Apa Itu Premi Asuransi? Ini Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Premi asuransi

Dalam asuransi kita mengenal istilah premi asuransi. Lalu apa itu premi asuransi? Pengertian premi asuransi adalah sejumlah biaya yang harus dibayarkan dalam jangka waktu tertentu sebagai kewajiban peserta sebagai tertanggung (nasabah asuransi).

Premi umumnya dibayarkan setiap bulan tergantung dari jatuh tempo sesuai dengan yang tertera dalam perjanjian atau polis asuransi.

Namun demikian, untuk premi asuransi mikro yang memberikan premi asuransi murah, bisa dibayarkan per kuartal, per semester bahkan bisa juga dalam waktu per tahun.

Tujuan pembayaran premi asuransi

Tujuan utama pembayaran premi adalah:

  • Memberikan jaminan perlindungan atas berbagai risiko kerugian yang diderita satu pihak.
  • Pemerataan biaya. Artinya, hanya dengan mengeluarkan biaya dalam jumlah tertentu, Tertanggung tidak perlu menanggung, mengganti, atau membayar sendiri kerugian yang jumlahnya tak tentu akibat musibah yang ia alami.

Jenis-jenis premi asuransi

Sedikitnya ada lima jenis premi. Apa saja? Berikut ini jenis-jenisnya.

  • Asuransi jiwa
  • Asuransi kesehatan
  • Asuransi kendaraan
  • Asuransi properti
  • Asuransi perjalanan

1. Asuransi jiwa

Asuransi jiwa memberikan perlindungan finansial dalam bentuk uang pertanggungan yang akan diberikan kepada ahli waris jika Tertanggung atau pemegang polis meninggal dunia.

2. Asuransi kesehatan

Premi asuransi kesehatan memberikan perlindungan finansial bagi Tertanggung jika ia jatuh sakit. Bentuk perlindungan macam-macam, tergantung pada manfaat yang ditawarkan asuransi kesehatan yang ia miliki. Umumnya, premi dapat menanggung biaya rawat inap dan obat.

3. Asuransi kendaraan

Premi asuransi kendaraan memberikan perlindungan finansial bagi pemegang polis jika ia mengalami berbagai risiko berkendara.

Umumnya, ada dua jenis asuransi kendaraan, yaitu asuransi all risk atau comprehensive dan asuransi total loss only (TLO). Perbedaan kedua asuransi ini ada pada ketentuan dan cakupan perlindungan.

Asuransi all risk akan mengganti kerugian atas sebagian atau keseluruhan kendaraan. Sementara asuransi TLO hanya mengganti kerugian jika tingkat kerusakan mencapai 75 persen atau lebih.

4. Asuransi properti

Premi asuransi properti memberikan perlindungan finansial bagi pemegang polis atas risiko propertinya. Risiko yang dimaksud sangat beragam, misalnya kerusakan properti akibat musibah banjir, kebakaran, gempa bumi, dan lainnya.  

5. Asuransi perjalanan

Premi asuransi perjalanan memberikan perlindungan finansial bagi pemegang polis selama ia melakukan perjalanan.

Umumnya, jenis asuransi perjalanan dibedakan menjadi dua, yaitu asuransi perjalanan domestik, yang cakupan perlindungannya adalah perjalanan di dalam negeri, dan asuransi perjalanan internasional, yang cakupan perlindungannya adalah perjalanan di luar negeri.

Asuransi ini cocok dan diperlukan orang-orang yang kerap bepergian. Manfaat yang ditawarkan asuransi perjalanan sangat beragam, sesuai dengan produk asuransi yang kamu miliki.

Beberapa contoh manfaat asuransi perjalanan adalah ganti rugi kecelakaan, penggantian barang-barang yang hilang, penggantian biaya berobat, penggantian karena keterlambatan (delay) penerbangan, dan lain-lain.

Contoh premi asuransi

Perusahaan asuransi di Indonesia
Perusahaan asuransi di Indonesia dalam lifepal.co.id

Misalnya untuk asuransi demam berdarah dari Lifepal nilainya sangat terjangkau dengan premi Rp 50 ribu dibayarkan satu kali dalam satu tahun.

Berbeda dengan premi asuransi jiwa. Umumnya masa pembayaran premi dilakukan dalam kurun waktu tertentu.

Sebagai contoh, premi asuransi jiwa untuk usia 34 tahun nominal paket paling rendah di Lifepal adalah Rp 87.500 per bulan dengan masa premi lima tahun.

Artinya, kamu harus membayarkan Rp 1.050.000 per tahun selama lima tahun berturut-turut untuk mendapatkan uang pertanggungan sebesar Rp 30 juta dengan masa perlindungan selama 20 tahun.

Sebagai informasi, setelah masa pembayaran premi selesai, kamu tidak diwajibkan lagi untuk membayar premi. Tetapi, masa perlindungan tetap berjalan sampai dengan 15 tahun ke depan.

Keuntungannya, jika telah melewati masa 20 tahun perlindungan tidak ada klaim, kamu bisa mendapatkan pengembalian premi sebesar 160 persen dari premi atau senilai Rp 8,4 juta.

Faktor yang memengaruhi besar kecilnya premi

Besarnya premi  yang dibayarkan tergantung pada beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut bisa berasal dari faktor internal maupun faktor eksternal.

Sebagai contoh untuk faktor internal dalam asuransi kesehatan. Salah satu yang mempengaruhi adalah usai. Semakin muda maka premi asuransi kesehatan yang dibayarkan semakin murah.

Sebaliknya, semakin beranjaknya usia, premi yang dibayarkan pun akan lebih mahal. Hal ini disebabkan karena faktor usia yang semakin lanjut lebih berisiko terkena penyakit.

Sedangkan contoh faktor eksternal adalah kondisi area kerja tertanggung dalam asuransi kecelakaan. Premi yang dibayarkan oleh perusahaan terhadap karyawan yang bekerja di dalam gedung akan berbeda dengan karyawan yang bekerja di luar gedung atau di lapangan.

Lagi-lagi disebabkan karena risiko karyawan yang bekerja di lapangan lebih besar dibandingkan dengan karyawan yang bekerja di dalam gedung.

Ringkasnya nilai premi sangat dipengaruhi oleh jenis pertanggungan asuransi yang dipilih, jumlah uang pertanggungan yang akan diterima, perkiraan klaim yang akan diajukan, area tempat tinggal atau tempat kerja tertanggung, kondisi awal tertanggung atau objek tertanggung serta jumlah persaingan yang dihadapi oleh perusahaan asuransi.

Itulah sebabnya perusahaan asuransi memberikan beberapa paket kemudahan. Untuk premi yang cukup tinggi diberikan fleksibilitas dalam pembayaran premi dengan cara dicicil atau dibayar secara berjangka.

Kemudian untuk premi yang lebih rendah atau asuransi mikro biasanya dibayarkan sekaligus dalam satu tahun.

Harga premi juga bisa naik setelah masa perlindungan selesai. Disesuaikan dengan inflasi dan risiko proteksi kerugian finansial yang semakin meningkat setiap tahunnya.   

Mengapa premi naik dan turun?

Sebetulnya perusahaan asuransi tidak perlu menaikkan premi jika pada tahun yang sama mengalami profit atau untung. Sebaliknya saat mengalami kerugian, barulah perusahaan asuransi bisa menaikkan premi.

Karena ada saatnya perusahaan asuransi harus membayarkan klaim yang tidak diperkirakan sebelumnya. Pada saat itulah mereka akan melakukan review dan merestrukturisasi faktor-faktor risiko terhadap tertanggung maupun objek tertanggung. Dalam kondisi demikian harga premi bisa naik.

Ini cara mudah memilih premi asuransi murah

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa ada beberapa faktor yang bisa memengaruhi harga premi . Tentu, secara ekonomi kamu pun setuju akan membeli barang murah dengan kualitas yang baik.

Bisakah kita membeli premi murah tanpa mengurangi kualitas dan manfaatnya?

Jawabannya tentu saja bisa asal mampu menyesuaikan dengan beberapa faktor penentu. Lalu apa saja yang bisa dilakukan untuk mendapatkan premi murah? Berikut adalah ringkasannya.

1. Semakin tua usia kita, premi semakin mahal

Semakin tua artinya kamu akan semakin berisiko terkena penyakit. Sebagai konsekuensinya, kamu harus membayar premi lebih mahal dibandingkan mereka yang jauh lebih muda dibandingkan usia kamu.

Kondisi kesehatan sebelum masa tertanggung juga amat berpengaruh. Untuk itu, sebelum risiko terkena penyakit lebih besar, kamu sebaiknya sudah membeli asuransi pada usia muda sehingga bisa mendapatkan premi yang murah dengan lebih mudah.

2. Hindari asuransi unit link dan endownment

Tak banyak yang tahu perbedaan asuransi murni dengan asuransi lainnya. Padahal produk asuransi jiwa ini sangat berbeda.

Asuransi murni atau term life tetap memberikan proteksi jiwa dengan harga premi yang jauh lebih terjangkau.

Keuntungannya, dengan premi lebih murah, kamu tetap mendapatkan uang pertanggungan yang tinggi.

Berbeda dengan asuransi unit link ataupun asuransi endownment. Kamu harus membayar premi lebih mahal, tapi dengan uang pertanggungan lebih rendah.

Hanya saja untuk asuransi murni tidak ada pengembalian premi karena dianggap hangus. Ini yang mungkin jadi alasan beberapa orang menilai bahwa asuransi jiwa murni tidak menguntungkan.

3. Pilih asuransi kelompok

Asuransi kelompok jauh lebih murah dibandingkan dengan asuransi individu. Asuransi kelompok ini cocok jika kamu ingin membeli asuransi untuk lebih dari satu orang.

Lihat perbandingannya pembelian asuransi kesehatan untuk 4 orang di bawah ini yang bisa kamu cek melalui situs Lifepal.

Individu (1 orang) Kelompok (4 orang)
Premi per bulan Rp 160.000 Rp 400.000
Jumlah Polis 1 Polis 1 Polis

Dengan skema tersebut jika kamu membeli polis asuransi terpisah untuk 4 orang, kamu akan memiliki 4 polis berbeda dengan jumlah premi Rp 640.000.

Bandingkan dengan asuransi untuk kelompok. Cukup dengan 1 polis saja, premi yang dibayarkan jauh lebih terjangkau.

Asuransi kelompok biasanya diperuntukkan bagi karyawan, tetapi beberapa perusahaan asuransi juga menyediakan layanan produk asuransi untuk keluarga.

4. Hindari memilih rider asuransi

Beberapa tambahan dalam pembelian asuransi inilah yang membuat premi asuransi kamu jadi lebih mahal.

Sebagai contoh kamu mendapatkan penawaran asuransi jiwa tapi sudah termasuk proteksi kesehatan dan kecelakaan. Artinya ada dua tambahan asuransi dalam produk utamanya.

Jika dihadapkan dengan hal seperti ini lebih baik membeli dua polis asuransi dengan manfaat yang berbeda, karena harganya jauh lebih murah dan lebih menguntungkan daripada harus menambahkan rider pada produk utamanya.

Itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang apa itu premi asuransi. Jangan terkecoh dengan harga premi, tetapi fokus pada manfaat yang bisa kamu dapatkan.

Kecil atau besarnya premi amat tergantung dengan manfaat yang diberikan. Pastikan benefit atau manfaat itu sesuai dengan yang kamu butuhkan.