Asuransi Sosial: Pengertian, Jenis Produk, dan Manfaat

Diskusi bisnis

Asuransi sosial tidak seperti yang kita bayangkan pada umumnya sebagaimana sistem jaminan berskala nasional ini dibentuk oleh pemerintah untuk memberikan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat dan kepesertaannya bersifat wajib.

Tujuan asuransi sosial untuk memberikan proteksi dasar kepada seluruh masyarakat dengan premi minimal, murah, dan terjangkau. Dengan begitu, masyarakat tetap bisa mendapatkan biaya ganti rugi jika mengalami kejadian yang tidak diharapkan seperti kecelakaan ataupun sakit.

Sama halnya seperti asuransi pada umumnya, terdapat premi yang harus dibayarkan. Jadi, peserta dalam hal ini masyarakat wajib menyetorkan premi sesuai dengan aturan berlaku.

Namun, mekanismenya diatur sedemikian rupa sehingga lebih meringankan. Karena fokusnya adalah perlindungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, sebisa mungkin premi atau iuran tidak memberatkan peserta.

Definisi Asuransi Sosial

Berdasarkan Undang-undang Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), berikut adalah definisi asuransi sosial:

Asuransi sosial adalah mekanisme pengumpulan dana yang bersifat wajib yang berasal dari iuran guna memberikan perlindungan atas risiko sosial ekonomi yang menimpa peserta atau anggota keluarganya.

Prinsipnya adalah mengedepankan nilai-nilai gotong royong, kerjasama, dan subsidi silang untuk mendapatkan manfaat yang optimal. Sederhananya, berbagai golongan masyarakat bisa saling membantu. Diharapkan, mereka yang berasal dari kalangan menengah ke atas bisa menjadikan produk ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial mereka terhadap masyarakat yang tidak mampu.

Ciri-Ciri Asuransi Sosial

Terdapat lima ciri-ciri asuransi sosial yang menjadikannya berbeda dengan produk asuransi pada umumnya, yaitu:

  1. Bersifat wajib bagi setiap individu.
  2. Dibangun dengan berlandaskan asas gotong royong dengan prinsip kebersamaan.
  3. Premi berasal dari masyarakat atau pekerja dan perusahaan tempat pekerja bernaung.
  4. Bersifat sosial dan tidak bertujuan mencari keuntungan.
  5. Bertujuan untuk memberikan jaminan kesejahteraan kepada seluruh masyarakat.

Jenis-Jenis Asuransi Sosial

Di masa lalu, penyedia layanan asuransi sosial terdiri atas lima perusahaan persero berstatus BUMN, antara lain:

  • PT Askes (Persero)
  • PT Jamsostek (Persero)
  • PT Jasa Raharja (Persero)
  • PT Taspen (Persero)
  • PT Asabri (Persero)

Pada perkembangannya, PT Askes dan PT Jamsostek melebur menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau disingkat BPJS. Sebagai hasilnya, terdapat lima jenis asuransi sosial yang diberikan oleh perusahaan BUMN penyedia layanan ini, yaitu:

1. BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan pada mulanya dikenal dengan nama ASKES (Asuransi Kesehatan Pegawai Negeri). ASKES pada masa itu memberikan jaminan proteksi kesehatan kepada para pegawai negeri, pejabat negara, penerima pensiun TNI/Polri/Pejabat Negara, dan keluarga termasuk veteran, perintis kemerdekaan, dan pegawai negeri tidak tetap yang membayar iuran.

Kemudian berubah menjadi BPJS Kesehatan yang berfungsi sebagai asuransi sosial sekaligus jaminan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia yang bersifat wajib dengan premi nasional.   

2. BPJS Ketenagakerjaan

Tidak jauh berbeda dengan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan awalnya adalah Jaminan Sosial Tenaga Kerja (ASTEK) yang memberikan proteksi terhadap kecelakaan kerja, tabungan hari tua, dan santunan kematian.

Program tersebut didukung dengan program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK) dan kini berubah menjadi BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan terhadap tenaga kerja ini juga memberikan jangkauan yang lebih luas terutama para pekerja lepas seperti tukang ojek, pedagang, nelayan, petani, hingga pekerja biasa lainnya.

3. PT Jasa Raharja

Masyarakat Indonesia sudah terlindungi dengan asuransi kecelakaan dari PT Jasa Raharja. Asuransi yang diberikan termasuk para pengguna transportasi umum dan pengguna kendaraan pribadi.

Proteksi yang diberikan berupa santunan kematian, cacat tetap, perawatan, biaya penguburan jika tidak punya ahli waris, dan penggantian biaya ambulans jika mengalami kecelakaan transportasi di seluruh wilayah Indonesia.

4. PT Taspen

Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri atau asuransi TASPEN memberikan jaminan hari tua berupa tabungan pensiun sekaligus proteksi jiwa. Ini merupakan program yang terbatas hanya bagi para Pegawai Negeri dengan premi yang dipotong dari gaji mereka setiap bulan.

5. PT Asabri

Cakupannya terbatas bagi para personil Tentara Nasional Indonesia saja. PT Asabri (singkatan dari Asuransi Sosial ABRI), memberikan proteksi terhadap risiko kematian, kehilangan pekerjaan akibat pensiun, atau memutuskan mundur dari TNI.

Kelebihan dan Kekurangan Asuransi Sosial

Seperti halnya asuransi lain, ada kelebihan dan kekurangan asuransi sosial. Kelebihan asuransi sosial terletak pada biaya premi bisa dibilang terjangkau. Maka dari itu, layanan ini menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki penghasilan rendah agar mereka tidak mengalami kerugian finansial yang lebih besar ketika tertimpa musibah.

Untuk kekurangannya, sayangnya bila dibandingkan dengan asuransi pada umumnya, biasanya nilai pertanggungan asuransi sosial jauh lebih kecil.

Sebagai contoh, Asuransi Jasa Raharja menetapkan jenis santunan meninggal dunia akibat kecelakaan sebesar Rp50 juta. Sedangkan beberapa perusahaan asuransi swasta bisa memberikan santunan memberikan dua kali lipat dari uang pertanggungan Jasa Raharja.

Uang pertanggungan asuransi swasta bahkan bisa lebih dari Rp100 juta hingga Rp2 miliar, tergantung paket asuransi yang dipilih. Sebagai konsekuensinya memang premi yang harus dibayarkan jauh lebih besar.

Hal ini tidak mengherankan karena asuransi ini memang ditujukan sebagai perlindungan dasar nilai ekonomi yang dibutuhkan peserta. Bukan mencari keuntungan atau manfaat lebih seperti halnya pada produk asuransi swasta. Jadi, nominal pertanggungannya tidak fantastis karena memang dengan dana tersebut sebenarnya terbilang cukup.

Oleh sebab itu, jika ingin lebih berimbang, dapat melengkapi asuransi sosial dengan asuransi kesehatan konvensional. Dengan begitu, nasabah bisa mendapatkan kedua manfaat asuransi dengan maksimal secara bersamaan.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →