Virus Corona Mengintai, Apakah Penderitanya Di-cover BPJS?

Sejumlah orang memakai masker untuk mencegah terpapar virus corona

Wabah novel coronavirus atau yang disebut dengan virus corona mulai menjalar ke berbagai negara. Dari yang tadinya hanya di Wuhan, Tiongkok, kini sudah menyebar ke negara-negara tetangga, bahkan sampai Australia, Kanada, dan Prancis. 

Pemerintah Tiongkok pun mengambil langkah tegas dengan memblokir akses ke Wuhan, entah dari darat maupun udara. Wuhan kini tengah diisolir guna mencegah penyebaran virus corona meluas. 

Korban tewas pun terus bertambah, total sudah mencapai 80 orang tewas dengan jumlah pasien yang terjangkit mencapai 2.300 orang. 

Menghadapi kondisi itu, Indonesia patut waspada. Pasalnya, wabah telah sampai ke negara Malaysia dan Singapura. 

Sejak minggu lalu, empat orang dilaporkan positif terpapar corona di Malaysia, begitu juga di Negeri Singa yang sudah mengumumkan orang keempat yang terpapar virus tersebut pada Minggu 26 Januari 2020. 

Di Indonesia juga telah ditemukan beberapa kasus pasien yang terduga terpapar corona di Jambi, dan Sorong. Meski masih diduga, penanganan terhadap pasien tersebut sangat optimal dengan memasukkannya ke ruang isolasi. 

Pemerintah Indonesia pun sudah melakukan beberapa langkah antisipatif menangkal virus corona masuk. 

Pemerintah Melarang Penerbangan dari dan ke Wuhan 

seorang wanita berada dalam penerbangan di sebuah pesawat
Pemerintah Melarang Penerbangan dari dan ke Wuhan (Shutterstock)

Kota Wuhan yang letaknya berada di Tiongkok Tengah merupakan sumber virus corona berasal. Diduga virus tersebut muncul dari makanan olahan hewan liar seperti ular dan kelelawar yang biasa dikonsumsi masyarakat Wuhan. 

Nah, pemerintah Indonesia telah melakukan langkah antisipasi untuk mencegah virus tersebut datang ke Indonesia. Salah satunya, dengan melarang penerbangan dari dan ke Wuhan. 

Selain itu, akses-akses masuk ke Indonesia diperketat, seperti di bandara dan pelabuhan. Berbagai teknologi canggih digunakan untuk mendeteksi adanya virus berbahaya ini masuk, seperti thermal scanner.

Pemerintah juga bakal melarang penerbangan tidak cuma dari dan ke Wuhan, tetapi juga ke seluruh Tiongkok. Pelarangan ini bakal diterapkan sampai situasi dan kondisi di Wuhan sudah kondusif. 

Apakah Virus Corona Di-cover BPJS? 

Seorang petugas kesehatan tengah mengecek pasien
Apakah Virus Corona Di-cover BPJS? (Shutterstock)

Bagaimana jika virus corona benar-benar masuk ke Indonesia? Apakah BPJS Kesehatan meng-cover biaya pengobatannya?

Sejauh ini BPJS Kesehatan telah meng-cover sebagian besar penyakit-penyakit di Indonesia. Penyakit ringan seperti influenza, migren, sampai yang berat seperti jantung dan kanker bisa ditanggung BPJS. 

Nah, dalam kasus ini, kemungkinan besar corona bakal di-cover mengingat gejala awalnya hampir sama seperti penyakit virus pada umumnya, yaitu demam, batuk dan sakit tenggorokan. 

Tapi, dalam Pasal 52 Perpres No. 2018 tentang Jaminan Kesehatan, disebutkan soal deretan manfaat pelayanan kesehatan yang tidak dijamin BPJS. Salah satunya, penyakit yang disebabkan karena kejadian luar biasa atau wabah.

Artinya, bila pemerintah telah menetapkan sebagai wabah, besar kemungkinan penyakit tersebut tidak di-cover BPJS. 

Meski begitu, apapun kondisinya entah di-cover atau tidak oleh BPJS Kesehatan bahkan oleh asuransi kesehatan, semoga kita semua diberi kesehatan dan tidak terpapar virus yang belum ada obatnya ini! (Editor: Chaerunnisa)