Pengertian Polis Asuransi, Macam-Macamnya, dan Isinya

Polis asuransi

Polis asuransi adalah surat kontrak atau surat kesepakatan antara pemegang polis (calon nasabah) dan perusahaan asuransi tentang perjanjian pengalihan risiko, syarat-syarat, serta komitmen kedua belah pihak.

Bukti tertulis inilah yang bakal dijadikan pedoman ketika kamu ingin mendapatkan hak sebagai nasabah asuransi. Sebaliknya, polis juga memberikan perlindungan kepada perusahaan asuransi jika kamu menuntut hak di luar kontrak perjanjian yang telah disepakati.

Sebagai contoh, dalam dokumen polis diberikan keterangan berbagai macam penyakit kronis yang ditanggung. Saat kamu divonis dokter mengidap salah satu penyakit yang dimaksud, perusahaan atau pihak penyedia asuransi kesehatan wajib membayarkan klaim kepada kamu.

Begitu juga sebaliknya, pada saat kamu meminta klaim atas penyakit yang gak termasuk dalam perjanjian, maka perusahaan gak wajib memberi ganti rugi. Sebab, dalam kontrak gak disebutkan penyakit tersebut.

Apa pentingnya polis asuransi?

Terkadang, polis asuransi kurang dianggap penting dan hanya sekadar menjadi bukti keikutsertaan asuransi dan disimpan begitu saja.

Padahal dengan memahami fungsi polis asuransi, kita bisa mendapatkan banyak pengetahuan tentang produk asuransi yang kita beli dan semua benefit yang kita peroleh.

Dalam polis asuransi, kamu juga akan menemukan banyak istilah asuransi yang sering kali kamu juga bingung apa artinya.

Jangan dibiarin saja ya! Kamu bisa meminta penjelasan dengan agen terkait supaya kamu tahu apa yang menjadi semua hak dan kewajibanmu.

Dalam berbagai kasus, polis asuransi selalu menjadi landasan hukum bagi pihak tertanggung dan penanggung dalam menjalankan hak dan kewajibannya.

Misalnya, polis asuransi juga bisa kamu gunakan untuk menuntut penanggung kalau misalnya penanggung lalai dan gak memenuhi jaminan yang jadi tanggungannya saat terjadi risiko.  

Apa saja yang diatur dalam polis asuransi?

Perusahaan asuransi di Indonesia
Perusahaan asuransi di Indonesia dalam lifepal.co.id

Ada beberapa hal yang diatur dalam polis, di antaranya:

1. Hak pelajari polis

Perusahaan asuransi bakal memberikan kamu waktu buat mempelajari polis, yaitu 14 hari sejak tanggal terbitnya. Manfaatkan masa ini untuk benar-benar memahami syarat dan ketentuan.

2. Data pemegang polis dan tertanggung

Kamu harus memastikan bahwa data yang tercantum benar dan sesuai dengan dokumen resmi kamu ya! Soalnya kalau sampai salah, bisa-bisa nanti ada masalah saat mengajukan klaim.

3. Manfaat asuransi

Manfaat asuransi biasanya terdiri dari:

  • Uang pertanggungan yang bakal kamu terima
  • Masa pertanggungan, yaitu sampai kapan asuransi bakal melindungi tertanggung.
  • Jatah kamar dan limit klaim untuk tertanggung asuransi kesehatan.
  • Manfaat asuransi tambahan.
  • Cara mengajukan klaim.

4. Pengecualian

Pengecualian adalah hal yang bisa menyebabkan klaim tertanggung ditolak. Ketentuan ini tentunya berbeda pada berbagai jenis polis asuransi. 

Umumnya, penyebab kerugian yang disebabkan oleh diri sendiri dan bencana alam yang masuk ke dalam kategori ini.

5. Ketentuan premi asuransi

Ketentuan premi berisikan rincian premi yang harus kamu bayar untuk mendapatkan manfaat dalam polis.

6. Potongan biaya

Biaya ini bakal mengurangi manfaat yang kamu terima. Jadi, uang premi asuransi kamu bakal dipotong untuk membayar biaya-biaya tersebut.

Cara memilih polis asuransi

Berikut cara memilih polis agar kamu bisa mendapatkan yang terbaik.

1. Perhatikan informasi penting

Polis memuat beberapa istilah tertentu, yaitu mekanisme ganti rugi, informasi penting tentang risiko yang ditanggung atau gak ditanggung, durasi atau masa asuransi, masa tunggu, masa tenggang, jumlah premi, metode pembayaran premi, sampai dengan skema pengurangan jika memang skema tersebut diterapkan.

Bahkan kamu pun bisa mengetahui manfaat asuransi yang dipilih. Khususnya pada asuransi unit link, kamu bisa tahu dana investasi yang bisa diperoleh.

Polis bukan hanya jadi bukti tertulis kesepakatan dua belah pihak. Jauh daripada itu, isi polis berfungsi sebagai pedoman tata pelaksanaan hingga penyelesaian masalah jika ternyata terjadi sengketa. Semua sudah diatur di dalamnya. 

Karena itu, ketika kamu membeli sebuah asuransi, sediakan waktu untuk membaca dengan saksama dan pelajari polismu.

Ada beberapa istilah dan standar yang ditetapkan dalam memahami sebuah masalah. Misalnya saja seperti beberapa definisi penyakit kritis yang mungkin terjadi perbedaan saat dilakukan pemeriksaan.

Dengan mengacu pada polis inilah pihak perusahaan gak sedang berada di wilayah abu-abu. Begitu juga dengan pemegang polis yang punya kejelasan apakah mendapatkan uang pengganti kerugian atau sebaliknya dalam kondisi tersebut.

2. Pelajari polis sejak awal

Ketika akan mengajukan klaim pun, tertanggung gak perlu menunggu apalagi takut gak cair. Selama prosedur yang dilakukan sudah sesuai dengan yang dituliskan di polis , hak kamu pasti kamu peroleh.

Ini juga yang jadi salah satu alasan mengapa riset sebelum memilih asuransi terbaik penting kamu lakukan.

Pasalnya gak semua perusahaan asuransi penanggung memberikannya secara mendetail dan terperinci. Ada baiknya hindari perusahaan yang memberikan polis demikian.

Sebagai salah satu contoh, di dalamnya akan dijelaskan apa saja pengeluaran rawat inap yang akan ditanggung. Contohnya:

  • Biaya dokter
  • Biaya sebelum perawatan dan setelah perawatan
  • Biaya operasi
  • Biaya rawat inap
  • Biaya pengecekan kesehatan
  • dan lain sebagainya.

Informasi-informasi ini jelas sangat penting. Karena lewat informasi itulah kamu bisa memahami apa saja yang sudah ter-cover dan belum ter-cover.

Dengan demikian, kamu bisa menyiapkan dana tambahan atau asuransi tambahan untuk mengcover beberapa biaya yang belum tercantum.

Begitu juga tentang manfaat dari asuransi. Coba perhatikan apakah manfaat yang dituliskan sudah mencakup penyakit kritis seperti serangan jantung, stroke, kanker, lumpuh, dan gagal ginjal.

Informasi penyakit ini akan tertuang dalam polis. kamu juga perlu mencari tahu apakah ada perlindungan dalam masa rawat jalan jika sudah terkena penyakit tersebut.

Misalnya ketika kamu divonis gagal ginjal, apakah asuransi sudah menjamin atau menanggung biaya cuci darah di kemudian hari.

Berapa biaya yang ditanggung oleh pihak asuransi dalam satu periode. Ini yang perlu kamu cari dan kamu bandingkan.

3. Cari tahu cocok dengan kebutuhanmu atau gak

Dengan mempelajarinya, kamu bisa menentukan premi rendah namun juga pengurangan yang rendah pula. Caranya, meminta dummy polis atau mempelajarinya secara online.

Gunakan internet kamu untuk menjelajahi seluruh informasi produk yang ditampilkan secara daring.

Jangan pernah sungkan untuk meminta bantuan pada agen asuransi. Kemudian, jangan terburu-buru membeli sebelum kamu benar-benar mengetahui manfaatnya.

Bahkan, kamu juga bisa menemukan kelebihan dan kekurangan produk asuransi dari beberapa testimoni nasabah.

Kamu juga bisa bergabung dengan beberapa forum, grup media sosial, atau membaca beberapa tulisan blogger yang concern dengan artikel finansial khususnya yang membahas tentang asuransi.

Atau, kalau ingin lebih praktis, kamu bisa melakukan konsultasi gratis dengan pakar asuransi Lifepal. Caranya tinggal mengisi formulir di bagian atas halaman ini.

4. Pelajari macam-macam polis dan keuntungannya

Dalam satu jenis asuransi biasanya dibagi lagi menjadi beberapa macam. Misalnya, untuk asuransi jiwa dibagi lagi menjadi asuransi unit link, asuransi jiwa seumur hidup, asuransi jiwa berjangka.

Ketiganya jelas memiliki ketentuan dan persyaratan yang berbeda. Contohnya, asuransi unit link yang memiliki premi lebih mahal.

Mengapa? Karena ada dana yang diinvestasikan. Pertimbangkan baik dan buruknya apakah kamu membutuhkannya atau gak.

Jika kamu memang membutuhkan asuransi murni, maka kamu bisa memilih asuransi jiwa seumur hidup atau asuransi jiwa berjangka. Sebab sifatnya lebih fleksibel karena bisa disesuaikan dengan periode waktu yang diinginkan.

Macam-macam polis asuransi

Polis yang ditawarkan di pasaran ada berbagai macam jenis, berikut beberapa di antaranya:

1. Polis kendaraan bermotor

Dalam perjanjian ini, perusahaan asuransi penanggung bakal menanggung kerugian yang terjadi terhadap kendaraan bermotor milik tertanggung.

2. Polis perjalanan (voyage policy)

Perjanjian pertanggungan risiko tertanggung oleh perusahaan selama berada di dalam perjalanan. Masa asuransi pada jenis ini gak berdasarkan waktu tertentu, tapi berdasarkan berapa lama nasabah melakukan perjalanan. Jadi, nasabah bakal dilindungi sejak berangkat hingga pulang dari perjalanan tersebut.

3. Polis asuransi kesehatan

Kontrak yang berisi jaminan perusahaan untuk menanggung budget perawatan medis tertanggung jika mengalami sakit atau kecelakaan. Biasanya ada dua tipe perawatan yang ditanggung, yakni rawat inap dan rawat jalan.

4. Polis asuransi jiwa

Dalam kesepakatan ini, perusahaan bakal mengukur nilai jiwa suatu nasabahnya dengan nominal uang. Kemudian, uang tersebut bisa diberikan kepada ahli waris apabila nasabahnya meninggal. Dokumen ini bakal memberikan perlindungan jiwa bagi pemiliknya.

5. Polis asuransi rumah

Dokumen yang mengatur bagaimana asuransi menanggung risiko kerugian apabila tempat tinggal tertanggung beserta isinya mengalami kerusakan.

6. Polis ditaksir (valued policy)

Perjanjian pertanggungan risiko dengan nominal yang sudah ditaksir sebelumnya.

7. Polis gak ditaksir (unvalued policy)

Dalam perjanjian ini, nilai pertanggungan yang tertera dalam polis hanya digunakan sebagai batas maksimal atau satuan tersendiri dalam menentukan nominal klaim yang akan diberikan nantiya.

8. Polis risiko perang

Dokumen yang menjamin risiko tertanggung yang berada di wilayah perang.

9. Polis veem

Perjanjian di mana asuransi bakal menanggung risiko kerusakan/kehilangan barang milik tertanggung yang disimpan dalam gudang.

Fungsi polis asuransi

Polis menjadi bukti kerja sama dari pemegang polis maupun perusahaan yang berisikan hak dan kewajiban masing-masing pihak.

Pemegang polis memiliki kewajiban membayar premi. Dari situ, dia memiliki hak untuk mengajukan klaim sesuai dengan kesepakatan tertulis di dalamnya.

Polis biasanya memang berupa buku yang cukup tebal. Pasalnya, ada banyak istilah, aturan dan kesepakatan tertulis yang harus dipahami dengan saksama.

Sayangnya, masih banyak yang gak mempelajari polis. Padahal dari keterangan itulah bisa diketahui apa saja hak dan kewajiban kamu.

Pemegang polis juga bisa mengetahui beberapa poin penting. Misalnya, ada nilai pengurangan dalam asuransi kendaraan bermotor. Kemudian, dalam asuransi kesehatan terdapat istilah excess atau selisih nominal.

Mekanisme tersebut sudah diatur dalam polis tanpa harus bertanya kepada agen atau mencari-cari informasi dari luar.

Semua kerugian yang terjadi, besar atau kecil diatur dalam polis. pemegang polis memiliki kesempatan untuk mempelajari atau bahkan menolaknya jika gak sesuai dengan skema premi yang dibayarkan.

Fungsi polis juga termasuk jaminan bagi kedua belah pihak, baik untuk pemegang polis maupun pihak perusahaan. Kerugian yang ditimbulkan namun gak diatur dalam polis sudah menjadi tanggung jawab pribadi pemegang polis.

Pertanyaan-pertanyaan seputar polis asuransi

Di bawah ini pertanyaan-pertanyaan tentang polis asuransi yang sering ditanyakan.

Apa yang dimaksud dengan polis asuransi?

Polis asuransi adalah dokumen perjanjian antara nasabah dan perusahaan asuransi di mana perusahaan akan menanggung risiko kerugian tertentu yang bisa dialami oleh nasabah. Dalam polis juga tercantum syarat dan ketentuan dari perjanjian tersebut.

Apa itu nomor polis asuransi?

Nomor polis adalah nomor unik yang diberikan kepada pemegang polis sebagai identitas bahwa ia benar-benar merupakan nasabah asuransi.

Apa manfaat polis asuransi?

Polis menjadi bukti kerja sama dari pemegang polis maupun perusahaan. pemegang polis memiliki kewajiban membayar premi. Dari situ, dia memiliki hak untuk mengajukan klaim sesuai dengan kesepakatan tertulis di dalamnya.

Siapa pemegang polis asuransi?

Pemegang polis adalah pihak yang melakukan perjanjian dengan perusahaan asuransi.

Mengapa polis asuransi sangat penting?

Polis penting karena berisikan tentang detail perjanjian antara nasabah dan perusahaan. Sehingga, apabila terjadi kesalahpahaman, dokumen polis digunakan sebagai acuan.

Bagaimana jika polis asuransi hilang?

Jika polis kamu hilang, segera laporkan kepada agen atau broker asuransi atau langsung menghubungi perusahaan asuransi terkait.

Berapa lama polis asuransi keluar?

Umumnya, polis  keluar atau terbit dalam 3-7 hari kerja.

Apakah polis asuransi bisa dijadikan jaminan kredit?

Polis asuransi  jiwa bisa dijadikan jaminan dalam perjanjian kredit, namun manfaatnya baru bisa didapatkan peminjam apabila tertanggung dalam asuransi tersebut meninggal dunia.

Apakah polis asuransi bisa digadaikan?

Polis bisa digadaikan, khususnya kalau yang kamu miliki adalah asuransi jiwa term life atau whole life.

Arti QQ dalam polis asuransi?

QQ adalah singkatan dari Qualitate Qua. Dalam polis umumnya kata ini digunakan untuk menunjukkan bahwa pihak pertama mewakili kepentingan pihak kedua. 

Isi polis asuransi jiwa unit link

Asuransi jiwa unit link adalah asuransi yang memberikan manfaat perlindungan dengan premi rendah sekaligus investasi. Jenis asuransi ini memberikan manfaat perlindungan asuransi kematian dan investasi sekaligus. 

Sebelum membeli unit link, kita harus memahami produk tersebut. Karena itu, sangat baik untuk mempelajari proposal penawaran yang diajukan oleh agen dan memahami hal tentang pengecualian.

Agar lebih memahami tentang produk ini, pahami isi polis unit link. Berikut gambaran isi polis asuransi unit link.

Identitas polis

Terdiri dari: nomor polis, nama pemegang polis, kolom tanda tangan direksi, ketentuan free look provision, QR kode.

Data polis

Terdiri dari:

  • nomor induk kependudukan,
  • alamat pemegang polis,
  • macam asuransi,
  • uang asuransi,
  • masa asuransi,
  • valuta,
  • premi,
  • nomor host to host,
  • top up berkala,
  • cara bayar premi,
  • layanan pembayaran,
  • penerima manfaat asuransi,
  • tanggal lahir tertanggung,
  • nama tertanggung,
  • akhir asuransi,
  • akhir pembayaran premi,
  • mulai asuransi,
  • uang asuransi,
  • ketentuan dan manfaat dan macam asuransi. 

Ketentuan-ketentuan khusus

Merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari polis dan berlaku bagi pemegang polis dan penanggung. Biasanya diatur secara khusus syarat dan ketentuan. 

Syarat umum polis

Sejumlah ketentuan yang ditetapkan perusahaan asuransi. Mulai dari data diri, kewajiban dari pemegang polis dan hak yang bisa didapat pemegang polis. Syarat yang diterbitkan polis bermaksud untuk melengkapi perjanjian yang mengikat antara pemegang polis dan perusahaan asuransi. 

Ketentuan jaminan tambahan (jika ada)

Kondisi ini dimaksudkan jika nasabah berhak mendapat pengembalian dana premi asuransi yang telah disetorkan atau kondisi jika sewaktu-waktu nasabah tidak mampu melunasi kewajibannya. Singkatnya ini diberikan supaya asuransi tidak hangus. 

Copy surat permintaan asuransi jiwa

Salinan dari surat permintaan untuk memiliki asuransi jiwa yang diajukan oleh calon pemegang polis. 

Isi polis penyakit kritis

Saat ini banyak perusahaan asuransi yang menawarkan perlindungan terhadap penyakit kritis bagi para calon pemegang polis. Namun, membeli polis penyakit kritis sebaiknya dilakukan sebelum didiagnosis penyakit yang masuk dalam tahap penyakit kritis. 

Nah, bagi kamu  yang berencana membeli polis penyakit kritis, ada baiknya mengetahui lebih dahulu isi polisnya.

Manfaat yang diterima

Jika tertanggung meninggal dunia karena sakit atau kecelakaan, akan tertulis masa berlaku asuransinya tersebut. Beserta juga kemungkinan pemegang polis mengalami ketidakmampuan karena suatu penyakit atau kecelakaan.

Manfaat penyakit kritis

Perusahaan asuransi akan merilis jenis penyakit kritis yang termasuk. Biasanya ada 10 penyakit kritis yang ditanggung biayanya oleh perusahaan asuransi.

Maksimum uang pertanggungan

Akan tertulis tentang manfaat penyakit kritis yang telah dibayarkan ataupun sedang menjalani masa bertahan hidup sejak terdiagnosis penyakit kritis kemudian meninggal dunia atau ketidakmampuan tetap total.

Pengecualian

Perusahaan asuransi tidak akan membayar manfaat asuransi dalam perawatan atau pengobatan jika terjadi hal, seperti AIDS, bunuh diri, perang, pengaruh alkohol atau tertanggung terlibat pelanggaran hukum. Semuanya ditulis rinci ada dalam polis.

Berakhirnya pertanggungan

Dalam polis akan tertulis juga pertanggungan akan berakhir pada kondisi-kondisi tertentu. Biasanya akan dirinci dalam polis.

Klaim

Tertanggung atau pemegang polis harus mengajukan dokumen saat hendak melakukan klaim. Umumnya persyaratan ditulis rinci dalam polis dalam kondisi, seperti meninggal dunia, ketidakmampuan tetap total, ketidakmampuan sementara total, hingga penyakit kritis. 

Itulah penjelasan mengenai polis asuransi, bagaimana cara memilihnya, beragam macam, dan fungsinya. Untuk mendapatkan ulasan tentang profil dan produk-produk unggulan lainnya dari asuransi, jangan ragu untuk cek di lifepal.co.id. (Editor: Chaerunnisa)