Daftar BPJS Semakin Gampang, Ada Online dan Offline

daftar BPJS online dan offline

Daftar BPJS Kesehatan tidaklah sesulit yang dibayangkan sebab bisa dilakukan secara online dan offline

Cara online bisa dilakukan melalui situ resmi dan offline bisa dilakukan dengan mendatangi kantor BPJS Kesehatan terdekat secara langsung. 

Selain daftar, kamu juga bisa lho membayar iuran BPJS Kesehatan secara online juga lewat Lifepal.

Jika tidak memiliki banyak waktu, Anda bisa melakukan pendaftaran secara online. Namun, jika ingin mendapatkan layanan yang lebih jelas dari petugas, Anda bisa memilih cara offline. Mau tahu caranya, yuk baca panduan lengkapnya berikut ini.

Daftar BPJS Kesehatan secara Online

Daftar BPJS Kesehatan secara Online

Untuk memudahkan Anda dalam melakukan pendaftaran BPJS Kesehatan, maka pendaftaran dapat dilakukan secara online. Berikut adalah langkah-langkah yang harus diikuti.

Persyaratan pendaftaran

Persyaratan yang harus disiapkan untuk daftar BPJS online, antara lain:

  • Scan KTP.
  • Scan KK.
  • Scan NPWP.
  • Pas foto digital maksimal 50 kilobyte.
  • Alamat surel aktif (disarankan menggunakan Gmail).
  • Nomor telepon aktif.

Langkah-langkah pendaftaran 

Setelah Anda menyiapkan persyaratan yang telah disebutkan, maka berikutnya adalah menerapkan langkah-langkah daftar BPJS Kesehatan online, yaitu:

  1. Buka situs resmi BPJS Kesehatan https://www.bpjs-kesehatan.go.id
  2. Pilih bagian layanan dan pendaftaran peserta.
  3. Pahami peraturan yang dijabarkan di laman ini dengan saksama sebelum Anda memberikan tanda centang sebagai tanda persetujuan.
  4. Pilih Pendaftaran untuk melanjutkan proses pendaftaran.
  5. Lengkapi formulir isian nomor Kartu Keluarga.
  • Isi nomor Kartu Keluarga dan kode captcha pada laman ini.
  • Tekan tombol Inquery Kartu Keluarga.
  • Daftarkan seluruh keluarga inti yang ada pada Kartu Keluarga.
  • Tekan tombol Proses Selanjutnya di kanan bawah laman.
  1. Lengkapi proses isian data peserta BPJS.
  • Lengkapi data yang dibutuhkan, mulai dari nomor telepon aktif, nomor pada kartu NPWP, dan alamat tempat tinggal.
  • Pilih fasilitas kesehatan BPJS yang diinginkan. 
  • Unggah foto diri dengan maksimal ukuran 50 kilobyte
  • Tekan tombol Proses Selanjutnya.
  1. Lengkapi formulir isian anggota keluarga.
  • Isi data anggota keluarga.
  • Pilih kelas perawatan yang diinginkan.
  • Masukkan data pemilik rekening (nama dan nomor rekening).
  • Masukkan alamat surel.
  • Masukkan kode captcha.
  • Tekan tombol Kirim Email.
  1. Lakukan aktivasi dari surel yang diterima guna mendapatkan nomor virtual account dan jumlah pembayaran yang harus dibayarkan.
  2. Lakukan pembayaran melalui teller di bank, mesin ATM, internet banking, atau Indomaret.
  3. Setelah pembayaran dilakukan, maka Anda dapat melakukan cetak e-ID dengan menekan link yang terdapat pada surel yang berisi nomor registrasi dan mengambil kartu BPJS Kesehatan di kantor BPJS Kesehatan terdekat tujuh hari pasca pendaftaran online.

Saat Anda mau mengambil kartu BPJS Kesehatan, jangan lupa untuk membawa kelengkapan dokumen, yaitu:

  • Fotokopi KTP dan KK masing-masing 1 lembar.
  • Pas foto 3×4 sebanyak satu lembar.
  • e-ID yang telah dicetak. 
  • Bukti pembayaran iuran BPJS Kesehatan.

Daftar BPJS Kesehatan secara Offline

Daftar BPJS Kesehatan secara Offline
beritagar.id

Tidak perlu khawatir jika Anda mengalami kesulitan untuk mendaftar melalui online karena Anda selalu bisa datang langsung ke kantor BPJS sesuai terdekat pada hari Senin hingga Kamis dari pukul 08.00 hingga 17.00. 

Berikut adalah langkah-langkah yang harus Anda ikuti jika memilih datang langsung ke kantor BPJS..

Persyaratan pendaftaran

Berkas-bekas yang perlu disiapkan untuk untuk daftar BPJS Kesehatan offline sebagai berikut.

  • Pas foto berwarna ukuran 3×4 (1 lembar).
  • Fotokopi KTP, SIM, paspor yang masih berlaku (1 lembar).
  • Fotokopi Kartu Keluarga yang masih berlaku(1 lembar).
  • Fotokopi buku nikah bagi yang sudah menikah (1 lembar).
  • Fotokopi buku tabungan (1 lembar).
  • Siapkan uang iuran bulan pertama sesuai kelas yang diinginkan.

Langkah-langkah pendaftaran 

Setelah Anda menyiapkan persyaratan yang telah disebutkan, maka berikut adalah langkah-langkah pendaftaran BPJS Kesehatan offline yang harus Anda ikuti.

  1. Datang ke kantor BPJS Kesehatan yang paling dekat dari rumah.
  2. Tips: Jika memungkinkan, cobalah mendaftar secara kolektif dengan koordinasi dari Ketua RT supaya lebih mudah.
  3. Isi form pendaftaran yang telah diberikan secara cermat dan teliti agar tidak ada kesalahan di penulisan.
  4. Serahkan formulir yang telah diisi kepada petugas guna penginputan data.
  5. Kemudian Anda akan diberikan virtual account beserta besaran iuran yang harus dibayar.
  6. Lakukan pembayaran iuran pertama BPJS Kesehatan melalui tujuh pilihan berikut.
    • Loket pembayaran di kantor BPJS Kesehatan.
    • ATM Bank BRI, BNI, BTN, Mandiri, dan BCA melalui menu Pembayaran.
    • Kantor Pos.
    • Indomaret atau Alfamart.
    • E-commerce.
    • Autodebet ke rekening bank.
    • Teller BRI, BNI, BTN (Khusus kelas 3).

      7. Serahkan bukti pembayaran kepada petugas agar kartu BPJS dapat segera dicetak.

8. Kartu BPJS bisa digunakan setelah 14 hari kerja.

PROMO BPJS
PROMO BPJS

Tips Bermanfaat saat Anda Mendaftar BPJS Kesehatan

Tips Bermanfaat saat Anda Mendaftar BPJS Kesehatan

Berikut adalah beberapa tips yang mungkin bisa bermanfaat demi memudahkan Anda dalam melakukan pendaftaran.

  • Saat akan melakukan pendaftaran online, hindari menggunakan ponsel. Sebaiknya lakukan melalui komputer atau laptop agar memudahkan pengisian dan mencegah kesalahan memasukkan data. 
  • Sebelum mendaftar, cari tahu terlebih dahulu daftar Faskes tingkat 1 terdekat dari tempat tinggal guna menghemat waktu pendaftaran.
  • Sebaiknya, lakukan pendaftaran di awal bulan agar jarak pembayaran iuran pertama dengan iuran selanjutnya tidak terlalu dekat.
  • Kantor BPJS Kesehatan beroperasi dari pukul 08.00 sampai 17.00. Maka untuk menghindari lonjakan pendaftar, sebaiknya datang pada pukul 13.00 sampai 14.00 sebab pada waktu tersebut, antrean sudah tidak terlalu ramai.
  • Bawa pulpen sendiri dari rumah karena sulit mendapatkan pinjaman pulpen di kantor BPJS.

Iuran BPJS Kesehatan Per Bulan

Iuran BPJS Kesehatan Per Bulan

Iuran BPJS Kesehatan per bulan untuk peserta mandiri terbagi menjadi tiga kelas perawatan, antara lain:

  • Sebesar Rp25,5 ribu per orang dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas 3.
  • Sebesar Rp51 ribu per orang dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas 2.
  • Sebesar Rp80 ribu per orang dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas 1.

Sementara bagi mereka yang berstatus pekerja penerima upah dari lembaga pemerintahan, seperti PNS, POLRI, dan pejabat negara, ketentuan yang diberikan adalah lima persen dari gaji dengan perincian tiga persen dibayarkan perusahaan dan dua persen dari peserta.

Untuk peserta yang bekerja di BUMN, BUMD, dan swasta, ketentuan yang diberikan adalah lima persen dari gaji dengan perincian empat persen dibayarkan perusahaan dan satu persen dari peserta.

Denda Keterlambatan

Denda Keterlambatan
insider.co.eu

Sejak tanggal 1 Juli 2016, pemerintah telah menghapus denda keterlambatan per bulan dan membuat batasan maksimal keterlambatan tunggakan, yaitu 12 bulan. Dengan begitu, apabila Anda menunggak lebih dari setahun, maka tunggakan yang wajib dilunasi tetap 12 bulan saja. Perlu diingat bahwa selama menunggak, kepesertaan BPJS akan dibekukan.

Pembebanan rawat inap setelah tunggakan dilunasi

Setelah tunggakan dilunasi, status kepesertaan langsung dikembalikan. Namun, jika Anda menggunakan layanan rawat inap di rumah sakit dalam kurun waktu 45 hari setelah status dikembalikan, maka Anda akan dibebani 2,5 persen dari total biaya perawatan yang ditanggung BPJS Kesehatan dengan batas maksimal pembayaran Rp30 juta.

Contoh kasus

Anda baru saja melunasi tunggakan iuran selama 10 bulan tertunggak. Sayangnya, 30 hari kemudian Anda jatuh sakit dan harus menjalani rawat inap di rumah sakit dengan menggunakan layanan BPJS Kesehatan dengan total biaya perawatan Rp12 juta.

Karena jangka waktu 30 hari masih termasuk dalam 45 hari yang disyaratkan pemerintah, maka Anda akan dibebani 2,5 persen dari keseluruhan biaya perawatan di rumah sakit dikalikan dengan jumlah bulan tertunggak yang telah dilunasi sebelumnya. Berikut adalah cara penghitungannya:

Total Biaya Perawatan x 2,5 Persen x Jumlah Biaya Tertunggak Sebelumnya

Total biaya perawatan = Rp12 juta

Jumlah biaya tertunggak sebelumnya = 10 bulan

Maka pembiayaan yang harus Anda lunasi adalah:

Rp12 juta x 2,5 persen x 10 bulan = Rp3 juta

Dengan demikian, Anda diwajibkan melunasi Rp3 juta yang mana jumlah tersebut masih di bawah ketentuan maksimal. Sedangkan bila total penghitungan akhir mencapai lebih dari Rp30 juta, maka Anda hanya membayarkan sejumlah batas maksimal yang harus dibayarkan, yaitu Rp30 juta saja.

PROMO BPJS
PROMO BPJS

Dari artikel di atas, kita dapat mengetahui bahwa mendaftar BPJS Kesehatan terbagi menjadi dua, yaitu datang langsung ke kantor BPJS Kesehatannya atau mendaftar melalui website. Setiap cara daftar tentu memiliki kelebihan dan kekurangan, tinggal Anda memilih mana yang lebih pas untuk Anda.

Punya pertanyaan lain seputar BPJS Kesehatan? Yuk tanyakan langsung pada ahlinya lewat fitur Tanya Lifepal!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →