Manfaat BPJS Kesehatan dan Kekurangannya untuk Diketahui

Manfaat BPJS Kesehatan

Seluruh warga negara Indonesia berhak mendapatkan manfaat BPJS Kesehatan dengan prasyarat telah melunasi iuran keanggotaan tiap bulan. 

Diperkirakan setiap tahunnya, peserta BPJS Kesehatan selalu mengalami peningkatan. Bahkan pada Mei 2019, jumlah peserta BPJS sudah mencapai 221 juta jiwa atau sekitar 83,6 persen penduduk Indonesia telah menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Cukup pesatnya pertumbuhan jumlah ini tentu didukung oleh adanya peningkatan layanan atas manfaat asuransi. Meski pada kenyataannya, layanan ini masih memiliki kekurangan juga. 

Jad, apa saja manfaat BPJS Kesehatan dan kekurangan yang dimaksud? Mari simak ulasan lengkapnya.

Manfaat BPJS Kesehatan

Manfaat BPJS Kesehatan

Keunggulan utama dari program pemerintah ini adalah layanan proteksi perawatan kesehatan atas sebagian besar penyakit. Nah, berbicara mengenai manfaat yang didapatkan setiap peserta, berikut adalah penjelasannya.

1. Hampir semua penyakit ditanggung BPJS

Sampai saat ini terdapat kurang lebih 155 penyakit yang diketahui dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan dan wajib ditangani di Faskes 1. Sebagian dari penyakit yang ditanggung meliputi:

  • Penyakit jantung.
  • Penyakit asma.
  • Penyakit stroke.
  • Penyakit kanker.
  • Penyakit diabetes melitus.
  • Penyakit katarak.
  • Penyakit vertigo

Penggunaan jenis obat Formularium Nasional atau Fronas seluruhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

2. Iuran bulanan kepesertaan yang terjangkau

Berikut adalah prosedur pembayaran iuran bulanan peserta BPJS Kesehatan.

  • Iuran jaminan kesehatan untuk masyarakat tidak mampu dibayarkan pemerintah daerah.
  • Iuran kesehatan bagi penerima upah (PNS, TNI/POLRI, Pejabat Negara, Pegawai Pemerintahan, dan Pegawai Swasta) dibayarkan langsung oleh pemberi kerja melalui pemotongan gaji.

Sedangkan untuk besaran iuran bagi peserta BPJS Kesehatan Mandiri terbagi menjadi tiga golongan. Setiap golongan memiliki biaya dan ruang perawatan yang berbeda-beda. Berikut adalah perinciannya.

  • Iuran sebesar Rp25,5 ribu per orang dengan manfaat pelayanan ruang kesehatan kelas tiga.
  • Iuran sebesar Rp51 ribu per orang dengan manfaat pelayanan ruang kesehatan kelas dua.
  • Iuran sebesar Rp80 ribu per orang dengan manfaat pelayanan ruang kesehatan kelas satu.

3. Sistem pembayarannya yang mudah

Pembayaran iuran BPJS Kesehatan Mandiri dapat dilakukan di mana saja. Berikut adalah tempat-tempat yang Anda bisa datangi. 

  • Kantor BPJS Kesehatan.
  • ATM BRI, BNI, BTN, BCA, dan Bank Mandiri.
  • Kantor Pos.
  • Indomaret dan Alfamart.
  • Situs e-Commerce, seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee.
  • Loket pembayaran multitagihan.

4. Tidak butuh medical check-up untuk bisa menjadi peserta

Tidak seperti sebagian asuransi kesehatan swasta yang mengharuskan tiap calon pesertanya melakukan medical check-up terlebih dahulu, BPJS Kesehatan tidak mewajibkan calon peserta untuk menjalaninya dan tidak membatasi usia untuk calon peserta.

5. Menjamin kesehatan seumur hidup

Di saat asuransi swasta memberikan proteksi pesertanya hingga usia 100 tahun, BPJS Kesehatan justru mampu menjamin proteksi peserta di sepanjang hidupnya.

Kekurangan BPJS Kesehatan

Kekurangan BPJS Kesehatan

Selain memiliki manfaat yang unggul, BPJS Kesehatan pun memiliki beberapa kekurangan yang perlu diketahui. Berikut adalah beberapa hal yang sayangnya menjadi kekurangan dari program nasional ini.

1. Wajib memenuhi rujukan medis berjenjang

Kekurangan pertama yang kerap dikeluhkan peserta BPJS Kesehatan pada umumnya adalah sistem rujukan berjenjang. Sistem ini mengharuskan setiap peserta memeriksakan penyakitnya di Faskes 1 terlebih dahulu, yaitu pada tingkatan puskesmas, dokter keluarga, atau klinik.

Apabila di Faskes 1 peserta tidak kunjung membaik dan dokter menyarankan untuk menjalani perawatan lanjutan, maka pasien akan mendapatkan rujukan ke rumah sakit atau Faskes kedua. Begitupun selanjutnya hingga pada tingkatan rumah sakit besar sebagai Faskes ketiga.

Sistem ini tentu akan merepotkan apalagi jika dilakukan untuk pertama kali.

2. Hanya berlaku di Indonesia

BPJS Kesehatan memang bisa melayani berbagai jenis penyakit, namun sebagaimana ini adalah program nasional, maka cakupan layanannya pun terbatas di Indonesia saja. Dengan kata lain, jika Anda berada di luar negeri dan terserang penyakit, maka kartu BPJS Kesehatan Anda tidak bisa dipergunakan.

3. Proses antre yang panjang

Meskipun kini pengajuan rujukan sudah dapat dilakukan dengan sistem online, masih banyak orang yang masih memilih mengantre di loket BPJS di rumah sakit atau puskesmas. Tidak jarang antrean tersebut bisa sangat panjang, bahkan ada yang rela datang sejak pagi demi mendapatkan urutan lebih awal. 

4. Memiliki beberapa layanan penyakit yang tidak ditanggung

Akibat defisit yang dialami BPJS Kesehatan, maka pemerintah memutuskan untuk mengeluarkan Perpres No. 82 Tahun 2018 tentang jaminan kesehatan. Di mana pada Pasal 52 dinyatakan bahwa terdapat 21 layanan yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan. Beberapa pelayanan yang tidak ditanggung meliputi:

  • Pelayanan kesehatan untuk tujuan estetika.
  • Pelayanan kesehatan meratakan gigi.
  • Pelayanan kesehatan untuk mengatasi ketidakmampuan menghasilkan keturunan.
  • Pelayanan kesehatan akibat ketergantungan obat dan alkohol.
  • Gangguan kesehatan akibat melakukan aksi yang membahayakan diri sendiri.
  • Pengobatan alternatif yang belum dinyatakan efektif berdasarkan penilaian teknologi kesehatan.
  • Pengobatan atau tindakan medis yang dikategorikan sebagai eksperimen.
  • Alat dan obat kontrasepsi.

Dengan mengetahui apa saja manfaat BPJS Kesehatan serta kekurangannya, maka diharapkan Anda bisa lebih memahami informasi seputar BPJS Kesehatan. Selama Anda tidak menunggak iuran, status kepesertaan tidak dibekukan. Maka dari itu, jangan lupa untuk cek bpjs kesehatan untuk mengetahui tenggat waktu pelunasan iurannya.

Sebagai saran, memiliki asuransi swasta dapat menjadi alternatif yang lebih baik. Dengan menjadi peserta asuransi swasta, Anda bisa mendapatkan manfaat asuransi secara lebih praktis dan bahkan secara instan di rumah sakit rekanan. 

Untuk mendapatkan informasi selengkapnya tentang BPJS Kesehatan dan pilihan asuransi terbaik lainnya, silakan mengunjungi Lifepal dan sekaligus berkonsultasi dengan tim Lifepal untuk mengetahui rekomendasi jenis asuransi yang cocok dengan kebutuhan diri sendiri dan keluarga Anda.

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis