lifepal-user-logo
lifepal-user-logo
  • Dapatkan Penawaran
      Hubungi Kami
      Atau
      Chat di Whatsapp
      Senin - Jumat
      08.00 - 19.00 WIB
      Sabtu
      08.00 - 17.00 WIB
      Hari libur nasional
      Tutup
  • Masuk/Daftar
  • Asuransi Mobil
    • Asuransi Mobil Terbaik
    • Asuransi Mobil All Risk
    • Asuransi Mobil TLO
    • Asuransi Mobil Syariah
    • Asuransi Mobil Bekas
    • Asuransi Mobil Pihak Ketiga
    • Asuransi Mobil Listrik
  • Asuransi Kesehatan
    • Asuransi Kesehatan Terbaik
    • Asuransi Kesehatan Orangtua
    • Asuransi Kesehatan Keluarga
    • Asuransi Kesehatan Anak
    • Asuransi Rawat Jalan
    • Asuransi Melahirkan
    • Asuransi Gigi
    • Hospital Cash Plan
    • Asuransi Karyawan
  • Rekan
    • Asuransi Mobil Garda Oto
    • Asuransi Mobil Zurich Syariah
    • Asuransi Mobil ACA
    • Asuransi Mobil Roojai-Sompo
    • Asuransi Mobil Mega Insurance
    • Asuransi Mobil Simas Insurtech
    • Asuransi Mobil Oona
    • Asuransi Mobil MAG
    • Asuransi Kesehatan Sinar Mas
    • Asuransi Kesehatan AXA
    • Asuransi Kesehatan Lippo General Insurance
    • Asuransi Kesehatan April Internasional
    • Asuransi Kesehatan CAR Life
    • Asuransi Kesehatan MAG
  • Artikel & Tips
    • Mengerti Asuransi
      • Polis Asuransi
      • Premi Asuransi
      • Jenis Asuransi
      • Risiko Asuransi
      • Klaim Asuransi
    • Artikel Lainnya
      • Semua Artikel
      • Tips Asuransi
      • Tips Asuransi Mobil
      • Tips Asuransi Kesehatan
      • Review Perusahaan Asuransi
      • Tips Kendaraan & Asuransi
      • Tips Kesehatan & Asuransi
      • Kalkulator
  • Layanan
    • Tentang Lifepal
    • Bantuan
    • Ketentuan
    • Cara Pembelian
  • Media
  • Asuransi
  • Pengertian Asuransi Sosial, Ciri-Ciri, dan Contoh Produknya
Asuransi

Pengertian Asuransi Sosial, Ciri-Ciri, dan Contoh Produknya

4 Menit
jenis asuransi sosial | lifepal.co.id

Dalam kehidupan, risiko sosial dan ekonomi seperti kecelakaan kerja, sakit, atau kehilangan penghasilan akibat pensiun dapat menimbulkan beban finansial yang berat. Untuk mengantisipasi hal ini, pemerintah dan lembaga terkait menyediakan mekanisme perlindungan melalui asuransi sosial

Berbeda dengan asuransi komersial, asuransi sosial bertujuan memberikan jaminan kesejahteraan bagi masyarakat luas, terutama bagi pekerja dan kelompok rentan. Lalu, apa sebenarnya pengertian asuransi sosial? Simak penjelasan berikut.

Pengertian Asuransi Sosial

Asuransi sosial adalah sistem perlindungan yang dirancang untuk memberikan jaminan keuangan kepada masyarakat, terutama bagi pekerja dan kelompok rentan, terhadap risiko tertentu seperti kecelakaan kerja, penyakit, atau kehilangan penghasilan. Berbeda dengan asuransi komersial yang bersifat sukarela, asuransi sosial biasanya bersifat wajib dan dikelola oleh pemerintah atau lembaga yang ditunjuk.

Sistem ini bekerja dengan mekanisme iuran yang dibayarkan oleh peserta, pemberi kerja, atau kombinasi keduanya. Dengan adanya skema ini, peserta bisa mendapatkan manfaat seperti layanan kesehatan, tunjangan pensiun, hingga santunan kecelakaan kerja. Hal ini diatur dalam Undang-undang Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

Asuransi sosial berprinsip mengedepankan nilai-nilai gotong royong, kerja sama, dan subsidi silang untuk mendapatkan manfaat yang optimal. Diharapkan, mereka yang berasal dari kalangan menengah ke atas bisa menjadikan produk ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial mereka terhadap masyarakat yang tidak mampu.

Sama seperti asuransi pada umumnya, terdapat premi yang harus dibayarkan. Jadi, peserta dalam hal ini masyarakat wajib menyetorkan premi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Namun, mekanismenya diatur sedemikian rupa sehingga lebih meringankan. Karena fokusnya adalah perlindungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, sudah seharusnya premi atau iuran tidak memberatkan peserta.

Ciri-Ciri Asuransi Sosial

Terdapat lima ciri-ciri yang menjadikan asuransi ini berbeda dengan produk asuransi pada umumnya. Ciri-ciri atau karakteristik asuransi sosial:

  1. Bersifat wajib bagi setiap individu.
  2. Dibangun dengan berlandaskan asas gotong royong dengan prinsip kebersamaan.
  3. Premi berasal dari masyarakat atau pekerja dan perusahaan tempat pekerja bernaung.
  4. Bersifat sosial dan tidak bertujuan mencari keuntungan.
  5. Bertujuan untuk memberikan jaminan kesejahteraan kepada seluruh masyarakat.

Selain dari ciri-ciri yang sudah disebutkan di atas, asuransi ini juga memiliki dua sifat, yaitu bersifat kerugian dan jiwa. 

Sifat kerugian artinya asuransi jenis ini akan memberikan ganti rugi kepada pihak yang merasa dirugikan berdasarkan ketetapan yang telah disepakati. Contohnya, BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara, sifat jiwa artinya asuransi ini akan memberikan sejumlah uang kepada pihak kedua yang mendapatkan santunan untuk hari tua ataupun meninggal dunia. Contohnya, Program Dana Pensiun dan Tabungan Hari Tua bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Perbedaan Asuransi Sosial dan Komersial

Perbedaan utama kedua jenis asuransi ini ada pada ketentuannya. Jika asuransi komersial bersifat sukarela dan berorientasi profit, maka berbeda dengan asuransi sosial. 

Asuransi sosial justru wajib dimiliki oleh seluruh Warga Negara Indonesia dan bersifat non-profit. Ini membuat adanya perbedaan harga premi asuransi sosial dengan premi asuransi komersial.

Selain itu, dalam asuransi komersial dinyatakan bahwa asuransi komersial tidak menanggung semua jenis penyakit, sementara perlindungan sosial menanggung hampir semua jenis penyakit, termasuk gagal ginjal hingga kanker.

Tujuan dari asuransi ini juga memiliki perbedaan yang signifikan. Pada asuransi sosial, tujuan utamanya adalah memberikan bentuk perlindungan dasar kepada seluruh masyarakat, bukan untuk mencari keuntungan.

Tujuan ini jelas berbeda dengan asuransi komersial, karena asuransi swasta atau asuransi komersial memiliki salah satu tujuan utama untuk mencari keuntungan.

Kelebihan dan Kekurangan Asuransi Sosial

Kelebihannya terletak pada biaya premi bisa dibilang terjangkau, apalagi  kalau dibandingkan dengan tarif premi asuransi swasta yang umumnya lebih tinggi. Maka dari itu, layanan ini menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki penghasilan rendah agar mereka tidak mengalami kerugian finansial yang lebih besar ketika tertimpa musibah.

Untuk kekurangannya, bila dibandingkan dengan asuransi pada umumnya, biasanya nilai pertanggungan asuransi ini jauh lebih kecil.

Sebagai contoh, Asuransi Jasa Raharja menetapkan jenis santunan meninggal dunia akibat kecelakaan sebesar Rp50 juta.

Sementara, beberapa perusahaan asuransi swasta bisa memberikan santunan dua kali lipat dari uang pertanggungan Jasa Raharja.

Uang pertanggungan asuransi swasta bahkan bisa lebih dari Rp100 juta hingga Rp2 miliar, tergantung paket asuransi yang dipilih. Sebagai konsekuensinya memang premi yang harus dibayarkan jauh lebih besar.

Hal ini tidak mengherankan karena asuransi memang ditujukan sebagai perlindungan dasar nilai ekonomi yang dibutuhkan peserta.

Bukan mencari keuntungan atau manfaat lebih seperti halnya pada produk asuransi swasta. Jadi, nominal pertanggungannya tidak fantastis karena memang dengan dana tersebut sebenarnya terbilang cukup.

Oleh sebab itu, jika ingin lebih berimbang, kamu dapat melengkapi dengan asuransi kesehatan dan asuransi jiwa konvensional. Dengan begitu, kamu pun bisa mendapatkan kedua manfaat asuransi dengan maksimal secara bersamaan.

Contoh Asuransi Sosial Di Indonesia

Berikut beberapa contoh asuransi sosial di Indonesia yang diberikan oleh perusahaan BUMN penyedia layanan ini, yaitu:

1. BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan pada mulanya dikenal dengan nama ASKES (Asuransi Kesehatan Pegawai Negeri).

ASKES pada masa itu memberikan jaminan proteksi kesehatan kepada para pegawai negeri, pejabat negara, penerima pensiun TNI/Polri/Pejabat Negara, dan keluarga termasuk veteran, perintis kemerdekaan, dan pegawai negeri tidak tetap yang membayar iuran.

Kemudian, berubah menjadi BPJS Kesehatan yang berfungsi sebagai asuransi kesehatan sosial sekaligus jaminan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia yang bersifat wajib dengan premi nasional.  

2. BPJS Ketenagakerjaan

Tidak jauh berbeda dengan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan awalnya adalah Jaminan Sosial Tenaga Kerja (ASTEK) yang memberikan proteksi terhadap asuransi kecelakaan, tabungan hari tua, dan santunan kematian.

Program tersebut didukung dengan program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK) dan kini berubah menjadi BPJS Ketenagakerjaan.

Asuransi tenaga kerja ini juga memberikan jangkauan yang lebih luas terutama para pekerja lepas seperti tukang ojek, pedagang, nelayan, petani, hingga pekerja biasa lainnya.

3. Asuransi Kecelakaan Lalu Lintas (Jasa Raharja)

Masyarakat Indonesia sudah terlindungi dengan asuransi kecelakaan dari PT Jasa Raharja. Asuransi yang diberikan termasuk para pengguna transportasi umum dan pengguna kendaraan pribadi.

Proteksi yang diberikan berupa santunan kematian, cacat tetap, perawatan, biaya penguburan jika tidak punya ahli waris, dan penggantian biaya ambulans jika mengalami kecelakaan transportasi di seluruh wilayah Indonesia.

4. Asuransi Sosial Pegawai Negeri Sipil (TASPEN)

Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri atau asuransi TASPEN memberikan jaminan hari tua berupa tabungan pensiun sekaligus proteksi jiwa.  Ini merupakan program yang terbatas hanya bagi para Pegawai Negeri Sipil dengan premi yang dipotong dari gaji mereka setiap bulan.

5. Asuransi Sosial ABRI

Cakupannya terbatas bagi para personil Tentara Nasional Indonesia saja. PT Asabri memberikan proteksi terhadap risiko kematian, kehilangan pekerjaan akibat pensiun, atau memutuskan mundur dari TNI.

Pentingnya Asuransi untuk Kamu dan Keluarga

Setelah memahami tentang asuransi sosial, penting bagi kamu untuk menyadari bahwa perlindungan finansial bukan hanya kebutuhan individu, tetapi juga keluarga. Risiko kesehatan, kecelakaan, hingga kehilangan penghasilan bisa terjadi kapan saja, dan tanpa perlindungan yang tepat, hal ini dapat mengganggu kestabilan keuangan keluargamu.

Asuransi sosial memang memberikan jaminan dasar bagi masyarakat, tetapi dalam beberapa kasus, cakupan perlindungannya terbatas. Oleh karena itu, memiliki asuransi tambahan seperti asuransi kesehatan bisa menjadi langkah bijak untuk memastikan kamu dan keluargamu mendapatkan perlindungan optimal. Dengan asuransi kesehatan, kamu bisa mengakses layanan medis yang lebih luas tanpa harus khawatir dengan biaya yang tinggi.

Jika kamu masih bingung memilih asuransi, kamu bisa dapatkan referensi ke berbagai produk asuransi kesehatan terbaik dan terlengkap hanya di Lifepal!

Ditulis oleh

Verawaty Ompusunggu
Verawaty Ompusunggu

Terakhir diperbarui:

13 Mei 2025

Bagikan

Tags:

administrasi bpjs

Artikel Terkait Lainnya

Jaminan Sosial: Pengertian, Jenis, dan Contohnya di Indonesia

Asuransi Kesehatan
5 Menit

BPJS Kesehatan: Kepesertaan, Cara Daftar dan Manfaat

Asuransi Kesehatan
5 Menit

Cara Daftar BPJS Kesehatan Online Terbaru dan Syaratnya

Asuransi Kesehatan
4 Menit

Apa Itu New Edabu BPJS Kesehatan? Fitur dan Cara Daftarnya

Asuransi Kesehatan
9 Menit

Cara Menonaktifkan BPJS Kesehatan Secara Online dan Syaratnya

Asuransi Kesehatan
5 Menit

Nomor Call Center BPJS Kesehatan 165 dan Layanan yang Tersedia

Asuransi Kesehatan
11 Menit

Surat Rujukan BPJS: Syarat dan Cara Membuat dengan Benar

Asuransi Kesehatan
6 Menit

Asuransi Mobil

  • Asuransi Mobil Terbaik
  • Asuransi Mobil All Risk
  • Asuransi Mobil TLO
  • Asuransi Mobil Syariah
  • Asuransi Mobil Bekas
  • Asuransi Mobil Pihak Ketiga
  • Asuransi Mobil Listrik

Asuransi Kesehatan

  • Asuransi Kesehatan Terbaik
  • Asuransi Kesehatan Orangtua
  • Asuransi Kesehatan Keluarga
  • Asuransi Kesehatan Anak
  • Asuransi Rawat Jalan
  • Asuransi Melahirkan
  • Asuransi Gigi
  • Hospital Cash Plan
  • Asuransi Karyawan

Asuransi Berdasarkan Merk Kendaraanmu

  • Asuransi Mobil Toyota
  • Asuransi Mobil Honda
  • Asuransi Mobil Suzuki
  • Asuransi Mobil Nissan
  • Asuransi Mobil Mazda
  • Asuransi Mobil Wuling
  • Asuransi Mobil Daihatsu
  • Asuransi Mobil Mitsubishi
  • Asuransi Mobil Mercedes Benz
  • Asuransi Mobil Datsun
  • Asuransi Mobil Kia
  • Asuransi Mobil Chevrolet
  • Asuransi Mobil BMW
Lifepal

PT Abisatya Pialang Asuransi

Marketplace Asuransi Terbaik di Indonesia

Beneran Pilihannya, Beneran Hematnya.

Alamat

CIBIS 9 17th Floor jl TB Simatupang No.2 Cilandak Timur, Pasar Minggu Jakarta Selatan 12560

Google Maps

Layanan Customer Support

WA (Chat only)

0823 300 300 27

Email

Support@lifepal.co.id

Penawaran dan
Pembelian

021 3076 2306

Perpanjangan Polis

021 3076 2308

Waktu Operasional

Senin - Jumat
08:00 - 18:00 WIB
Sabtu
08:00 - 17:00 WIB
Minggu dan Hari Libur Nasional
Tutup

Customer Service

021 3076 2309

Waktu Operasional

Senin - Jumat
08:00 - 18:00 WIB
Sabtu, Minggu dan Hari Libur Nasional
Tutup

Social Media

FacebookInstagramYoutubeTiktokLinkedin

Layanan Pengaduan Konsumen

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

0853 1111 101

Metode Pembayaran & Program Cicilan 0%

Berizin dan diawasi OJK

OJK
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi

Copyright © 2024 Lifepal -- Dikelola oleh PT Abisatya Pialang Asuransi, pialang asuransi berizin dan diawasi oleh OJK sesuai KEP-018/KMK.17/1992 dan anggota APPARINDO 060-2001/APPARINDO/2024. Lifepal berusaha untuk menyajikan informasi yang akurat dan terbaru namun dapat berbeda dari informasi yang diberikan oleh penyedia layanan / institusi keuangan. Keseluruhan informasi diberikan tanpa jaminan, kami menyarankan untuk melakukan verifikasi sebelum melakukan keputusan finansial Anda.

Daftar Isi
  1. Pengertian Asuransi Sosial
  2. Ciri-Ciri Asuransi Sosial
  3. Perbedaan Asuransi Sosial dan Komersial
  4. Kelebihan dan Kekurangan Asuransi Sosial
  5. Contoh Asuransi Sosial Di Indonesia
  6. Pentingnya Asuransi untuk Kamu dan Keluarga
Pastikan kesehatan kamu dan keluarga terjamin dengan asuransi yang menanggung biaya pengobatan di rumah sakit terbaik. Temukan pilihan asuransi kesehatan keluarga yang di Lifepal sekarang!
Pengertian Asuransi Sosial, Ciri-Ciri, dan Contoh Produknya
Pengertian Asuransi Sosial, Ciri-Ciri, dan Contoh Produknya