4 Cara Cek Pajak Kendaraan Tanpa Harus Lihat STNK

Cara Cek Pajak Kendaraan

Cara cek pajak kendaraan yang termudah memang hanya tinggal lihat di Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) saja. Namun, hal itu juga bisa dilakukan secara online tanpa harus mengeluarkan STNK dari dompet.

Metode ini tentu bakal berguna buat kamu yang jarang sekali menggunakan kendaraan pribadi untuk transportasi sehari-hari. Dengan meninggalkan mobil atau motor di rumah, otomatis STNK yang sering ditaruh di dompet kunci mobil juga ditinggalkan bukan?

Apa jadinya kalau kamu kelupaan mengecek STNK hingga lupa bayar sebulan? Alhasil, kamu bakalan dikenakan denda.

Metode cek pajak ini juga bisa berguna buat kamu yang mau beli kendaraan bekas lho. Ketika ditawari mobil atau motor dan kamu sudah melihat nopolnya, segera cek saja pajaknya dengan cara ini. 

Kalau tiba-tiba di kolom informasi malah gak sesuai dengan mobilnya, berarti kamu patut curiga sama penjualnya.

Oleh karena itu, yuk manfaatkan teknologi untuk memeriksa pajak kendaraan kita sendiri dan yang mau kita beli. Berikut empat cara cek pajak kendaraan yang wajib kamu ketahui.

Apa itu pajak kendaraan bermotor (PKB)?

Pajak Kendaraan Bermotor
Lembaran PKB dan STNK

Pajak kendaraan bermotor (PKB) adalah pajak atas kepemilikan dan/atau penguasaan kendaraan bermotor. Jenis pajak ini termasuk salah satu pajak daerah sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 28 Tahun 2009.

Undang-undang tersebut mengatur jelas kalau:

  • Objek PKB adalah kendaraan bermotor yang dimiliki secara sah.
  • Subjek PKB adalah orang pribadi atau badan pemilik kendaraan bermotor.

Dasar pengenaan PKB menggunakan perhitungan:

  • Nilai jual kendaraan bermotor.
  • Bobot yang mencerminkan secara relatif tingkat kerusakan jalan dan/atau pencemaran lingkungan akibat pemakaian kendaraan.

Berapa tarif pajak kendaraan?

Menurut UU No. 28 Tahun 2009, besaran tarif pajak kendaraan, yaitu:

  • Paling rendah 1 persen dan paling tinggi 2 persen buat kepemilikan kendaraan pertama.
  • Paling rendah 2 persen dan paling tinggi 10 persen buat kepemilikan kendaraan bermotor kedua dan seterusnya dapat ditetapkan secara progresif.

Kapan pajak kendaraan bermotor dibayarkan?

Menurut aturannya, pajak kendaraan wajib dibayarkan tiap tahun. Satu tahunnya dihitung mulai dari terbitnya lembaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) bersamaan dengan terbitnya Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Selain PKB, ada SWDKLLJ yang juga dibayarkan

Setiap bayar PKB, kamu juga membayar Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang diserahkan ke BUMN Jasa Raharja. Dana yang dikumpulkan tersebut nantinya digunakan sebagai santunan terhadap korban kecelakaan.

Sanksi gak membayar pajak kendaraan

Telat atau gak membayar PKB bisa dikenakan sanksi lho. Sanksinya berupa denda yang besarannya 25 persen per bulan. Berikut ini rumus hitung denda telat atau gak bayar PKB.

Rumus Menghitung Denda Pajak Motor

PKB x 25% x bulan keterlambatan/12 + denda SWDKLLJ

Cara cek pajak kendaraan dengan menggunakan smartphone

Tanpa perlu melihat STNK, kamu bisa mengecek besaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang wajib dibayarkan tiap tahunnya. Berikut ini sejumlah caranya.

1. Cek pajak kendaraan di e-Samsat

Dengan mengunjungi situs e-Samsat, kamu hanya perlu memasukkan nomor polisi di kendaraan pribadimu. Setelah itu, klik proses dan informasinya pun akan muncul.

Di situs ini bakal dijelaskan, apakah mobilmu terkena pajak progresif atau tidak. Kamu juga bisa melihat jumlah dana yang harus kamu bayarkan untuk perpanjangan STNK selanjutnya. Berikut ini daftar e-Samsat di sejumlah provinsi.

Cek pajak kendaraan online Klik link E-Samsat
Aceh E-Samsat Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat E-Samsat Sumatera Barat
Kepulauan Bangka Belitung
Kepulauan Riau E-Samsat Kepulauan Riau
Riau E-Samsat Riau
Jambi E-Samsat Jambi
Sumatera Selatan E-Samsat Sumatera Selatan
Bengkulu E-Samsat Bengkulu
Lampung E-Samsat Lampung
Banten
DKI Jakarta E-Samsat DKI Jakarta
Jawa Barat E-Samsat Jawa Barat
Jawa Tengah E-Samsat Jawa Tengah
Jawa Timur E-Samsat Jawa Timur
Yogyakarta E-Samsat Yogyakarta
Bali E-Samsat Bali
Nusa Tenggara Barat E-Samsat NTB
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah E-Samsat Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan E-Samsat Kalimantan Selatan
Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah E-Samsat Sulawesi Tengah
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan E-Samsat Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Maluku Utara E-Samsat Maluku Utara
Maluku
Papua Barat
Papua E-Samsat Papua

2. Cek pajak di aplikasi Cek Ranmor

Setelah meng-install aplikasi Cek Ranmor ini via Google Playstore, kamu bakal diminta login dengan menggunakan akun Google. Lalu, kamu diminta memasukkan cek plat nomor polisi mobil atau motormu disertai dengan nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Aplikasi ini pun langsung menampilkan data mobilmu persis seperti yang ditampilkan di situs Samsat. Namun, bila kamu gak memasukkan nomor KTP, nama pemilik dan info pajak progresif mobilmu gak bakal keluar.

Buat wilayah Jawa Timur, kamu gak bisa pakai aplikasi yang sama. Oleh karena itu, install aja E-SMART Samsat Jatim. Sementara buat yang Sumatera Barat, kamu bisa unduh Samsat Mobile Provinsi Sumbar.

3. Cek pajak lewat SMS

Cara cek pajak kendaraan ini hanya berlaku untuk wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta, mengingat situs cek pajak kendaraan di wilayah lain sering kali error.

Kalau bicara soal Jawa Barat, udah pasti plat kendaraannya B, D, E, F, T, dan Z ya. Cara mengeceknya: 

Kirim SMS ke Dispenda Jabar 0811 211 9211 dengan format: 

Info <spasi> Kode Pelat Kendaraan di Jawa Barat/Nomor Polisi/TNKB <spasi> Warna Pelat Kendaraan

Contoh: Info B 4903 SS hitam

Buat Jawa Tengah alias plat H, cara mengeceknya:

JATENG <spasi> Nomor Pelat Kendaraan 

Contoh: JATENG H1782DD

Buat Yogyakarta, cara mengeceknya:

DIY <spasi> Nomor Pelat Kendaraan 

Contoh: DIY AB4578SA

Setelah SMS ini kamu kirimkan, bakal ada balasan soal informasi kendaraanmu. Silakan dicoba.

4. Cara cek pajak kendaraan di aplikasi Samsat Online Nasional

Dalam artikel Lifepal yang berjudul Cara Bayar Pajak Mobil Online yang Praktis dan Mudah, ada aplikasi Samsat Online Nasional yang bisa digunakan sebagai fasilitas pembayaran pajak online.

Aplikasi Samsat Online Nasional tersebut juga dapat digunakan buat mengecek besaran pajak kendaraan lho. Gimana cara menggunakannya? Berikut ini langkah-langkahnya.

Cek pajak kendaraan di aplikasi Samsat Online Nasional.

  • Install aplikasi Samsat Online Nasional dengan unduh di App Store atau Play Store.
  • Buka aplikasi.
  • Pilih Mulai.
  • Pilih menu Pendaftaran dan pilih Setuju.
  • Isi data-data, dari NRKB/No. Polisi, NIK/No. KTP, No. Rangka, No. Ponsel, dan e-mail.
  • Pilih Lanjutkan.
  • Bila ditemukan, hasilnya nanti dilampirkan di layar info data kendaraan.
  • Kode bayar cuma berlaku selama 2 jam dari proses pendaftaran.
  • Pilih Setuju buat melanjutkan proses pembayaran.
  • Pilih Salin Kode buat memudahkan proses pembayaran.

Itulah empat cara cek pajak kendaraan dan cek plat nomor yang wajib kamu ketahui. Dengan mengetahui tanggal jatuh tempo pajak, maka gak ada lagi deh kejadian lupa bayar pajak. Kamu juga sudah bisa siapkan duitnya jauh-jauh hari.

Oh ya, satu lagi nih. Jangan lupa buat memenuhi kewajibanmu yang satu ini. Seperti yang dijelaskan di atas, kamu bakal kena denda lho kalau telat bayar ataupun gak bayar sama sekali. Semakin lama telat bayarnya, semakin besar dendanya.

Semoga bermanfaat, dan jangan telat bayar pajak yah!