    • Ketentuan
    • Cara Pembelian
  • Media
  • Tips Kesehatan dan Asuransi
  • Tumor Ovarium Jinak dan Ganas, Apa Sama dengan Kanker?
Tips Kesehatan dan Asuransi

Tumor Ovarium Jinak dan Ganas, Apa Sama dengan Kanker?

4 Menit
Tumor ovarium

Di Indonesia, tumor ovarium adalah salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh para wanita. Biasanya ini terjadi pada masa-masa pascamenopause. Sayangnya, banyak pasien baru mengetahuinya saat telah masuk stadium lanjut. Maka dari itu, penting buat memahami gejala dan pengobatan tumor ini.

Sebelum masuk ke pembahasannya, pastikan kamu juga memiliki wawasan soal perbedaan tumor dan kanker. Pasalnya, tumor dan kanker masih disalahpahami sebagai suatu masalah kesehatan yang sepenuhnya sama. Meski tampak mirip, sebenarnya terdapat perbedaan antara keduanya.

Pada diagnosis awal, para dokter akan mencari tahu apakah itu tumor jinak atau ganas. Lantaran, tumor jinak cenderung tak berpotensi menjadi kanker. Ditambah perkembangan tumor jinak yang lambat sehingga tidak akan merusak sel dan jaringan sehat di sekitarnya. Terlebih, tumor jinak mampu menerima pengobatan dengan baik.

Sementara, tumor ganas yang bisa berkembang menjadi kanker. Dengan perkembangan yang cepat, tumor ganas akan menyebar ke bagian tubuh lain dan menyerang kumpulan sel-sel sehat di sekitar. Jadi, bukan berarti semua tumor itu otomatis kanker, ya.

Jadi, bagaimana gejala dan pengobatannya? Yuk simak pembahasan berikut ini!

Apa itu tumor ovarium?

Tumor ovarium merupakan pertumbuhan massa padat pada jaringan indung telur. Hal ini disebabkan oleh mutasi pada sel di sekitar ovarium yang bertugas untuk menghasilkan telur dan hormon seks.

Apabila sel tumor ganas menyerang ovarium maka ini juga akan menyerang sel-sel sehat lainnya di sekitar. Mulai dari sel yang melapisi permukaan bagian luar ovarium, sel penghasil ovum, dan sel sekitar jaringan penyatu ovum.

Perbedaan tumor ovarium dan kanker

Seperti penjelasan sebelumnya, perbedaan tumor ovarium dan kanker sekilas tidak tampak beda jauh. Nyatanya, tumor sendiri bersifat tetap dan tak  berpindah dari satu organ ke organ lainnya. Makanya, tumor indung telur tak berbahaya, kecuali jika ukurannya bertumbuh besar dan menekan organ di sekitar.

Di sisi lain, kanker yang merupakan perkembangan tumor ganas dapat berpindah-pindah dan menyerang organ lain. Hal ini dipicu oleh pembelahan sel yang tak normal di luar kendali. Akibatnya, kanker bisa menyebabkan kerusakan DNA dalam sel yang berfungsi untuk mengontrol proses pembelahan sel.

Perbedaan tumor ovarium dan kista 

Umumnya, kista termasuk dalam jenis tumor jinak yang agak lebih lembut karena memiliki kantong berisi  gas, cairan kental, darah, atau cairan setengah padat. Keberadaan kantong ini yang sering membuat orang menganggap ini tumor ganas atau kanker. Sebaliknya, tumor indung telur cenderung lebih keras karena bersifat seperti jaringan.

Meski kista tak berbahaya, tapi ada kemungkinan perkembangan yang besar bisa menghambat proses persalinan normal sekaligus memicu masalah kehamilan lainnya.

Gejala kanker dan tumor ovarium

Berikut beberapa gejala kanker dan tumor indung telur yang dapat dialami oleh para penderita:

  • Perut kembung
  • Lebih cepat kenyang
  • Sembelit atau konstipasi
  • Tak bisa menahan buang air kecil
  • Sakit pada perut dan punggung bagian bawah
  • Nafsu makan dan berat badan menurun
  • Tubuh kelelahan
  • Rasa nyeri saat berhubungan seks

Baca Juga: Ada Benjolan di Bibir, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Penyebab tumor ovarium dan kanker

Faktanya, penyebab tumor ini masih belum diketahui secara pasti. Namun, para ahli menyudutkan kemungkinan terkait mutasi DNA di dalam sel.

Kanker ovarium terjadi karena adanya perubahan atau mutasi genetik pada sel-sel ovarium. Sel tersebut menjadi abnormal, serta tumbuh dengan cepat dan tidak terkontrol.

Perlu kamu tahu DNA dalam sel memiliki kontrol terhadap pertumbuhan, perkembangan, kematian, dan pembelahan sel. Saat terjadi mutasi, sistem pengaturan DNA otomatis rusak dan berubah kacau. Alhasil, pertumbuhan sel menjadi abnormal sehingga membentuk penumpukan (tumor) di sekitar ovarium.

Selain indung telur, ada kemungkinan tumor ini berasal dari sel yang berada di ujung tuba fallopi.

Pengobatan tumor ovarium

Mengingat tingkatan dan sifat tumor yang berbeda, pengobatannya pun berbeda. Berikut beberapa yang mungkin dapat dilakukan:

1. Operasi

Pengobatan berupa operasi ini dilakukan berdasarkan pada stadium tumor dan kondisi pasien. Operasi ini bertujuan untuk mengangkat ovarium, khususnya bagian yang terserang sel kanker.

Jika tumor menyerang kedua bagian maka dokter akan mengangkat seluruh ovarium. Ada kemungkinan operasi juga mengangkat rahim dan jaringan sekitar apabila tumor berada di stadium akhir. Meski jarang, beberapa kasus juga mewajibkan pengangkatan kelenjar getah bening dan tuba falopi.

2. Radioterapi

Selanjutnya, pengobatan dalam bentuk radioterapi untuk membunuh sel-sel kanker dengan energi sinar yang tinggi. Biasanya ini berlaku untuk pasien tumor ovarium stadium awal pascaoperasi. Tetapi, ada kemungkinan radioterapi ini digabung dengan operasi atau pengobatan lainnya seperti kemoterapi.

Di sisi lain, radioterapi juga bisa diberikan pada pasien kanker ovarium stadium akhir. Khususnya, untuk membasmi sel-sel kanker yang telah menyebar ke jaringan lain di tubuh.

3. Kemoterapi

Mirip dengan manfaat radioterapi, kemoterapi lebih mengutamakan penggunaan obat-obatan. Jika kemoterapi dilakukan sebelum operasi maka pengobatan ini bertujuan untuk mengecilkan ukuran tumor padat ovarium. Sebaliknya, kemoterapi setelah operasi baru bertujuan untuk membunuh sisa sel-sel kanker yang masih berkembang dalam tubuh.

Biasanya obat kemoterapi akan disuntikkan pada pembuluh darah, tapi pasien juga bisa menerima obat tertentu yang dapat diminum langsung. Beberapa jenis obat kemoterapi meliputi carboplatin, paclixatel, etoposide, dan gemcitabine.

4. Perawatan Paliatif

Terakhir, perawatan paliatif merupakan pengobatan yang fokus meningkatkan kualitas hidup pasien tumor stadium akhir. Bentuk perawatan ini diharapkan dapat membantu meredakan rasa sakit sekaligus gejala serius lainnya.

Selain itu, penderita tumor ini juga bisa mendapatkan terapi pendukung seperti obat pereda nyeri atau antimual.
Tips dari Lifepal! Setelah membaca penjelasan seputar tumor ovarium, semoga informasi ini bermanfaat buat kamu. Ada baiknya pula melakukan pendeteksian dan penanganan dini pada tumor ini. Dengan begitu, pasien masih memiliki waktu untuk pulih kembali.

Meski berhasil sembuh dari tumor ini, ada potensi untuk mengidap kanker kembali dalam beberapa tahun. Biar proses persiapan dalam pengobatan lebih lancar, kamu juga bisa menggunakan jaminan bantuan dari asuransi kesehatan yang tepat.

Pentingnya Asuransi Kesehatan

Tumor ovarium jinak mungkin membutuhkan operasi untuk menghindari tumor membesar. Operasi tumor jinak sendiri ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Namun apabila kondisi tumornya ganas atau sudah menjadi kanker maka pengobatannya tidak ditanggung BPJS. Tapi kamu tidak perlu khawatir karena ada asuransi kesehatan yang menanggung biaya pengobatan kanker.

Kamu akan membutuhkan asuransi penyakit kritis untuk penyakit yang satu ini. Umumnya asuransi jenis ini merupakan rider atau manfaat tambahan dari asuransi kesehatan. Jadi bagi kamu yang sudah memiliki asuransi kesehatan, kamu hanya perlu membeli polis asuransi penyakit kritis sebagai tambahan.

Pertanyaan seputar tumor ovarium

Nyatanya, tumor ovarium sendiri bersifat tetap dan tak  berpindah dari satu organ ke organ lainnya. Makanya, tumor ovarium tak berbahaya, kecuali jika ukurannya bertumbuh besar dan menekan organ di sekitar.

Di sisi lain, kanker yang merupakan perkembangan tumor ganas dapat berpindah-pindah dan menyerang organ lain. Hal ini dipicu oleh pembelahan sel yang tak normal di luar kendali.

Pengobatan tumor indung telur ditanggung asuransi kesehatan. Namun untuk pengobatan kanker, kamu membutuhkan asuransi penyakit kritis.

Ditulis oleh

Rio Wiyogo
Rio Wiyogo

Terakhir diperbarui:

19 Agustus 2025

Bagikan

Tags:

pengobatan tumor

Artikel Terkait Lainnya

Waspada Benjolan di Kepala dan Ketahui Penyebabnya

Tips Kesehatan dan Asuransi
5 Menit

Ada Benjolan di Pantat, Mungkin Ini Faktor Penyebabnya

Tips Kesehatan dan Asuransi
6 Menit

Ada Benjolan di Bibir, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tips Kesehatan dan Asuransi
4 Menit

7 Penyebab Benjolan di Telapak Kaki dan Cara Menghilangkannya

Tips Kesehatan dan Asuransi
4 Menit

Penyebab Benjolan di Selangkangan dan Cara Mengobatinya

Tips Kesehatan dan Asuransi
5 Menit

Penyebab Benjolan di Pergelangan Tangan dan Cara Mengatasi

Tips Kesehatan dan Asuransi
5 Menit

Jangan Sepelekan, Ini Penyebab Benjolan di Leher Belakang

Tips Kesehatan dan Asuransi
4 Menit

Asuransi Mobil

  • Asuransi Mobil Terbaik
  • Asuransi Mobil All Risk
  • Asuransi Mobil TLO
  • Asuransi Mobil Syariah
  • Asuransi Mobil Bekas
  • Asuransi Mobil Pihak Ketiga
  • Asuransi Mobil Listrik

Asuransi Kesehatan

  • Asuransi Kesehatan Terbaik
  • Asuransi Kesehatan Orangtua
  • Asuransi Kesehatan Keluarga
  • Asuransi Kesehatan Anak
  • Asuransi Rawat Jalan
  • Asuransi Melahirkan
  • Asuransi Gigi
  • Hospital Cash Plan
  • Asuransi Karyawan

Asuransi Berdasarkan Merk Kendaraanmu

  • Asuransi Mobil Toyota
  • Asuransi Mobil Honda
  • Asuransi Mobil Suzuki
  • Asuransi Mobil Nissan
  • Asuransi Mobil Mazda
  • Asuransi Mobil Wuling
  • Asuransi Mobil Daihatsu
  • Asuransi Mobil Mitsubishi
  • Asuransi Mobil Mercedes Benz
  • Asuransi Mobil Datsun
  • Asuransi Mobil Kia
  • Asuransi Mobil Chevrolet
  • Asuransi Mobil BMW
Lifepal

PT Abisatya Pialang Asuransi

Marketplace Asuransi Terbaik di Indonesia

Beneran Pilihannya, Beneran Hematnya.

Alamat

CIBIS 9 17th Floor jl TB Simatupang No.2 Cilandak Timur, Pasar Minggu Jakarta Selatan 12560

Google Maps

Layanan Customer Support

WA (Chat only)

0823 300 300 27

Email

Support@lifepal.co.id

Penawaran dan
Pembelian

021 3076 2306

Perpanjangan Polis

021 3076 2308

Waktu Operasional

Senin - Jumat
08:00 - 18:00 WIB
Sabtu
08:00 - 17:00 WIB
Minggu dan Hari Libur Nasional
Tutup

Customer Service

021 3076 2309

Waktu Operasional

Senin - Jumat
08:00 - 18:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Hari Libur Nasional
Tutup

Social Media

FacebookInstagramYoutubeTiktokLinkedin

Layanan Pengaduan Konsumen

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

0853 1111 101

Metode Pembayaran & Program Cicilan 0%

Berizin dan diawasi OJK

OJK
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi

Copyright © 2024 Lifepal -- Dikelola oleh PT Abisatya Pialang Asuransi, pialang asuransi berizin dan diawasi oleh OJK sesuai KEP-018/KMK.17/1992 dan anggota APPARINDO 060-2001/APPARINDO/2024. Lifepal berusaha untuk menyajikan informasi yang akurat dan terbaru namun dapat berbeda dari informasi yang diberikan oleh penyedia layanan / institusi keuangan. Keseluruhan informasi diberikan tanpa jaminan, kami menyarankan untuk melakukan verifikasi sebelum melakukan keputusan finansial Anda.

Utamakan asuransi kesehatan dengan sistem klaim cashless. Keuntungan asuransi kesehatan cashless akan memudahkan kamu saat mengajukan klaim. Kamu cuma perlu memberikan nomor asuransi pribadi saja dan bisa langsung dapat layanan medis saat itu juga tanpa melalui proses pemeriksaan administrasi lebih lama.
Daftar Isi
  1. Apa itu tumor ovarium?
  2. Gejala kanker dan tumor ovarium
  3. Penyebab tumor ovarium dan kanker
  4. Pengobatan tumor ovarium
  5. Pentingnya Asuransi Kesehatan
  6. Pertanyaan seputar tumor ovarium
Tumor Ovarium Jinak dan Ganas, Apa Sama dengan Kanker?
Dapatkan jaminan pertanggungan atas biaya cek kesehatan di klinik dan rumah sakit dengan asuransi rawat jalan. Asuransi rawat jalan akan menjamin kamu juga secara finansial dari pengeluaran untuk membeli obat dan pemeriksaan medis lainnya.
Tumor Ovarium Jinak dan Ganas, Apa Sama dengan Kanker?