Pernah Mendengar Istilah Psikiater BPJS? Ini Lho Maksudnya

[TEMPO/Tony Hartawan]

Dibandingkan kesehatan fisik, masalah kesehatan jiwa masih jauh dari perhatian. Padahal, berdasarkan rata-rata statistik, setidaknya ada dua hingga tiga orang yang mengakhiri hidupnya. Maka dari itu pernahkah dari kalian mendengar soal psikiater BPJS Kesehatan?

Stigma negatif terhadap seseorang dengan masalah kesehatan jiwa membuat penderitanya menutup diri dan enggan mencari bantuan ahli. Padahal kesehatan jiwa sama pentingnya dengan kesehatan fisik.

Stres ringan sekalipun jika tidak diatasi dengan tepat bisa membesar dan menjadi depresi. Jika dibiarkan dampaknya bisa pun mengancam kesehatan fisik. Kehadiran BPJS Kesehatan dapat membantu polemik perihal kesehatan kejiwaan saat ini. 

Selain stigma, mahalnya biaya pengobatan dan konsultasi membuat banyak orang malas mengambil tindakan. Dalam satu kali kunjungan ke psikiater kamu bisa habiskan ratusan ribu rupiah. Belum lagi jika ada obat-obat yang harus ditebus. Umumnya pengobatan pun dilakukan dalam waktu yang relatif lama.

Salah satu contohnya adalah pengobatan untuk pasien skizofrenia. Sebagai informasi, skizofrenia adalah gangguan mental kronis yang menyebabkan penderitanya mengalami delusi, halusinasi, hingga perubahan perilaku. Gangguan mental ini dapat membuat penderitanya kesulitan membedakan antara kenyataan dan sekadar halusinasi.

Untuk mengatasi penyakit ini, pasien harus mengonsumsi obat sepanjang hidupnya, serta rutin melakukan konsultasi ke psikolog atau psikiater.

Bayangkan, jika pengobatan dilakukan dengan dana pribadi. Dalam sebulan, bukan gak mungkin pasien harus mengeluarkan hingga jutaan rupiah. Gak heran kalau pasien yang gak mampu akan ditangani secara gak tepat, bahkan gak manusiawi seperti fenomena pasung di berbagai daerah di Indonesia.

Tapi tenang. Udah tahu belum, bahwa sama halnya dengan penyakit fisik, kamu juga bisa manfaatkan fasilitas BPJS Kesehatan untuk masalah kesehatan jiwa?

Cara daftar pelayanan kesehatan jiwa dengan BPJS Kesehatan

Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma’ruf menuturkan, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) sudah mencakup pelayanan kesehatan mental. Maksudnya yaitu pasien dengan masalah psikis atau gangguan mental sudah dapat berobat dan biayanya juga sudah tercover oleh BPJS Kesehatan. Lalu apa aja si prosedur yang harus dilalui untuk mendapatkan pelayanan ini? Berikut ulasannya.

1. Berkas penting

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menyiapkan kartu keanggotaan BPJS Kesehatan. Kemudian disusul dengan beberapa berkas penting yang dibutuhkan seperti, fotocopy KTP, fotocopy KK, juga fotocopy kartu BPJS/KIS. Masukan semua berkas tadi ke dalam map agar lebih rapi. Berkas lain yang juga penting dibawa adalah hasil diagnosis dokter.

2. Kunjungi faskes tingkat 1 yang tercantum dalam BPJS

Kunjungi faskes tingkat 1 atau klinik yang tercantum dalam kartu BPJS. selanjutnya tanyakan apakah klinik maupun puskesmas tersebut memiliki poli kejiwaan atau layanan psikologi. Sebab kamu tetap harus mengakses layanan BPJS melalui faskes tingkat 1 jika klinik belum dilengkapi layanan kesehatan tersebut.

3. Mendaftar ke rumah sakit rujukan

Jangan khawatir, jika ternyata layanan kesehatan jiwa tidak terdapat di faskes tingkat 1 yang tertera di kartu BPJS Kesehatan mu. Maka kamu cukup menunggu dokter memberikan surat rujukan untuk berobat di rumah sakit yang lebih memadai. Tapi perlu diingat, surat rujukan yang diberikan oleh dokter ini hanya berlaku selama 3 bulan aja.

Lengkapi persyaratan administrasi yang dibutuhkan dan jangan lupa mengikuti prosedur pendaftaran sesuai dengan ketentuan.

4. Menunggu antrian di poli jiwa

Ketika semua hal sudah selesai dan terpenuhi, tugas kamu selanjutnya adalah berkonsultasi dengan dokter spesialis kejiwaan. Biasanya sebelum mulai berkonsultasi, kamu akan diminta mengisi lembar psikotes sebagai asesmen awal. Pada tahap ini kamu diharuskan untuk jujur mengenai keluhan apa yang kamu rasakan. Hal ini dimaksudkan agar dokter dapat memberikan diagnosa yang akurat pada penyakit yang diderita. 

5. Tebus obat di farmasi rumah sakit

Seperti pemeriksaan kesehatan biasanya, setelah berkonsultasi selanjutnya dokter akan memberikan resep obat yang harus kamu tebus ke farmasi. Obat yang diresepkan akan tercover oleh BPJS Kesehatan jika kamu menebusnya di farmasi rumah sakit. Jika resep ini kamu tebus di apotek tentu kamu harus membayar seluruh obat dalam resep ini.

Alur pelayanan fasilitas kesehatan jiwa

Penderita kesehatan mental berhak mendapatkan pelayanan medis secara gratis selama indikasi medis, prosedur, dan diagnosanya terdapat pada Permenkes 59 tahun 2014. Pelayanan medis dengan masalah kesehatan mental dapat memanfaatkan BPJS Kesehatan

Nah, buat kamu yang merasa mengalami gangguan depresi, dapat melakukan konsultasi di puskesmas-puskesmas terdekat. Jika ternyata penyakitmu tidak bisa ditangani oleh psikolog di puskesmas, kamu akan dirujuk ke psikiater atau dokter spesialis kejiwaan di rumah sakit. Kira-kira begini tahapannya.

Tahapannya gak jauh berbeda dengan pelayanan kesehatan umum, yaitu:

  1. Peserta BPJS membawa kartu BPJS dan mendatangi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti puskesmas, klinik, dan fasilitas kesehatan lainnya yang setingkat.
  2. Peserta BPJS dapat melakukan konsultasi pada psikolog atau dokter di puskesmas tersebut. Jika pada pemeriksaan awal, peserta atau pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut yang tidak bisa ditangani FKTP, maka pasien akan dirujuk ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan  atau FKTL (Rumah Sakit Pemerintah, Rumah Sakit Swasta, atau Rumah Sakit lain yang bekerja sama dengan BPJS).
  3. Di FKTL, pasien menunjukkan kartu BPJS dan surat rujukan dari FKTP kepada petugas di BPJS Kesehatan Center. Selanjutnya, petugas akan menerbitkan Surat Eligibilitas Peserta (SEP) sebagai dokumen prasyarat menggunakan fasilitas BPJS.
  4. Setelah mendapatkan SEP, pasien akan mendapatkan pelayanan kesehatan baik oleh psikiater atau dokter di FKTL tersebut.

Pelayanan kesehatan jiwa gak hanya terbatas pada penyakit skizofrenia, namun juga gangguan kesehatan mental lain, seperti depresi, gangguan personality, hingga gangguan bipolar.

Namun, gak semua puskesmas memiliki psikolog atau dokter jiwa yang bisa menangani masalah kesehatanmu.

Jika begini, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan konsultasi psikolog atau psikiater di daerah yang bisa kamu jangkau pertama kali dengan biaya sendiri. Lalu, meminta rujukan ke klinik atau rumah sakit yang terdaftar pada BPJS kesehatan.

Rumah sakit di JABODETABEK yang terdapat layanan kesehatan mental

Untuk memudahkan kamu dalam menemukan puskesmas dan rumah sakit yang terdapat layanan kesehatan mental. Lifepal telah merangkum beberapa rumah sakit dan puskesmas di Jabodetabek yang memiliki layanan kesehatan mental, berikut ringkasannya:

Nama Rumah Sakit Jenis Lokasi
Puskesmas Kecamatan Kemayoran Puskesmas Jl. Harapan Mulia No.1, Jakarta Pusat

(021) 4251018

Puskesmas Kecamatan Taman Sari Jl. Ubi No.178, Jakarta Barat

(021) 6297752

Puskesmas Kecamatan Kebayoran Lama Jl. Ciputat Raya No.3B, Jakarta Selatan

(021) 7245439

Puskesmas Kecamatan Mampang Prapatan Jl. Bank V / Jl. Liliana Blok C24-25, Jakarta Selatan

(021) 22715588

Puskesmas Kecamatan Pancoran Jl. Potlot II No. 6, Duren Tiga, Jakarta Selatan

(021) 7974024

Puskesmas Kecamatan Kramat Jati Jl. Kerja Bakti, Kramat Jati, Jakarta Timur

(021) 8004381

Puskesmas Kecamatan Matraman Jl. Pisangan Baru Timur No.2A, Jakarta Timur

(021) 21011622

Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo Jl. Kalisari No.1, Pekayon, Jakarta Timur

(021) 8720053

Puskesmas Kecamatan Johar Baru Jalan Mardani Raya No.36, RT.4/RW.5, Jakarta Pusat

(021) 4224041 | WhatsApp: 081213694466

Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu Jalan Kebagusan Raya No.4, RT.10/RW.5, Jagakarsa, Jakarta Selatan

(021)  7811265

Puskesmas Kecamatan Tebet Jl. Tebet Timur II No. 2, RT 006 / RW 005, Tebet Timur, Jakarta Selatan

(021) 8350632

Puskesmas Kecamatan Setiabudi Jl. Halimun Raya No.13, Jakarta Selatan

(021) 8295529

Puskesmas Kecamatan Duren Sawit Jalan Haji Dogol No.15A, Jakarta Timur

(021) 8614108

Puskesmas Kecamatan Cipayung Jl. Bambu Hitam No. 104, Cipayung, Jakarta Timur

(021) 84594940

RSJ Dr. Soeharto Heerdjan Rumah sakit jiwa Jl. Prof. Dr. Latumeten No.1, Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat

(021) 5682841

https://rsjsh.co.id/

RS dr. H. Marzoeki Mahdi (RSMM) Jl. Dr. Sumeru No.114, Bogor

(0251) 8324024, 8324025, 8320467

https://www.rsmmbogor.com/​

Sanatorium Dharmawangsa Jl. Dharmawangsa Raya 13, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

(021) 7394484

RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Rumah sakit umum Jl. Pangeran Diponegoro No.71, Jakarta Pusat

(021) 1500135

RS Saint Carolus Jl. Salemba Raya No.41, Jakarta Pusat

021-3904441

RS Pondok Indah Puri Indah Jl. Puri Indah Raya Blok S-2 No.2, Jakarta Barat

021-25695200

RS Pelni Jl. K.S. Tubun No. 92094, Slipi, Jakarta Barat

021-5480608

RSKD Duren Sawit Jl. Duren Sawit Baru No. 2, Jakarta Timur

021-8615555

RSUP Persahabatan Jl. Persahabatan Raya No.1, Jakarta Timur

021-4891708

RS Hermina Podomoro Jl. Danau Agung 2 Blok E3 No. 28-30, Jakarta Utara

021-6404910

Smile Kids Center Jl. Boulevard Bar. Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara

021-45840468

RSAL Mintoharjo Jl. Bendungan Hilir No.17A, Jakarta Pusat

(021) 5703081-85 | (021) 5732036

RSUD Tarakan Jl. Kyai Caringin No.7, Cideng, Jakarta Pusat

(021) 3503003

RS Husada Jl. Raya Mangga Besar No.137-139, Sawah Besar, Jakarta Pusat

(021) 6260108

RS Grha Kedoya Jalan Panjang Arteri No. 26, Kebon Jeruk, Jakarta Barat

(021) 29910900

RSUP Fatmawati Jl. RS Fatmawati/Jl. T.B. Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan

(021) 7501524

RSUD Pasar Minggu Jl. T.B. Simatupang No. 1, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan

(021) 29059999

RS Pondok Indah – Pondok Indah Jl. Metro Duta Kav. UE, Pondok Indah, Jakarta Selatan

(021) 7657525

RSUD Budhi Asih Jl. Dewi Sartika No.200, Cawang, Jakarta Timur

(021) 8090282

RS Kartika Pulomas Jl. Pulo Mas Timur Blok K No. 2, Pulo Gadung, Jakarta Timur

(021) 4703333

RS Harapan Bunda Jl. Raya Bogor Km. 22 No. 44, Jakarta Timur

(021) 87793802

RS OMNI Pulomas Jl. Pulo Mas Bar. VI No.20, Pulo Gadung, Jakarta Timur

(021) 29779999

RS Gading Pluit (Smart Mind Center Consulting) Jl. Boulevard Timur Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara

(021) 4521001

RS Mitra Keluarga Kelapa Gading Jl. Bukit Gading Raya Kav. 2, Kelapa Gading, Jakarta Utara

(021) 45852700

RS Royal Progress Sunter Paradise, Jl. Danau Sunter Utara, Jakarta Utara

(021) 6400261

Siloam Hospitals Bogor Jl. Raya Pajajaran No.27, Bogor

(0251) 8303900

Eka Hospital Cibubur Jl. Raya Kota Wisata, Kota Wisata Cibubur

(021) 50855555

RS Universitas Indonesia Jl. Prof Bahder Djohan, Kampus UI, Depok

(021) 50829292

RSUD Tangerang Selatan Jl. Raya Pajajaran No. 101, Pamulang Barat

(021) 74718440

RS Premier Bintaro Jl. Moh. Husni Thamrin No. 1, Pondok Aren, Bintaro, Tangerang Selatan

(021) 27625500

Eka Hospital BSD City Central Business District Lot IX, BSD City

(021) 25655555 / 50155555

Eka Hospital Bekasi Jl. Harapan Indah Boulevard, Kota Harapan Indah, Bekasi

(021) 50935555

Ya, itulah beberapa rumah sakit dan puskesmas di Jabodetabek yang menangani layanan kesehatan mental. Kamu tinggal mencocokkan apakah rumah sakit dan puskesmas di atas tercantum dalam faskes BPJS Kesehatan mu. Jika iya berarti kamu bisa melakukan konsultasi secara gratis karena sudah ditanggung BPJS Kesehatan

Sebenarnya masih banyak lagi layanan kesehatan mental yang terdapat di Indonesia yang tersebar di berbagai daerah seperti di Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Malang, Bali, Samarinda, Manado juga Makassar. Untuk info lengkap daftar rumah sakit tersebut kamu bisa kunjungi link https://www.intothelightid.org/.

Dengan adanya penanggungan pengobatan kesehatan jiwa oleh BPJS diharapkan dapat menyadarkan masyarakat soal pentingnya penanganan gangguan kesehatan mental.

Tanda kamu perlu gunakan layanan kesehatan mental

Nah sebenarnya kapan sih kita harus menggunakan layanan kesehatan mental dan konsultasi ke psikolog? Gimana caranya kita tahu kalau kita mengalami gangguan kesehatan mental.

1. Memiliki pengalaman traumatis

Pengalaman traumatis terjadi ketika diri kamu merasa memiliki luka batin yang mendalam. Biasanya luka batin ini disebabkan karena hal-hal buruk yang pernah menimpa kamu. Nah yang ditimbulkan dari luka batin ini adalah trauma psikologis yang dapat merusak kesehatan mental seseorang. Sebab trauma psikologis tidak semudah itu hilang dengan sendirinya.

Jika mengalami perasaan ini, ada baiknya kamu berkonsultasi dengan psikolog mengenai luka batin yang kamu alami ini.

2. Tak menemukan support system

Salah satu obat untuk orang yang mengalami masalah kesehatan mental adalah memiliki support system. Tapi ngga semua orang bisa menemukan support system di hidup mereka. Kalau sudah begini jangan sampai stres mu berangsur lama. Untuk menemukan tempat bersandar agar keluar dari masalah. Kamu membutuhkan psikolog sebagai support system mu. Agar kesehatan mental mu semakin membaik.

3. Permasalahan mengacau produktivitas diri

Kehidupan keseharian mu mulai terganggu karena kesehatan mental yang kamu miliki. Tentu itu hal yang tak baik, sebab bisa membuat diri kamu tidak seproduktif sebelumnya. Ini dapat membuat rutinitas hidup menjadi kacau, maka jika mengalami hal ini kamu bisa menggunakan layanan kesehatan mental.

4. Melakukan hal negatif

Paling mengkhawatirkan dari semua tanda adalah tanda ini. Ketika psikis mu mengalami stres  berat dan kamu memilih melakukan hal negatif sebagai pelarian dari masalah mu. Seperti menggunakan obat terlarang, konsumsi alkohol, atau bahkan melukai diri sendiri. Jika kamu berada dalam fase ini segeralah ke psikolog dan lakukan layanan kesehatan mental. 

Jadi gak perlu merasa ragu apalagi malu untuk meminta bantuan profesional. Udah rutin bayar iuran BPJS Kesehatan per bulan, kenapa layanannya gak dimanfaatkan dengan optimal? Betul gak?

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →