Cara Gunakan PCare BPJS Kesehatan buat Vaksinasi Covid-19

pcare bpjs

Pcare BPJS atau Primary Care BPJS merupakan aplikasi yang menyediakan akses untuk peserta BPJS Kesehatan ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), seperti puskesmas, klinik, dan dokter.

Sederhananya, aplikasi tersebut digunakan untuk meningkatkan pelayanan faskes dalam melayani peserta yang berobat menggunakan kartu BPJS. 

Mereka yang ingin berobat dapat menggunakan Primary Care BPJS Kesehatan untuk melakukan pendaftaran, berobat hingga menerima pelayanan laboratorium. 

Aplikasi P-Care BPJS Kesehatan juga akan memudahkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk melakukan pelayanan vaksinasi Covid-19.

Aplikasi tersebut berfungsi untuk proses registrasi, screening, hingga pemberian vaksin Covid-19 yang sudah diberi kepada pejabat pemerintahan dan nakes kemudian masyarakat umum. 

Ketahui dulu apa itu FKTP sebelum gunakan Pcare BPJS

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Pcare merupakan aplikasi BPJS Kesehatan yang menyediakan akses bagi peserta asuransi ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP). 

Nah, FKTP ini mempunyai peran sebagai gatekeeper yang memungkinkan petugas kesehatan dapat menangani 144 penyakit yang diderita pasien JKN-KIS.

Namun, jika FKTP merasa sudah tidak dapat menangani pasien lebih lanjut, pasien akan dirujuk ke fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL). Pasien akan mendapat penanganan yang lebih lengkap sesuai kebutuhan medisnya.

Meskipun pasien dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan, biaya akan ditanggung BPJS Kesehatan. Namun, dengan syarat, peserta mengikuti prosedur yang berlaku sebab tindakan yang dilakukan dokter haruslah berdasarkan indikasi medis yang sesuai.

Adanya Pcare atau Primary Care BPJS Kesehatan ini mendorong mudahnya rujukan bagi pasien maupun pihak rumah sakit untuk merujuk pasien ke rumah sakit yang lebih lengkap.

Fungsi Pcare vaksin dari BPJS Kesehatan

Untuk mendukung kelancaran program vaksinasi Covid-19, berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Salah satunya adalah dengan menyediakan layanan vaksinasi melalui aplikasi Pcare vaksin dari BPJS Kesehatan.

Berkaitan dengan hal tersebut, Pcare vaksin dari BPJS kesehatan mempunyai beberapa fungsi penting. Di antaranya adalah membantu proses registrasi, mencatat status kesehatan penerima vaksin, dan membuat laporan hasil vaksinasi Covid-19.

Aplikasi Pcare vaksin dari BPJS Kesehatan ini telah terintegrasi dengan Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Covid-19. Dengan menggunakan aplikasi Pcare vaksin ini, pendaftaran, verifikasi, serta penetapan jadwal dan lokasi akan dengan mudah dilakukan oleh calon penerima vaksin.

Kehadiran Pcare vaksin ini diharapkan dapat membuat proses vaksinasi Covid-19 berjalan efektif dan efisien. Dengan adanya aplikasi Pcare vaksin ini juga diharapkan dapat membantu berbagai pihak untuk memantau perkembangan vaksinasi secara realtime.

Fitur aplikasi New Pcare BPJS

Aplikasi Pcare (Primary Care BPJS Kesehatan) sebenarnya sudah diperkenalkan ke masyarakat sejak 2014 lalu. 

Namun, terus masih harus diperbarui sistemnya supaya penggunanya merasa lebih nyaman. Oleh sebab itu, mungkin akan terdapat beberapa fitur berbeda pada new Pcare terbaru.

Berikut ini beberapa fitur yang tersedia pada new Pcare.

  • Pendaftaran pasien
  • Penegakan diagnosis
  • Terapi pengobatan
  • Pelayanan laboratorium
  • Manfaat BPJS
  • Informasi iuran keanggotaan
  • Prosedur pendaftaran peserta BPJS mandiri/instansi
  • Pcare login
  • Cek pembayaran iuran
  • Pendaftaran peserta BPJS
  • Pencarian faskes
  • HFIS atau Health Facilities Information System

Cara menggunakan aplikasi New Pcare BPJS Kesehatan

Beberapa orang mungkin belum familiar tentang bagaimana cara menggunakan aplikasi new Pcare (Primary Care BPJS Kesehatan). Oleh sebab itu, kami telah menyajikan panduannya di bawah ini.

  1. Cara daftar Pcare
  2. Cara log in
  3. Cara daftar layanan faskes

1. Cara daftar Pcare BPJS

Untuk dapat mengakses aplikasi Pcare, kamu perlu mengunjungi https://pcare.bpjs-kesehatan.go.id atau melalui aplikasi dengan cara men-download di Google Play Store untuk pengguna Android.

Buka aplikasi, kok langsung diminta untuk input username dan password? Bagaimana cara mendaftarnya?

Ya, aplikasi Pcare ini memang khusus hanya digunakan untuk faskes dan bukan buat umum. Karena itu yang boleh masuk hanya faskes yang telah memiliki user login.

Jadi buat kamu yang ingin menggunakan aplikasi ini, maka harus mendapatkan user login dengan melakukan pendaftaran ke kantor BPJS Kesehatan terdekat.

2. Cara login

Bila sudah memiliki username dan password, kamu tinggal melakukan login pada halaman web tersebut. 

Setelah berhasil login, kamu bakal masuk ke halaman utama Primary Care BPJS Kesehatan yang berisi indeks pasien.

Sekedar informasi, jika kamu lupa username dan password-nya, maka kamu bisa melakukan request lupa kata sandi pada kolom yang telah disediakan atau kamu juga bisa langsung menghubungi kantor BPJS Kesehatan.

Nah, secara umum, BPJS Pcare akan memproses data secara digital yang awalnya proses antrian administratif fasilitas kesehatan BPJS memakan waktu lama, kini dengan aplikasi Pcare itu maka waktunya akan jauh lebih singkat.

3. Cara daftar layanan faskes

Setelah masuk ke dalam halaman utama, kamu akan diberikan dua pilihan, yaitu Pendaftaran dan Pelayanan. Bila kamu hendak berobat, pilihlah menu Pendaftaran. Silakan isi nomor BPJS dan klik menu Cari.

Jika pasien yang mau berobat terdaftar di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) kamu, maka identitasnya bakal muncul. 

Isi bagian yang masih kosong dengan jenis kunjungan, keluhan, hasil pemeriksaan fisik, tekanan darah, dan lain-lain, lalu tekan Simpan.

Kembali ke entri data dan pilih menu Pelayanan. Pada bagian ini, kamu bakal diminta buat mengisi kolom kosong seperti kolom Terapi dan Diagnosis. Simpan.

Pada menu ini, kamu juga bisa melihat data pasien yang mengunjungi faskes kamu, seperti jumlah dan jenis kunjungan, jenis kegiatan, daftar 10 penyakit tersering, dan lain-lain.

Secara singkat, begini panduan penggunaan Primary Care BPJS Kesehatan

  • Buka halaman https://pcare.bpjs-kesehatan.go.id atau unduh aplikasinya di Google Playstore atau AppStore.
  • Masukkan username dan password jika sudah registrasi. Jika belum, maka kamu perlu mendaftar melalui kantor BPJS.
  • Setelah login, kamu bakal sampai ke halaman utama Primary Care BPJS Kesehatan yang memuat indeks pasien.
  • Pilih menu pelayanan untuk mendapatkan sejumlah fasilitas BPJS Kesehatan, yaitu terdapat menu Pendaftaran dan Pelayanan.
  • Buat pasien yang ingin berobat maka bisa pilih menu Pendaftaran. Isi nomor BPJS dan klik menu Cari. Sementara bagi Faskes, jika pasien merupakan pasien faskes maka datanya muncul otomatis.
  • Lengkapi bagian kosong dengan informasi jenis kunjungan, keluhan, hasil pemeriksaan, tekanan darah, dan lain-lain. Klik Simpan.
  • Kembali ke bagian Entri Data dan pilih menu Pelayanan. Isi kolom kosong, seperti Terapi dan Diagnosis, klik Simpan.
  • Tahap Entri Data selesai.
  • Untuk mengubah password dan mengetahui serta mengedit jumlah pekerja faskes tempatmu bekerja, maka pilih menu Tools.

Keuntungan menggunakan aplikasi Pcare BPJS

Ada lima keuntungan memakai aplikasi Pcare BPJS saat berobat, di antaranya:

1. Proses pendaftaran pasien lebih mudah

Kamu dapat lebih mudah dan cepat jika ingin berobat menggunakan kartu BPJS, yaitu hanya dengan menginput data atau memasukkan nomor pendaftaran BPJS ke aplikasi. 

Pasalnya, seluruh data pasien sudah tersimpan di dalam sistem.

2. Mengakses aplikasi Pcare lebih simpel

Mengakses aplikasi Primary Care BPJS Kesehatan BPJS Kesehatan dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun selama gadget kamu terhubung dengan koneksi internet yang stabil. 

Selain itu, sistem aplikasi yang simpel mempermudah setiap orang untuk paham cara menggunakannya.

3. Data pasien terintegrasi

Selanjutnya yaitu data pasien juga sudah terintegrasi. Maksudnya di sini adalah data pasien yang terdaftar menggunakan aplikasi Primary Care BPJS Kesehatan dapat ditemukan di semua layanan kesehatan seperti klinik maupun puskesmas.

Kondisi tersebut tentu saja sangat memudahkan petugas medis untuk memberikan pengobatan kepada pasien dengan lebih baik.

4. Mempercepat proses diagnosis

Jika berobat dengan menggunakan aplikasi Pcare maka semua rekam medis kamu akan terekam di dalam aplikasi tersebut. 

Hal itu dapat memudahkan petugas untuk melakukan review kembali dengan melihat riwayat penyakit pasien. Dengan begitu, pelayanannya pun dapat dilakukan dengan lebih cepat.

5. Rujukan akan lebih mudah

Untuk pertolongan medis lebih lanjut karena penyakit yang diderita pasien harus ditangani pihak rumah sakit, diperlukan surat rujukan yang dikeluarkan oleh faskes tingkat 1, agar pasien dapat mendapatkan pengobatan lebih baik di rumah sakit.

Nah, salah satu keuntungan menggunakan Primary Care BPJS Kesehatan ini, pasien akan lebih mudah mendapatkan surat rujukan. 

Sebab, rujukan dapat dilakukan secara online terutama ke rumah sakit yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Kekurangan menggunakan aplikasi Pcare BPJS

Meskipun aplikasi ini sudah terbilang lengkap, namun akan lebih baik jika terus dilakukan pengembangan pada aplikasi Primary Care BPJS Kesehatan. Karena jika kalian ketahui update terakhir dari aplikasi ini yakni pada 29 September 2018. 

Kurangnya pengembangan dalam aplikasi ini mungkin dapat menjadi salah satu sebab performa aplikasi Pcare, kurang maksimal.

Menu pada New Primary Care BPJS Kesehatan

Kamu akan menemukan lima menu pada aplikasi Pcare dan cara penggunaannya, yakni:

  • Fungsi Home
  • Fungsi Entri Data
  • Fungsi Lihat Data
  • Fungsi Tools
  • Fungsi Keterangan Faskes
  • Fungsi Log Out

1. Fungsi Home

Home merupakan halaman depan aplikasi Primary Care BPJS Kesehatan. Menu ini digunakan untuk mengakses halaman depan dengan cepat ketika kamu ingin mengulang atau memulai kembali proses pelayanan. 

Selain itu, pada menu ini juga terdapat daftar peserta BPJS Kesehatan. Dengan begitu jika kamu mengetik nomor pasien peserta BPJS Kesehatan kamu bisa menemukan data pasien tersebut.

2. Fungsi Entri Data

Sesuai dengan namanya, menu ini sudah pasti berhubungan dengan data peserta BPJS Kesehatan yang menjadi pasien faskes tingkat pertama. 

Pada kolom entri data, terdapat dua menu yaitu Pendaftaran Pasien dan Pelayanan Pasien.

Pendaftaran pasien: Menu ini digunakan untuk untuk pasien yang baru pertama kali berobat. Terdapat beberapa data yang harus kamu isi dengan lengkap, seperti no kartu BPJS, nama, tanggal lahir dan lainnya. 

Namun, karena kamu sudah mendaftarkan sebelumnya di kantor BPJS, maka kamu hanya perlu memasukkan nomor kartu BPJS di kolom ‘Cari’ dan secara otomatis akan keluar data lengkap, mulai dari nama, jenis kelamin hingga tanggal lahir.

Pada bagian bawah data pasien, terdapat beberapa data yang harus kamu isi kembali, seperti:

  • Tanggal pendaftaran.
  • Jenis perawatan: Rawat inap atau Rawat jalan.
  • Keluhan.
  • Data pemeriksaan fisik: Kesadaran, Tinggi badan (cm), dan Berat badan (kg)
  • Tekanan darah: Sistole dan Diastole.
  • Respiratory Rate.
  • Heart Rate.

Jika data sudah terisi semua, jangan buru-buru menekan tombol ‘Simpan’ tapi periksalah kembali data yang telah di input agar pasti benar. Setelah sudah benar semua, selanjutnya klik tombol ‘Simpan’. Jika kamu ingin menambah data, kamu bisa memilih opsi Tambah Baru.

Pelayanan Pasien: Menu Pcare yang satu ini digunakan untuk melakukan input data pelayanan yang diterima oleh pasien. 

Umumnya data akan dimasukkan ke dalam kolom ‘Diagnosa’ dan ‘Terapi’, tergantung dari fasilitas yang diterima pasien. 

Setelah mengisi kolom, jangan lupa untuk memilih tombol ‘Simpan’ agar semua data tersimpan dengan baik. 

Pada menu tersebut juga terdapat fitur pembuatan rujukan yang di dalamnya dapat dibaca oleh fasilitas kesehatan rujukan.

Berikut beberapa tahapannya:

  • Pilih ‘Pelayanan Pasien’ bagian status pulang dan klik ‘Rujuk Lanjut’.
  • Kemudian, pilih Spesialis tujuan rujukan (sesuai dengan kebutuhan pasien) dan klik ‘Cari Faskes Rujukan’.
  • Lalu akan muncul layar pilihan faskes rujuk lanjut yang berisi nama rumah sakit, golongan kelas, alamat, dan jarak rumah sakit, nomor telepon rumah sakit beserta jadwal praktek.

3. Fungsi Lihat Data

Selanjutnya terdapat juga menu ‘Lihat Data’ di mana di dalamnya berisi preview data kunjungan, untuk mengetahui jumlah peserta BPJS yang telah terdaftar.

Selain itu, kamu juga bisa mengetahui informasi mengenai kegiatan serta jumlah kunjungan hingga daftar penyakit yang sering dialami oleh pasien.

4. Fungsi Tools

Ada juga menu ‘Tools’ yang kegunaannya untuk mengubah password atau kata sandi pada aplikasi Pcare. Gak cuma itu aja, kamu juga dapat memeriksa data tenaga medis tempat kamu berobat lho.

5. Fungsi Keterangan Faskes

Pada kolom sebelah kiri di atas, terdapat keterangan faskes yang kamu pilih. Misalnya, Puskesmas Kebayoran.

6. Fungsi Log Out

Sesuai dengan namanya, menu ini digunakan untuk keluar dari aplikasi. Biasakanlah untuk selalu melakukan logout ketika kamu merasa sudah selesai menggunakan aplikasi Pcare. Ini ditujukan agar data-data kamu tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pentingnya asuransi jiwa untuk melengkapi BPJS Kesehatan

Selain memiliki BPJS Kesehatan, penting untuk mendapatkan proteksi tambahan melalui asuransi. 

Baik asuransi kesehatan maupun asuransi jiwa, keduanya memiliki manfaat yang berbeda, namun tetap sama pentingnya.

Membeli asuransi jiwa dapat memproteksi keuangan kita dan keluarga. Proteksi tersebut berwujud uang pertanggungan asuransi yang akan diberikan kepada ahli waris dari perusahaan asuransi selaku penanggung.

Pencarian uang pertanggungan ini diberikan apabila tertanggung mengalami cacat total tetap atau meninggal. 

Manfaatnya akan sangat berguna untuk memberikan jaminan keamanan finansial bagi keluarga yang ditinggalkan tertanggung atau jika tertanggung tidak sanggup bekerja lagi akibat dampak cacat tetap.

Kamu dapat mendapatkan simulasi uang pertanggungan dengan Kalkulator Uang Pertanggungan dari Lifepal.

Jika masih ada pertanyaan seputar BPJS dan asuransi kesehatan, jangan ragu konsultasikan dengan ahlinya melalui Tanya Lifepal.

Pertanyaan seputar Pcare BPJS