lifepal-user-logo
lifepal-user-logo
  • Dapatkan Penawaran
      Hubungi Kami
      Atau
      Chat di Whatsapp
      Senin - Jumat
      08.00 - 19.00 WIB
      Sabtu
      08.00 - 17.00 WIB
      Hari libur nasional
      Tutup
  • Masuk/Daftar
  • Asuransi Mobil
    • Asuransi Mobil Terbaik
    • Asuransi Mobil All Risk
    • Asuransi Mobil TLO
    • Asuransi Mobil Syariah
    • Asuransi Mobil Bekas
    • Asuransi Mobil Pihak Ketiga
    • Asuransi Mobil Listrik
  • Asuransi Kesehatan
    • Asuransi Kesehatan Terbaik
    • Asuransi Kesehatan Orangtua
    • Asuransi Kesehatan Keluarga
    • Asuransi Kesehatan Anak
    • Asuransi Rawat Jalan
    • Asuransi Melahirkan
    • Asuransi Gigi
    • Hospital Cash Plan
    • Asuransi Karyawan
  • Rekan
    • Asuransi Mobil Garda Oto
    • Asuransi Mobil Zurich Syariah
    • Asuransi Mobil ACA
    • Asuransi Mobil Roojai-Sompo
    • Asuransi Mobil Mega Insurance
    • Asuransi Mobil Simas Insurtech
    • Asuransi Mobil Oona
    • Asuransi Mobil MAG
    • Asuransi Kesehatan Sinar Mas
    • Asuransi Kesehatan AXA
    • Asuransi Kesehatan Lippo General Insurance
    • Asuransi Kesehatan April Internasional
    • Asuransi Kesehatan CAR Life
    • Asuransi Kesehatan MAG
  • Artikel & Tips
    • Mengerti Asuransi
      • Polis Asuransi
      • Premi Asuransi
      • Jenis Asuransi
      • Risiko Asuransi
      • Klaim Asuransi
    • Artikel Lainnya
      • Semua Artikel
      • Tips Asuransi
      • Tips Asuransi Mobil
      • Tips Asuransi Kesehatan
      • Review Perusahaan Asuransi
      • Tips Kendaraan & Asuransi
      • Tips Kesehatan & Asuransi
      • Kalkulator
  • Layanan
    • Tentang Lifepal
    • Bantuan
    • Ketentuan
    • Cara Pembelian
  • Media
  • Tips Kesehatan dan Asuransi
  • 10 Penyebab Sakit Ulu Hati yang Wajib Kamu Ketahui
Tips Kesehatan dan Asuransi

10 Penyebab Sakit Ulu Hati yang Wajib Kamu Ketahui

4 Menit
sakit ulu hati

Apakah kamu pernah mengalami sakit ulu hati? Sakit pada ulu hati memang bisa terjadi dengan gejala umum lainnya terkait sistem pencernaan. Gejala lain yang dimaksud, yakni kembung dan perut terasa bergas.

Mengutip Healthline, nyeri ulu hati dapat terjadi karena beberapa kemungkinan penyebab, terutama bila hal ini terjadi tepat setelah makan. Beberapa kemungkinan penyebab yang dimaksud, yakni intoleransi laktosa, gastroesophageal reflux disease (GERD), peradangan, atau infeksi.

Untuk mengetahui selengkapnya mengenai penyebab ulu hati sakit dan cara mengatasi sakit perut bagian atas, baca tulisan ini sampai selesai, ya!

Penyebab sakit ulu hati

Sebelum membahas lebih jauh mengenai penyebab ulu hati sakit, kamu mungkin bertanya-tanya soal nyeri ulu hati itu sendiri. Ulu hati atau epigastrium merupakan area di bawah tulang dada dan di atas pusar atau bagian tengah perut atas.

Mengutip Medical News Today, nyeri ulu hati merupakan gejala umum dari sakit perut yang dapat disebabkan oleh masalah pencernaan jangka panjang atau hanya gangguan pencernaan sesekali yang menyebabkan nyeri ulu hati hilang timbul.

Nyeri epigastrium adalah gejala umum dari sakit perut, yang dapat disebabkan oleh masalah pencernaan jangka panjang atau hanya gangguan pencernaan sesekali.

Gangguan pencernaan

Gangguan pencernaan biasanya terjadi setelah makan. Ketika seseorang makan sesuatu, lambung menghasilkan asam untuk mencerna makanan. Terkadang, asam ini dapat mengiritasi lapisan sistem pencernaan.

Gejalanya seperti sendawa, kembung, merasa kenyang padahal makan dengan porsi tidak besar, dan mual serta sering dirasakan bersamaan dengan sakit ulu hati.

Refluks asam

Refluks asam terjadi ketika asam lambung naik kembali ke kerongkongan. Kondisi ini biasanya menyebabkan rasa sakit serta sensasi perih dan panas di dada dan tenggorokan, yang umumnya dikenal sebagai heartburn. Kondisi ini dapat disertai dengan nyeri ulu hati.

Gejala umum lainnya dari refluks asam: gangguan pencernaan; nyeri dada terbakar atau nyeri karena seperti ada benjolan di tenggorokan atau dada; rasa asam atau seperti ada muntahan di mulut; sakit tenggorokan yang terus-menerus atau suara serak; dan batuk terus-menerus.

Jika berkelanjutan dapat merusak saluran makanan dan dapat menyebabkan GERD. Orang dengan GERD sering mengalami sakit ulu hati dan gejala gangguan pencernaan. Orang dengan kondisi ini mungkin memerlukan pengobatan dan perubahan pola makan untuk mengelola kondisinya.

Makan berlebihan

Perut manusia sangat fleksibel. Namun, makan lebih dari yang diperlukan menyebabkan perut membesar melebihi kapasitas normalnya. Jika perut mengembang secara signifikan, hal ini dapat memberikan tekanan pada organ-organ di sekitar perut dan menyebabkan nyeri ulu hati. Makan berlebihan juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan, refluks asam, dan heartburn.

Baca Juga: Rumah Sakit Kartini Cipulir: Fasilitas hingga Jadwal Dokter

Intoleransi laktosa

Intoleransi laktosa bisa menjadi penyebab lain nyeri ulu hati. Orang yang mengalami intoleransi laktosa mengalami kesulitan memecah laktosa (gula yang ditemukan dalam susu dan produk susu lainnya).

Untuk orang dengan intoleransi laktosa, mengonsumsi susu dapat menyebabkan sakit ulu hati dan gejala lainnya: sakit perut; kram dan kembung; perut bergas; mual atau muntah; diare.

Minum alkohol

Minum alkohol dalam jumlah sedang biasanya tidak akan mengganggu kondisi perut atau usus. Namun, minum alkohol terlalu banyak dalam satu waktu atau minum alkohol berlebih dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan peradangan pada lapisan lambung. Peradangan ini dapat menyebabkan nyeri ulu hati dan masalah pencernaan lainnya.

Esofagitis atau gastritis

Esofagitis adalah peradangan pada lapisan saluran makanan. Gastritis adalah peradangan pada lapisan lambung. Esofagitis dan gastritis dapat disebabkan oleh refluks asam, infeksi, dan iritasi akibat konsumsi obat-obatan tertentu. Beberapa gangguan sistem kekebalan juga dapat menyebabkan peradangan.

Jika peradangan ini tidak diobati, dapat membuat jaringan parut atau pendarahan. Gejala umum lainnya termasuk: rasa asam atau seperti muntah di mulut; batuk terus-menerus; rasa terbakar di dada dan tenggorokan; kesulitan menelan; mual; dan muntah atau memuntahkan darah.

Hernia hiatus

Hernia hiatus terjadi ketika bagian atas lambung masuk ke rongga dada. Kondisi ini dapat disebabkan oleh kecelakaan atau melemahnya otot diafragma. Selain sakit ulu hati, gejala umum lainnya dari hernia hiatus meliputi: sakit tenggorokan; iritasi atau gatal di tenggorokan; kesulitan menelan; perut bergas atau serdawa yang sangat keras; dan ketidaknyamanan di dada.

Hernia hiatus biasanya mempengaruhi orang tua dan mungkin tidak menyebabkan nyeri ulu hati dalam setiap kasus.

Penyakit ulkus peptik

Penyakit ulkus peptik adalah kondisi ketika lapisan lambung atau usus kecil telah rusak (berlubang atau mengalami peradangan terbuka) karena infeksi bakteri atau mengonsumsi terlalu banyak obat tertentu, seperti obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID).

Gejala penyakit ulkus peptik dapat mencakup nyeri ulu hati dan tanda-tanda perdarahan internal, seperti sakit perut, kelelahan, dan sesak napas.

Gangguan pada kantong empedu

Gangguan pada kantong empedu juga dapat menyebabkan sakit ulu hati. Gejala kandung empedu yang spesifik dapat meliputi: rasa sakit yang hebat di sisi kanan atas perut setelah makan; penyakit kuning atau kulit yang menguning; kehilangan selera makan; perut bergas dan kembung.

Kehamilan

Sangat umum untuk merasakan nyeri ulu hati ringan selama kehamilan. Ini biasanya disebabkan oleh refluks asam atau tekanan pada perut dari rahim yang membesar. Perubahan kadar hormon selama kehamilan juga dapat memperburuk refluks asam dan sakit ulu hati.

Nyeri ulu hati yang parah atau terus-menerus selama kehamilan bisa menjadi tanda kondisi yang lebih serius. Jadi, perempuan hamil harus segera mengunjungi dokter jika mengalami gejala yang tidak biasa.

Baca Juga: 17 Makanan yang Mengandung Kolagen Tinggi dan Manfaatnya

Cara mengatasi sakit ulu hati

Setelah memahami penyebab ulu hati sakit, penting buat kamu memahami cara mengatasinya, termasuk cara mengatasi sakit perut bagian atas atau nyeri ulu hati hilang timbul pada malam hari, kamu mungkin tidak terlalu mempermasalahkannya. Namun, ada beberapa kondisi yang mengharuskan kamu segera menemui dokter.

Kamu perlu memeriksakan diri ke dokter bila nyeri ulu hati semakin parah, berkelanjutan, atau mengganggu kehidupan sehari-hari. Kamu harus segera menemui dokter bila mengalami gejala: kesulitan bernapas atau menelan; muntah darah; darah pada tinja atau tinja berwarna hitam pekat; demam tinggi; nyeri dada; dan sulit bernafas.

Oleh karena itu, mari mulai melakukan gaya hidup sehat. Selain itu, kamu pun tetap harus menjaminnya dengan memiliki asuransi kesehatan.

Lindungi keuanganmu dari pengeluaran yang terlalu membebani akibat mahalnya biaya berobat di rumah sakit dengan asuransi kesehatan. Asuransi kesehatan akan memberimu pertanggungan biaya medis hingga puluhan dan bahkan ratusan juta.

Tips dari Lifepal! Tidak ada salahnya juga untuk menyiapkan dana darurat yang bisa digunakan tidak hanya untuk keperluan mendadak, tetapi juga untuk pengeluaran tidak terduga yang berhubungan dengan kesehatan.

Ditulis oleh

Rio Wiyogo
Rio Wiyogo

Terakhir diperbarui:

28 Agustus 2025

Bagikan

Tags:

cek kesehatan

Artikel Terkait Lainnya

Varises: Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati

Tips Kesehatan dan Asuransi
5 Menit

Mengenal Apa Itu Atrofi Otak, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Tips Kesehatan dan Asuransi
4 Menit

Cara Mengatasi Tekanan Darah Tinggi yang Mencapai 200/100

Tips Kesehatan dan Asuransi
5 Menit

12 Makanan Pencegah Hepatitis yang Sehat dan Enak

Tips Kesehatan dan Asuransi
4 Menit

Mengenal Limfosit dan Cara Mengatasi Jika Kadarnya Rendah

Tips Kesehatan dan Asuransi
5 Menit

10 Gaya Hidup Sehat yang Bisa Kamu Terapkan Mulai Sekarang

Tips Kesehatan dan Asuransi
4 Menit

Benjolan di Dalam Hidung (Polip), Kenali Gejala dan Pengobatannya

Tips Kesehatan dan Asuransi
6 Menit

Asuransi Mobil

  • Asuransi Mobil Terbaik
  • Asuransi Mobil All Risk
  • Asuransi Mobil TLO
  • Asuransi Mobil Syariah
  • Asuransi Mobil Bekas
  • Asuransi Mobil Pihak Ketiga
  • Asuransi Mobil Listrik

Asuransi Kesehatan

  • Asuransi Kesehatan Terbaik
  • Asuransi Kesehatan Orangtua
  • Asuransi Kesehatan Keluarga
  • Asuransi Kesehatan Anak
  • Asuransi Rawat Jalan
  • Asuransi Melahirkan
  • Asuransi Gigi
  • Hospital Cash Plan
  • Asuransi Karyawan

Asuransi Berdasarkan Merk Kendaraanmu

  • Asuransi Mobil Toyota
  • Asuransi Mobil Honda
  • Asuransi Mobil Suzuki
  • Asuransi Mobil Nissan
  • Asuransi Mobil Mazda
  • Asuransi Mobil Wuling
  • Asuransi Mobil Daihatsu
  • Asuransi Mobil Mitsubishi
  • Asuransi Mobil Mercedes Benz
  • Asuransi Mobil Datsun
  • Asuransi Mobil Kia
  • Asuransi Mobil Chevrolet
  • Asuransi Mobil BMW
Lifepal

PT Abisatya Pialang Asuransi

Marketplace Asuransi Terbaik di Indonesia

Beneran Pilihannya, Beneran Hematnya.

Alamat

CIBIS 9 17th Floor jl TB Simatupang No.2 Cilandak Timur, Pasar Minggu Jakarta Selatan 12560

Google Maps

Layanan Customer Support

WA (Chat only)

0823 300 300 27

Email

Support@lifepal.co.id

Penawaran dan
Pembelian

021 3076 2306

Perpanjangan Polis

021 3076 2308

Waktu Operasional

Senin - Jumat
08:00 - 18:00 WIB
Sabtu
08:00 - 17:00 WIB
Minggu dan Hari Libur Nasional
Tutup

Customer Service

021 3076 2309

Waktu Operasional

Senin - Jumat
08:00 - 18:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Hari Libur Nasional
Tutup

Social Media

FacebookInstagramYoutubeTiktokLinkedin

Layanan Pengaduan Konsumen

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

0853 1111 101

Metode Pembayaran & Program Cicilan 0%

Berizin dan diawasi OJK

OJK
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi

Copyright © 2024 Lifepal -- Dikelola oleh PT Abisatya Pialang Asuransi, pialang asuransi berizin dan diawasi oleh OJK sesuai KEP-018/KMK.17/1992 dan anggota APPARINDO 060-2001/APPARINDO/2024. Lifepal berusaha untuk menyajikan informasi yang akurat dan terbaru namun dapat berbeda dari informasi yang diberikan oleh penyedia layanan / institusi keuangan. Keseluruhan informasi diberikan tanpa jaminan, kami menyarankan untuk melakukan verifikasi sebelum melakukan keputusan finansial Anda.

Utamakan asuransi kesehatan dengan sistem klaim cashless. Keuntungan asuransi kesehatan cashless akan memudahkan kamu saat mengajukan klaim. Kamu cuma perlu memberikan nomor asuransi pribadi saja dan bisa langsung dapat layanan medis saat itu juga tanpa melalui proses pemeriksaan administrasi lebih lama.
10 Penyebab Sakit Ulu Hati yang Wajib Kamu Ketahui
Tidak perlu khawatir lagi dengan mahalnya biaya kesehatan di rumah sakit karena adanya pertanggungan finansial dari asuransi kesehatan syariah. Asuransi kesehatan syariah mengedepankan pengelolaan keuangan dengan tetap menaati syariat sesuai fatwa MUI.
10 Penyebab Sakit Ulu Hati yang Wajib Kamu Ketahui