lifepal-user-logo
lifepal-user-logo
  • Dapatkan Penawaran
      Hubungi Kami
      Atau
      Chat di Whatsapp
      Senin - Jumat
      08.00 - 19.00 WIB
      Sabtu
      08.00 - 17.00 WIB
      Hari libur nasional
      Tutup
  • Masuk/Daftar
  • Asuransi Mobil
    • Asuransi Mobil Terbaik
    • Asuransi Mobil All Risk
    • Asuransi Mobil TLO
    • Asuransi Mobil Syariah
    • Asuransi Mobil Bekas
    • Asuransi Mobil Pihak Ketiga
    • Asuransi Mobil Listrik
  • Asuransi Kesehatan
    • Asuransi Kesehatan Terbaik
    • Asuransi Kesehatan Orangtua
    • Asuransi Kesehatan Keluarga
    • Asuransi Kesehatan Anak
    • Asuransi Rawat Jalan
    • Asuransi Melahirkan
    • Asuransi Gigi
    • Hospital Cash Plan
    • Asuransi Karyawan
  • Rekan
    • Asuransi Mobil Garda Oto
    • Asuransi Mobil Zurich Syariah
    • Asuransi Mobil ACA
    • Asuransi Mobil Roojai-Sompo
    • Asuransi Mobil Mega Insurance
    • Asuransi Mobil Simas Insurtech
    • Asuransi Mobil Oona
    • Asuransi Mobil MAG
    • Asuransi Kesehatan Sinar Mas
    • Asuransi Kesehatan AXA
    • Asuransi Kesehatan Lippo General Insurance
    • Asuransi Kesehatan April Internasional
    • Asuransi Kesehatan CAR Life
    • Asuransi Kesehatan MAG
  • Artikel & Tips
    • Mengerti Asuransi
      • Polis Asuransi
      • Premi Asuransi
      • Jenis Asuransi
      • Risiko Asuransi
      • Klaim Asuransi
    • Artikel Lainnya
      • Semua Artikel
      • Tips Asuransi
      • Tips Asuransi Mobil
      • Tips Asuransi Kesehatan
      • Review Perusahaan Asuransi
      • Tips Kendaraan & Asuransi
      • Tips Kesehatan & Asuransi
      • Kalkulator
  • Layanan
    • Tentang Lifepal
    • Bantuan
    • Ketentuan
    • Cara Pembelian
  • Media
  • Tips Kesehatan dan Asuransi
  • Ciri Infeksi Setelah Cabut Gigi serta Penanganannya
Tips Kesehatan dan Asuransi

Ciri Infeksi Setelah Cabut Gigi serta Penanganannya

4 Menit
ciri infeksi setelah cabut gigi

Rasa sakit akibat cabut gigi pastinya sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, meski akan hilang setelah beberapa hari. Namun, kamu sebaiknya waspada dan mengetahui ciri infeksi setelah cabut gigi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Simak penjelasan lengkap tentang ciri infeksi setelah cabut gigi dan perawatannya pada artikel berikut ini.

Ciri infeksi setelah cabut gigi

Dry Socket atau Alveolar Osteitis adalah rasa nyeri yang diakibatkan peradangan pada tulang rahang yang umum terjadi setelah cabut gigi. Hal tersebut dikarenakan gumpalan darah yang berfungsi pelindung tulang dan saraf di ruang kosong yang ditinggalkan gigi tidak bekerja secara normal.

Berikut ciri-ciri infeksi setelah cabut gigi yang harus diwaspadai:

1. Rasa nyeri satu hingga tiga hari setelah cabut gigi

Cabut gigi adalah proses pelepasan gigi yang rusak/tidak normal dari akar-akar saraf di susunan gigi.
Efek samping cabut gigi geraham bawah

adalah rasa sakit yang diakibatkan oleh pendarahan atau pembengkakan di bagian gigi yang dicabut. Rasa sakit yang ditimbulkan bisa sampai mata, telinga, pelipis atau leher.

Biasanya dokter melakukan bius terlebih dahulu agar menghilangkan rasa nyeri saat proses cabut gigi. Setelah itu, pasien diharuskan menggigit kasa yang telah terendam oleh cairan yang meminimalisir terjadinya pendarahan.

Bila rasa nyeri bertahan hingga 3 hari, itu bisa menjadi salah satu ciri infeksi setelah cabut gigi yang perlu kamu waspadai.

2. Bau tidak sedap di mulut

Ciri infeksi setelah cabut gigi yang perlu kamu waspadai juga adalah munculnya bau tidak sedap di mulut. Aroma bau yang tidak sedap di mulut dapat diakibatkan oleh interaksi kontaminan bakteri dan kuman di bagian rongga gigi yang dicabut.

Bau mulut dapat diobati dengan penggunaan mouthwash yang tidak mengandung alkohol. Selain itu, menyikat gigi dengan benar dapat menghilangkan bau mulut yang diakibatkan cabut gigi.

3. Gusi bengkak berdarah

Ciri infeksi setelah cabut gigi selanjutnya yang perlu kamu waspadai adalah gusi yang bengkak. Hal tersebut dikarenakan terjadi peradangan di bagian rongga gigi yang telah tercabut.

Selain itu, kondisi imun dan kebutuhan vitamin dapat mempengaruhi pembengkakan pada gusi.

4. Terdapat lapisan tulang menonjol di dalam socket

Tulang alveolar yang terdapat di dasar gigi dapat muncul di permukaan karena proses cabut gigi yang cukup kuat. Peradangan yang terjadi dapat menjadi tempat berkembang biak bagi kuman dan bakteri yang berasal dari makanan yang masuk dalam mulut.

Efek samping cabut gigi atas akan memungkinkan tulang penyangga gigi terlihat jelas karena ikut tereduksi posisi dengan gigi disampingnya.

5. gumpalan darah di area gigi yang dicabut

Gumpalan darah yang keluar dari bagian gigi yang dicabut akan sembuh secara optimal. Pada beberapa kasus, gumpalan darah yang telah terkontaminasi dengan zat luar dapat menyebar di sekitar posisi gigi yang telah dicabut.

Efek samping cabut gigi geraham bawah kiri pastinya akan mengeluarkan gumpalan darah kotor yang berbahaya serta meningkatkan terjadinya karies gigi. Segera bersihkan dengan cara berkumur secara perlahan agar gumpalan kotor dapat keluar.

Faktor yang meningkatkan infeksi setelah cabut gigi

Setelah mengetahui ciri infeksi setelah cabut gigi di atas, penting juga untuk kamu mengetahui faktor apa saja sih yang meningkatkan resiko infeksi gigi. Berikut berbagai faktor yang dapat meningkatkan infeksi dry socket setelah cabut gigi.

1. Kebiasaan merokok 

Perokok dapat sangat mudah mengalami komplikasi infeksi gusi bolong yang diakibatkan oleh proses kimiawi yang terdapat pada rokok.

Berbagai zat kimia dari tembakau dapat memperlambat proses pemulihan gigi bolong serta mengkontaminasi di bagian akar gigi. Selain itu, proses menghisap rokok dapat meningkatkan perdarahan di rongga gigi.

2. Konsumsi kontrasepsi oral

Kandungan yang terdapat pada obat kontrasepsi oral dapat meningkatkan infeksi setelah cabut gigi. Kandungan estrogen yang terdapat pada kontrasepsi oral berdampak pada kesusahan pembekuan darah. Sehingga jika dibiarkan akan mudah kuman dan bakteri masuk ke sela-sela gigi berlubang.

3. Abai saran dokter

Dokter normalnya akan menyarankan berbagai hal yang perlu dilakukan pasca tindakan cabut gigi. Penanganan luka seperti berkala menggigit kasa untuk mempercepat pembekuan darah ataupun berbagai hal yang membantu proses pemulihan perlu dipahami dan dikerjakan oleh pasien.

Bila diperlukan, dokter akan melakukan X-Ray atau rontgen gigi panoramik untuk memastikan tidak terjadi dry socket serta terhindar dari tertinggalnya akar gusi di gigi.

4. Pembersihan gigi terlalu keras

Membersihkan gigi dengan sikat yang terlalu keras akan meningkatkan resiko pendarahan pada gigi. Selain itu, ketika berkumur-kumur dengan gerakan yang cukup kencang dapat memberikan tekanan pada gigi berlubang sehingga berisiko terjadinya peradangan.

Efek samping cabut gigi geraham atas dapat diminimalisir dengan berkumur secara perlahan serta menggunakan sikat gigi soft/extra soft.

5. Konsumsi makanan keras, pedas, dan panas 

Makanan yang sulit dikunyah maupun memiliki efek peradangan dapat meningkatkan infeksi pada mulut.

Karakteristik makanan yang terlalu panas dapat membuka bagian lapisan gusi yang akan menjadi jalan bagi kuman dan bakteri masuk ke gigi.

Sedangkan pada makanan yang pedas akan meningkatkan konsumsi air liur yang terdiri dari banyak bakteri. Sehingga takutnya akan menginfeksi bagian gigi yang bolong.

Tips sebelum melakukan prosedur cabut gigi

Efek samping cabut gigi bungsu dapat menyebabkan infeksi maupun komplikasi pada rongga gigi. Selain itu efek sakit yang cukup menyakitkan perlu dihindari karena dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Berikut penyakit yang perlu dokter ketahui sebelum mengambil keputusan apakah akan melanjutkan tindakan proses cabut gigi atau tidak:

  • Diabetes
  • Gangguan liver
  • Hipertensi
  • Gangguan pada jantung
  • Penyakit tiroid
  • Gagal ginjal kronis

Persiapan sebelum cabut gigi diharuskan pasien dalam keadaan tenang dan stabil. Umumnya dokter gigi akan memberikan obat antibiotik terlebih dahulu agar pasien dapat memiliki imunitas yang cukup saat dan setelah cabut gigi untuk meminimalisir terjadinya pembengkakan di bagian gigi yang bolong.

Tips dari Lifepal! Infeksi yang terjadi pasca tindakan cabut gigi kadang dapat terjadi bagi sebagian orang. Mengetahui tindakan preventif akan meminimalisir terjadinya nyeri setelah cabut gigi yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Semoga artikel ini dapat membantu kamu untuk terhindar dari efek samping cabut gigi bungsu serta mengetahui cara penanganannya.

Pentingnya memiliki asuransi gigi 

Asuransi gigi biasanya merupakan manfaat tambahan atau rider dari asuransi kesehatan. Asuransi gigi dapat mengcover biaya pengobatan gigi di fasilitas kesehatan sehingga kamu tak perlu mengeluarkan uang untuk berobat.

Adapun biaya yang ditanggung antara lain biaya perawatan gigi yang mencakup perawatan dasar dan perawatan kompleks sampai pemasangan gigi palsu.

Cari tahu di Lifepal daftar asuransi gigi terbaik di Indonesia dan bandingkan sendiri harga dan manfaat yang ditawarkan. Sebagai marketplace asuransi terbesar di Indonesia, Lifepal berkomitmen untuk menyediakan informasi yang lengkap dan transparan sehingga kamu bisa mendapatkan produk asuransi yang paling tepat.

Pertanyaan seputar ciri infeksi setelah cabut gigi

Nyeri setelah cabut gigi berapa lama tergantung dari tingkat cedera maupun kondisi imun dari pasien tersebut. Umumnya rasa nyeri setelah cabut gigi dapat mencapai satu hingga tiga hari. Namun beberapa hal yang memperparah seperti kebiasaan merokok dapat memperlambat proses pembekuan darah yang diperlukan bahkan bisa menyebabkan infeksi setelah cabut gigi.
Asuransi kesehatan menawarkan penggantian biaya pengobatan di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya sehingga penggunanya tidak perlu mengeluarkan uang untuk berobat. Salah satu jenisnya adalah asuransi kesehatan cashless yang memungkinkan pengguna berobat ke faskes hanya dengan menunjukkan kartu asuransi yang dimiliki.

Ditulis oleh

Rio Wiyogo
Rio Wiyogo

Terakhir diperbarui:

11 Juni 2025

Bagikan

Tags:

perawatan kesehatan gigi

Artikel Terkait Lainnya

8 Cara Menghilangkan Gigi Berlubang Hitam, Alami dan Medis

Tips Kesehatan dan Asuransi
5 Menit

Gigi Berlubang Tumbuh Daging, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tips Kesehatan dan Asuransi
5 Menit

Kenali Penyebab Lapisan Putih di Gusi Setelah Cabut Gigi 

Tips Kesehatan dan Asuransi
4 Menit

Jenis Gigi Palsu yang Perlu Kalian Tahu Beserta Harganya

Tips Kesehatan dan Asuransi
7 Menit

Ciri-Ciri Gigi Berlubang, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Tips Kesehatan dan Asuransi
6 Menit

13 Cara Merontokan Karang Gigi Membandel yang Ampuh

Tips Kesehatan dan Asuransi
6 Menit

Cabut Gigi Bungsu Tanpa Operasi serta Dampak Lengkapnya! 

Tips Kesehatan dan Asuransi
5 Menit

Asuransi Mobil

  • Asuransi Mobil Terbaik
  • Asuransi Mobil All Risk
  • Asuransi Mobil TLO
  • Asuransi Mobil Syariah
  • Asuransi Mobil Bekas
  • Asuransi Mobil Pihak Ketiga
  • Asuransi Mobil Listrik

Asuransi Kesehatan

  • Asuransi Kesehatan Terbaik
  • Asuransi Kesehatan Orangtua
  • Asuransi Kesehatan Keluarga
  • Asuransi Kesehatan Anak
  • Asuransi Rawat Jalan
  • Asuransi Melahirkan
  • Asuransi Gigi
  • Hospital Cash Plan
  • Asuransi Karyawan

Asuransi Berdasarkan Merk Kendaraanmu

  • Asuransi Mobil Toyota
  • Asuransi Mobil Honda
  • Asuransi Mobil Suzuki
  • Asuransi Mobil Nissan
  • Asuransi Mobil Mazda
  • Asuransi Mobil Wuling
  • Asuransi Mobil Daihatsu
  • Asuransi Mobil Mitsubishi
  • Asuransi Mobil Mercedes Benz
  • Asuransi Mobil Datsun
  • Asuransi Mobil Kia
  • Asuransi Mobil Chevrolet
  • Asuransi Mobil BMW
Lifepal

PT Abisatya Pialang Asuransi

Marketplace Asuransi Terbaik di Indonesia

Beneran Pilihannya, Beneran Hematnya.

Alamat

CIBIS 9 17th Floor jl TB Simatupang No.2 Cilandak Timur, Pasar Minggu Jakarta Selatan 12560

Google Maps

Layanan Customer Support

WA (Chat only)

0823 300 300 27

Email

Support@lifepal.co.id

Penawaran dan
Pembelian

021 3076 2306

Perpanjangan Polis

021 3076 2308

Waktu Operasional

Senin - Jumat
08:00 - 18:00 WIB
Sabtu
08:00 - 17:00 WIB
Minggu dan Hari Libur Nasional
Tutup

Customer Service

021 3076 2309

Waktu Operasional

Senin - Jumat
08:00 - 18:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Hari Libur Nasional
Tutup

Social Media

FacebookInstagramYoutubeTiktokLinkedin

Layanan Pengaduan Konsumen

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

0853 1111 101

Metode Pembayaran & Program Cicilan 0%

Berizin dan diawasi OJK

OJK
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi

Copyright © 2024 Lifepal -- Dikelola oleh PT Abisatya Pialang Asuransi, pialang asuransi berizin dan diawasi oleh OJK sesuai KEP-018/KMK.17/1992 dan anggota APPARINDO 060-2001/APPARINDO/2024. Lifepal berusaha untuk menyajikan informasi yang akurat dan terbaru namun dapat berbeda dari informasi yang diberikan oleh penyedia layanan / institusi keuangan. Keseluruhan informasi diberikan tanpa jaminan, kami menyarankan untuk melakukan verifikasi sebelum melakukan keputusan finansial Anda.

Daftar Isi
  1. Ciri infeksi setelah cabut gigi
  2. Faktor yang meningkatkan infeksi setelah cabut gigi
  3. Tips sebelum melakukan prosedur cabut gigi
  4. Pentingnya memiliki asuransi gigi 
  5. Pertanyaan seputar ciri infeksi setelah cabut gigi
Gunakan asuransi kesehatan terbaik yang memiliki manfaat tambahan (rider) berupa asuransi gigi untuk mengcover biaya perawatan dasar gigi, perawatan kompleks, hingga pemasangan gigi palsu. Dapatkan diskon terbaik hingga 25% dan layanan gratis klaim jika kamu membeli produk asuransi kesehatan di Lifepal.
Ciri Infeksi Setelah Cabut Gigi serta Penanganannya
Ciri Infeksi Setelah Cabut Gigi serta Penanganannya
Utamakan asuransi kesehatan dengan sistem klaim cashless. Keuntungan asuransi kesehatan cashless akan memudahkan kamu saat mengajukan klaim. Kamu cuma perlu memberikan nomor asuransi pribadi saja dan bisa langsung dapat layanan medis saat itu juga tanpa melalui proses pemeriksaan administrasi lebih lama.