Biaya USG 2020 Mulai Rp100 Ribu, Pilih USG 2D, 3D, 4D?

biaya usg

Biaya USG adalah salah satu hal yang harus diketahui ketika wanita hamil hendak mengecek kandungan dengan ultrasonografi medis atau USG. Saat menjalani pemeriksaan USG, wanita hamil akan dicek dengan alat yang ditempel ke perut dan hasilnya terlihat di monitor.

Biaya USG harus diketahui ketika merasakan jenis layanan yang biasa dilakukan di rumah sakit ini. Biasanya biaya pemeriksaan USG kurang lebih Rp200 ribu buat USG 2D dan USG 3D, sementara biaya pemeriksaan USG 4D sekitar Rp800 ribu.

Besaran biaya USG yang mahal tentu tidak akan menjadi beban jika memiliki asuransi kesehatan. Karena kehamilan merupakan salah satu bagian yang menjadi pertanggungan asuransi kesehatan, mulai dari masa kehamilan dan persalinan.

Apa itu USG, manfaatnya dan berapa biaya USG?

Dalam ilmu kedokteran, ultrasonografi atau USG adalah teknik mendiagnosis dan mencitrakan bagian-bagian dalam tubuh atau organ dengan memanfaatkan gelombang suara ultrasound. Pemeriksaan USG biasanya dilakukan seorang sonographer.

Walaupun menggunakan gelombang suara ultrasound yang frekuensinya > 20,000 Hz, pemeriksaan USG menurut studi ternyata aman. Sehingga, pemeriksaan USG gak bakal menimbulkan efek samping berbahaya, dan sama sekali gak menggunakan sinar-X.

Manfaat pemeriksaan USG bukan hanya sekadar pemeriksaan kandungan. Lebih dari itu, banyak masalah kesehatan bisa didiagnosis dengan memanfaatkan gelombang ultrasound.

Berikut ini adalah manfaat-manfaat pemeriksaan USG.

  • USG dilakukan buat mengecek keberadaan kista atau kondisi abnormal di hati, jantung, limpa, atau pankreas.
  • USG digunakan buat mengetahui pembesaran limpa yang gak normal.
  • Pemeriksaan USG ditujukan buat mendeteksi kanker hati atau fatty liver.
  • USG dilakukan buat mengetahui adanya batu empedu atau gangguan di kantong empedu.
  • USG bisa mengecek gangguan yang terjadi pada prostat.
  • USG dapat menggambarkan peredaran darah di pembuluh darah.
  • Pemeriksaan USG bisa digunakan buat mendapatkan gambar jaringan payudara.
  • USG pun bahkan bisa dipakai dalam pemeriksaan mata.

Selain manfaat-manfaat di atas, berikut ini adalah keuntungan-keuntungan melakukan pemeriksaan USG.

  • Pemeriksaan USG sama sekali gak menimbulkan rasa sakit, apalagi memerlukan jarum atau suntikan.
  • USG gak memancarkan radiasi dan gak ada bahayanya sedikit pun selama dilakukan sesuai arahan dokter.
  • USG bisa mengambil gambar jaringan lunak yang gak muncul pada pemeriksaan sinar-X.
  • Biaya USG itu gak semahal metode-metode pemeriksaan lainnya.

Dengan beragam manfaat tersebut, tak heran bila biaya pemeriksaan USG di rumah sakit memiliki harga yang beragam. Yaitu, mulai dari kurang lebih Rp200 ribu buat USG 2D dan USG 3D, dan sekitar Rp800 ribu untuk biaya pemeriksaan USG 4D.

Perbedaan USG 2 Dimensi, USG 3 Dimensi, dan USG 4 Dimensi

Sebelum membahas lebih jauh tentang biaya USG, kita ketahui dulu tiga pilihan pemeriksaan USG untuk dapat melihat perkembangan dan pertumbuhan janin dalam kandungan secara rinci.

Yaitu, pemeriksaan USG 2 Dimensi, USG 3 Dimensi dan USG 4 Dimensi. Ketiga pemeriksaan tersebut punya perbedaan dan keuntungan-keuntungan masing-masing

Pemeriksaan USG 2 Dimensi memberi hasil gambar yang buram, berwarna hitam putih, tampak datar, dan lebih mirip sketsa. Walaupun begitu, USG 2 Dimensi masih bisa menunjukkan organ-organ penting dalam tubuh.

Sementara pemeriksaan USG 3 Dimensi dan USG 4 Dimensi memberi gambaran yang lebih baik dari USG 2 Dimensi. Malahan USG 3 Dimensi dan 4 Dimensi bisa memberi gambaran cukup jelas mengenai kulit, bentuk hidung, dan bentuk mulut bayi.

Bahkan, pemeriksaan USG 3 Dimensi dan USG 4 Dimensi bisa menampilkan aktivitas janin yang bergerak, menghisap jari, ataupun menjulurkan lidah. 

Antara USG 3 Dimensi dan 4 Dimensi, jelas lebih baik 4 Dimensi. Pasalnya, gambaran yang realistis lebih bisa didapat dengan pemeriksaan USG 4 Dimensi, yang ibaratnya membuatmu seperti sedang menyaksikan film.

Biaya USG rumah sakit di Indonesia

Besaran biaya USG bervariasi, tergantung dari rumah sakit dan jenis USG yang dipilih oleh calon ibu. Antara USG 2 Dimensi dan USG 3 Dimensi, jelas lebih mahal USG 3 Dimensi dan USG 4 Dimensi yang paling mahal.

Biasanya biaya pemeriksaan USG kurang lebih Rp200 ribu buat USG 2D dan USG 3D. Sementara biaya pemeriksaan USG 4D sekitar Rp800 ribu.

Berikut ini adalah daftar biaya USG kehamilan sejumlah rumah sakit yang dilansir dari Alodokter.

Rumah sakit

Biaya USG

Lokasi

Rumah Sakit Premier Bintaro Rp200.000 Tangerang
Siloam Hospitals Bogor Rp560.000 Bogor
Klinik Teratai – Gading Pluit Rp250.000 Jakarta
Siloam Hospitals Semanggi Rp210.000 Jakarta
RS Awal Bros Tangerang Rp137.000 Tangerang
RS Permata Bekasi Rp250.000 Tangerang
RS Permata Bekasi Rp250.000 Bekasi
Siloam Hospitals Bekasi Timur Rp170.000 Bekasi
Siloam Hospitals Surabaya Rp150.000 Surabaya
Siloam Hospitals Makassar Rp201.000 Makassar
RS Permata Depok Rp147.000 Depok
RS Awal Bros Makassar Rp137.000 Makassar
Siloam Hospitals Lippo Village Rp248.000 Tangerang
Rumah Sakit Telogorejo Rp660.000 Semarang
Mitra Keluarga Bekasi Rp230.000 Bekasi
Siloam Hospitals Manado Rp182.000 Manado
RS Awal Bros Bekasi Barat Rp324.000 Bekasi
Rumah Sakit Immanuel Rp156.000 Bandung
Siloam Sriwijaya Palembang Rp214.000 Palembang
RS Premier Jatinegara Rp600.000 Jakarta
RS Awal Bros Batam Rp137.000 Batam
Mayapada Hospital Jaksel Rp382.000 Jakarta
Columbia Asia Hospital Rp120.000 Semarang
RS Mitra Husada Tangerang Rp81.000 Tangerang
RS Umum Firdaus Rp150.000 Jakarta
RS Citra Medika Depok Rp90.000 Depok
RS Evasari Awal Bros Rp137.000 Jakarta
RS Awal Bros Pekanbaru Rp137.000 Pekanbaru
RS Kartini Ciledug Rp205.000 Jakarta
Siloam Hospitals TB Simatupang Rp225.000 Jakarta
SamMarie Wijaya Rp300.000 Jakarta

Biaya pemeriksaan USG di bidan

Opsi melakukan pemeriksaan USG di bidang juga bisa dipilih buat mengecek kondisi janin. Biaya pemeriksaan USG di bidan tentu saja lebih terjangkau, yaitu sekitar Rp100 ribu buat hasil USG 2 dimensi atau USG 2D.

Keuntungan lain dari pemeriksaan USG di bidan adalah konsultasi gratis dan gak dibatasi waktu. Berbeda dengan dokter kandungan yang waktu konsultasinya dibatasi begitu juga dengan jumlah kunjungannya.

Selain itu, dengan memeriksakan kandungan sekaligus melakukan USG di bidan, ibu hamil bisa terhindar dari antrean. Lalu, berapa besaran biaya USG? Apakah BPJS Kesehatan menanggung biaya ini? Cari tahu yuk dalam ulasan berikut ini:

Apakah BPJS Kesehatan menanggung biaya USG?

USG akan di-cover BPJS jika selama mendapat rujukan dari dokter yang merasa ada masalah dengan kandungan sang ibu dan dianggap membahayakan kehamilan, maka prosedur USG bisa dilakukan tanpa biaya. Tapi, USG tidak akan ditanggung BPJS atas keinginan sendiri.

Iuran BPJS Kesehatan berubah sejak keluarnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Besaran iuran BPJS terbaru menjadi:

  • Pasien BPJS Kesehatan Kelas I, yang iurannya Rp150.000 per bulan.
  • Pasien BPJS Kesehatan Kelas II, yang iurannya Rp100.000 per bulan.
  • Pasien BPJS Kesehatan Kelas III, yang iurannya Rp42.000 per bulan.

Biaya USG terlalu mahal? Coba manfaatkan asuransi melahirkan

BPJS memang bisa mengcover prosedur USG. Namun, kalau mau cover lebih lengkap, tentu saja akan lebih baik memiliki asuransi melahirkan. 

Asuransi melahirkan adalah produk perlindungan keuangan yang akan menanggung tagihan pemeriksaan kehamilan dan biaya persalinan. Dengan adanya manfaat asuransi melahirkan, kamu tidak perlu merasa khawatir dengan mahalnya biaya USG dan keseluruhan biaya persalinan nanti karena semua akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Sebagian perusahaan asuransi mewajibkan nasabahnya memiliki asuransi kesehatan terlebih dahulu sebagaimana proteksi asuransi melahirkan menjadi opsi tambahan (rider), namun sebagian lainnya menawarkan secara mandiri tanpa masa tunggu pula. Tentu hal ini kembali kepada kebutuhanmu ya. Jika kamu masih pada tahap merencanakan kehamilan, tentu memprioritaskan memiliki asuransi kesehatan terlebih dahulu menjadi langkah yang lebih tepat.

Intinya dengan menjadi nasabah asuransi melahirkan, kamu menjadi tidak terbebani dengan mahalnya biaya biaya pemeriksaan medis atas kandunganmu dan biaya bersalin secara menyeluruh. Kamu bisa konsultasikan anggaranmu sekaligus mendapatkan referensi perusahaan yang menawarkan produk asuransi melahirkan secara gratis hanya di Lifepal.

Kapan waktu yang tepat melakukan pemeriksaan USG?

Banyak calon ibu bertanya kapan sebenarnya waktu yang tepat buat melakukan pemeriksaan USG? Dilansir dari What to Expect, pemeriksaan USG sebaiknya dilakukan ketika kehamilan memasuki masa antara 10 minggu.

Kalau berapa kalinya USG dilakukan, biasanya dianjurkan melakukannya sebanyak dua kali. USG pertama dilakukan antara minggu ke-10 dan minggu ke-12. Pemeriksaan pertama ini bertujuan buat mengetahui detak jantung janin dan kondisi rahim.

Lalu, USG kedua dilakukan pada minggu ke-18. Pemeriksaan ini bertujuan buat mengecek pertumbuhan janin, lokasi plasenta, tali pusar, hingga kesehatan bayi dalam kandungan.

Hal-hal yang terjadi selama pemeriksaan USG berlangsung

Buat menjalani USG, gak diperlukan persiapan khusus sama sekali. Para calon ibu cuma dianjurkan buat meminum air secukupnya. Gak jarang, si pasien diminta buat berpuasa selama beberapa jam sebelum menjalani USG.

Begitu berada di rumah sakit buat menjalani USG, si calon ibu bakal diminta buat:

  • Berbaring di meja pemeriksaan.
  • Dokter yang melakukan pemeriksaan bakal melakukan tes.
  • Kemudian dilanjutkan dengan pengolesan gel yang larut dalam air di atas area yang bakal diperiksa.
  • Dokter menempelkan alat yang disebut transducer yang diterapkan dengan lembut di atas kulit.
  • Terkadang si ibu diminta menahan napas sebentar.
  • Setelah itu, dokter ahli bakal menjelaskan hasil USG-nya.

Ada beberapa tipe pemeriksaan USG, apa saja?

Selain untuk kandungan, ada beberapa tipe pemeriksaan USG lainnya. Berikut ini adalah beberapa tipe pemeriksaan USG.

  • USG perut yang dilakukan buat melakukan pemeriksaan organ dalam, termasuk hati, kantong empedu, limpa, pankreas, ginjal, dan kandung kemih.
  • USG payudara yang berguna buat mendiagnosis jaringan payudara.
  • Neurosonography dimanfaatkan buat mendeteksi dan mencitrakan kondisi otak dan tulang belakang.
  • Ekokardiografi ditujukan buat mencitrakan jantung dan memantau fungsinya.
  • Ultrasonografi vaskular digunakan buat mendeteksi pembuluh darah, termasuk pembuluh darah halus.
  • Musculoskeletal sonography berguna buat mencitrakan sendi, kerangka, sistem pendukung ligamen, dan otot-otot.

Nah, itu tadi informasi seputar pemeriksaan USG dan besaran biaya USG di sejumlah rumah sakit. Semoga informasi di atas bermanfaat! 

Pertanyaan seputar biaya USG

USG dapat ditanggung BPJS kesehatan ketika berdasarkan indikasi tertentu, dalam artian secara medis mengharuskan untuk dilakukan USG. Jika atas keinginan sendiri dan tidak terdapat indikasi medis, maka USG tidak dapat ditanggung oleh BPJS.
Secara umum, jumlah pemeriksaan USG yang disarankan untuk ibu hamil adalah sebanyak 3 kali, selama masa kehamilan. Pemeriksaan USG pertama dapat dilakukan pada awal masa kehamilan, untuk mengetahui kondisi awal janin. Lalu, pemeriksaan kedua bisa dilakukan saat usia kandungan memasuki usia 20 minggu.
USG setiap minggu aman dilakukan asal dijalankan dengan prosedur yang tepat dan aman. Namun, ada beberapa studi yang mengatakan bahwa USG terlalu sering bisa menimbulkan efek pada tubuh ibu yang membuat janin jadi tidak nyaman.
BPJS tidak menanggung biaya kontrol kehamilan setiap bulan, tapi hanya 4 kali dalam 3 trimester kehamilan. Di trimester pertama ditanggung 1 kali, di trimester kedua ditanggung 1 kali dan di trimester akhir ditanggung sebanyak 2 kali.
Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →