Seluk Beluk Keberadaan BPJS Kesehatan yang Wajib Diketahui Masyarakat

Seluk-Beluk-Keberadaan-BPJS-Kesehatan-yang-Wajib-Diketahui-Masyarakat

Sekarang mendapatkan fasilitas kesehatan yang murah dan terjangkau semua kalangan semakin gampang didapatkan dengan BPJS Kesehatan. Layanan asuransi kesehatan milik negara yang menerapkan sistem gotong royong ini telah eksis sejak tahun 2014 silam. 

Kini baik warga yang kaya dan miskin semuanya bisa menikmati layanan kesehatan dengan layak. Harapannya semua masyarakat dapat menikmati manfaatnya, asalkan terdaftar sebagai peserta BPJS dan mengetahui gimana cara bikin kartu sakti ini.

Untuk lebih lengkapnya, berikut ini hal-hal yang perlu kamu ketahui tentang BPJS Kesehatan dikutip dari berbagai macam sumber. 

Baca juga: Cara Membuat Surat Lamaran Kerja yang Kekinian dan Profesional Berikut Contohnya

Sejarah berdirinya BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan
Begini nih sejarah berdirinya BPJS Kesehatan yang udah banyak melayani masyarakat Indonesia, (Instagram/@bpjskesehatan_ri).

BPJS buat Kesehatan merupakan fasilitas penjamin kesehatan andalan warga Indonesia. Semangat yang dilahirkan adalah kegotongroyongan, yang artinya masing-masing peserta saling membantu untuk memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat lainnya lewat bentuk iuran wajib. 

Asal muasal layanan ini sebenarnya udah ada sejak zaman penjajahan sampai Indonesia memeluk kemerdekaan pada tahun 1949-an silam. Penggagasnya adalah Prof. G.A. Siwabessy yang saat itu menjabat sebagai selaku Menteri Kesehatan RI. 

Hingga akhirnya di tahun 1968, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan membentuk suatu lembaga yang diberi nama Badan Penyelenggara Dana Pemeliharaan Kesehatan atau disingkat BPDPK. BPDPK memiliki tugas memberikan penjaminan pelayanan kesehatan bagi pegawai negeri sipil, pensiunan, beserta anggota keluarga mereka. 

Di tahun 1984, BPDPK kemudian berubah menjadi BUMN yang bernama Perum Husada Bhakti. Tapi penerima layanan ini juga masih sama, yaitu PNS, pensiunan, beserta anggota keluarganya, ditambah veteran perang dan pejuang kemerdekaan. 

Perum Husada Bhakti mengalami perubahan kembali di tahun 1992 dengan nama PT Askes. Jangkauan penerima manfaatnya pun diperluas, hingga ke karyawan BUMN, masyarakat miskin, dan masyarakat umum. Barulah tahun 2014 berganti nama menjadi BPJS Kesehatan yang kita kenal hingga saat ini.

Baca juga: Begini Cara Daftar SIPP Online buat Cek dan Hitung Iuran BPJS TK dengan Mudah

Tujuan berdirinya

BPJS kesehatan
Ini lho tujuannya diadakan BPJS buat kesehatan banyak orang di Indonesia, (Instagram/@bpjskesehatan_ri).

Sama halnya seperti lembaga sosial lainnya, BPJS Kesehatan tentu dibuat berlandaskan visi misi mulia. Bila dilihat dari laman resminya, mereka memiliki visi mewujudkan jaminan kesehatan yang berkualitas tanpa diskriminasi. Oleh sebabnya, setiap warga negara bisa didaftarkan ke dalam layanan yang satu ini. 

Lahirnya layanan dari BPJS ini juga dimaksud buat melawan stigma-stigma masyarakat selama ini tentang asuransi kesehatan yang terbilang mahal. Maklum saja, asuransi swasta yang datang dari perusahaan-perusahaan asing sudah populer lebih dulu ketimbang BPJS. 

Sementara misinya ada tiga, pertama memberikan layanan terbaik kepada peserta dan masyarakat. Kedua, memperluas kepesertaan program jaminan kesehatan hingga ke seluruh warga negara Indonesia. Ketiga, bersama menjaga kesinambungan finansial program jaminan kesehatan. 

Baca juga: Gak Cuma Agung Hercules, 6 Seleb Ini Juga Pakai BPJS untuk Berobat

Manfaat yang didapat bagi para peserta BPJS

BPJS Kesehatan
Banyak manfaat yang didapatkan oleh peserta BPJS buat kesehatan ini, (Instagram/@bpjskesehatan_ri).

Layanan BPJS ini menawarkan segudang manfaat bagi penerimanya yang kemudian dibagi menjadi dua kategori. 

Bayar BPJS Online
Bayar BPJS Online

Pelayanan kesehatan tingkat pertama

Pelayanan kesehatan tingkat pertama ini mencakup pelayanan-pelayanan yang bersifat non-spesialistik. 

  • Administrasi pelayanan
  • Pelayanan promotif dan preventif 
  • Pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis
  • Tindakan medis non-spesialistik, baik operatif maupun non-operatif
  • Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai
  • Transfusi darah sesuai kebutuhan medis
  • Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama
  • Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi 

Pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjutan

Pelayanan rujukan tingkat lanjutan dibagi lagi menjadi dua kategori, 

  1. Rawat jalan
  • Administrasi pelayanan 
  • Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi spesialistik oleh dokter spesialis dan sub spesialis
  • Tindakan medis spesialistik sesuai dengan indikasi medis
  • Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai 
  • Pelayanan kesehatan implant 
  • Pelayanan penunjang diagnostic lanjutan sesuai dengan indikasi medis
  • Rehabilitasi medis 
  • Pelayanan darah
  • Pelayanan kedokteran forensik
  • Pelayanan jenazah di fasilitas kesehatan 
  1. Rawat inap 
  • Perawatan inap non intensif 
  • Perawatan inap di ruang insentif 
  • Pelayanan kesehatan lain yang ditetapkan oleh menteri 

Cara mendaftar BPJS 

BPJS Kesehatan
Gak sulit kok cara mendaftar kepesertaan kartu BPJS ini, (Instagram/@bpjskesehatan_ri).

Setelah mengetahui segudang manfaat yang diperoleh, tentunya gak ada alasan lagi buat kamu untuk gak memiliki layanan kesehatan satu ini. Apalagi, sebenarnya pemerintah telah mewajibkan setiap warga ikut bergabung menjadi pesertanya. 

Cara mendaftarnya juga cukup mudah, bisa dilakukan perorangan dengan cara online maupun offline. Kalau online kamu bisa melakukannya dengan mengunjungi situs resminya BPJS kesehatan. 

Dalam situs ini, kamu bakal diarahkan menuju ke kolom pendaftaran lalu mengisi data diri yang diminta oleh pihak BPJS, dan tak lupa memilih Fasilitas Kesehatan I berupa klinik, puskesmas, atau rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS. 

Setelah menyelesaikan proses pengisian data diri dan pembayaran melalui ATM, kamu akan mendapatkan E-ID yang harus dibawa saat mengambil kartu fisik keanggotaan di kantor cabang.  Selain E-ID jangan lupa membawa dokumen persyaratan lainnya seperti Fotokopi KTP dan KK masing-masing selembar, pas foto ukuran 3 x 4 sebanyak satu lembar, dan bukti pembayaran iuran. 

Sementara cara offline kamu datang langsung saja ke kantor cabangnya dengan membawa dokumen-dokumen yang sudah kamu lakukan saat pendaftaran online. Namun, ditambahkan Kartu Izin Tinggal untuk warga negara asing.

Informasi lengkap tentang tata cara pendaftarannya bisa langsung kunjungi ke artikel Lifepal ‘Cara Daftar BPJS Mandiri Online dan Offline, Gampang Banget!.’

Besaran iuran per bulannya terbilang murah!

BPJS Kesehatan
Segini lho besaran iuran bagi peserta buat membayar per bulannya, (Instagram/@bpjskesehatan_ri).

Kartu keanggotaan yang selama ini kita ketahui telah dikategorikan menjadi tiga kelas, ada Kelas I, Kelas II, dan Kelas III. Pengklasifikasian kelas itu berdasarkan layanan ruangan kesehatan yang bakal didapat para anggota. Soal pelayanan kesehatannya gak bakal ada bedanya antara satu kelas dengan kelas lainnya. 

Kelas I sendiri bakal mendapatkan fasilitas ruang inap Kelas I pula. Begitu pula dengan Kelas II, apabila dirawat inap, mereka bakal menginap di ruang Kelas II. Bagi kamu yang memilih Kelas III bakal dirawat di ruangan rumah sakit atau pelayanan kesehatan dengan grade Kelas III. 

Untuk iuran BPJS ini tentunya masing-masing kelas berbeda. Biaya yang dibebankan tergolong sangat murah bila dibandingkan dengan asuransi kesehatan swasta pada umumnya. 

  • Kelas I dibebankan iuran sebesar Rp 80 ribu/bulan 
  • Kelas II dibebankan biaya Rp 51 ribu/bulan
  • Kelas II hanya diwajibkan membayar sebesar Rp 25.500/bulan 

Lantas bagaimana dengan masyarakat yang memiliki perekonomian rendah dan tidak mampu membayar sama sekali? Tenang saja, pemerintah juga memiliki keanggotaan di kelompok Penerima Bantuan Iuran. Di kelompok ini seluruh biaya preminya ditanggung oleh pemerintah alias gratis. 

Kabarnya sih, pemerintah berencana untuk menaikkan tarif iuran ini. Tapi belum tahu berapa dan kapan direalisasikannya. 

Cara bayar BPJS bisa offline dan online

BPJS kesehatan
Iuran per bulannya kamu bisa bayar dengan cara offline maupun online lho, (Instagram/@bpjskesehatan_ri).

Cara membayar iuran BPJS ini bisa dilakukan lewat mana aja. Kamu bisa melakukan pembayaran secara online maupun offline.

Untuk offline, kamu bisa melakukannya di supermarket-supermarket terdekat, seperti Alfamart dan Indomaret. Caranya mudah banget, tinggal sebutkan nomor kepesertaan mu ke kasir, lalu nanti bakal muncul besaran biaya yang harus dibayarkan. 

Bayar BPJS Online
Bayar BPJS Online

Sedangkan pembayaran lewat online, bisa lewat e-commerce yang bekerja sama dengan BPJS, seperti Tokopedia misalnya, dan juga lewat ATM. Semua bank milik pemerintah dan BUMN rata-rata sudah menyediakan layanan pembayaran BPJS. 

Bayar iuran BPJS juga ada tenggat waktunya lho, paling tidak sebelum tanggal 10 setiap bulannya. 

Cara berobat dengan kartu BPJS 

BPJS Kesehatan
Begini cara menggunakan kartu BPJS ini saat berobat ke rumah sakit, (Instagram/@bpjskesehatan_ri).

Berobat dengan BPJS Kesehatan itu sangat mudah dan praktis, bahkan kamu gak perlu membawa kartunya apabila sudah menginstal aplikasi Mobile JKN di perangkat ponsel pintar. Karena ini merupakan fasilitas layanan kesehatan gratis, tentu harus ada beberapa aturan yang dipenuhi. 

Jika kamu sakit dan pengin berkonsultasi dengan dokter, hal pertama bisa dilakukan adalah mengunjungi klinik, dokter umum, puskesmas, atau rumah sakit tempat Faskes Tingkat I yang telah kamu pilih saat mendaftar. Misalnya saat mendaftar kamu memilih Klinik A sebagai Faskes Tingkat 1, maka kalau berobat jalan bisa mengunjungi ke Klinik A tersebut.

Tapi kalau dirasa penyakit mu membutuhkan penanganan ekstra dan perlu ke rumah sakit besar, maka pemikik kartu harus meminta surat rujukan dari Faskes Tingkat I, kemudian berkonsultasi di rumah sakit rujukan.

Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi mereka yang membutuhkan penanganan gawat darurat. Pasien dengan kondisi darurat bisa langsung masuk ke rumah sakit mana saja yang bekerja sama dengan BPJS demi mendapatkan penanganan segera. Misalnya, seperti pasien terkena serangan jantung, korban kecelakaan, korban kebakaran, dan lain-lain. 

Cara pindah Faskes BPJS

BPJS Kesehatan
Mau pindah Faskes begini lho caranya dengan mudah, (Instagram/@bpjskesehatan_ri).

Fasilitas Kesehatan (Faskes) Tingkat I merupakan klinik, dokter, puskesmas, atau rumah sakit yang dipilih oleh peserta untuk sarana konsultasi. Pada umumnya, pemilihan Faskes didasari oleh kedekatan dari tempat tinggal si peserta. 

Misalnya si peserta rumahnya dekat dengan Klinik A maka ia akan memilih Klinik A sebagai Faskes Tingkat I. Tapi gimana kalau pemilik kartu pindah domisili? 

Tenang aja, BPJS Kesehatan gak kaku-kaku banget kok! Peserta bisa dengan bebas memindahkan Faskes Tingkat I ke klinik, dokter umum, atau rumah sakit lainnya. Caranya juga mudah, bisa offline dan online.

Offline, kamu harus mengunjungi kantor BPJS terdekat lalu mengisi formulir dan menyerahkan sejumlah dokumen-dokumen. Sementara online, perubahan Faskes bisa dilakukan hanya dengan aplikasi ponsel pintar ‘Mobile JKN’. 

Lifepal pernah mengulasnya secara detail bagaimana cara pindah Faskes yang praktis, mudah, gak pakai ribet di artikel ‘Mudah dan Gak Ribet, Begini Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan Offline dan Online.’ 

Penyakit yang tidak ditanggung BPJS

BPJS Kesehatan
Ada beberapa penyakit yang gak ditanggung oleh BPJS lho, (Instagram/@bpjskesehatan_ri).

BPJS kesehatan sendiri telah melayani segala jenis penyakit. Total sekitar ada 155 penyakit yang proses pengobatannya gratis gak dipungut biaya sama sekali. 

Tapi sayangnya, ada beberapa kasus penyakit atau pelayanan kesehatan yang gak ditanggung BPJS karena beberapa alasan. Berikut ini rinciannya berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 tahun 2014. 

  • Pelayanan kesehatan yang dilakukan gak sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku
  • Pelayanan kesehatan di Faskes yang gak kerja sama sama BPJS kecuali dalam keadaan darurat
  • Pelayanan kesehatan yang dijamin program jaminan kecelakaan kerja
  • Pelayanan kesehatan yang dilakukan di luar negeri
  • Pelayanan kesehatan untuk kecantikan
  • Pelayanan kesehatan buat mengatasi infertilitas
  • Pelayanan merapihkan gigi
  • Pelayanan kesehatan untuk mengobati penyakit yang diakibatkan oleh kesengajaan menyakiti diri sendiri atau melakukan hobi yang membahayakan diri sendiri
  • Pengobatan alternatif dan tradisional
  • Tindakan medis yang diakibatkan oleh percobaan
  • Alat kontrasepsi, makanan bayi, kosmetik, dan susu
  • Perbekalan kesehatan untuk rumah tangga
  • Pelayanan kesehatan karena bencana pada masa tanggap darurat, kejadian luar biasa, atau wabah
  • Biaya pelayanan yang tidak ada hubungannya dengan manfaat Jamkes yang diberikan

Itu dia seluk-beluk tentang BPJS Kesehatan yang mesti diketahui oleh kamu semua. Pelayanan kesehatan yang terjangkau adalah hak setiap warga negara, jadi kamu diharuskan untuk menjadi pesertanya. Mengingat manfaat yang didapatkan juga banyak, gak ada ruginya kok ngeluarin uang Rp 25 ribu sampai Rp 80 ribu per bulan untuk investasi kesehatan. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →