Apotek Online BPJS dan Manfaatnya [Plus Cara Daftarnya]

Apotek Online BPJS

Dunia semakin tidak baik-baik saja. Kesehatan menjadi kunci dari segala hal yang akan terjadi. Ketersediaan obat, baik individu maupun institusi kesehatan menjadi penting untuk diperhatikan agar tubuh tetap sehat, sehingga aktivitas dapat berjalan lancar. 

Namun beruntung, hari ini kita dihadapkan dengan semakin banyak kemudahan. Sejak sekitar tahun 2015, pemerintah memberikan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar masyarakat mendapatkan keringanan beban biaya kesehatan.

Apa itu apotek online BPJS?

Banyaknya keluhan yang kita dengar tentang ketersediaan obat di apotek rujukan BPJS saat ini sedikit tertangani. Perkembangan teknologi internet semakin memudahkan kita dalam memecahkan masalah yang satu ini. 

Pada Agustus 2018, BPJS resmi merilis program baru bernama Apotek Online. Apotek Online adalah sebuah aplikasi berbasis aplikasi internet untuk memudahkan apoteker, fasilitas kesehatan (faskes), dan peserta BPJS Kesehatan dalam mengakses obat. Aplikasi ini terintegrasi dengan apotek-apotek rujukan BPJS. 

Berkat adanya apotek online BPJS ini, semua pihak mendapatkan kemudahan, baik peserta BPJS, apoteker, fasilitas kesehatan (faskes), dan peserta BPJS. Aplikasi apotek berbasis desktop yang selama ini digunakan untuk menjalankan pelayanan obat tidak lagi dioperasikan karena adanya kemudahan apotek online BPJS.

Kenapa harus Apotek Online BPJS?

Apotek online BPJS hadir untuk memudahkan peserta BPJS Kesehatan dalam menebus obat yang mereka butuhkan dengan menggratiskan biayanya.

Hal ini lantaran harga obat sangat dinamis dan terus mengalami pergeseran. Sekarang Rp 20.000, besok bisa jadi lebih mahal atau malah turun.

Hal ini dapat diatasi Apotek Online BPJS dan karena sifatnya yang digital maka kendala jarak tidak lagi menjadi sebuah persoalan saat mencari obat.

Manfaat dan keuntungan dari aplikasi ini

Apotek online BPJS memberikan kemudahan bagi semua pihak yang bersinggungan dengan BPJS. Lantaran semua gerai apotek rujukan BPJS sudah menerapkan sistem online yang sama, peserta BPJS dapat mengambil obat di mana saja dan kapan saja. 

Tidak ada keterbatas hanya di salah satu apotek saja karena sistem yang digunakan sudah terintegrasi. Selain kemudahan dalam mengakses obat, peserta BPJS juga dapat mengakses riwayat pelayanan yang mereka terima. 

Pelaporan keluhan atas ketersediaan obat, pencatatan resep obat, dan perubahan harga obat juga dapat diakses dengan cepat, pada saat itu juga secara real time.

Fasilitas kesehatan (faskes) juga dengan segera dapat mengetahui ketersediaan jumlah obat di apotek-apotek rujukan BPJS. Lebih jauh lagi, Faskes dapat melakukan penarikan klaim obat di luar BPJS dengan cepat. 

BPJS sebagai penyelenggara layanan juga mendapatkan keuntungan yang cukup signifikan. Pasalnya, mereka dapat dengan segera melakukan aktualisasi data, serta mendukung proses akurasi data obat di luar paket yang diberikan oleh BPJS.

Keunggulan Apotek Online BPJS

Bagi faskes, keunggulannya adalah mempercepat proses penagihan klaim obat luar paket.

Bagi BPJS Kesehatan, beberapa keunggulannya, yaitu:

  • Dapat mencegah potensi fraud saat peserta belanja obat.
  • Update jadi lebih cepat terkait perubahan harga obat lalu mendukung proses Vedika dan data utilisasi obat luar paket yang lebih akurat.
  • Keluhan akan ketiadaan obat, dilaporkan secara real time dan tidak manual

Bagi Peserta, keunggulannya adalah peserta bisa mengambil obat di mana saja asalkan masih bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Fitur-fitur yang didapatkan peserta BPJS Kesehatan

Sebagai gambaran umum, apotek online BPJS menyediakan berbagai fitur kemudahan, antara lain:

  • Entri Klaim Obat PRB (Program Rujuk Balik).
  • Entri Klaim Obat Kemoterapi.
  • Entri Obat Penyakit Kronis di FKRTL (Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut).
  • Verifikasi Pelayanan Obat.
  • Pelaporan Keluhan Ketersediaan Obat.
  • Service untuk Bridging SIM obat Rumah Sakit. 

Cara mendaftar apotek online BPJS

Peserta BPJS yang akan mendaftarkan resepnya harus memperhatikan kelengkapan berkas dan alurnya agar tidak membuang waktu dan tenaga. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mendatangi petugas BPJS Centre

Peserta BPJS wajib membawa salinan resep, surat keterangan dari faskes bahwa obat yang dibutuhkan sudah habis. Setelah itu, petugas akan memberikan salinan surat eligibilitas untuk menebus obat di seluruh apotek rujukan BPJS.

Perlu diketahui bahwa pendataan resep hanya dapat dilakukan di menu Faskes Asal Resep. Menu ini tersedia di dalam fitur-fitur apotek online BPJS. Apabila memiliki beberapa resep, maka nomor resep harus berbeda. 

Jika resep yang akan dientri adalah resep obat kronis yang belum stabil, maka jumlahnya akan disesuaikan dengan pengaturan manual, yaitu memilih menu Setting Hari Obat Tertanggung.

Dalam menu tersebut dapat diisi banyaknya hari yang dikehendaki. Satu hal yang harus diingat bahwa pendaftaran offline hanya dapat dilakukan untuk PRB atau kunjungan FKTP.

Setelah daftar resep masuk, apoteker akan melakukan validasi obat berdasarkan kode yang sudah dimasukkan. Jumlah obat yang diberikan menentukan jumlah hari dan biaya tagihan. 

Resep hanya dapat diverifikasi satu kali. Jika sudah melalui verifikasi, resep tersebut tidak dapat diinput kembali. Apabila batal melakukan penginputan, menghapus obat, dan gagal melakukan verifikasi, maka resep dapat diinput ulang. 

Ada maksimal batas pengambilan obat. Pada klaim PRB, obat yang diinput tidak boleh melebihi 30 hari. Adapun jika obat kronis belum stabil harus menyesuaikan dengan pengaturan awal yang sudah diinput dalam menu pendaftaran resep. Besaran tagihan obat dapat dihitung dari jumlah obat dikali harga obat dan faktor.

Alur proses aplikasi Apotek Online BPJS

Ada dua macam user yang dapat mengakses layanan apotek online ini, antara lain User Verificator dan User Apotek. Pada persiapan awal, IT Help Desk akan membuatkan akun untuk apotek dan verifikator. Akun ini dibuat pada aplikasi registrasi.

Verifikator akan melakukan pengaturan hari tertanggal untuk hari obat tertanggung dan pengaturan faskes asal resep. Pada saat yang sama, apotek juga melakukan persiapan dengan mengatur profil PPK dan dokter asal resep. 

Apotek akan melakukan pendaftaran resep dan input obat. Hasil verifikasi yang dilakukan oleh verifikator pada tahap awal akan disesuaikan dengan input obat, kemudian apotek mengajukan klaim. Pada tahap akhir, apotek akan menyerahkan berkas klaim kepada BPJS.

Mau tahu apa manfaat lainnya dari menjadi peserta BPJS Kesehatan? Yuk cari tahu selengkapnya di Lifepal.